10 Gunung Di Jawa Tengah Yang Ramah Pendaki

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”67993″
data-slug=””>

5
/
5
(
2

votes

)

Kegiatan hiking sepertinya dikala ini semakin digemari oleh kalangan anak muda. Hal tersebut terbukti dengan makin banyaknya orang-orang yang melaksanakan pendakian setiap hari dan dan munculnya sejumlah komunitas pendaki gres.

Bahkan pecinta hiking sekarang sudah ada hampir di setiap daerah. Sebagai salah satu negara yang masuk dalam tempat Cincin Apia atau Ring of Fire, Indonesia mempunyai berbagai gunung yang hampir tersebar di semua pulau dan provinsi.

Dimana, sejumlah gunung tersebut kerap menjadi tujuan oleh para pendaki ataupun penggiat alam di Indonesia maupun mancanegara.

Di Jawa Tengah misalnya, di provinsi ini juga ada berbagai jumlah gunung yang mampu didaki dan senantiasa menjadi pilihan bagi mereka pecinta olahraga hiking, baik dari berapi yang masih aktif, berstatus istirahat ataupun sudah mati.

Dan berikut ialah 10 daftar gunung di Jawa Tengah yang kerap menjadi pendakian favorit banyak orang.

1. Gunung Slamet

Foto By @galuhnp

Slamet mountain ini merupakan satu puncak paling tinggi urutan pertama yang ada di provinsi Jawa Tengah, dimana ketinggiannya mencapai 3.428 meter diatas permukaan bahari.

Dengan status tersebut, maka tak heran bila banyak pendaki tertarik ingin menaklukkan spot satu ini. Walau memiliki trek pendakian yang cukup sulit dan masih aktif, namun dia menjadi kawasan muncak favorit masyarakat Jawa Tengah.

Menurut peta wilayah, Slamet letaknya berada diantara 5 kabupaten ialah Brebes, Purbalingga, Banyumas, Pemalang dan Tegal. Untuk jalur menuju puncaknya sendiri adalah melalui tempat Blambangan, di desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja.

Slamet juga merupakan salah satu objek wisata sekaligus gunung terbesar di Pulau Jawa yang penuh dengan kisah-dongeng misteri. Tak sedikit pendaki yang mempunyai pengalaman horror dikala mendaki spot tersebut.

2. Gunung Sindoro

Foto By @lintang_berkedip

Jika Mount Kemukus populer alasannya fenomena ritual sampaumur, maka tidak demikian dengan Sindoro, beliau justru populer akan pemandangannya yang begitu indah.

Selain menawarkan panorama terindah dan penuh kisah legenda, Sindoro juga menjadi tujuan favorit para pendaki di Jawa Tengah, Yogyakarta dan sekitarnya.

Ketinggian Sindoro sendiri kurang lebih 3.150 meter diatas permukaan bahari. Melakukan aktivitas hiking ke puncak tersebut akan menjadi pengalaman menyenangkan alasannya adalah kau bakal melewati padang savanna dengan hamparan bunga-bunga edelweiss.

Waktu tempuh untuk menuju puncak Sindoro sendiri sekitar 5 sampai 6 jam. Spot tersebut termasuk salah satu gunung api yang masih aktif. Menurut catatan, letusan terakhirnya terjadi pada tahun 2011 kemudian.

3. Gunung Sumbing

Foto By @naabil_23

Spot satu ini masih merupakan bab dari kompleks pegunungan yang sering disebut dengan sebutan “Triple S” oleh para pendaki. Hal tersebut merujuk pada nama gunung Slamet, Sindoro serta Sumbing.

Sumbing sendiri masih tetangga bersahabat Sindoro, seperti Merbabu dan Merapi. Keduanya pun kerap disebut gunung kembar. Diantara celahnya terdapat sebuah jalur provinsi yang berfungsi menghubungkan antara kabupaten Wonosobo dengan Temanggung.

Sumbing mountain sendiri mempunyai ketinggian 3.371 meter diatas permukaan maritim (mdpl). Untuk lokasi, dia meliputi 3 wilayah kabupaten di Jawa Tengah ialah Magelang, Wonosobo dan Temanggung.

4. Gunung Andong

Foto By @buruhphoto

Walau tidak memiliki ketinggian mirip beberapa gunung diatas, namun Andong merupakan salah satu spot yang bisa didaki dan sangat ramah dengan pemula.

Andong ini cocok untuk pemula alasannya adalah ketinggiannya hanya sekitar 1.762 meter diatas permukaan bahari. Meski mungil, tapi pemandangannya sangat keren dengan suguhan kemegahan Triple S dan Merbabu mountain.

Untuk pendakian Andong sendiri terdapat 3 jalur alternatif, namun yang paling terkenal yaitu via Sawit di Kecamatan Ngablak, Magelang, Jawa Tengah.

5. Gunung Merbabu

Foto By @ndakngono

Spot berikutnya yang menjadi favorit para pendaki di Indonesia ialah Mount Merbabu di Jawa Tengah. Secara geografis, lokasi dari gunung tersebut sejajar dengan Merapi dan Ungaran, serta termasuk tipe aktif.

Memiliki ketinggian kurang lebih 3.145 meter diatas permukaan laut, membuat Merbabu masuk sebagai salah satu puncak paling tinggi di Pulau Jawa dengan suguhan pemandangan berupa hutan rindang.

Untuk jalur pendakian Merbabu sendiri terdapat 5 alternatif, ialah via Kopeng, Wekas, Selo, Chuntel dan Suwanting.

Menurut asal-undangan penamaan, nama Merbabu diambil dari kata Meru yang artinya Gunung dan Abu berarti warna debu-debu. Disebut demikian alasannya adalah dulu dikala meletus seluruh daerah permukaannya ditutupi oleh debu vulkanik.

6. Gunung Pakuwaja

Foto By @riougen

Ketinggian Mount Pakuwaja yang ada di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo ini hanya sekitar 2.421 meter diatas permukaan bahari (mdpl).

Meski demikian, dia tetap mempunyai keunikan tersendiri. Salah satu misalnya dengan adanya sebuah kerikil vertikal setinggi 50 meter yang konon katanya diyakini sebagai Paku Pulau Jawa.

Selain keunikan tersebut, Pakuwaja juga menyajikan keindahan panorama alam yang memukau dari atas ketinggian. Bukan hanya itu saja, momen matahari terbit pun menambah pesona dari spot di Dieng, Wonosobo ini.

7. Gunung Merapi

Foto By @sitinurkhyt

Lokasi Merapi ini berada di perbatasan antara Yogyakarta dan provinsi Jawa Tengah. Ia pun termasuk salah satu tipe paling aktif di Indonesia. Letaknya sendiri masih bertetangga akrab dengan Merbabu.

Spot pendakian favorit ini sangat populer dengan puncaknya yang berjulukan Garuda. Namun sayangnya, pada tahun 2010 kemudian terjadi erupsi yang mana letusannya menghembuskan material berwujud gas dan menghancurkan keindahan puncak tersebut.

Untuk mencapai puncaknya, mampu ditempuh dalam waktu 4 sampai 5 jam via jalur Selo, kabupaten Boyolali. Dan Merapi ini juga sangat populer sebab mempunyai satu spot unik yang dikenal dengan nama Pasar Bubrah.

8. Gunung Lawu

Foto By @adibato_

Nah, bila objek wisata pendakian satu ini letaknya berada diantara kabupaten Magetan, provinsi Jawa Timur dan Karanganyar, Jawa Tengah.

Lawu sendiri termasuk salah satu spot yang sering didaki, terbukti dengan banyaknya warung tersedia di beberapa pos pendakian, bahkan di area puncaknya pun ada.

Puncak tertinggi dari Lawu sendiri dikenal dengan nama Hargo Dumilah dan disana terdapat sebuah monumen. Spot tersebut juga populer sangat mistis, buktinya setiap tanggal 1 suro banyak orang tiba kesini untuk berziarah.

Untuk menuju lokasinya sendiri, terdapat beberapa jalur yang mampu dilalui, diantaranya melalui Cemoro Kandang, Cemoro Sewu, Cetho dan lainnya.

9. Gunung Telemoyo

Foto By @sepriansyah16

Nama Telemoyo memang masih sangat ajaib dan belum terlalu dikenal kalangan pendaki. Letaknya sendiri berada diantara perbatasan Magelang serta Semarang, tidak jauh dari Salatiga.

Ketinggian Telemoyo berada pada 1.894 meter diatas permukaan laut dan di area puncaknya banyak ditemui pemancar radio. Keindahan panorama spot tersebut tak boleh dipandang sebelah mata, kenapa?

Sebab dari puncaknya, kau mampu melihat kemegahan sederet gunung lainnya yang ada di sekitarnya dari mulai Andong, Merbabu, Sumbing, Ungaran serta Rawa Pening.

10. Gunung Ungaran

Foto By @dickyardyanta

Mount Ungaran juga merupakan destinasi favorit para pendaki di Jawa Tengah, khususnya yang berdomisili di kota Semarang, Solo dan sekitarnya. Spot ini pun merupakan lokasi kesukaan banyak orang untuk menggelar tenda atau camping ria.

Berada pada ketinggian 2.050 meter diatas permukaan laut, Mount Ungaran mempunyai 3 puncak dan 3 jalur pendakian.

Dari puncak Ungaran ini tersaji pemandangan indah akan sederet gunung megah yg ada di sekitar Jawa Tengah mirip Sumbing, Sindoro, Merbabu, Merapi, Telemoyo dan Andong.

Itulah 10 gunung di Jawa Tengah yg kerap menjadi pendakian favorit orang banyak. Kaprikornus, sudah punya list mana yang ingin segera dikunjungi?

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni