10 Rekomendasi Gunung Yang Bisa Didaki Di Malang

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”67714″
data-slug=””>

5
/
5
(
2

votes

)

Malang, kota berhawa sejuk satu ini selalu menjadi destinasi wisata favorit di provinsi Jawa Timur. Jika kau bertanya apa yang menarik dari sini kepada para pecinta alam, sudah pasti jawabannya yakni gunung.

Bagi kalangan pendaki, Malang mempunyai daerah tersendiri di hati mereka. Sebab dari kota inilah diawali perjalanan menuju Mahameru, tanah tertinggi di Pulau Jawa.

Namun kau harus tahu, Malang tidak hanya mempunyai Mahameru saja. Masih ada sederet gunung eksotis lainnya yang bisa kamu jadikan spot pendakian disana.

Saat kita cari di google mengenai gunung di Malang, mungkin banyak artikel gila terkait kata kunci yang bermunculan seperti nama toko sandal perempuan, jual sepeda bekas murah, jasa penyewaan atau rental sepeda.

Lalu ada juga ihwal distributor bus Harta, objek wisata Gunung Sari, Toko Intan Electronics, Villa Gunung Buring. Namun bukan itu yang akan bahas kali ini, melainkan wacana destinasi pegunungan di Malang yang menarik buat dikunjungi.

Nah, pengen tahu apa saja nama gunung yang ada di kota Malang yang menarik buat didaki? Ini dia JejakPiknik kasih contekannya!

1. Gunung Semeru

Foto By @ajiiiie95

Pesona gunung Semeru tidak pernah lekang oleh waktu, dari zaman Su Hok Gie masih hidup hingga era reformasi dimana banyak anak-anak muda bergaya monopod di sekitar Ranu Kumbolo.

Berada pada ketinggian 3.676 meter diatas permukaan bahari, menciptakan Semeru memiliki pemandangan yang sangat indah. Selain itu, apakah kau tahu apa lagi yang menarik dari gunung ini?

Nah, hal menariknya ialah untuk sistem pendakian di Semeru ini menggunakan kuota. Jadi jumlah pendaki per harinya itu hanya mampu 300 orang saja dan pendaftarannya dilakukan secara online.

Dari mulai formulir, persyaratan, aturan, tata cara pendaftaran hingga pembayaran semua dapat diakses melalui laman resmi TNBTS. Jadi kalau ingin mendakinya, pastikan dulu semua sudah terpenuhi ya!

2. Gunung Panderman

Foto By @yoiki_malang

Panderman ini masuk dalam gugusan pegunungan Kawi dan sangat terkenal bagi kalangan pendaki di Malang maupun kota Batu. Mendaki ke tempat yang tidak terlalu tinggi sudah niscaya beliau mampu menjadi solusinya.

Penamaan spot ini diambil dari nama seorang penjelajah berkebangsaan Belanda yang sangat suka dengan pemandangan Panderman tersebut, yakni Van Der Man.

Ketinggian Panderman tersebut hanya berkisar 2.000 meter diatas permukaan maritim. Dan untuk mencapai puncaknya hanya diharapkan waktu sekitar 2 hingga 4 jam saja.

Tak perlu sewa penginapan, alasannya adalah di sekitar puncaknya kau pun bisa menggelar tenda untuk menikmati keindahan pemandangan Panderman di malam hari.

3. Gunung Butak

Foto By @christiantosaputro

Mount Butak ini terletak di perbatasan tempat antara Kabupaten Malang dan Blitar. Lokasinya sendiri bisa dibilang masih sangat erat dengan pegunungan Kawi.

Bersamaan dengan Kawi dan Panderman, Butak juga disebut oleh warga Malang serangkaian pegunungan Putri Tidur. Disebut demikian sebab bila dilihat sekilas, rangkaian ketiganya bentuknya seperti seorang gadis yang sedang terbaring lelap.

Butak ini mempunyai ketinggian sekitar 2.868 meter diatas permukaan laut dan beliau memiliki vegetasi yang cukup bermacam-macam dari hutan hujan tropis hingga hutan lumut.

Untuk menuju puncaknya, kamu mampu memulainya dari Panderman, Princi Dau, Sirah Kencong ataupun Mount Kawi.

Pemandangan yang disuguhkan diatas puncak Butak ini begitu memukau lewat kemegahan sederet gunung di sekitarnya, dari Arjuno, Welirang hingga Semeru Mountain.

4. Gunung Arjuno

Foto By @nenedrikuj34

Berapi satu ini memiliki ketinggian mencapai 3.339 meter diatas permukaan bahari dan masuk dalam daftar sebagai gunung tertinggi ketiga di provinsi Jatim, setelah Semeru serta Raung.

Untuk memulai pendakian menuju puncak Arjuno, kau bisa menuju Tretes di kabupaten Pasuruan atau Selecta Kota Batu.

Arjuno bertipe berapi tersebut tidak hanya menunjukkan keindahan puncaknya saja, tapi disana ada juga beberapa tempat wisata menarik lainnya yang juga sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja, salah satu misalnya yakni Taman Safari Indonesia 2.

5. Gunung Welirang

Foto By @vitrinrs

Lokasi Mount Welirang ini sangat akrab dengan Arjuno. Karena letaknya yang berdampingan, tak sedikit wisatawan yang melaksanakan pendakian ke puncak 2 gunung tersebut secara sekaligus.

Sama seperti Arjuno, Welirang juga terletak di daerah perbatasan antara 3 kabupaten ialah Kota Batu, Mojokerto dan Pasuruan.

Untuk mencapai puncaknya yang berada pada ketinggian 3.156 meter diatas permukaan maritim, kamu mampu memulai pendakian melalui desa Tretes, Kabupaten Pasuruan atau Pacet di Mojokerto.

Keindahan Welirang ini tak hanya menampilkan panorama dari ketinggian, tapi di gunung berapi aktif tersebut kau juga bisa menemukan tumbuhan endemik bagus rejo.

6. Gunung Anjasmoro

Foto By @mendung.mesra

Anjasmoro letaknya menduduki 3 wilayah kabupaten di Jawa Timur yaitu Kota Batu, Mojokerto dan Jombang. Menurut catatan, puncaknya yang dikenal dengan nama Cemoro Sewu terletak pada ketinggian 2.277 meter diatas permukaan laut.

Memang jika dibandingkan 5 daftar sebelumnya, Anjasmoro masih kurang menarik di mata para pendaki. Namun begitu, bagi kalangan pemula yang baru mencoba berguru mendaki, ini yaitu tempat paling pas untuk dijadikan alternatif.

Untuk menuju area puncaknya, terdapat beberapa rute pendakian yang bisa kamu jadikan pilihan. Pertama lewat kabupaten Malang dan kedua via Wonosalam, Jombang.

Kalau kau suka banget sama yang namanya durian, Wonosalam yaitu jalur paling rekomendasi untuk dilalui. Karena bila lagi musimnya, buah tersebut dapat dinikmati di sepanjang jalan menuju puncak Anjasmoro.

7. Gunung Kelud

Foto By @pendakian.gunung.kelud

Mount Kelud ini bergotong-royong milik Blitar dan Kediri. Tapi secara administratif, letaknya juga mencakup daerah Malang. Namanya memang tidak sepopuler Rinjani, namun pemandangannya tak boleh dianggap remeh.

Berdasarkan catatan, sehabis meletus pada tahun 2014 kemudian, sekarang Kelud memiliki 3 puncak, yaitu Sumbing, Gajahmungkur dan Kelud itu sendiri.

Pendakian menuju Kelud bisa diawali baik dari Kediri ataupun Blitar. Tak perlu bingung menentukan rute yang mana alasannya keduanya sama-sama memberikan panorama indah di sepanjang perjalanan.

8. Gunung Bromo

Foto By @rifqiikhsann

Meski populer di kalangan pendaki, namun tak ada salahnya untuk bertandang ke icon dari kota Malang bernama Gunung Bromo ini.

Sudah terperinci dan bukan diam-diam lagi bila Bromo mempunyai panorama yang begitu luar biasa. Selain wisatawan lokal, banyak juga turis mancanegara tergoda untuk melihat kecantikan spot wisata satu ini.

Ada 3 jalur pendakian yang mampu kau jadikan alternatif untuk menuju puncak Bromo, yakni melalui Tumpang, Probolinggo dan Nongko Jajar.

Selain memiliki beberapa jalur pendakian, Bromo juga memberikan banyak lagi kawasan wisata menarik di sekitarnya mulai dari Puncak Pananjakan, Kawah, Mount Batok, Pasir Berbisik hingga Bukit Teletubbies.

9. Gunung Pundak

Foto By @bellaa_septiana

Jika kau masih seorang pemula dan belum yakin dengan jalur pendakian berat, maka Mount Pundak di sekitar Malang ini mampu dijadikan alternatif.

Pasalnya, Mount Pundak ini mempunyai trek cukup ringan dan mampu ditempuh dalam waktu yang singkat. Letaknya sendiri berada di Dusun Claket, Kecamatan Pacet, Kab.Mojokerto, Jatim.

Tak hanya memiliki padang savana, Pundak juga menjadi lokasi paling pas untuk mendirikan tenda sembari menunggu keindahan matahari terbit. Agar tidak tersesat, jangan lupa bawa peralatan lengkap ya seperti peta, jaket dan sepatu ataupun sandal.

10. Gunung Penanggungan

Foto By @irhamnaanaa

Penanggungan merupakan salah satu gunung berapi bertipe kerucut yang letaknya berada di dua kabupaten adalah Pasuruan dan Mojokerto.

Spot ini cukup dikenal sebab menyimpan sejarah panjang mengenai kerajaan Majapahit. Terbukti dengan banyaknya ditemui situs purbakala berupa candi umat Hindu di sekitar Penanggungan tersebut.

Meskipun ketinggian tak mirip gunung lain di Jatim, namun Penanggungan tak pernah sepi dari pengunjung. Alasannya, alasannya objek ini memiliki pemandangan elok yang mampu bikin siapapun jatuh hati.

Dengan estimasi waktu sekitar 3-4 jam saja, kau sudah bisa hingga ke puncaknya. Untuk jalur pendakiannya sendiri terbilang cukup ramah bagi pemula.

Itulah ulasan singkat seputar gunung di Malang yang menarik untuk didaki. Bagaimana, tertarik ingin mengunjunginya? Jangan lupa ajak temanmu juga ya, biar petualanganmu semakin menyenangkan!

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni