10 Daftar Gunung Di Papua, Ada Yang Diselimuti Salju Abadi

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”67687″
data-slug=””>

5
/
5
(
2

votes

)

Papua adalah pulau paling luas di Indonesia, menurut catatan luasnya mencapai 808.105 kilometer persegi. Maka menjadi satu hal wajar jikalau provinsi ini mempunyai banyak lembah, bukit, dataran rendah, sungai, pantai dan gunung.

Berbicara tentang sejumlah gunung di Papua, itu sebetulnya merupakan bab tertinggi dari daerah pegunungan, dan masyarakat setempat lebih dekat menyapanya dengan sebutan “puncak”.

Semua puncak di provinsi ini merupakan gunung watu yang mana tidak mempunyai lubang kepundan, adalah tempat keluarnya cairan gas atau magma, jadi kemungkinan untuk meletus sangat kecil, atau bahkan tidak ada.

Berikut ini yaitu nama-nama beberapa gunung yang ada di Provinsi Papua lengkap beserta ulasannya dan gambarnya.

1. Puncak Carstensz Pyramid

Foto By @alanwibowo

Carstensz Pyramid atau lebih dikenal dengan puncak Jayawijaya ialah rangkaian pegunungan Sudirman, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Lorentz dan termasuk salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.

Penamaan puncak ini diambil dari nama penemu Jaya Wijaya, adalah seorang penjelajah asal Belanda berjulukan Jan Carstenzszoon. Dia ialah yang pertama kali menemukan gunung bersalju di kawasan tropis pada tahun 1623.

Dan puncaknya yang diselimuti salju ini berhasil dicapai oleh seorang penjelajah Belanda bernama Hendrikus Albertus Lorenz dengan 6 orang suku Kenyah pada tahun 1909.

Carstenzs Pyramid bukan tipe berapi melainkan hanya berupa gunung es karang yang tidak aktif. Jaya Wijaya ini merupakan titik tertinggi di Papua dan Indonesia, dengan ketinggian mencapai 4.884 mdpl.

2. Puncak Sumantri

Foto By @sako_papua

Puncak Sumantri ini mempunyai banyak nama lain yakni Soemantri, Soemantri Brodjonegoro dan Ngaa Poloe. Spot tersebut juga cukup populer alasannya adalah diselimuti oleh salju abadi. Jaraknya dari Carstenzs Pyramid hanya berkisar 2 km sebelah utara.

Ketinggian Sumantri ini mencapai angka 4.870 meter diatas permukaan laut. Pada bab utara puncaknya diliputi oleh jurang luas yang membalut keliling bagian utara dan timur gunung tersebut.

Sementara di bagian selatan, sisa es masih bertahan, namun diperkirakan tidak akan bertahan lama hanya sekitar 15 tahun kedepan. Puncak Sumantri pertama kali digapai oleh pendaki berjulukan Heinrich Harrer, dkk pada Februari 1962.

3. Puncak Mandala

Foto By @summitcarstenzs

Spot satu ini merupakan salah satu dari tiga puncak tertinggi di Pulau Papua. Pada masa penjajahan Belanda, dia lebih dikenal dengan nama Juliana Top.

Puncak Mandala berada pada ketinggian 4.760 meter diatas permukaan bahari dan terletak di Kabupaten Pegunungan Bintang, mampu dibilang masih sangat dekat dengan Papua Nugini.

Pendaki pertama yang berhasil naik ke atas puncaknya adalah Herman Verstappen beserta keempat temannya yakni Jan De Wijn, Piet Ter Laag, Max Tissing dan Arthur Escher pada 9 September 1959.

4. Puncak Trikora

Foto By @maringan_naibaho

Trikora dikenal juga dengan nama Ettiakup yakni salah satu gunung di provinsi Papua yang memiliki ketinggian sekitar 4.751 meter diatas permukaan maritim.

Letaknya sendiri berada di kawasan Pegunungan Maoke dan mempunyai banyak sekali jenis hutan yaitu Dipterokrap Bukit, Montane serta Ericaceous. Pada zaman pemerintahan Belanda, Trikora dikenal juga dengan sebutan Wilhelmina Top.

Puncak Trikora ini pertama kali berhasil dicapai oleh Pendaki Alphons Franssen Herderschee (seorang perwira KNIL), August Adriaan Pulle (mahir botani), Gerard Martinus Verstegg (pakar zoologist), Paul Francois (hebat geologi) dan J.B.Sinatala (dokter Indonesia).

5. Puncak Ngga Pilimsit

Foto By @izzy004

Pada abad kolonial Belanda, spot ini mempunyai sebutan Mount Idenberg, yang mana penamaannya diambil dari nama seorang Gubernur Hindia Belanda pada tahun 1909-1916, ialah Alexander Willem Frederik Idenburg.

Spot tersebut memiliki ketinggian mencapai 4.717 mdpl dan masih merupakan deretan pegunungan Maoke. Dari Carstenzs Pyramid, jaraknya hanya sekitar 21 km ke arah timur bahari.

Heinrich Harrer dan Philip Temple merupakan pendaki pertama yang berhasil naik ke puncaknya. Ngga Pilimsit ini terkenal mempunyai danau memanjang yang cantik dengan warna air hijau tua.

Danau ini diketahui tidak memiliki pemikiran air, jadi airnya akan eksklusif masuk ke dalam tanah melalui rongga. Saat isu terkini kemarau tiba, ia akan kering dan hanya menyisakan flora ganggang pada bagian dasarnya.

6. Puncak Yamin

Foto By @hen_enndro

Salah satu puncak tertinggi di Pegunungan Bintang adalah Yamin Hill, dimana ketinggiannya menembus 4.535 mdpl. Spot ini juga dikenal dengan sebutan Prinks Hendrik Top.

Mount Yamin sendiri terletak di dua kabupaten Yakni Pegunungan Bintang dan Yahukimo. Banyak nama lain dari masyarakat sekitar mengenai spot ini, diantaranya ialah Olsua Vamin atau Gunung Lim.

Gunung satu ini mempunyai kontur bebatuan gamping, karang glaciated dan klastik. Puncak tersebut berhasil dicapai pertama kali oleh Tim Ekspedisi Puncak Yamin Wanadri pada tanggal 1 Oktober 2018.

7. Puncak Carstenzs Timur

Foto By @bamb_45

Carstenzs Timur ini juga masih merupakan bab dari Pegunungan Sumantri dan termasuk salah satu gunung tertinggi di Pulau Papua yang sampai kini masih diselimuti oleh salju pada bagian puncaknya.

Anton Colijn, Frits Julius Wissel dan Jean Jacques Dozy yaitu pendaki yang berhasil mencapai puncak Carstenz Timur pada 5 Desember 1963.

Carstenz Timur juga memiliki pemadangan tak kalah indah dari Jaya Wijaya. Dengan diselimuti salju, tak heran jika suhu di spot ini cenderung sedingin es.

8. Puncak Ngga Pulu

Foto By @exploredolan.id

Ngga Pulu merupakan salah satu puncak di tepi utara Carstenzs, letaknya tepatnya di bab barat pulau Papua. Ketinggiannya sekitar 4.626 meter diatas permukaan bahari atau setara dengan 15.951 kaki.

Anton Colijn, Jean Jeaques Dozy dan Frits Wissel merupakan pendaki pertama yang berhasil mencapai puncaknya Ngga Pulu setelah berhasil menggapai Carstenzs Timur.

Meski terletak di sebelah selatan Khatulistiwa, namun Ngga Pulu mempunyai ketinggian yang cukup tinggi dan suhu udaranya pun sangat cuek sebab beberapa area kecilnya ditutupi oleh es.

Seperti gletser di sekitar Puncak Jawa Wijaya, para ilmuwan juga memperkirakan bahwa es tersebut akan hilang dalam waktu satu dekade mendatang.

9. Gunung Bijih

Foto By @gustianag

Mount Bijih ini pada kala penjajahan Belanda, dikenal dengan nama Ertsberg. Ketinggiannya sendiri berada di 3.600 meter diatas permukaan maritim. Ia pertama kali berhasil didaki oleh Anton Colijn, dkk pada tahun 1936.

Diketahui mengandung potensi emas, membuat perusahaan Freeport dari Amerika Serikat tertarik menjadikannya sebagai wilayah pertambangan.

10. Gunung Ulawun

Foto By @queinter.oficial

Tidak seperti Gunung Nabi bernama Ararat di Turki yang terkenal lewat dongeng uniknya, Ulawun ini justru dikenal karena merupakan salah satu gunung api aktif di Papua Nugini.

Ulawun sendiri memiliki ketinggian sekitar 2.334 meter atau setara dengan 7.657 kaki diatas permukaan bahari. Sejak abad ke-18, ia sudah mulai aktif dan tercatat telah melaksanakan erupsi sebanyak 22 kali.

Minimnya berita serta gambar mengenai Ulawun, menciptakan spot ini jarang didaki oleh para penggiat alam, sehingga tak heran jikalau alamnya masih terjaga kelestariannya sampai kini.

Nah, itu dia 10 daftar nama-nama gunung yg ada di provinsi Papua. Bagaimana, kau tertarik mengunjungi yang mana dulu nih?

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni