10 Daftar Gunung Aktif Yang Sering Meletus Di Indonesia

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”67777″
data-slug=””>

5
/
5
(
1

vote

)

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang mempunyai aneka macam gunung api aktif. Semuanya tersebar hampir di seluruh pulau-pulau besar mirip di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera dan juga ujung Sulawesi.

Hal ini disebabkan Indonesia berada pada jalur Ring of Fire, sehingga menjadikan banyak gunung aktif ditemui. Beberapa diantaranya bahkan diketahui sangat berbahaya.

Beberapa tahun belakangan, banyak gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi, mirip Kelud, Merapi dan Sinabung di Sumatera Utara. Peristiwa tersebut menimbulkan petaka dan bahkan ada yang hingga menjadikan kematian.

Bukan hanya itu saja, beberapa diantaranya juga mengakibatkan dampak pada perubahan iklim.Berikut yakni 10 daftar gunung di Indonesia yang meletus dengan ledakan dahsyat lengkap beserta keterangannya.

1.Gunung Tambora

Foto By @amirauliasahid

Salah satu spot yang meletus dengan ledakan dahsyat di Indonesia adalah gunung Tambora. Bahkan berdasarkan catatan sejarah, ini merupakan terdahsyat di dunia.

Tambora sendiri terletak di kawasan Sumbawa dan pertama kali meletus pada tanggal 10 April 1815. Ledakan yang terjadi disebut merupakan puncak dari acara vulkanik yang semakin meningkat selama hampir 4 tahun.

Letusan Tambora dinyatakan benar-benar mahir, bahkan mampu disamakan dengan ratusan ribu bom atom yang meletus secara sekaligus. Akibat ledakan diperkirakan ada 70 ribuan orang di sekitar Sumbawa yang meninggal dikarenakan lava dan bubuk gunung tersebut.

Tak hanya di Indonesia, letusannya juga memberi efek bagi dunia dimana mengirim banyak material abu ke langit dan menjadikan terjadinya perubahan iklim.

2. Gunung Krakatau

Foto By @diariopanoramasde

Gunung di Selat Sunda ini pernah meletus dengan dahsyat pada tanggal 26 sampai 27 Agustus 1883. Dan bekerjsama acara vulkanik sudah terjadi sejak bulan Mei.

Ledakan Krakatau ini mengakibatkan musibah besar di beberapa kota besar di sekitar Selat Sunda mirip Merak, Banten. Saat meletus, berbagai material batuan panas dilemparkan ke luar bumi dan menimbulkan banyak warga meninggal.

Peristiwa tersebut juga hingga menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat. Sama halnya dengan Tambora, erupsinya juga menjadikan perubahan iklim.

3. Gunung Kelud

Foto By @backpacker.man

Dari sekian banyaknya jumlahnya, Kelud ialah salah satu gunung yang paling fenomenal di Indonesia. Spot tersebut juga sangat dihormati semenjak zaman kerajaan Majapahit hingga Kediri.

Bahkan di kota Blitar, dibuat sebuah candi khusus untuk penyembahan kepada Kelud, namanya ialah candi Palah atau Penataran.

Pada tahun 2014 lalu, Kelud mengalami letusan terbesar. Material yang dimuntahkan menimbulkan beberapa tragedi di sejumlah kota-kota besar di Pulau Jawa, seperti Kediri dan Jogja.

Untungnya, sebelum meletus warga sudah dievakuasi sehingga korban yang meninggal tidak banyak. Namun untuk kerusakan rumah tidak mampu dihindari.

4. Gunung Merapi

Foto By @sukatripjogja

Mendengar nama spot satu ini, pikiran kita niscaya pribadi tertuju pada Juru Kunci Nyentrik, adalah Mbah Maridjan. Namun cukup disayangkan, dia sudah meninggal dikala terjadi erupsi Merapi tahun 2010 kemudian.

Selain tentang Mbah Maridjan, ada satu lagi fenomena menarik dari Merapi ini yakni munculnya asap hitam panas yang keluar dari gunung atau biasa dikenal dengan nama wedhus gembel.

Merapi ini dikenal sebagai berapi paling aktif di Pulau Jawa. Menurut isu, dia sudah sering erupsi semenjak kala ke-16. Dan letusan terakhir terjadi pada 2010 kemudian.

Dampak dari insiden tersebut menimbulkan sebanyak 153 orang meninggal. Bukan hanya itu, sekitar 320.00 warga juga harus rela kehilangan rumahnya.

5. Gunung Samalas

Foto By @bmtqn

Mendengar nama spot satu ini mungkin masih sangat ajaib dan tidak sepopuler Merapi atau Kelud. Alasannya alasannya adalah sudah hancur alasannya ledaknnya sendiri.

Menurut data dari beberapa sumber, Samalas sudah meletus semenjak tahun 1257 dan akhir letusan tersebut, sekitar 10 mil kubik material dimuntahkan ke permukaan bumi.

Besarnya ledakan disebut hampir sama mirip Tambora dan memberi efek terhadap perubahan iklim dan menjadi penyebab Zaman Es Kecil.

Bukan hanya itu saja, balasan peristiwa tersebut banyak orang menderita bahkan sampai kehilangan nyawanya. Kamu mampu melihat kliping gambar, foto-foto atau video kejadiannya di youtube.

6. Gunung Sinabung

Foto By @ayie.22

Terletak di tempat dataran tinggi Tanah Karo, Sumatera Utara, Sinabung juga merupakan salah satu gunung berapi aktif di Indonesia.

Spot berketinggian 2.451 meter diatas permukaan laut yang merupakan puncak tertinggi ke dua di Sumatera Utara ini tercatat sudah meletus semenjak tahun 1600. Dan mendadak kembali aktif pada tamat 2010 lalu.

Sejak 2010, Sinabung mulai sering erupsi dan hampir meletus tiap tahun mirip pada 2013, 2014, 2016, 2018. Terakhir adalah tanggal 9 Juni 2019 kemudian, dimana dampak dari peristiwa tersebut menyebabkan kolom bubuk setinggi 7.000 meter.

Kolom debu tersebut teramati berwarna hitam dengan intensitas cukup tebal dan bergerak menuju ke arah selatan. Saat itu, Sinabung ditetapkan dalam status Level 3 atau Siaga. Ia pun menjadi salah satu gunung yang cukup rawan untuk didaki.

7. Gunung Lokon

Foto By @samkarisoh

Lokon merupakan salah satu puncak tinggi di erat kota Tomohon, Sulawesi Utara. Ia memiliki ketinggian sekitar 1.580 meter diatas permukaan laut.

Berdasarkan data dari Wikipedia, Lokon pernah meletus dengan dahsyat pada tahun 1951 silam dan kembali mendadak aktif tahun 1991, 2001, serta terakhir adalah 10 Juli 2011 kemudian.

Sebenarnya Lokon sudah memperlihatkan aktivitas sejak Juni 2011 namun baru meletus pada bulan Juli dengan lontaran vulkanik setinggi 600 meter. Sehingga menimbulkan 10.000 lebih warga mengungsi ke Tomohon serta Manado.

8. Gunung Agung

Foto By @bali.terkini

Mount Agung yang terletak di Pulau Dewata Bali ini menawarkan kegiatan erupsi pada tahun 2017 kemudian dan memberi imbas terhadap ribuan orang yang mengharuskan mereka untuk mengungsi.

Gempa tektonik yang disebabkan ledakan dahsyat Mount Agung ini sudah terdeteksi sejak Agustus 2017 dan meningkat secara signifikan beberapa minggu lalu.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan bandara di sekitar Mount Agung ditutup mirip Ngurah Rai Airport dan International Airport Lombok. Sehingga 400 lebih penerbangan dibatalkan. Penutupan pun berlangsung sampai 30 November 2017.

9. Gunung Rinjani

Foto By @sebumi.id

Berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini ialah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggiannya mencapai 3.726 meter diatas permukaan bahari.

Menurut informasi, Rinjani meletus terakhir pada Minggu, 25 Oktober 2015 kemudian dan menyemburkan material bubuk vulkanik setinggi 500 meter ke atmosfer bumi. Dampaknya, sebanyak 7 desa di sekitarnya diselimuti oleh bubuk.

Sebelum hujan debu, anak dari Rinjani ialah Barujari sudah mengeluarkan letusan sebanyak 7 kali dan menghembuskan asap hingga setinggi 1.300 meter.

Tidak hanya warga yang dibentuk menderita, debu vulkanik juga melumpuhkan seluruh penerbangan dari Australia menuju Bali. Penghentian tersebut merupakan ke-tiga kalinya dalam beberapa bulan terakhir sejak Rinjani dinyatakan kembali aktif.

10. Gunung Anak Krakatau

Foto By @diariopanoramasde

Seperti namanya, ini adalah salah satu gunung vulkanik aktif di Selat Sunda yang muncul akibat dari letusan Krakatau pada tanggal 26-27 Agustus 1883 silam.

Dan selesai-simpulan ini, ada isu terbaru yang beredar mengatakan bahwa Anak Krakatau kembali erupsi pada tanggal 10 April 2020 kemudian, sekitar pukul 22.35 WIB.

Tinggi kolom bubuk letusannya mencapai kurang lebih 657 meter diatas permukaan laut dan telah ditetapkan sebagai status level tiga atau siaga.

Nah, itu beliau beberapa contoh daftar gunung yang sudah pernah dan sering meletus di Indonesia. Dari data disebutkan diatas, ada tidak yg dari daerahmu?

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni