11 Daerah Wisata Di Melaka Yang Terkemuka Untuk Dikunjungi

Kota Melaka atau juga dikenal sebagai Melaka Bandaraya Bersejarah, ialah ibu kota negara bab Melaka di Malaysia. Kota ini dahulu merupakan ibu kota Kesultanan Malaka dan pusat peradaban Melayu pada kurun ke-15 dan 16. Bangsa Portugis menaklukkan Melaka pada tahun 1511. Antara tahun 1641-1795, Melaka dikuasai Belanda.

tempat wisata di Melaka populer dengan ebrbagai situs bersejarahnya
Tempat Wisata di Melaka. Image via: @malaysia.truly.asia

Simak juga: daerah wisata di Malaysia

Pada tahun 1820 Britania Raya menyerahkan Bengkulu kepada Belanda dan sebagai gantinya mereka mendapatkan Melaka. Kemudian Melaka dikuasai Britania Raya sampai kemerdekaan Malaysia pada tahun 1957.

11 Tempat Wisata di Melaka

Pada tahun 2008 Melaka dinobatkan oleh UNESCO sebagai Kota Warisan Dunia (World Heritage). Hal ini sudah cukup menjadi petunjuk kuat bahwa daerah ini memiliki banyak kawasan wisata. Beberapa diantara tempat wisata di Melaka  terdiri dari bangunan-bangunan bersejarah. Namun bukan berarti Melaka hanya itu saja.

Berikut kami coba ajukan rekomendasi 11 tempat wisata di Melaka, yang bisa coba dieksplorasi lebih jauh ketika menetapkan untuk berkunjung ke Negara bab Malaysia ini.

  1. Stadthuys in Malaka

stadthuys, tempat wisata di melaka yang dahulu berupa kantor gebernur jendral inggris
Stadrhuys in Melaka. Image via: kiwidutch

Ciri khas yang dapat diingat dan dikenang oleh setiap pengunjung kawasan wisata di Melaka ini adalah bangunan yang berwarna merah. Tempat wisata di Melaka ini berada di daerah yang berjulukan Red Square lantaran seluruh bangunan di lokasi ini dicat dengan warna merah.

Dengan berjalan kaki, pengunjung mampu menyusuri bangunan-bangunan bergaya arsitektur kolonial yang eksotis dan tentu saja Instagramable.

Bangunan tempat wisata di Melaka ini dahulu digunakan sebagai daerah pemusatan administrasi negara Gubernur Belanda telah dibangun semenjak tahun 1950. Bangunan – bangunan ini juga masih kental dengan suasana atau gaya kolonial Belanda. Dikarenakan bangunan tersebut tidak dirombak sama sekali.

  1. Christ Church Melaka

Christ Church Melaka, tempat wisata di melaka yang menghadirkan sosok salah satu gereja tertua di asia tenggara
Christ Church Melaka. Image via: tribunnews.com

SImak juga: tempat wisata di Johor Bahru

Christ Church Melaka kawasan wisata di Melaka yang berlokasi persis di samping Stadthuys ini simpulan dibangun oleh Belanda pada tahun 1753. Awalnya gereja ini adalah gereja protestan Belanda, tetapi semenjak era kolonial Inggris sampai dikala ini, gereja tersebut menjadi gereja Anglikan.

Di dalamnya, tampak deretan batu nisan baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Belanda. Arsitektural tempat wisata di Melaka ini didominasi oleh gaya Eropa dengan dinding yang tebal. Bangunan sangat megah dengan tiang-tiang yang begitu tinggi.

Gereja ini berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Anglikan Malaysia Barat. Selain dipakai sebagai sarana peribadatan, berkunjung ke sini juga dapat dijadikan sebagai instrumen untuk mengagumi arsitektural bangunan Gereja

Gereja ini memperlihatkan pelayanan kepada jemaat-nya dalam bahasa Inggris pada jam 08.30, Mandarin jam 10.30 dan 16.30.

Pengunjung dapat masuk ke dalam gereja tanpa dipungut biaya, Gratis.

  1. Menara Taming Sari

menara taming sari, lokasi wisata di melaka yang memungkinkanpengunjung memandang seluruh area sekitar dari ketinggian
Menara Taming Sari. Image via: idntimes.com

Ke Melaka tidak akan lengkap tanpa mengunjungi Menara Taming Sari ini. Lokasi wisata di Melaka ini bisa dibilang sejenis Monumen Nasional (Monas) di Jakarta. Suguhan utama yang membuat lokasi ini dipadati pengunjung adalah panorama alam Melaka yang mampu dinikmati dari ketinggian.

Menara Taming Sari resmi dibuka pada tanggal 18 April 2008. Menara Taming Sari yakni menara gyro pertama yang hanya ada di Malaysia sejauh ini. Tingginya mencapai 110 meter, dan ruangan yang berbentuk bundar yang ada di puncaknya itu mampu berputar hingga 360 ° untuk menunjukkan pemandangan panorama kota Malaka dan sekitarnya.

Pengunjung bisa melihat Singapura dengan terperinci dari atas menara daerah wisata di Melaka ini. Para turis mampu melihat pemandangan dari segala arah dengan ketinggian yang berbeda pula.

Sehingga setiap view yang nampak mempunyai kesan yang berbeda dengan ketinggian sebelumnya. Menara ini juga mempunyai kemampuan menyerap gempa bumi sebesar 10 skala Richter. Desain menara ini terinspirasi oleh bentuk Keris Taming Sari yang legendaris.

Harga tiket bagi wisatawan abnormal sebesar RM 23 untuk sampaumur dan RM 15 untuk anak-anak.

  1. Melaka Staraits Mosque

tempat wisata di melaka bermuatan religius yang berupa mesjid yang terlihat seakan terapung
Melaka Staraits Mosque. Image via: @qyyhuan9

SImak juga: daerah wisata di Penang

Melaka Staraits Mosque atau disebut juga Masjid Selat Melaka ialah sebuah masjid yang terletak di pusat kota Melaka. Masjid yang menjadi sentra ibadah dari umat muslim di Melaka ini diresmikan pada 24 November 2006.

Masjid Selat Melaka memang menjadi salah satu kawasan wisata di Melakareligi yang banyak dikunjungi. Mulai dari wisatawan umum sampai para fotografer dari banyak sekali negara di dunia. Keunikan masjid ini terletak pada bangunannya yang dibentuk di pinggir pantai, pada sebuah pulau buatan. Sehingga ketika pasang menghadirkan sensasi masjid yang seolah terapung di tengah lautan.

Konstruksi pembangunan masjid kawasan wisata di Melaka ini memakai teknologi yang canggih sehingga terlihat masjid ini mengapung dii atas air. Masjid yang mempunyai luas 40 hektar ini memiliki kubah berwarna emas dan dipadupadankan dengan warna biru muda, membuat masjid ini begitu megah. Di keempat sisinya terdapat menara-menara yang indah.

  1. Melaka River Cruise

Melaka River Cruise, berkeliling di tempat wisata di melaka sungai besar disepanjang kota
Melaka River Cruise. Image via: malaysia.panduanwisata.id

Belum lengkap ke Melaka bila belum menikmati suasana di sepanjang pedoman Sungai Melaka. Setelah membeli tiket, pengunjung akan diajak menyusuri sungai kawasan wisata di Melaka ini selama 45 menit dengan jarak tempuh sekitar 9 km.

Sepanjang perjalanan pengunjung akan melihat ajaran sungai yang sangat bersih. JUka menikmati pemandangan tempat wisata di melaka ini berupa pemandangan bangunan dan gugusan rumah renta peninggalan Belanda dan China serta rumah-rumah tradisional Melayu.

Waktu yang sempurna untuk naik river cruise ini ialah sore hari menjelang matahari terbenam. Pengunjung mampu menikmati senja di muara sungai yang merupakan laut lepas Selat Melaka. Sungguh pemandangan yang Romantis.

Melaka River Cruise beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 pagi sampai 23.30 malam waktu setempat.

Untuk pengunjung luar negara, atau bukan warga Malaysia, dikenakan tiket sebesar RM 18 pada hari Senin-Kamis. Atau sebesar RM 23 pada hari Kamis-Minggu dan public holiday. Untuk anak-anak usia 2-12 tahun harga tiket RM 10.

  1. Gereja Santo Paulus

St. Paul's Church Malacca, tempat wisata di melaka yang menghadirkan gereja tua peninggalan portugis
Gereja Santo Paulus. Image via: id.wikipedia.org

SImak juga: daerah wisata di Kuala Lumpur

Gereja Santo Paulus ialah sebuah bangunan gereja bersejarah di Melaka, yang menurut aslinya dibangun pada tahun 1521, angka tahun itu mengakibatkan bangunan tempat wisata di Melaka ini tertua di Malaysia dan Asia Tenggara.

Gereja ini terletak di puncak Bukit Santo Paulus dan ketika ini merupakan bab dari Kompleks Museum Melaka yang terdiri dari reruntuhan A Famosa, Stadthuys, dan bangunan-bangunan bersejarah lainnya.

Tempatwisata di Melaka ini awalnya ialah sebuah chapel berjulukan Nossa Senhorado.  Saat Belanda menguasai Melaka pada 1641, fungsi dan nama bangunan ini berubah menjadi Gereja St. Paul alasannya adalah berdiri di atas Bukit St. Paul.

Gereja ini tak difungsikan lagi sesudah Belanda membangun Christ Chruch Melaka pada 1753. Kendati demikian, Belanda sempat memperkokoh dinding bangunan ini dan menjadikannya daerah pemakaman pembesar Portugis dan Belanda. Batu-kerikil mirip papan yang kini disandarkan di dinding merupakan batu-kerikil makam yang diambil dari lantai bangunan.

  1. Museum Maritim

Museum maritim Melaka, sebah tempat wisata di melaka yang bangunannya sendiri sudah menecerminkan isi dari museum itu
Museum Maritim. Image via: en.wikipedia.org

Museum Maritim Malakan berbentuk Kapal Layar raksasa yang terletak di sisi kanan jalan di tepi Sungai Melaka. Bangunan kawasan wisata di Melaka ini merupakan replika dari kapal Flor de La Mar, sebuah kapal milik Portugal pada jaman Kesultanan Melayu Melaka dahulu masa.

Bangunan memiliki ukuran panjang kapal 36 meter, lebar 8 meter dan tinggi 34 meter. Kapal ini dulunya karam di selat Malaka ketika akan berlayar pulang ke negara asalnya di Portugis dengan membawa barang-barang bersejarah dari Kesultanan Melaka.

Oleh alasannya adalah itu di dalam replika kapal pengunjung mampu menemukan dan mempelajari sejarah kelautan Melaka. Termasuk sejalah Kesultanan Melaka serta sejarah perkembangan perdagangan dari jaman Kesultanan Melayu Melaka sampai ke jaman kolonial Portugis, Belanda, Inggris dan Jepang di Tanah Melayu.

Sebelum masuk lebih jauh ke dalam Museum Kapal ini, pengunjung harus membeli tiket dulu di loket bagian bawah kapal. Harga tiket RM 10 RM.

  1. Jonker Street

Jonker-Street,s ebuah tempat wisata di melaka yang menawarkan pengalaman belanaj dan kuliner yang otentik
Jonker Street. Image via: tripcanvas.com

Simak juga: daerah wisata di Singapura

Jonker street merupakan salah satu “turist attraction” di Melaka. Lokasinya berada di Melaka Chinatown, yang juga dikenal sebagai Jonker Walk atau Jalan Hang Jebat. Jonker Street juga sering dikenal dengan nama Antique Street karena disini masih bangun beberapa bangunan tua yang didirikan di periode masa ke 17.

Di tempat wisata di Melaka ini pengunjung akan menemukan stand-stand kecil yang menjual berbagai macam street food. Makanan yang dijual menggugah selera, mulai dari burger telur, sate telur puyuh, dimsum, kue lobak, fried oyster, dan masih banyak lagi lainnya.

Jika sudah merasa gerah, pengunjung juga mampu menemukan banyak sekali macam minuman yang segar, bahkan es campur.

Selain banyaknya makanan, pengunjung juga mampu membeli banyak sekali macam barang-barang lucu yang dapat dijadikan souvenir. Seperti gantungan kunci yang terbuat dari besi, gantungan yang mampu menyala, bahkan boneka.

Tempat wisata di Melaka ini hanya buka di hari Jumat, Sabtu dan Minggu mulai dari sore hingga malam hari sekitar pukul 11.

  1. Benteng A Famosa

A Famosa, sebuah tempat wisata di melaka berupa benteng yag berusia 500 tahun lebih
Benteng a Famosa. Image via: sumbersejarah1

A Famosa yaitu benteng Portugis di Kota Melaka, Malaysia. Benteng ini merupakan salah satu sisa arsitektur Eropa paling renta di Asia. Gerbang kecil yang disebut Porta de Santiago merupakan satu-satunya bagian benteng yang masih tersisa sampai sekarang.

Ketika memasuki pagar pembatas tempat wisata di Melaka ini pengunjung akan menemukan  beberapa meriam yang merupakan peninggalan Masa kemudian. Ketika memasuki benteng, maka pengunjung seolah memasuki gerbang penghubung antara abad silam dengan periode depan mirip lorong waktu. Keberadaan benteng ini seperti bisa mengajak untuk bernostalgia dengan kala silam.

Di daerah wisata di Melaka ini ada ruangan yang merupakan tumpukan watu bata merah dengan dominan cat putih yang sudah banyak terkelupas. Pengunjung juga bisa berduduk-duduk sementara sambil menikmati suasana yang ada disekeliling benteng.

Sebagai penghibur, di luar Benteng A’Famosa ini terdapat sketcher yang menggambarkan keseluruhan Benteng A’Famosa. Satu bagan rata – rata dijual dengan harga RM 10. Pengunjung mampu membawa pulang buah tangan yang cukup unik untuk kenang kenangan kunjungan ke benteng ini.

  1. Pantai Klebang

Pantai Klebeng sebuah tempat wisata di melaka yang kerap dijadikan lokasi bermain layangan
Pantai Klebang. Image via: tianchad.com

Pantai Klebang Melaka merupakan salah satu pantai yang populer di negeri Melaka, Malaysia yang letaknya berdekatan dengan Tanjung Kling. Daerah Klebang sendiri dibagi menjadi dua bab, ialah Klebang Besar dan Klebang Kecil.

Klebang menjadi bagian wilayah Melaka Tengah yang poisisnya berada di antara Bandar Melaka dan Sungai Udang. Pada final pekan ketika cuaca anggun, banyak orang datang ke Pantai Klebang untuk bermain layang-layang atau sekedar bersantai.

Kawasan rekreasi Pantai Klebang memang banyak dipakai sebagai areal untuk bermain layang-layang. Tempatnya yang luas serta angin yang besar lengan berkuasa sangat cocok untuk mengadu layang-layang. Di sekitar pantai pun banyak ditemukan para penjual layang-layang, seharga dari RM5, RM7 dan yang paling mahal adalah RM15.

Jika tidak ingin bermain-main di tepi pantai, nikmati saja Coconut Shake sambil duduk-duduk di gazebo tepi pantai. Melihat hamparan pasir dan gelombang ombak menghempas bisa menyegarkan pikiran.

  1. Dataran Pahlawan

Dataran pahlawan sebuah tempat wisata di melaka yang enawarkan kegiatan belanja yang menyenangkan.
Dataran satria. Image via: tripadvisor.co.id

Tempat wisata di Melaka berjenis wisata belanja ini merupakan sebuah sentra perbelanjaan yang cukup besar di Melaka. Di dalamnya terdapat aneka macam macam merk terkenal yang dijual di sini. Selain itu terdapat restoran hingga kafetaria yang mampu Anda kunjungi.

Dataran Pahlawan Melaka Megamall memang merupakan pusat perbelanjaan terlengkap yang sangat megah. Semua ada dan tersedia untuk memanjakan pengunjung, dari item fashion bermerk, banyak sekali gerai dengan menu masakan yang menarik hati, beragam produk perawatan, peralaan rumah tangga, dan masih banyak lagi.

Mall daerah wisata di Melaka ini memang berkonsep one stop shopping, yang sangat cocok dijadikan daerah berkumpul, bersenang-senang atau memburu barang-barang kesukaan. Mau sekedar makan-makan atau jalan-jalan, semua yang ada di  Dataran Pahlawan Melaka layak untuk dinikmati.

Jam operasional Dataran Pahlawan mulai jam 10.00 pagi – 21.00 malam.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni