10 Masakan Khas Yang Wajib Ada Saat Imlek, Kamu Sudah Tau?

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”66537″
data-slug=””>

5
/
5
(
1

vote

)

Tahun gres Cina sangat identik dengan ucapan Gong Ci Fa Cai dan juga angpao bagi masyarakat Tionghoa. Namun selain itu, ada satu lagi yang tidak mampu dilupakan pada saat perayaan Chinese New Year, yakni kuliner khas Imlek.

Tahun baru cina selalu dirayakan dengan begitu meriah oleh masyarakat Tionghoa. Untuk merayakannya, mereka biasanya berkumpul bersama anggota keluarga.

Selain itu, perayaan Chinese New Year atau imlek sangat identik dengan warna merah, yang mempunyai arti sebagai simbol keberuntungan dan keselamatan dalam menyongsong tahun baru.

Bukan hanya itu saja, bahkan saat perayaannya cukup banyak masakan yang disajikan. Jenisnya pun bermacam-macam, baik itu untuk pagi, siang atau malam, semuanya dibentuk berbeda-beda.

Dan konon katanya, masing-masingnya menunya itu sarat akan makna serta mempunyai filosofis tersendiri bagi kehidupan orang-orang Tionghoa.

Lalu, apa saja sih masakan khas Imlek yang wajib ada saat perayaannya? Berikut daftar dan klarifikasi makna terkandung di dalamnya.

1. Kue Keranjang

Foto By @liza_grizadel

Tak lengkap rasanya perayaan imlek tanpa kehadiran kuliner satu ini. Ya, kue keranjang juga dikenal dengan nama Nian Gao, yang artinya yakni kudapan manis tahunan. Dinamakan demikian sebab hanya dibuat sekali setahun pada waktu menjelang Chinese New Year.

Berbahan dasar tepung ketan serta gula merah, kue ini dibuat bulat. Filosofis dari penganan tersebut bahwasanya sebagai bentuk harapan supaya seluruh keluarga mampu selalu bersatu.

Saat penyajiannya, kudapan manis keranjang ini biasanya disusun secara menumpuk, maknanya biar setiap keluarga mendapat kemakmuran. Ketika hari perayaan sudah datang, penganan tersebut banyak dijual dimana-mana, sehingga tak sulit menemukannya.

2. Yu Sheng

Foto By @damansarasf

Makanan khas Imlek negara Singapura ini bentuknya berupa salad yang berisi banyak sekali sayuran mirip lobak, wortel dengan belahan ikan tuna atau salmon segar yang sebelumnya sudah direndam dalam adonan minyak goreng, minyak wijen dan merica.

Sementara sausnya terbuat dari adonan minyak wijen dan minyak goreng dengan embel-embel gula pasir, abu kayu bagus serta saus buah plum.

Ada tradisi unik untuk menyantap yusheng, namanya Lo Hei, jadi seluruh anggota keluarga duduk dalam satu meja, lalu mengaduk yu sheng bantu-membantu dengan memakai sumpit sembari saling mengucapkan selamat tahun baru imlek.

Makna dibalik tradisi ini adalah semakin tinggi yu sheng diangkat, dianggap makin baik dan sebagai lambang cita-cita akan terkabul serta peruntungan pun kian membaik.

3. Bebek

Foto By @infobalinews

Dalam menyambuat perayaan Tahun Baru China, masyarakat Hongkong biasanya memasak belibis secara utuh. Hal ini memiliki makna sebagai harapan biar setiap anggota keluarga senantiasa bersama dan bahagia.

Selain itu, masakan khas Hong Kong satu ini juga menjadi simbol yang mempunyai arti ketaatan dan kesetiaan. Menurut tradisi masyarakat Tiongkok, angsa diibaratkan memiliki sifat serakah, sehingga dengan memakan dagingnya, mereka bakal terhindar dari kebiasaan buruk itu.

4. Kok Chai

Foto By @sanbit

Nah kalau di Malaysia, untuk menyambut perayaan Tahun Baru Cina, ada satu menu yang wajib disajikan di atas meja, namanya yaitu Kok Chai.

Kok Chai ini ialah pastel mini yang diberi isian selai kacang. Kue tersebut wajib disediakan alasannya mempunyai makna sebagai simbol kekayaan dan kemakmuran berlimpah.

Rasanya manis, renyak dan sangat digemari semua kalangan. Bahan dasar pembuatannya cukup sederhana, ialah kacang, telur, wijen, gula serta butter. Keluarga Tionghoa di Malaysia biasanya menyebabkan kue ini sebagai hantaran atau hadiah saat hari raya imlek.

5. Ikan Bandeng

Foto By @nomnommedan

Sementara untuk masyarakat Tiongkok di seluruh tempat di Indonesia, termasuk Jakarta, ikan bandeng menjadi salah satu menu khas Imlek yang wajib dihidangkan di atas meja makan.

Menurut mereka, ikan bandeng ini menjadi lambang untuk mengawali tahun gres dengan berlimpah laba dan supaya terhindar dari beberapa ha-hal buruk.

Asal mulanya, bandeng dijadikan menu khas Imlek sebab dulunya kondisi geografis Tiongkok sangat minim akan populasi ikan. Kalaupun ada, harganya mahal sehingga hanya orang kaya saja bisa menyantapnya.

Bandeng yang disajikan pada saat hari raya cina harus utuh dari kepala sampai ekor, maknanya biar setiap usaha mereka lancar dan selalu melaju pada keberuntungan.

6. Siu Mie

Foto By @janu_triadi

Menurut masyarakat Tiongkok, mie yaitu simbol panjang umur. Penganan ini terbuat dari adonan tepung dan mempunyai berbagai macam bentuk. Hal tersebut dikarenakan resep pembuatannya semua tidak sama, bahkan cara pemrosesannya pun berbeda.

Nah, jika Siu Mie yang kerap disajikan dikala Chinese New Year ini strukturnya kenyal, rasanya gurih dan memiliki panjang tidak umum. Dibuat demikian sebagai simbol umur panjang, rezeki berlimpah serta selalu dipenuhi kebahagiaan.

Mie ini biasanya disajikan sebagai santap malam menjelang perubahan tahun. Untuk menyantapnya terbilang cukup unik, dimana di makan secara utuh tanpa digigit dengan memakai sumpit. Kalau hingga terputus, maka mengambarkan ada hal tidak.

7. Manisan

Foto By @asietsaja

Pada saat hari raya Tahun Baru China, bermacam-macam jenis kudapan berbentuk permen dan manisan akan selalu dihidangkan dalam satu wadah bulat yang terbagi menjadi 8 sisi. Angka delapan sendiri, menurut kebiasaan orang Cina melambangkan keberuntungan.

Beberapa macam manisan tersebut dibentuk untuk melukiskan beragam keinginan serta hasrat yang ingin dicapai pada tahun mendatang.

Manisan sisi delapan ini dikenal juga dengan nama “try of togetherness” atau “prosperity box”. Tiap jenis yang disajikan mempunyai arti masing-masing. Salah satu umpamanya, leci. Buah tersebut melambangkan ikatan keluarga yang kuat.

8. Jiao Zi

Makanan khas imlek di singapura malaysia jakarta indonesia hongkong hong kong makan resep dan maknanya artinya arti apa saja tahun baru china saat cina daftar minuman hari foto gambar kue raya jual keranjang malam makna nama perayaan pada ringan masakan untuk waktu
Foto By @saffycreatives

Jika dilihat sekilas dari gambar atau foto diatas, hidangan khas Imlek satu ini memiliki kemiripan seperti siomay. Namun saat Tahun Baru China, menu tersebut lebih dikenal dengan nama Yuanbao (mata uang Chinese pada era-abad lampau).

Hidangan yang juga wajib disajikan ketika Imlek ini meski bentuknya mirip pangsit namun rasanya berbeda dan memiliki arti sebagai pengharapan supaya senantiasa berlimpah rezeki dan berhasil.

9. Kuaci

Foto By @bhimakuaci

Kuaci bukan hanya menjadi rekan yang pas untuk dinikmati bersama keluarga. Tapi menurut masyarakat Tiongkok, cemilan ringan ini juga melambangkan kesuburan semoga segera mendapatkan keturunan.

Meskipun terkadang maknanya kurang masuk akal, tetapi orang China percaya, kuaci ini mampu menjadi sebuah harapan biar doa kita di tahun yang baru semakin baik dan penuh rezeki.

10. Jeruk Mandarin

Foto By @accor.thekutaheritagehotel

Dalam bahasa Mandarin, jeruk disebut dengan “chi zie”. Chi artinya rezeki sementara zie berarti buah. Makara jikalau dipadukan, menjadi buah pembawa rezeki. Selain memiliki makna, warnanya juga manis serta menarik.

Diberi nama demikian, alasannya adalah konon katanya, pada zaman dahulu buah ini hanya dihidangkan untuk beberapa petinggi di Tiongkok Kuno. Namun tidak sekarang, justru sudah banyak dijual dimana-mana, sehingga sangat mudah ditemui.

Jeruk mandarin juga menjadi satu menu wajib ada saat perayaan Chinese New Year. Buah berwarna kuning keemasan ini menjadi simbol kekayaan berlimpah dan kemakmuran.

Selain masakan, dikala perayaan hari raya Tahun Baru Cina, beraneka macam minuman pun akan dihidangkan diatas meja seperti jus plum, teh bunga krisan dan baiju.

Nah, itu beliau 10 masakan khas yang wajib ada ketika Imlek. Selain yummy, ternyata memiliki makna juga ya buat si penyantap. Kaprikornus, dari beberapa daftar diatas, yang mana nih favoritmu?

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni