11 Daerah Wisata Di Istanbul, Pesona Kota Segala Kota

Tempat wisata di Istanbul tidak mampu dilepaskan dari kata Sejarah dan Budaya. Sebagai kota bau tanah bekas sentra peradaban Asia maupun Eropa, mulai dari Timur Tengah, Romawi timur, hingga Otoman, tentu banyak peninggalan budaya bernilai tinggi di Kota ini. Kebesaran Kota ini di masa itu membuatnya dikenla sebagai Kota Segala Kota.

Tempat wisata di Istanbul tidak bisa dilepaskan dari kata Sejarah dan Budaya.
Tempat Wisata di Istanbul. Image via: realestatenewsturkey.com

Simak juga: daerah wisata di Turki

Sekilas Soal Istanbul

Dengan sejarah Panjang 8.500 tahun, Istanbul adalah kota kuno yang sekaligus modern. Dunia lama dan dunia modern, Islami dan Mediterania. Semua itu hidup berdampingan dalam suasana yang menawan. menggabungkan monumental monumental dengan pencakar langit modern, mungkin adalah bukti terbaik.

Istanbul ialah kota raksasa, rumah bagi seperlima penduduk Turki. Pendapat umum orang-orang yang mengunjungi Turki dan Istanbul ialah orang-orangnya sangat ramah dan toleran. Memang, itu yakni bab penting dari budaya nasional untuk menjadi perhatian dan sopan terhadap tamu, terutama tamu gila.

Kota Istanbul yakni kota yang penuh dengan kucing. Kucing akan gampang dijumpai setiap meternya. Tenang saja, orang Turki sangat menyayangi kucing. Bisa dibilang hampir tidak ada orang Turki yang menelantarkan kucing.

Istanbul memiliki iklim yang menggabungkan iklim Mediterania dan Laut Hitam, dengan demam isu panas yang kering dan animo semi serta musim gugur yang hangat. Musim hambar yang dingin, tetapi salju jarang terjadi. Vegetasi didominasi dari tipe Mediterania.

Bulan-bulan terpanas yaitu Juli dan Agustus sementara bulan-bulan terdingin adalah Januari dan Februari.

11 Tempat Wisata di Istanbul

  1. Bosphorus Cruise Istanbul

Dari atas kapal, pengunjung tempat wisata di Istanbul ini bisa melihat istana Dolmabahce yang megah, dan dibangun menyerupai istana-istana gaya Eropa.
Bosphorus Cruise. Image via: getyourguide.com

Bosphorus merupakan selat yang memisahkan Turki bab Eropa dan Turki bab Asia. Selat ini juga yang menghubungkan Laut Marmara dengan Laut Hitam. Selat yang memiliki panjang 30 KM ini , dengan lebar  kisaran 750 sampai 3.700 meter. Dengan kedalaman dari 36 meter sampai 124 meter.

Jika ingin mengarungi selat Bosphorus begitu hingga di dermaga kawasan wisata di Istanbul ini, ada tawarkan tiket Bosphorus Cruise. Terdapat paket short circle cruise dan juga Full Bosphorus Cruise. Juga ada Sunset Cruise untuk bisa menikmati sunset dari atas kapal di selat bosphorus.

Dari atas kapal, hamparan pemandangan yang indah mulai menghiasi perjalanan cruise. Di sisi kiri dan kanan kapal pengunjung dapat menyaksikan bermacam-macam landmark dan bangunan berarsitektur bermacam-macam mirip khas eropa, asia, bahkan mediterania.

Pemandangan yang mengagumkan akan terus memanjakan mata mulai dari sisi utara selat bosphorus sampai di bagian selatannya.

Dari atas kapal, pengunjung kawasan wisata di Istanbul ini mampu melihat istana Dolmabahce yang megah, dan dibangun mirip istana-istana gaya Eropa. Dengan segala kemewahan, kebesaran serta kemegahannya. Istana ini merupakan sentra dari manajemen utama Kekaisaran Ottoman.

  1. Hagia Sophia

Dari luar, bangunan tempat wisata di Turki ini  terlihat satu kubah besar dan delapan kubah yang lebih kecil.
Hagia Sophia. Image via: britannica.com

Simak juga: tempat wisata di Ho Chi Minh

Hagia sophia merupakan salah satu bangunan bersejarah di Istambul yang menyimpan sejuta kisah. Bangunan daerah wisata di Istanbul bekas masjid ini dulunya ialah sebuah gereja. yang dibangun oleh Konstantius. Ini lah yang menyebabkan Hagia Sophia memiliki gaya arsitektur Bizantium yang indah.

Dari luar, bangunan kawasan wisata di Turki ini  terlihat satu kubah besar dan delapan kubah yang lebih kecil. Arsitektur ini terlihat mencolok dan disusun sedemikian rupa sehingga tampak begitu megah. Tidak berlebihan kalau ada yang mengatakan  seperti istana di Negeri Dongeng.

Di dalam bangunan hagia Sophia, tepatnya lantai dasar, pengunjung  akan terpesona dengan keindahan pilar-pilar penopang Hagia Sophia yang sebegitu kokohnya padahal sudah bangun semenjak 15 kurun. Tidak hanya kokoh, ukiran yang terdapat pada pilar tersebut juga sangat luar biasa detail.

Di bagian kubah terlihat paduan yang tidak biasa Kaligrafi Allah dan Muhammad tapi bagian tengahnya terpampang gambar Yesus. Di depan juga terdapat mimbar yang dipakai sebagai tempat imam memimpin shalat pada waktu Hagia Sophia digunakan sebagai mesjid.

Bagian tengah ruangan kawasan wisata di Istanbul ini dihiasi dengan lampu-lampu, menciptakan Hagia Sophia terasa megah dan romantis.

  1. Topkapi Palace

Istana Topkapi dengan Sayap Harem-nya jelas merupakan salah satu tempat wisata di Istanbul yang tidak bisa dilewatkan
Topkapi Palace. Image via: worldwanderista.com

Istana Topkapi dengan Sayap Harem-nya jelas merupakan salah satu kawasan wisata di Istanbul yang tidak mampu dilewatkan. Istana ini dulunya ialah kediaman para sultan Ottoman antara kala ke 15 dan 19.

Topkapi sangat besar dan berisi 4 halaman utama dengan taman-taman indah, dapur besar, masjid, rumah sakit, banyak paviliun, dan Harem. Harem adalah bab yang paling indah dari seluruh bab Istana.

Untuk mengunjungi Istana Topkapi, pengunjung sebaiknya pergi ke sana lebih awal. Segera sesudah masuk dan memasuki Halaman Kedua, belok kiri ke arah Harem untuk menghindari banyak turis. Bangunan ini sangat mudah dikenali oleh Tower of Justice. Tepat di bawahnya terdapat pintu masuk Harem.

Begitu masuk ke again terindah dari daerah wisata di Istanbul ini, pengunjung akan bertemu dengan keindahan semua mosaik dan ubin berwarna cerah. Semakin pergi, semakin indah pula kamar-kamar itu. Semua detail emas, penggunaan warna, ikal, jendela kaca patri, teks-teks Alquran di marmer dan emas, semuanya tepat.

Selain Harem, Kamar yang juga mengesankan ialah Kamar Putra Mahkota dan Imperial Hall. Di sini terdapat Tahta Sultan. Tetapi juga Ruang Privy Murad III luar biasa. Bahkan mempunyai air mancur yang menciptakan suara kaskade.

  1. Basilica Cistern

Panjang situs tempat wisata di Istanbul yang ada di bawah tanah ini sekitar 140 meter dengan lebar 70 meter. Basilica memiliki total 336 pilar yang tingginya masing-masing sembilan meter.
Basilica Cistern. Image via: turkishtravelblog.com

Simak juga: kawasan wisata di Vietnam

The Basilica Cistern atau Yerebatan Sarnici terletak di barat daya Hagia Sophia, objek wisata dan salah satu landmark di Kota Istanbul. Panjang situs tempat wisata di Istanbul yang ada di bawah tanah ini sekitar 140 meter dengan lebar 70 meter. Basilica mempunyai total 336 pilar yang tingginya masing-masing sembilan meter.

Di sini pengunjung bisa menjumpai pilar-pilar berbahan dari kerikil marmer yang muncul dari permukaan air. Dan alasannya adalah banyaknya jumlah tiang yang menjulang, risikonya menciptakan daerah tersebut terlihat mirip istana maka orang-orang juga sering menyebut sebagai ‘The Sunken Palace’.

Pilar-pilar ini dibangun dengan sangat beraturan, dalam 12 baris dan di tiap baris ada 28 pilar yang masing-masing berjarak 4,8 meter. Di bab langit-langit tampak berbentuk melengkung yang menghubungkan puncak pilar satu dengan yang lainnya.

Ada spot menarik ialah tiang yang di bab alasnya terdapat pahatan yang membentuk kepala Medusa. Satu spot lainnya yang kerap difoto para pengunjung ‘Pilar Menangis’ atau Crying Pillars. Pilar ini konon dibangun untuk mengenang pekerja yang tewas saat proses pembangunan situs tempat wisata di Istanbul ini.

  1. Istanbul Archaeology Museum

Bangunan utama tempat wisata di Istanbul berupa museum ini memiliki fasad Neoklasik yang mengesankan. Di antara pameran utama adalah temuan yang dibawa kembali dari Libanon oleh arkeolog Utsmani Osman Hamdi Bey
Istanbul Archaeology Museum. Image via: viator.com

Museum Arkeologi Istanbul berisi koleksi benda-benda prasejarah, Yunani, Romawi, dan Bizantium yang disajikan dengan indah. Semua koleksi itu berasal dari koleksi Istana Topkapi.

Bangunan utama daerah wisata di Istanbul berupa museum ini mempunyai fasad Neoklasik yang mengesankan. Di antara pekan raya utama ialah temuan yang dibawa kembali dari Libanon oleh arkeolog Utsmani Osman Hamdi Bey

Museum juga memiliki koleksi sarkofagus yang ditemukan di seluruh Kekaisaran Ottoman. Contoh paling indah yaitu Sarcophagus dari Satrap masa ke-5 SM, Sarcophagus Lycian (sekitar 400 SM), dan Sarcophagus Sidamara abad ke-3 dari Konya. Ada juga beberapa prasasti penguburan dan batu bertulis.

Pameran luar biasa di dalam gedung utama ini dapay menjelaskan sejarah kota Istanbul yang luas dan rumit. Pajangan di kawasan wisata di Istanbul ini menyampaikan cerita kota, mulai dari legenda pendiriannya hingga abad Ottoman.

Di seberang halaman dari bangunan museum utama, terdapat festival seni pra-Islam. Artefak di sini membentang di Timur Tengah, dari Mesir Kuno sampai Mesopotamia, dan berkisar dari tablet runcing paku Asyur dan Het sampai patung Firaun.

  1. Museum of Turkish and Islamic Arts

Di museum tempat wisata di Instanbul ini, pengunjung bisa belajar sejarah Turki dari abad ke-8 hingga abad ke-19.
Museum of Turkish and Islamic Arts. Image via: istanbeautiful.com

Simak juga: tempat wisata di Seoul

Museum Seni Islam dan Turki terletak di bangunan yang dulunya merupakan istana Ibrahim Pasa. Ibrahim Pasa merupakan salah satu Grand Wazir yang paling berbakat dari Suleyman. Di museum daerah wisata di Instanbul ini, pengunjung bisa belajar sejarah Turki dari periode ke-8 hingga kurun ke-19.

Museum daerah wisata di Istanbul ini memiliki lebih dari 40 ribu koleksi yang begitu indah. Salah satunya, karpet raksasa yang dipajang menggantung di langit-langit. Setiap ruangan di museum ini memiliki sejarah yang berbeda. Masing-masing ruangan difokuskan pada kurun berbeda dan wilayah dunia Islam lainnya.

Pengunjung museum tersebut bisa menyaksikan keindahan beraneka karpet turki, kitab suci al-quran yang di buat pada periode yang lalu, kerajinan pahatan kayu dan kerikil, beraneka kerajinan tangan berbahan gelas dan porselen yang bagus.

Koleksi lain dari tempat wisata di Istanbul ini adalah dokumen bersejarah dan kesenian kaligrafi. Di museum tersebut mampu di nikmati beraneka gaya penulisan karya kaligrafi beragam ayat-ayat Al-Quran.

Kecuali di hari Senin, Istanbul Museum of Turkish and Islamic Arts terbuka bagi pengunjung setiap hari antara pukul 09.00 hingga pukul 16.30. Sebelum masuk, pengunjung bisa membeli tiket masuk yang di jual seharga 10 Lira.

  1. Masjid Raya Sulaimaniah

Bangunan tempat wisata di Istanbul ini berdiri tinggi, dengan menara yang ramping, kubah besar yang juga didukung oleh setengah kubah dalam gaya gereja Bizantium Hagia Sophia.
Masjid Raya Sulaimaniah. Image via: islamiclandmarks.com

Masjid Raya Sulaimaniah adalah sebuah masjid peninggalan kekaisaran Ottoman yang terletak di Bukit ketiga Istanbul, Turki. Masjid ini yakni masjid terbesar di kota, dan salah satu daerah wisata di Istanbul yang paling terkenal.

Desain arsitektural masjid ini menggabungkan elemen struktural bangunan Islam dengan Bizantium. Bangunan bangkit tinggi, dengan menara yang ramping, kubah besar yang juga didukung oleh setengah kubah dalam gaya gereja Bizantium Hagia Sophia.

Seperti masjid kekaisaran lainnya di Istanbul, masjid itu sendiri mempunyai halaman depan yang cukup monumental (Avlu) di sisi baratnya. Halaman Sulaimaniah menawarkan keagungan yang luar biasa dengan peristyle bertiang dengan kolom marmer, granit, dan porfiri.

Dekorasi interior sangat halus, dengan memakai Ubin Iznik yang ditata dengan sangat teratur. Mihrab terbuat dari marmer putih dan mimbarnya didesain utnuk tampil sederhana, terbuat dari kayu, gading, dan mutiara.

Di taman belakang masjid kawasan wisata di Istanbul ini ada dua makam. Di dalam makam itu disemayamkan jenazah Sultan Suleiman I, istrinya Hurrem Sultan (Roxelana) dan putrinya Mihrimah Sultan, Sultan Suleiman II, Ahmed II, dan Sliha Dilasub Sultan, dan Safiye Sultan (wafat tahun 1777), putri dari Mustafa II.

  1. The Chora Church Istanbul

Hampir semua hiasan interior  tempat wisata di Istanbul ini berasal dari sekitar tahun 1320. Salah satu mosaik museum yang paling indah, ditemukan di atas pintu nave di narthex bagian dalam, menggambarkan Theodore yang menawarkan gereja kepada Kristus.
The Chora Church Istanbul. Image via: lonelyplanet.com

Simak juga: kawasan wisata di Korea Selatan

Bangunan ini awalnya dikenal sebagai Gereja Penyelamat Suci di Luar Tembok (Chora secara harfiah berarti ‘negara’), mencerminkan fakta bahwa saat pertama kali dibangun itu terletak di luar tembok kota asli yang dibangun oleh Constantine the Great.

Apa yang pengunjung lihat hari ini bukanlah gereja asli. Tempat wisata di Istanbul ini direkonstruksi setidaknya lima kali, paling signifikan di masa ke-11, ke-12 dan ke-14. Hampir semua hiasan interior  berasal dari sekitar tahun 1320. Salah satu mosaik museum yang paling indah, ditemukan di atas pintu nave di narthex bagian dalam, menggambarkan Theodore yang memperlihatkan gereja kepada Kristus.

Tempat wisata di Istanbul ini terdiri dari lima unit arsitektur utama: bab tengah, struktur dua lantai aksesori ke utara, narthex bagian dalam dan luar dan kapel untuk makam di selatan. Sebagian besar bab Gereja dalam ditutupi dengan mosaik yang menggambarkan kehidupan Kristus dan Perawan Maria.

Pada kubah ada citra yang menakjubkan perihal Yesus dan leluhurnya (Silsilah Kristus). Di kubah kiri narthex adalah mosaik Maria yang indah dan Bayi Yesus Dikelilingi oleh Leluhurnya. Di bagian tengah ada tiga mosaik: Kristus; Maria dan Bayi Yesus; dan Dormition of the Blessed Virgin.

  1. Galata Tower Istanbul

Untuk naik ke menara tempat wisata di Istanbul dengan ketinggian 67 meter ini disediakan lift dan tangga untuk sampai ke puncak.
Galata Tower Istanbul. Image via: camelkw

Menara Galata merupakan menara bersejarah di Istanbul. Dari jauh, bentuk menara ini layaknya menara di kisah negeri kisah. Sejarah mencatat Galata Tower sudah bangkit semenjak usang. Sekitar abad ke 5, saat Bizantium membangun menara kayu di lokasi Menara Galata.

Menara Galata mengalami beberapa restorasi. Karena gempa tahun 1509, kebakaran tahun 1794 dan 1831, dan badai tahun 1875. Menara ini sebagian besar berfungsi sebagai observatorium dan penjara selama kurun Bizantium dan Ottoman.

Untuk naik ke menara kawasan wisata di Istanbul dengan ketinggian 67 meter ini disediakan lift dan tangga untuk sampai ke puncak. Sesampai di puncak menara, wisatawan diminta untuk bertoleransi karena puncak menara terbilang sempit, hanya bisa dilalui dua jalur pejalan.

Saat ini, Galata Tower ialah salah satu daya tarik wisata yang terkenal dengan restoran dan bar di lantai atasnya yang merupakan panorama Panorama Istanbul dan Bosphorus.

Harga tiket masuk Menara kawasan wisata di Istanbul ini sebesar 25 Lira. Selain melihat pemandangan kota Istanbul dari ketinggian, pengunjung juga mampu berfoto dengan kostum kala Ustamaniyah di booth foto berbabayar dalam menara.

  1. Galata Bridge Istanbul

Tempat wisata di Istanbul ini menjadi sarana yang luar biasa untuk mengenang kembali masa kejayaan kekhalifahan Utsmani sekaligus menggali inspirasi.
Galata Bridge. Image via: turkeytravelplanner.com

Simak juga: tempat wisata di Perth

Galata Bridge yaitu satu dari beberapa jembatan yang melintasi teluk Golden Horn, di Istanbul. Jembatan ini menghubungkan Eminönü dan Sirkeci di kota renta Istanbul dengan distrik Karaköy dan Beyoğlu di bab Istanbul modern.

Jembatan Galata bertingkat dua. Tingkat atas berupa jembatan yang dipakai untuk lintasan kendaraan beroda empat dan pejalan kaki. Lintasan trem yang membawa penumpang dari kawasan Sultanahmet kota lama ke Kabatas kawasan kota baru, juga melewati bagian ini. Di jembatan atas ini pula para pemancing beraksi.

Adapun bab bawah jembatan daerah wisata di Istanbul ini dipakai sebagai tempat kuliner. Banyak kafetaria dan restoran yang memperlihatkan menu maritim bisa ditemui di sini. Pengunjung yang ingin bertualang di seputar Jembatan Galata, terdapat sebuah tangga yang menghubungkan jembatan atas dan jembatan bawah.

Tempat wisata di Istanbul ini menjadi sarana yang luar biasa untuk mengenang kembali era kejayaan kekhalifahan Utsmani sekaligus menggali inspirasi. Pemandangan yang ditawarkan dari Jembatan Galata memang luar biasa. Gedung-gedung bersejarah di Old City, hamparan bahari dengan camarnya yang beterbangan, hingga hilir-mudik kapal, semua sangat inspiratif.

  1. Istiklal Caddesi

Jalan itempat wisata di Istanbul ni bukan hanya jalan perbelanjaan, jalan ini juga dikelilingi oleh banyak bangunan penting, seperti masjid, sinagoge, gereja Ortodoks, Gereja Katolik Armenia dan institusi akademik dari berbagai negara Eropa serta kedutaan dan konsulat.
Istiklal Caddesi. Image via: gezipgordum.com

Terletak di lingkungan Taksim di distrik Beyoglu , Istiklal Avenue, yang dulu dikenal sebagai Grande Rue de Pera , adalah salah satu jalan paling populer di Istanbul dan tanpa ragu, merupakan salah satu titik pertemuan paling populer, sentra acara rekreasi dan jalan-jalan indah di Istanbul.

Jalan kawasan wisata di Istanbul ini bukan hanya jalan perbelanjaan, jalan ini juga dikelilingi oleh banyak bangunan penting, mirip masjid, sinagoge, gereja Ortodoks, Gereja Katolik Armenia dan institusi akademik dari banyak sekali negara Eropa serta kedutaan dan konsulat.

Gereja Hagia Triada terletak di pintu masuk Jalan Istiklal, di sebelah kiri, dan dapat dilihat oleh semua orang dengan kubah dan menara lonceng kembarnya. Berdiri semenjak tahun 1880, ini ialah Gereja Yunani Tritunggal Mahakudus yang baru dipulihkan.

Bangunan Konsulat Prancis ialah gedung yang indah yang terletak sempurna di awal Jalan kawasan wisata di Istanbul ini. Ini juga merupakan sentra budaya yang memperlihatkan pelajaran, program, dan ekspo Prancis sepanjang tahun. Ada juga Gereja Voskeperan Surp Nasrani Armenia yang terletak di belakang konsulat.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni