10 Gunung Berapi Di Jawa Timur, Menjadi Buruan Pendaki

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”66780″
data-slug=””>

5
/
5
(
1

vote

)

Bukan hanya Tangkuban Perahu dan anak Krakatau saja yang masuk dalam daftar gunung aktif di Indonesia. Masih ada banyak lagi berapi lainnya, tercatat jumlahnya lebih dari 100.

Meski terdaftar sebagai gunung berapi yang aktif, namun tak sedikit para pecinta alam tertarik mencoba mendakinya. Seperti Sumbing dan Slamet mountain di provinsi Jawa Tengah misalnya.

Dan persebaran gunung berapi tidak hanya ada di Jawa Tengah, namun juga tersebar hingga ke Jawa Timur. Lalu apa saja gunung aktif yang terletak di Jatim? Mari kita simak ulasan dibawah ini!

1. Gunung Bromo

Foto By @anthonyanonuevo_

Menurut asal-usulnya, penamaannya diambil dari nama ilahi utama umat Hindu yakni Brahma. Gunung dengan ketinggian 2.29 ini, secara administratif masuk dalam 4 wilayah kabupaten, yakni Malang, Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan.

Bromo juga termasuk tipe paling aktif di Jawa Timur sebab masih sering mengeluarkan asap putih dari kubahnya. Meskipun begitu, dia menjadi salah satu teladan tempat wisata populer di Indonesia.

Bentuknya pun terbilang cukup unik dimana antara lembah dan ngarai masih saling bekerjasama dengan kaldera yang tersusun atas lautan pasir seluas 10 km persegi. Ke Jatim, Bromo selalu menjadi jujukan pertama para wisatawan pecinta alam.

2. Gunung Kelud

Foto By @_aamjadd

Gunung Kelud juga menjadi tipe berapi aktif berikutnya yang ada di Jawa Timur. Letak dari spot ini berada diantara 3 wilayah kabupaten yaitu Kediri, Malang dan Blitar.

Mount Kelud sendiri memiliki ketinggian 1.731 meter di atas permukaan maritim dan bertipe stratovolcano. Sejak tahun 1.000 M, tercatat sudah meletus sebanyak 30 kali lebih. Letusan terakhirnya terjadi pada 2014 lalu.

Dampak letusannya itu, sebagian kota Bandung, Jawa Barat pun diselimuti bubuk vulkaniknya yang terbawa oleh angin. Bahkan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, ketebalan abunya hingga melebihi bubuk vulkanik gunung Merapi.

3. Gunung Lemongan

Foto By @atzalizriz

Memiliki ketinggian hingga 1.651 meter di atas permukaan bahari dan berada di 2 wilayah kabupaten adalah Lumajang serta Probolinggu, gunung Lamongan ini termasuk tipe berapi yang ada di Jawa Timur.

Pasalnya, Mount Lemongan tersebut dikelilingi sebanyak 27 maar (bak tektonik akhir letusan vulkanik) dengan diameter antara 150 hingga 700 meter.

Bahkan beberapa maar diantaranya sudah terisi air sehingga terlihat seperti sebuah danau. Merujuk pada catatan Wikipedia, pada tahun 1799 sampai 1898, sudah sering terjadi namun belum diketahui dengan jelas berapa kali jumlah letusannya.

Meskipun belum tercatat belum aktif kembali, namun gunung Lamongan menjadi salah satu daftar kawasan mendaki favorit para pendaki.

4. Gunung Semeru

Foto By @ahsanfauzanm_

Bagi para pecinta alam, gunung dengan ketinggian 3.676 di atas permukaan maritim dengan puncak berjulukan Mahameru ini pasti semua sudah kenal.

Secara administratif, Mount Semeru ini terletak 2 kabupaten adalah Lumajang dan Malang. Bahkan wilayahnya masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Para pendaki biasanya tidak disarankan untuk turun ke kawah Jonggring Saloko atau ke sisi selatan, karena terdapat ajaran lahar serta gas beracun disana.

Gas beracun tersebut dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama Wedhus Gembel. Untuk suhu di puncaknya sendiri mampu mencapai 4 hingga 10 derajat celcius, bahkan dapat menyentuh 0 derajat dikala memasuki animo kemarau.

5. Gunung Raung

Foto By @rizalsulaeman

Gunung berapi kerucut ini memiliki ketinggian mencapai 3.260 meter di atas permukaan laut. Letaknya sendiri masuk dalam beberapa wilayah yakni Jember, Banyuwangi dan Bondowoso.

Berdasarkan ketinggian, Mount Raung masuk dalam daftar tertinggi ke-empat di pulau Jawa yang memiliki kaldera terbesar kedua di Indonesia, sesudah gunung Tambora di provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dan Raung mountain memiliki sebanyak empat klimaks yakni puncak Bendera, 17, Tusuk Gigi serta puncak Sejati. Sementara letusannya diketahui bertipe strombolian, letusan kecil tapi selalu mengeluarkan pijar.

Letusan terakhir dari Mount Raungini terjadi pada simpulan tahun 2015 kemudian. Dan dampaknya, mengakibatkan beberapa bandara internasional ditutup untuk sementara.

6. Gunung Ijen

Foto By @isanovamisaya

Berapi berikutnya ini terletak di perbatasan antara kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Ketinggiannya sendiri mencapai 2.368 meter diatas permukaan laut. Merujuk pada catatan Wikipedia, Mount Ijen terakhir kali meletus yaitu pada tahun 1999.

Hal paling menarik dan kerap menjadi buruan para wisatawan dari gunung Ijen ini yakni adanya satu fenomena alam populer ialah blue fire di dalam kawah di bagian puncaknya.

Fenomena blue fire ini bisa disaksikan dengan mata telanjang ketika tidak ada cahaya yakni pada pukul 2-4 dinihari. Untuk mendaki menuju puncaknya menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki karena jalurnya cukup menanjak dan mempunyai suhu yang ekstrim.

7. Gunung Arjuna

Foto By @zulfiqar.fh

Arjuna mountain atau dikenal juga dengan nama Arjuno menempati urutan kedua dalam daftar gunung tertinggi di Jawa Timur sesudah Semeru, dengan ketinggian mencapai 3.339 dan termasuk berapi tipe kerucut.

Secara administratif, letaknya berada di perbatasan kota Batu, Malang dan Pasuruan. Posisinya sendiri berdekatan dengan Mount Welirang serta gunung Kembar I & II.

Bahkan puncaknya satu punggung dengan puncak Welirang. Namun Mount Arjuna sempat ditutup pada tanggal 17 September 2019 karena terjadinya kebakaran hutan. Dan jalur pendakian dibuka kembali semenjak 2 Desember 2019.

8. Gunung Argapura

Foto By @gun_rinjani

Gunung berapi kompleks yang mempunyai ketinggian 3.088 meter diatas permukaan bahari ini dikenal juga dengan nama Mount Argopuro dan masih berada di dalam daerah Suaka Margasatwa Pegunungan Yang, sehingga sering disebut Yang-Argapura.

Berada diantara Semeru dan gunung Raung, Argapura memiliki beberapa puncak dan salah satu yang paling terkenal yakni puncak Rengganis, adalah kawasan bermukimnya Dewi Rengganis, adik Nyi Roro Kidul.

9. Gunung Kawi

Foto By @erzarian

Gunung Kawi ini ketinggiannya mencapai 2.551 meter dan letaknya sangat erat dengan Mount Butak. Tidak ada sejarah tercatat mengenai letusannya, namun ada hal menarik tentang Kawi tersebut.

Di bagian lerengnya terdapat sebuah petilasan yang sekaligus merupakan makam Eyang Djogo. Petilasan ini dikenal bisa membebaskan para pengunjungnya dari jerat kemiskinan. Tak sedikit para peziarah sengaja tiba berdoa kesana.

10. Gunung Welirang

Foto By @nenedrikuj34

Gunung berapi aktif dengan ketinggian 3.156 mdpl ini secara administratif terletak di kota Batu, Pasuruan dan Mojokerto, provinsi Jawa Timur. Pengelolaannya sama dengan Taman Hutan Raya Raden Soerjo.

Puncaknya masih satu punggung dengan Mount Arjuna, sehingga tak heran jika kompleks ini sering disebut Arjuno-Welirang. Asal-usul penamaannya di ambil dari kata Walirang (bahasa Jawa) yang artinya welirang.

Itulah sederet daftar gunung berapi yang ada di provinsi Jawa Timur. Semoga isu diatas dapat menambah pengetahuan kau ya!

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni