11 Daerah Wisata Ponorogo, Berlibur Di Tanah Para Warok

Barisan Tempat wisata Ponorogo sama sekali tidak akan mengecewakan. Tidak akan rugi bila memasukkan nama-nama itu ke dalam daftar planning liburan. Mulai dari wisata alam gunung Wilis, sampai banyak pilihan wisata Selfie dataran tinggi.

Barisan Tempat wisata Ponorogo sama sekali tidak akan mengecewakan. Mulai dari wisata alam gunung Wilis, sampai banyak pilihan wisata Selfie dataran tinggi.
Wisata Ponorogo. Image via: indonesia-tourism.com

Sekilas Soal Ponorogo

Kabupaten Ponorogo dikenal dengan julukan Kota Reog atau Bumi Reog sebab daerah ini merupakan kawasan asal dari kesenian Reog. Ponorogo juga dikenal sebagai Kota Santri sebab memiliki banyak pondok pesantren. Salah satu yang populer yakni Pondok Modern Darussalam Gontor.

Setiap tahun pada bulan Suro, Kabupaten Ponorogo mengadakan suatu rangkaian acara berupa pesta rakyat adalah Grebeg Suro. Pada pesta rakyat ini ditampilkan berbagai macam seni dan tradisi. Diantaranya Festival Reog Nasional, Pawai Lintas Sejarah dan Kirab Pusaka, dan Larungan Risalah Doa di Telaga Ngebel.

Kabupaten Ponorogo mempunyai iklim yang mengalami dua ekspresi dominan, kemarau dan hujan. Curah hujan paling tinggi terjadi pada bulan Desember, Januari, dan Februari. Curah hujan terendah terjadi pada bulan Juli, Agustus, dan September. Suhu  rata-rata tertinggi 32,2 ℃ dan suhu rata-rata terendah 23,9 ℃.

Untuk mencapai Ponororgo bisa memakai angkutan udara.  Pengunjung mampu menentukan pesawat dengan tujuan Bandara Adi Sumarmo Solo, kemudian dilanjutkan dengan memakai taksi ke Ponorogo. Pilihan lainnya Bandara Internasional Juanda Surabaya, dilanjutkan dengan bis Ponorogo.

11 Tempat Wisata Ponorogo

  1. Gunung Wilis

Tempat wisata Ponorogo ini memiliki panorama puluhan air terjun yang masih alami. Gunung Wilis juga dipercaya sangat sakral karena menyimpan banyak situs, candi dan benda purbakala lainnya.
Gunung Wilis. Image via: mepauns

Simak juga: 11 kawasan wisata Kudus

Pegunungan Wilis membentang menyembunyikan keindahan alam yang luar biasa. Tempat wisata Ponorogo ini mempunyai panorama puluhan penderasan yang masih alami. Gunung Wilis juga dipercaya sangat sakral karena menyimpan banyak situs, candi dan benda purbakala lainnya.

Gunung Wilis memiliki tiga puncak utama ialah Puncak Wilis, Liman dan Limas. Puncak Limas (2300mdpl) jalur pendakian dari desa Bajulan, Nganjuk atau Goliman, Kediri. Puncak Ngiman (2535mdpl) jalur pendakian via Sedudo, Nganjuk atau Madiun atau Ponorogo. Puncak Wilis (2563mdpl) jalur pendakian via Besuki, Kediri atau Tulung Agung atau Trenggalek.

Bagi para pendaki, mendaki Gunung Wilis menawarkan pengalaman yang sangat menarik. Keadaan alam di tempat daerah wisata Ponorogo ini terbilang perawan. Disini ada beberapa jenis flora yang dilindungi. Seperti edelweiss aneka macam warna, anggrek. Ada juga fauna liar seperti kumpulan primata, spesies burung, dan beberapa binatang liar langka seperti Kijang bertandung panjang.

Gunung Segogor dan Gunung Picis, merupakan nature monument / hutan lindung yang berada di daerah Pegunungan Wilis. Nature monument ini berupa flora dan juga hewan yang langka. Pada dataran tinggi Arga Embag terdapat rawa-rawa dengan tanah yang bergoyang.

Lokasi:  Banaran, Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur

Tiket:-

Jam Buka: 24 Jam

  1. Telaga Ngebel

. Sepanjang jalan menuju tempat wisata Ponorogo ini ditemui pepohonan yang tumbuh menghadirkan sebuah kesejukan yang berbeda. B
Telaga Ngebel. Image via: @yanuaraprabowoo

Telaga Ngebel terdiri dari danau yang begitu luas. Sepanjang jalan menuju kawasan wisata Ponorogo ini ditemui pepohonan yang tumbuh menghadirkan sebuah kesejukan yang berbeda. Berjalan di sekitar telaga sangat disarankan. Merasakan sensasi yang berbeda dengan menghirup segarnya udara pagi.

Telaga ini seperti sebuah danau yang berada diatas pegunungan. Bisa jadi, ranupanenya Ponorogo. Dimana, masih banyak pohon-pohon yang bangkit kokoh. Menghadirkan pemandangan yang berbeda. Apalagi, dikala pengunjung naik ke atas bukit dan melihat dari atas. Sungguh, mata tidak akan bisa berkedip.

Namanya juga wisata air. Pasti ada beberapa wahana perihal air yang tersedia disana. DI kawasan wisata Ponorogo ini tersedia perahu motor dan juga becak air yang mampu dipesan dengan harga yang murah. Pengunjung bisa menikmati seluk beluk telaga dan memacu adrenalin dikala bahtera motor ini menambah kecepatannya.

Pagi hari adalah waktu yang sempurna untuk mengunjungi telaga. Lebih tepat lagi sebelum matahari terbit. Pengunjung dapat menyasikkan bagaimana proses matahari pagi itu muncul secara perlahan dari balik bukit. Keindahan momen ini tidak akan pernah bisa terulang.

Lokasi: Desa Ngebel, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Tiket: 10.000

Jam Buka: 07.00-18.00

  1. Bukit Cumbri

Sunset dan Sunrise bisa dilihat jelas dari puncak bukit tempat wisata Ponorogo ini
Bukit Cumbri. Image via: superadventure.co.id

SImak JUga: 11 kawasan wisata Lumajang

Berlokasi di perbatasan antara Ponorogo dan Wonogiri, menyebabkan Bukit Cumbri sebagai salah satu bukit indah yang mempunyai jalur pendakian yang cukup terjal. Namun, menarik dan uniknya, walau terjal – Bukit Cumbri juga mampu dinaiki oleh para pendaki pemula.

Dengan ketinggian hanya 638 mdpl, membuat pendakian kawasan wisata Ponorogo ini menjadi singkat. Sehingga bsia menjadi acara rekreasi. Lebih pada hiking dari pada pendakian gunung. Namund negan sedikit tantangan ala pendakian tentunya.

Bukit Cumbri adalah salah satu spot terbaik di Pnorogo untuk melihat Sunrise dan Sunset. Dua momen matahari tersebut mampu dilihat jelas dari puncak bukit tempat wisata Ponorogo ini. Bukit Cumbri semakin terkenal karena dua panorama tersebut.

Untuk mampu memperoleh pengalaman menyaksikan matahari terbenam, pengunjung harus tiba dari jam 4 sore. Pastikan sudah berada di puncak sebelum jam 5. Karena lembayung senja di atas Bukit Cumbri sangat sayang sekali jikalau dilewatkan begitu saja.

Lokasi: Perbatasan Ponorogo-Wonogiri Jawa TImur

Tiket: 2.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Gunung Beruk

Rumah pohon di tempat wisata Ponorogo ini, dipasang di pohon pinus yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter
Gunung Beruk. Image via: lifestyle.okezone.com

Berawal dari inisiatif kepala desa karang patihan, yang ingin memajukan potensi keindahan alam yang dimiliki desanya. Pada awalnya hanya menciptakan rumah pohon kecil di bukit Gunung Beruk. Lalu di foto dan di publikasikan ke media sosial.

Seiring dengan berjalanya waktu, ditambahkan beberapa wahana lain mirip sebuah kawasan untuk outbond. Ada berbagai kegiatan yang mampu pengunjung lakukan disini. Hal yang paling umum dilakukan oleh pengunjung adalah berfoto di atas sebuah Gardu Pandang dan juga bersantai di gazebo.

Rumah pohon di kawasan wisata Ponorogo ini, dipasang di pohon pinus yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter. Pengelola sudah menyediakan tangga yang terbuat dari besi untuk memudahkan pengunjung naik ke rumah pohon. Dari rumah pohon di pos ketiga ini, Anda mampu melihat Ponorogo dari ketinggian sekitar 750 meter di atas permukaan maritim.

Selain gardu pandang dan spot selfie romantis, di Tempat wisata Ponorogo ini juga ada ayunan tradisional yang mampu dimainkan. Salah satu ikon dari lokasi wisata ini adalah Gubuk Kopi yang ada di dalamnya. Terbuat dari kayu-kayu, sangat anggun dijadikan daerah untuk selfie.

Lokasi: Desa Karang Patihan, Balong, Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur

Tiket: 2.000

Jam Buka : 06.00-18.00

  1. Alun-Alun Ponorogo

Pemandangan gedung pemerintah kabupaten Ponorogo yang menjulang tinggi diantara bangunan kecil terlihat mencolok dari Alun-Alun tempat wisata Ponorogo ini.
Alun-Alun Ponorogo. Image via: bagi-in.com

Simak juga: 11 daerah wisata Ngawi

Alun-Alun Ponorogo merupakan daerah Tempat wisata Ponorogo yang cukup menonjol di tengah kota Ponorogo. Keberadaan te,pat wisata Ponorogo ini memiliki peranan penting sebab dikeliling beberapa bangunan pemerintahan dan daerah perkantoran.

Suasana di sekitar alun-alun terlihat sepi pada siang hari. Banyak warung kakilima yang berdiri mengeliling alun-alun gres mulai buka menjelang sore hari. Di bab tepi alun-alun bangun beberapa warung kakilima yang terlihat berbaris rapi. Sepertinya telah dilakukan penataan supaya daerah alun-alun tidak terkesan kumuh dan terlihat lebih menarik.

Alun alun Ponorogo terletak di tanah lapang berbentuk persegi dengan berbagai bangunan penting di sekitarnya. Setiap sudut alun alun ini terdapat patung singa dan macan. Patung-patung ini mengisyaratkan kalau Ponorogo ialah kota Reog.

Pemandangan gedung pemerintah kabupaten Ponorogo yang menjulang tinggi diantara bangunan kecil terlihat mencolok dari Alun-Alun tempat wisata Ponorogo ini. Pada sebuah sisi alun-alun terdapat pendopo kecil yang dapat digunakan untuk bersantai. Menurut gosip yang ada, di area tersebut disediakan akses internet gratis melalui wifi dan colokan listrik.

Lokasi: Jl. Alun-Alun Timur Barat, Ponorogo, Mangkujayan, Kec. Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur

tiket: –

Jam Buka: 24 Jam

  1. Bukit Mloko Sewu Pupus

tempat wisata Ponorogo ini cocok untuk tempat berlibur. Perpaduan nuansa alam dan spot kekiniannya menjadikan Mloko Sewu jadi magnet para traveler.
Bukit Mloko Sewu Pupus. Image via: solopos.com

Mloko Sewu bisa dibilang adalah salah satu wisata andalan gres di Ponorogo. Entah buat para generasi milenial maupun anak-anak, daerah wisata Ponorogo ini cocok untuk daerah berlibur. Perpaduan nuansa alam dan spot kekiniannya menjadikan Mloko Sewu jadi magnet para pengunjung.

Mloko Sewu bukan cuma membuatmu bisa menyaksikan keindahan Telaga Ngegel dari atas. Wisata yang bangun di atas lahan milik Perhutani seluas 1,5 hektar ini juga tersedia bermacam-macam spot foto yang intagenik.

Di daerah wisata PPonorogo ini terdapat banyak spot selfie. Namun ada tiga yang diandalkan. Yakni spot taman bunga dengan lansekap cantik di atas bukit. Kemudian spot pintu langit yang juga tidak kalah bagus. Terakhir juga spot perahu yang menjorok ke atas bukit. Terbaru ialah balon udara dengan pesona yang begitu unik dan Instagenic.

Uniknya, spot-spot selfie yang ditawarkan Tempat wisata Ponorogo ini kebanyakan eksklusif bisa menyaksikan keindahan dan kecantikan Telaga Ngebel. Bagi warga Ponorogo dan sekitarnya, Telaga Ngebel merupakan salah satu wisata Populer.

Lokasi: Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Jawa TImur.

Tiket: 10.000

Jam Buka: 09.00-18.00

  1. Air terjun Pletuk

Tempat wisata Ponorogo Air Terjun Pletuk, dikelilingi bukit. Air mengalir dari tebing setinggi 30 meter menuju lembah di tengah-tengah bukit.
Air terjun Pletuk. Image via: solopos.com

SImak juga: 11 kawasan wisata Jombang

Air terjun ini berada pada ketinggian 450 mdpl sehingga udara disekitar riam ini cukup acuh taacuh. Tempat wisata Ponorogo Air Terjun Pletuk, dikelilingi bukit. Air mengalir dari tebing setinggi 30 meter menuju lembah di tengah-tengah bukit.

Di obyek wisata Air Terjun Pletuk ini tersedia berbagai kemudahan penunjang seperti: toilet, mushola, warung makan, lokasi parkir yang luas dan climbing area untuk pecinta panjat tebing. Selain itu, di lokasi wisata Air Terjun Pletuk juga tersedia wahana flying fox dan jembatan gantung.

Sepanjang perjalanan menuju ke lokasi penderasan, Pengunjung disuguhi pemandangan menyejukkan berupa hamparan perkebunan cengkih yang hijau. Rerimbunan pohon di hutan yang dikelola Perhutani juga akan dilewati, sehingga perjalanan menuju lokasi wisata tidak membosankan.

Air mengalir dengan deras sampai badan akan basah dikala berdekatan dengan air yang jatuh. Pengunjung tempat wisata Ponorogo ini juga bisa main air di bawah air terjun. Namun tetap harus hati-hati, sebab terkadang ada kayu dan kerikil yang meluncur dari sumber air terjun.

Di lokasi itu pengunjung juga akan disuguhi kerikil-kerikil alam. Bukit kerikil itu biasanya dipakai mahasiswa Mapala dan masyarakat untuk kegiatan panjat tebing.

Lokasi: Kranggan, Setumbal, Jurug, Sooko, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur

Tiket: 5.000

Jam Buka: 08.00-17.00

  1. Air Terjun Sunggah

tempat wisata ponorogo Air terjun Sunggah mempunyai ketinggian 50 meter.
Air Terjun Sunggah. Image via: solopos.com

Air terjun Sunggah mempunyai ketinggian 50 meter. Dengan debit  air yang sangat deras  jatuh mengenai bebatuan besar  ada di bawahnya. Hal ini menyebabkan bunyi gemericik dan bulir bulir air menambah suasana asri di kawasan wisata Ponorogo ini.

Sumber mata air  berasal dari pegunungan terasa begitu cuek saat disentuh atau mengenai wajah. Selain masbodoh, air yang mengalir juga sangat jernih. Tidak hanya itu,  gerojokan Sunggah yang dibagian bawahnya dipenuhi banyak sekali jenis ikan ini terus mengalir sepanjang tahun.

Pada trend kemarau, suara gemericik air  terdengar hingga jauh.  Oleh masyarakat sekitar dijadikan pertanda datang musim kemarau. Pemandangan di sekitarnya juga masih alami. Air Terjun Sunggah bisa di nikmati dari kejauhan. Unutk mendekati kawasan wisata Ponorogo ini, pengunjung bisa dengan berjalan menuruni pematang sawah.

Di balik jeram terdapat goa besar di hiasi bebatuan. Untuk mencapai goa teladas butuh keahlian dan alat pengaman yang cukup. Oleh alasannya berbahanya spot goa ini pengelola menyarankan pengunjung untuk tidak masuk.

Lokasi: Dukuh Sambi, Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Ponororgo, jawa TImur

Tiket: 3.000

Jam Buka: 08.00-18.00

  1. Coban Lawe

. Suasana alam yang menyelimuti tempat wisata Ponorogo ini menandakan bahwa Coban Lawe ini dirawat dengan baik
Coban Lawe. Image via: ariewitantra.com

Simak juga: 11 daerah wisata Gorontalo

Saat berada di Coban Lawe kesan alami masih terlihat. Suasana alam yang menyelimuti tempat wisata Ponorogo ini pertanda bahwa Coban Lawe ini dirawat dengan baik. Ketenangan dan keindahan dari air yang turun dari Coban itu menenangkan diri.

Gemericiknya air dari sumber mata air yang mengalir menjadi pemandangan yang sangat indah. Coban atau penderasan mengalir setiap hari. Yang menarik dari Coban Lawe ini yakni air yang mengalir bersap-sap atau bertangga-tangga, sehingga dijadikan daerah bermain air.

Pada sap 2 Coban Lawe ini mempunyai ketinggian 11 meter di atas Coban Lawe 1. Waktu yang diperlukan sekitar 15 menit. JIk apengunjung belum puas dengan sap atau Coban Lawe 1 dan 2 dan masih menyimpan banyak tenaga, Anda mampu melanjutkan di sap 3 dan 4 yang jaraknya cukup jauh.

Suasana alami tempat wisata Ponorogo ini diperkuat dengan kicauan burung yang sesekali hinggap di dahan pohon. Suara burung yang tiba silih berganti berkombinasi dengan alunan butiran air yang turun dari ketinggian menambah suasana tampak sahdu.

Air yang mengalir begitu jernih. Sesekali saya mengusap air pada wajah. Betapa segarnya air ini. Di sekitar penderasan Coban Lawe ini ditumbuhi pula tumbuh-flora yang menghijau. Banyak tumbuh-flora hidup di sini.

Lokasi: Desa Krisik, Pegunungan, Krisik, Pudak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur

tiket: 5.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Air Terjun Kokok

Arus air yang mengalir di tempat wisata ponorogo ini cukup deras saat musim penghujan.
Air Terjun Kokok. Image via: tempatwisataseru.com

Air terjun ini terbilang masih alami dan perawan, karena masih jarang dijamah pengunjung. Lokasi daerah wisata Ponorogo yang cukup jauh dan curam menjadi salah satu kendala bagi pengunjung yang hendak berlibur di jeram ini.

Grojogan Kokok mempunyai keunikan dibanding gerojokan lain di Ponorogo. Air yang mengalir berasal dari Sungai Kokok di Kecamatan Sawoo. Grojogan Kokok mempunyai ketinggian sekira 30 meter dengan tiga riam yang mengalir dari celah bebatuan yang tertata alami.

Arus air yang mengalir di tempat wisata ponorogo ini cukup deras dikala isu terkini penghujan. Keindahan teladas ini juga disempurnakan dengan berbagai pohon yang tumbuh di sekitar sungai. Batu-batu besar berjejalan di sepanjang anutan sungai.

Di lokasi tersebut, pengunjung mampu berfoto dengan latar belakang air terjun yang menjulang tinggi. Selain itu, pengunjung juga mampu bermain air dan berendam di sungai. Namun, dikala hujan mengguyur, wisatawan diminta tidak berendam di sungai sebab setiap saat arus sungai bisa bertambah deras dan membahayakan.

Lokasi: Senarang, Temon, Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur

Tiket: 5.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Makam Batoro Katong

Makam ini menjadi salah satu cagar budaya di Ponorogo, karena bangunannya yang masih asli dan sejarah Batoro Katong yang merupakan penyebar agama Islam di wilayah tersebut.
Makam Batoro Katong. Image via: cendananews.com

Simak juga: 11 tempat wisata Pemalang

Masyarakat Bumi Reyog tentunya sudah tidak aneh lagi dengan cagar budaya Makam Batoro Katong. Sebelum mencapai makam daerah wisata Ponorogo ini, pengunjung mampu parkir kendaraan sejauh 200 meter di halaman rumah warga.

Lalu, begitu tiba di daerah cagar budaya ini, wisatawan disambut gapura putih bertuliskan, ‘Makam Batoro Katong’.Seusai berjalan melewati gapura mendekati makam, terdapat Masjid Batoro Katong sekaligus makam umum bagi warga Desa Setono.

Saat berkunjung, para wisatawan diperlukan menjaga moral dan adat ketika berada di makam. Tepat berada di dalam area makam, pengunjung tidak mampu leluasa masuk ke dalam, sebab terdapat pintu gerbang lagi yang menghubungkan antara makam dengan area masjid.

Setiap hari libur, biasanya ada saja pengunjung yang tiba mengunjungi Makam renta daerah wisata Ponorogo ini. Hal ini pun dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk berjualan aneka macam macam buah tangan dan souvenir khas Ponorogo.

Makam ini menjadi salah satu cagar budaya di Ponorogo, alasannya adalah bangunannya yang masih asli dan sejarah Batoro Katong yang merupakan penyebar agama Islam di wilayah tersebut. Karenanya pula, pada hari-hari tertentu, makam ini dipenuhi para peziarah. Tak hanya peziarah dari Ponorogo, namun juga peziarah dari luar kota dan kawasan.

Lokasi: Desa Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, jawa Timur

tiket: 2.000

Jam Buka: 08.00-17.00

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni