11 Daerah Wisata Di Macau Yang Menarik Untuk Dikunjungi

Mengunjungi Tempat wisata di Macau menjadi salah satu aktivitas wisata yang juga diminati oleh wisatawan asal Indonesia. Macau memiliki budaya yang berbeda dengan Hongkong meskipun lokasinya sama-sama berada akrab dengan daratan Tiongkok dan menjadi tempat administratif khusus.

Mengunjungi Tempat wisata di Macau menjadi salah satu aktivitas wisata yang juga diminati oleh wisatawan asal Indonesia.
Tempat Wisata di Macau. Image via: blinkyteenna

Simak juga: daerah wisata di Taipei

Sekilas Soal Macau

Macau identik dengan deretan casino glamor yang bersemayam dalam hotel-hotel bintang lima hingga membuatnya mendapat julukan Las Vegas of Asia. Macau juga mewarisi peninggalan akulturasi budaya China dan Portugis sebagai World Heritage yang sekaligus menjadi daya tarik utama wisatanya.

Sistem transportasi Macau belumlah secanggih sistem transportasi Hong Kong. Pilihan modanya pun tak sebanyak di Hong Kong. Transportasi publik di sini hanya dilayani oleh bus yang pembayarannya masih memakai uang cash tanpa layanan uang kembali. Jadi harus selalu siap dengan uang pas jika tidak mau rugi saat bertransaksi.

Pertengahan Oktober sampai Desember merupakan waktu terbaik untuk mengunjungi Macau alasannya pada periode ini cuaca cenderung cerah dan sejuk. Sebaiknya hindari berkunjung ke Macau pada bulan Mei yang menjadi puncak animo penghujan dan bulan Juli sampai September yang menjadi periode kehadiran taifun.

11 Tempat Wisata di Macau

  1. Macau Tower

Tempat wisata di Macau ini juga dilengkapi dengan restoran, pusat perbelanjaan, bioskop dan tentu saja kasino.
Macau Tower. Image via: shutterstock.com

Macau Tower setinggi 338 meter ini  pertama kali dibuka pada 19 Desember 2001. Pada Observation Deck yang berada di ketinggian 223 meter, pengunjung dapat melihat Macau dari banyak sekali sisi. Pengunjung bisa menikmati indahnya Macau Peninsula, Taipa, Coloane bahkan melihat Cina dari jauh.

Tempat wisata di Macau ini juga dilengkapi dengan restoran, pusat perbelanjaan, bioskop dan tentu saja kasino. Pengunjung dapat menikmati kuliner Cina, Jepang, Portugis, India , bahkan Italia. Selain itu bagi penyuka belanja, pusat perbelanjaan di Macau Tower ini juga menyediakan berbagai brand internasional

Cara palings eru menikmati daerah wisata di macau ini ialah dengan bungee jumping dari tower ini. Pengunjung terjun dari ketinggian 233m. Pengunjung akan terjun bebas, kemudian melambat di ketinggian 30 meter lalu memantul. Tempat wisata di macau ini juga menawarkan Night Bungy.

Buat yang tidak cukup berani dengan Bungy Jumping, Macau Tower juga menyediakan paket yang lebih soft, yaitu Sky Jump. Dari ketinggian yang sama dengan Bungy Jumping, pengunjung meluncur turun dengan posisi berdiri dan menyentuh tanah dengan sangat pelan di lantai dasar.

Harga tiket masuk publish rate sampaumur HK$ 135 dan anak HK$ 73.

  1. Kun Iam

Patung tempat wisata di Macau ini dibuat dari sekitar 50 ton perunggu cor, dan memiliki ketinggian 20 meter
Kun Iam. Image via: macaomagazine.net

SImak juga: tempat wisata di Taiwan

Penduduk lokal menyebutnya Patung Guan Yin. Ini yakni sebuah karya terakhir yang merupakan bagian dari rangkaian Monumen Persahabatan Tiongkok-Portugal. Tempat wisata di Macau ini terletak di sebuah pulau buatan yang terhubung ke tepi pantai oleh sebuah jembatan sepanjang 60 meter.

Kun Iam dalam bahasa Kantonis ialah nama figur bodhisatva dalam Buddhisme Mahayana dan Vajrayana yang merupakan perwujudan sifat welas asih dan kasih sayang. Dalam bahasa Mandarin figur bodhisattva ini disebut “Guan Yin” dan dalam bahasa Sanskerta yakni Avalokitesvara.

Wajah patung ini secara khusus dirancang untuk memperlihatkan “Universalitas” yang diekspresikan dalam konsep “Ekumenis” yaitu tanpa memperlihatkan ciri khas etnis tertentu.

Patung daerah wisata di Macau ini dibentuk dari sekitar 50 ton perunggu cor, dan mempunyai ketinggian 20 meter. Bagian fondasi patung berbentuk mirip bunga lotus yang memiliki luas 600 meter persegi. Di dlaam pondasi terdapat Ruang Kontemplasi di mana pengunjung mampu beristirahat.

Kubah ini didekorasi dengan figur, simbol, dan teks yang terkait dengan Lao Tse, Konfusius, Mencius, dan Buddha. Dilukis pada kertas nasi oleh seniman lokal Kwok Woon dan Joana Ling.

  1. Kuil A-Ma

Kuil tempat wisata di Macau ini terdiri dari ruang berdoa, paviliun dan halaman yang dibangun di bukit berbatu
Kuil A-Ma. Image via: travelguide.michelin.com

Kuil yang dibangun semenjak tahun 1.488 ini dibangun untuk memperingati Matsu, dewi pelaut dan nelayan. Menurut legenda “A-Ma” berasal dari nama seorang gadis miskin yang ingin pergi ke Canton namun tidak diizinkan ikut kapal seorang pedagang kaya.

Seorang nelayan miskin mengizinkannya ikut. Kemudian, sebuah tornado menerjang dan menghancurkan semua kapal di lautan kecuali kapal yang ditumpangi gadis miskin tersebut. Setibanya di Makau gadis itu menghilang dan kembali menampakkan diri sebagai seorang dewi.

Kuil tempat wisata di Macau ini terdiri dari ruang berdoa, paviliun dan halaman yang dibangun di bukit berbatu dan disambungkan dengan jalan berputar melewati gerbang bulan dan taman-taman kecil. Di pintu masuk terdapat sebuah batu besar yang mengukir benda pelayaran tradisional

Berdoa di kuil A-Ma tidak sekedar menawarkan nuansa religi yang mendalam namun juga keindahan arsitektur kunonya. Kuil yang mengadaptasi dari budaya China ini terlihat dari puisi dan prasasti yang diukir pada kerikil di kawasan ini.

Walaupun arsiteturnya sederhana, dibandingkan kuil lainnya, namun setiap ruangan kuil tempat wisata di macau ini didesain dengan tujuan tertentu. Seperti aula daerah berdoa yang didedikasikan untuk Dewi Pelaut dengan struktur granit.

  1. Reruntuhan St. Paul

tempat wisata di Macau ini aslinya dibangun dengan batu putih dan memiliki atap dengan kubah besar.
Reruntuhan St. Paul. Image via: theculturetrip.com

Simak juga: daerah wisata di Shenzhen

Pertama kali dibangun pada tahun 1580, Gereja St. Paulus mengalami kebakaran pada tahun 1835 sehingga menyisakan bangunan yang kini mampu dikunjungi wisatawan. Padahal konon, kawasan wisata di Macau ini aslinya dibangun dengan batu putih dan memiliki atap dengan kubah besar.

Fasad depan gereja ini menampilkan goresan yang berkaitan dengan cerita gereja Kristen di Asia lengkap dengan beberapa gambar naga dan kapal berlayar. Tidak itu saja, gesekan-goresan dan ornamen Ruins of St. Paul’s Church juga menawarkan campur tangan budaya China dalam pembangunan Gereja ini.

Bagi para pemburu foto, daerah wisata di Macau ini sangat menarik. Apalagi jika cuaca sedang cerah, kemegahan reruntuhan gereja ini sangat manis dipadukan dengan langit biru. Pengunjung mampu mengambil angle yang menunjukkan kemegahan atau yang menawarkan detail ornamen bangunan.

Saat petang tiba, lampu-lampu sekitar tempat ini dinyalakan dan warna langit keemasan ketika matahari terbenam akan menambah pesona Ruins of St. Paul’s Church. Tak heran jika daerah ini menjadi tujuan pengunjung yang berlibur ke Macau.

Pengunjung tempat wisata di macau ini juga kerap melemparkan koin ke jendela atas reruntuhan. Ritual ini konon sebagai doa atas impian akan keberuntungan.

  1. Grand Prix Museum

Di museum tempat wisata di macau ini pengunjung dapat melihat lebih dari 20 mobil dan motor formula yang dikendarai oleh pembalap-pembalap terkenal di eranya
Grand Prix Museum. Image via: gotravelly.com

Makau Grand Prix Museum berisi koleksi-koleksi barang yang berkaitan dengan seri grand prix di seluruh dunia termasuk foto, video, artikel, catatan juara dan beberapa item berharga lainnya. Dibangun pada tahun 1933, museum ini pada awalnya digunakan untuk mengenang 40 tahun Grand Prix Racing di Makau.

Di museum ini pengunjung mampu melihat lebih dari 20 kendaraan beroda empat dan motor formula yang dikendarai oleh pembalap-pembalap terkenal di eranya mirip Eduarfo de Carvalho, Michael Schumacher dan David Coulthard. Yang paling menarik perhatian ialah kendaraan beroda empat formula one yang pernah dikendarai oleh mendiang Aryton Senna.

Selain itu perangkat museum seperti proyektor dan peralatan audiovisual dapat membantu pengunjung untuk lebih memahami museum terutama sejarah kompetisi balap grand prix yang legendaris itu. Beberapa lanskap indah dari GP Macau maupun negara-negara lain juga dipamerkan.

Anda mampu naik simulator mobil balap yang memungkinkan pengunjung seperti mengalami sendiri adrenalin balapan di race dengan trek yang menantang dan kecepatan super tinggi.

Untuk masuk ke museum ini, Anda tidak akan dipungut biaya.

  1. Macau Wine Museum

Museum  tempat wisata di macau ini menampung koleksi lebih dari 1.115 merek anggur yang terdiri dari 756 anggur komersil dan 359 anggur yang menjadi koleksi para kolektor.
Macau Wine Museum. Image via: macaulifestyle.com

Simak juga: daerah wisata di Guangzhou

Macau Wine Museum yang diresmikan pada tanggal 25 Desember 1995. Museum ini didirikan untuk memperkenalkan perkembangan budaya pembuatan anggur kepada masyarakat luas. Tempat wisata di Macau ini Menempati areal seluas 1400 meter persegi

Museum ini menampung koleksi lebih dari 1.115 merek anggur yang terdiri dari 756 anggur komersil dan 359 anggur yang menjadi koleksi para kolektor. KOlekasi anggur tertua dipegang oleh Martle, yang merupakan produksi tahun 1815.

Tepat wisata di Macau ini memiliki 3 area utama. Yakni area yang menjelaskan wacana sejarah pembuatan anggur, area yang menjelaskan daerah-tempat penghasil anggur, dan area display koleksi anggur dari tahun ke tahun

Museum wine juga menyediakan sebuah kafe kecil tempat untuk mencicipi wine yang sudah tersedia dalam gelas berukuran kecil. Pengunjung akan merasakan sensasi minum wine berkelas.

Wine Museum beroperasi setiap hari dari jam 10.00 sampai jam 18.00, kecuali hari Selasa. Tiket masuk ke museum ini tergolong murah, hanya 15 MOP sudah termasuk kesempatan merasakan wine.

  1. Fortaleza do Monte

Benteng tempat wisata di Macau ini selain berfungsi sebagai pelindung, juga pernah menjadi kediaman Gubernur Macao, observatorium cuaca , dan sekarang menjadi Museum Macao
Fortaleza do Monte. Image via: live-less-ordinary.com

Fortaleza do Monte adalah sebuah benteng. Benteng ini sering juga disebut Benteng Gunung dan Benteng Our Lady dari Gunung St. Paul. Lokasi tempat wisata di Macau ini umayan tinggi, sehingga dari atas benteng, bisa melihat pemandangan bagus pulau Macao.

Benteng ini begitu luas. Luasnya mencapai 8 ribu meter persegi. Benteng ini dibangun antara tahun 1617 dan 1626 dengan tujuan untuk melindungi Macao. Kekokohan benteng ini teruji dengan kemampuannya menahan serbuan Belanda ke Macao pada tahun 1622.

Di Benteng ini ada 32 meriam yang mengarah ke kota dan perairan. Juga terdapat menara pengawas kecil. Selain itu, di kawasan wisata di Macau ini ada barak, gudang senjata, dan sumur. Di taman sekitar benteng banyak warga lokal yang berolah raga.

Benteng kawasan wisata di Macau ini selain berfungsi sebagai pelindung, juga pernah menjadi kediaman Gubernur Macao, observatorium cuaca , dan kini menjadi Museum Macao.

Benteng dibuka semenjak pukul 07.00 pagi, tapi untuk melihat-lihat koleksi Museum Macao baru mampu pukul 10.00 pagi.

  1. The Venetian Macao

Hotel tempat wisata di Macau ini bergaya arsitektur Italy modern ini sangat cantik dan megah, dengan lukisan porcelain di tembok dan langit-langitnya
The Venetian Macao. Image via: venetianmacao.com

SImak juga: tempat wisata di Beijing

Venetian Hotel Macau di dirikan pada tahun 2007 oleh perusahaan Amerika “Las Vegas Sands”. Dirancang untuk Resort dan Shopping  Center. Didirikan di area reklamasi antara dua pulau, yang kini disebut dengan Cotai Area.

Hotel kawasan wisata di Macau ini bergaya arsitektur Italy modern ini sangat anggun dan megah, dengan lukisan porcelain di tembok dan langit-langitnya didukung dengan lampu Kristal yang indah, benar-benar sperti di Italy.

Gondola Rides ialah yang paling favorit di tempat ini. Sungai buatan yang terdapat di dalam bab hotel Venetian berdekatan dengan Hall St.Mark.

Pengunjung mampu menikmati bahtera Gondola ini dengan mengelilingi resort Venetian Macau. Biasanya sambil menikmati kenindahan tempat wisata di Macau ini pengunjung  juga akan dinyanyikan sebuah lagu oleh sang Gondolier yang asli dari Italy. Bahkan jika beruntung ada Gondolier yang bisa menyanyikan lagu Bubuy Bulan.

Arsitektur mall ini sangat menakjubkan, dibentuk sedetail-detailnya mirip Venice di Italia. Banyak orang yang prewedding disini, termasuk aku juga prewedding disini.

  1. Coloane

Coloane adalah tempat wisata di macau yang menjadi surga bagi orang-orang yang suka lingkungan yang tenang dan ingin mencari pemandangan berbeda dari pusat kota Macau yang ramai.
Coloane. Image via: commons.wikimedia.org

Coloane ialah surga bagi orang-orang yang suka lingkungan yang hening dan ingin mencari pemandangan berbeda dari pusat kota Macau yang ramai. Pulau Coloane yang menunjukkan suasana pemandangan pantai dan pegunungan anggun.

Saat berjalan menelusuri kawasan wisata di Macau ini, pengunjung mampu mampir ke salah satu daerah bernama Chapel of St. Francis Xavier. Bangunan yang didirikan pada 1928 ini mempunyai corak warna kuning dan putih dengan jendela oval serta menara lonceng.

Ada juga Hac Sa Bay yang ada di sana adalah salah satu daerah pemandian di pantai yang terkenal di Macau. Sebelah utara pantai ini terdapat hotel glamor dengan lapangan golf. Pantai lain yang terkenal adalah Bamboo Bay di selatan pulau, yang memberikan selancar angin dan balap kuda untuk pecinta olahraga.

Banyak kursi-kursi buat bersantai sambil menikmati pemandangan pesisir.

Selain gereja dan pantai, masih banyak objek wisata yang bisa dikunjungi di tempat wisata di macau ini. Seperti Kuil Sam Seng, Kuil Kun lam, Kuil kuno Tin Hau dan lain sebagainya. Sambil jalan-jalan, sekaligus hunting foto juga asyik.

  1. Senado Square

Bangunan-bangunan di sekitar tempat wisata di Macau ini memiliki sejarah panjang
Senado Square. Image via: m.visitourchina.com

Simak juga: daerah wisata di Hongkong

Senado Square terletak di daerah pusat semenanjung Macau. Kawasan seluas 3.700 meter persegi ini pada tahun 2005 resmi masuk ke dalam daftar warisan dunia UNESCO. Jejak sejarah di Senado Square memang sangat terasa dari arsitektur bangunan yang didominasi gaya Portugis.  Di sini juga terdapat Gereja St. Dominic.

Yang paling sering dikunjungi di tempat wisata di Macau ini yaitu pusat perbelanjaan dan restoran tradisional China, yang berada di sekitar tempat Senado Square. Mode pakaian, makanan ringan dan lingkungan yang indah menciptakan daerah ini menjadi daya tarik tersendiri.

Bangunan-bangunan di sekitar daerah wisata di Macau ini mempunyai sejarah panjang, sehingga hingga sekarang tidak ada perubahan apapun terkait dengan fasad bangunan. Bangunan-bangunan neo-klasik bercampur dengan kemegahan arsitektur modern menarik minat pengunjung.

Bagi para pemburu foto, bangunan –  bangunan di Senado Square sayang untuk dilewatkan. Ada gedung renta bercat pink yang layak untuk dipotret dan air mancur yang berada di tengah tempat sebagai landmark. Ada juga bangunan The General Post Office yang kuno.

Objek lain yakni Holy House of Mercy dengan arsitektur tempo dulu yang memesona. Jajaran Macau Business Tourism Centre pun bediri dengan rapi dan makin indah kalau dilihat pada malam hari.

  1. Nam Van Lake Cybernetic Fountain

Tempat wisata di Macau berupa Nam Van Lake Cybernetic Fountain Macau ini merupakan sebuah air mancur terbesar se-Asia
Nam Van Lake Cybernetic Fountain. Image via: wisatabaru.com

Objek wisata Nam Van Lake Cybernetic Fountain Macau ini merupakan sebuah air mancur terbesar se-Asia. Objek wisata yang satu ini juga dilengkapi dengan sekitar 86 titik anutan air dan beberapa canon yang mampu menyemprotkan air ke udara hingga ketinggian sekitar 70 sampai dengan 80 meter.

Awalnya objek wisata Nam Van Lake Cybernetic Fountain Macau ini berada di Macau Peninsula Reservoir akan tetapi pada bulan Maret 1999 kemudian dipindahkan menuju Nam Van Lake bersama dengan perayaan kembalinya Macau menuju China sesudah dilepaskan oleh Portugis.

Untuk menikmati panorama wisata air pancur di daerah wisata di Macau ini , pengunjung harus datang di waktu yang sempurna. Air mancur ini hanya ada pada hari–hari tertentu dan biasanya pesona pemandangan air mancur ini hanya ada pada hari Rabu dan juga pada hari Sabtu mulai dari pukul 8 sampai dengan pukul 10 malam.

Bentuk bangunan di kawasan wisata di Macau ini terasa unik. Bangunan Nam Van Lake Cybernetic Fountain merupakan perpaduan yang sangat unik antara nuansa timur dan juga nuansa barat adalah antara Portugis dan juga Oriental.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni