10 Gunung Di Jawa Timur Yang Cocok Untuk Pendaki Pemula

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”67916″
data-slug=””>

5
/
5
(
2

votes

)

Kegiatan mendaki sepertinya sekarang menjadi salah satu demam isu gaya hidup semua kalangan, termasuk mereka para pekerja kantoran yang punya agenda padat. Bahkan banyak pendaki pemula yang juga tertarik ingin mencoba menikmati keindahan alam dari atas ketinggian.

Sayangnya, kebanyakan orang berpikir jikalau mendaki gunung-gunung di Indonesia perlu waktu cukup lama dan hanya bisa dilakukan pendaki professional saja, padahal bahu-membahu bukan.

Menurut banyak orang, Indonesia merupakan surga bagi para pendaki. Pasalnya, ada banyak gunung yang bisa didaki. Dan hampir semua provinsi di Nusantara memiliki jenis wisata pegunungan ini, salah satu contohnya ialah Jawa Timur.

Memiliki kontur tanah relatif curam membuat sejumlah gunung di Jawa Timur memberi daya tarik tersendiri. Namun kamu juga harus tahu, mana saja yang bisa atau tidak untuk didaki.

Nah, untuk membantu, berikut JejakPiknik sajikan 10 daftar gunung di Jawa Timur yang cocok buat para pendaki pemula ataupun mereka yang rindu melihat panorama alam dari ketinggian.

1. Gunung Semeru

Foto By @ayi_dara

Semeru adalah salah satu tipe berapi kerucut yang terletak di 2 kabupaten ialah Malang dan Lumajang, Jawa Timur. Spot tersebut memiliki puncak yg dikenal dengan nama Mahameru.

Dan di bagian puncaknya terdapat sebuah kawah berjulukan Jonggring Saloka. Semeru sendiri dikenal sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa, dimana ketinggiannya mencapai 3.676 meter diatas permukaan laut.

Semeru juga masuk dalam daftar seven summits Indonesia. Untuk pendakian menuju puncaknya diperlukan waktu sekitar 3 hari 2 malam. Selain memiliki kawah aktif, dia juga mempunyai 3 danau yang sangat populer akan pemandangannya.

2. Gunung Arjuno

Foto By @tyas_hesti

Berapi bertipe kerucut satu ini letaknya berada pada daerah perbatasan antara Kabupaten Malang, Kota Batu dan Pasuruan. Pengelolaannya sendiri dibawah kendali Tahura Raden Soerjo.

Memiliki ketinggian kurang lebih 3.339 meter diatas permukaan laut menciptakan Arjuno masuk dalam gugusan gunung tertinggi di Provinsi Jawa Timur sehabis Mount Semeru.

Arjuno ini mempunyai sebuah puncak yang dikenal dengan nama Ogal-agil. Bentuknya cukup unik, kau mungkin tidak akan menemukannya di daerah lain, yaitu berupa susunan bebatuan besar. Sehingga ketika mendakinya diperlukan ekstra kehati-hatian.

Lama pendakian biasanya memakan waktu sekitar 3 hari 2 malam, mengingat medannya cukup berat untuk dilalui.

3. Gunung Raung

Foto By @pendakislow

Raung bertipe gunung api kerucut ini letaknya juga meliputi 3 wilayah kabupaten yakni Bondowoso, Banyuwangi dan Jember, Jawa Timur.

Selain memiliki pemandangan indah, kepopuleran Raung juga didukung oleh kehadiran kawah yang sangat luas dan disebut-sebut sebagai kaldera terbesar di Indonesia setelah kawah Mount Tambora di provinsi Nusa Tenggara Barat.

Ketinggian puncak Raung sendiri berada pada 3.334 meter diatas permukaan laut dan dikenal dengan nama Puncak Sejati.

Spot tersebut merupakan gunung tertinggi ketiga di provinsi Jawa Timur. Raung juga disebut sebagai tempat pendakian teresktrim karena memperlihatkan jalur sempit dengan jurang samping kiri kanan.

4. Gunung Argopuro

Foto By @abijakarta.id

Argopuro berketinggian 3.088 meter diatas permukaan maritim (mdpl) ini berdasarkan catatan sudah tidak aktif lagi dan terletak di 3 wilayah kabupaten ialah Bondowoso, Situbondo serta Probolinggo.

Spot tersebut merupakan kompleks pegunungan yang mempunyai beberapa puncak adalah Rengganis, Hyang dan Argopuro (yg tertinggi). Ia dikenal alasannya adalah menyajikan jalur pendakian terpanjang kisaran 63 kilometer.

Untuk pendakian normalnya, dibutuhkan waktu sekitar 5 hari 4 malam via Baderan-Bremi. Ini juga termasuk salah satu gunung terindah di Pulau Jawa dan surga bagi para pecinta olahraga hiking.

Argopuro tersebut mempunyai beberapa savanna dan danau taman hidup yang terkenal penuh dengan kisah seram serta mistis.

5. Gunung Penanggungan

Foto By @ariyantika_

Berada di antara 2 kawasan kabupaten yaitu Mojokerto dan Pasuruan, Mount Penanggungan ini yaitu salah satu spot pendakian favorit bagi para pendaki pemula.

Meski tergolong pendek, namun bukan berarti Mount Penanggungan tidak memiliki tantangan. Karena selama pendakian, kamu tidak akan menemukan sumber air.

Untuk jalur paling rekomendasi menuju puncaknya yaitu via Tamiajeng, ini merupakan rute tersingkat, hanya diharapkan waktu sekitar 6 saja semoga mampu hingga ke lokasi. Dan dalam perjalanan, kamu akan menemukan aneka macam situs sejarah.

6. Gunung Ijen

Foto By @elena_kaminskaya_

Ijen Mountain merupakan salah satu berapi bertipe kerucut aktif yang ada di Jawa Tengah. Spot tersebut memiliki ketinggian sekitar 2.442 meter diatas permukaan bahari dan letaknya sangat dekat dengan Merapi.

Seperti dilansir dari Wikipedia, Ijen ini terakhir kali meletus adalah pada tahun 1999. Berdasarkan peta batas wilayah, letaknya berada di perbatasan antara daerah Banyuwangi dan Bondowoso.

Spot tersebut juga termasuk salah satu kawasan penghasil tambang di Pulau Jawa. Fenomena paling terkenal dari Ijen ialah blue fire atau api biru di kawah puncaknya.

Banyak pendaki yang rela mendakinya tengah malam hanya untuk melihat view tersebut dan lalu mengabadikannya lewat gambar-gambar serta foto-foto.

7. Gunung Kawi

Foto By @ozaverdiansyah45

Berapi berketinggian 2.551 meter diatas permukaan maritim ini terletak di kota Malang, Jawa Timur. Letaknya sangat akrab dengan Mount Butak.

Stratovolcano tersebut masih terhitung aktif. Keunikan dari spot tersebut adalah kamu tidak akan menemukan suasan sepi layaknya gunung lain disini. View yang ditawarkan pun sangat unik mirip negeri tiongkok zaman dulu.

Kawi juga tergolong pendek, sebab tingginya hanya sekitar 2.000 meter. Selain sebagai daerah wisata, spot ini juga kerap dijadikan lokasi ziarah

8. Gunung Bromo

Foto By @para.pendakiindonesia

Bromo mountain yang elok jelita ini merupakan salah satu kawasan wisata kebanggaan warga Jatim. Pasalnya, keeksotisan gunung vulaknik tersebut bisa membuat para pengunjungnya seperti ada di planet lain.

Bromo sendiri merupakan salah satu berapi aktif berketinggian 2.329 meter diatas permukaan bahari dan letaknya mencakup 4 wilayah kabupaten adalah Malang, Probolinggo, Pasuruan serta Lumajang.

Sebagai salah satu destinasi wisata yang selalu diburu, Bromo tak hanya menyajikan view indah namun di sekitarnya juga banyak ditemui penginapan seperti hotel dan lainnya.

9. Gunung Ranti

Foto By @banyuwangi_hitss

Sempat ditutup sebab kejadian kebakaran hutan, jalur pendakian Ranti kembali dibuka sekitar November 2019 lalu. Letak spot tersebut masih berdekatan dengan Wisata Ijen dan mempunyai ketinggian sekitar 2.601 mdpl.

Mount Ranti ini merupakan salah satu spot favorit para pendaki pemula. Dari puncaknya, kau akan disuguhi pemandangan sunrise serta lautan awan menawan.

Banyaknya tanjakan di sepanjang jalur pendakian membuatmu harus menyediakan logistic yang banyak. Begitu pun dengan fisik, wajib dalam keadaan fit.

10. Gunung Butak

Foto By @arifsyaaa_

Spot bertipe stratovolcano ini juga memberikan pemandangan alam yang sangat indah. Memiliki ketinggian sekitar 2.868, membuatnya layak buat ditaklukkan para pemula.

Selama perjalanan, panorama padang savanna yang indah ditumbuhi bunga-bunga edelweiss bakal memanjakanmu. Begitupun dikala tiba di puncak, pemandangan Mount Arjuno, sunrise serta lautan awan pun siap membuatmu berdecak kagum.

Panderman atau Sirah Kencong ialah dua jalur alternatif yg bisa kamu lalui untuk hingga ke puncaknya. Namun, bila ingin lebih singkat Sirah Kencong mungkin jadi pilihan terbaik, hanya saja harus ekstra hati-hati alasannya adalah medannya cukup ekstrim.

Itu tadi 10 daftar gunung di Jawa Timur yang bisa didaki dan memiliki pemandangan indah. Bagaimana, tertarik ingin menaklukkannya satu per satu?

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni