11 Daerah Wisata Sleman, Panorama Dataran Tinggi Di Kaki Merapi

Tempat wisata sleman didominasi oleh wisata alam dataran tinggi. Ini sesuai dengan lokasi Sleman yang memang berada di area gunung merapi. Namun ada juga daerah wisata budaya, mirip candi-candi dan museum-Museum berkualitas terbaik di Indonesia.

Tempat wisata sleman didominasi oleh wisata alam dataran tinggi. Ini sesuai dengan lokasi Sleman yang memang berada di area gunung merapi
Tempat Wisata Sleman. Image via: hot.liputan6.com

Sekilas Soal Sleman

Sleman  ialah sebuah kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Bagian utara kabupaten ini merupakan pegunungan, dengan puncaknya Gunung Merapi. Salah satu gunung berapi aktif yang paling berbahaya di Pulau Jawa.

Sleman kerap menyelenggarakan Festival Upacara Adat dan Tradisi Budaya Sleman. Dalam bazar ini, ditampilkan sejumlah upacara budpekerti dan tradisi budaya orisinil Sleman. Di antaranya, budaya Tunggul Wulung, Tingkeban atau Mitoni, Suran Mbah Demang, Tedhak Siten, Merti Desa, dan lain-lain. Menurut Aji, selain pelestarian, festival ini menjadi karya yang harus diaktualisasi.

Sleman berjarak 30 km dari kota Yogya. Jarak ini bisa ditempuh dengan kendaraan eksklusif, maupun umum, dengan waktu 1 jam perjalanan. Bagi pengguna Kreta Api, bsia menentukan statsiun tujuan Stasiun Tugu dan Lempuyangan, sebelum elanjutkan dengan kendaraan eksklusif atau Bus.

11 Tempat Wisata Sleman

  1. Candi Prambanan

Kecantikan candi Hindu tempat wisata Sleman ini tak tertandingi.
Candi Prambanan. Image via: @prambananpark

Simak juga: 11 kawasan wisata Kupang

Candi Prambanan dibangun pada masa ke-9. Menjulang setinggi 47 meter dengan ornamen yang mengagumkan. Kecantikan candi Hindu tempat wisata Sleman ini tak tertandingi. Candi Prambanan terletak 17 km ke arah timur dari pusat Kota Jogja.

Diperkirakan ada 240 candi besar dan kecil di kompleks Candi Prambanan. Namun, hanya 18 candi yang berhasil dipugar, sisanya adalah tumpukan batu yang berantakan.Tiga dari 8 candi utama disebut candi Trimurti (“tiga wujud”), dipersembahkan untuk 3 dewa Hindu tertinggi: Dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa.

Di seputaran candi kawasan wisata Sleman ini terdapat beberapa spot untuk mengambil foto terbaik. Antara lain spot Bu Ani, spot reruntuhan candi perwara, dan spot Syiwa Mandala. Untuk mampu mengambil foto seluruh candi, sebelum memasuki pelataran candi dari jalan utama, beloklah ke arah selatan.

Spot lain yang terkenal di kalangan fotografer ialah reruntuhan candi perwara sebagai foreground yang dramatis untuk candi-candi utama.

Lokasi: Jl. Raya Solo – Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo,Prambanan,Sleman,DI Yogyakarta,

Tiket: 25.000

Jam Buka: 06.00-17.00

  1. Candi Ratu Boko

Situs Candi ratu boko, tempat wisata Sleman ini, berada di atas bukit dengan ketinggian 200 meter. Diarea sekitar candi terdapat berbagai bangunan
Candi Ratu Boko. Image via: perempuan.me

Situs Candi ratu boko, daerah wisata Sleman ini, berada di atas bukit dengan ketinggian 200 meter. Diarea sekitar candi terdapat berbagai bangunan. Pintu gerbang masuk, pendopo, kawasan tinggal, kolam pemandian, dan juga pagar pelindung.

Gerbang situs ini terdiri dari 2 gerbang ialah, dalam dan juga luar yang terletak di bagian barat situs. Gerbang luar memiliki ukuran yang lebih kecil daripada Gerbang dalamnya yang merupakan sebuah gerbang utama keraton. Gerbang ini disusun dengan gapura paduraksa. Gerbang luar berjumlah 3 dan berjumlah 5 untuk Gerbang utama.

Ada pula tulisan Panabwara. Dimana diketahui Panabwara ialah nama anak dari Prabu Rakai Panangkaran. Menurut sejarah yang tercatat Prabu Rakai Panangkaran yaitu penguasa dari Kerajaan Ratu Boko.

Kompleks Candi tempat wisata Sleman ini ada sebuah bangunan yang ibarat candi yakni Batu Kapur dan Batu Putih di bagian timur bahari. Candi ini dinamakan dengan Batu kapur alasannya, fondasi dari candi ini adalah Batu Kapur. Hanya saja, bab atas dari candi ini sudah hilang.

Lokasi: Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta

Tiket: 30.000

Jam Buka: 06.00-17.00

  1. Candi Kalasan

Meskipun termasuk candi budha, Candi Kalasan tempat wisata Sleman ini merupakan candi yang terbuat dengan perpaduan kerajaan Budha dan Hindu.
Candi Kalasan. Image via: dolanyok.com

Simak juga: 11 daerah wisata Situbondo

Meskipun termasuk candi budha, Candi Kalasan tempat wisata Sleman ini merupakan candi yang terbuat dengan perpaduan kerajaan Budha dan Hindu. Candi Kalasan juga mampu disebut sebagai Candi Kalibening yang mempunyai 52 stupa.

Awalnya yang ditemukan di lokasi candi ini hanyalah Candi Kalasan tetapi setelah digali lebih dalam terdapat banyak bangunan candi lain yang ada disekitarnya. Selain Candi Kalasan dan bangunan-bangunan lainnya terdapat tiga buah candi kecil yang berada di ruang utama candi Kalasan yang berbentuk stupa.

Bentuk bangunan dari candi tempat wisata Sleman ini seperti bujur sangkar dengan ukuran 45 x 34 meter. Selain itu, ada 3 bagian dari candi tersebut yaitu mahkota, tubuh dan kaki candi. Dan ada 1 kamar utama dan 4 kamar lainnya yang berada di dalam Candi Kalasan.

Di Candi Kalasan juga terdapat Patung Dewa yang sangat menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Candi Kalasan. Patung Dewa tersebut bangun tegak dan membawa bunga teratai, adanya tahta yang berbentuk singa yang menjadi keindahan Patung Dewa tersebut. sehingga Patung Dewa tersebut yang menarik perhatian wisatawan untuk berfoto.

Lokasi: Jl. Raya Yogya – Solo, Suryatmajan, Danurejan, Daerah spesial Yogyakarta

Tiket: 5.000

Jam Buka: 06.00-18.00

  1. Candi Ijo

Candi Ijo merupakan candi tempat wisata Sleman yang letaknya paling tinggi di Yogyakarta
Candi Ijo. Image via: simphortour.com

Terletak di ketinggian 375 meter di atas permukaan bahari (Mdpl), Candi Ijo merupakan candi kawasan wisata Sleman yang letaknya paling tinggi di Yogyakarta. Dari ketinggian itu, sudah terbayang keindahan panorama perbukitan.

Disebut Candi Ijo, sebab candi yang dibangun sekitar masa ke-9 itu dibangun di sebuah bukit yang dikenal Bukit Hijau atau Gumuk Ijo. Penyebutan nama desa Ijo pertama kalinya disebut di dalam Prasasti Poh yang berasal dari tahun 906 Masehi.

Kompleks candi tempat wisata Sleman ini merupakan kompleks percandian yang berteras-teras yang semakin meninggi ke belakang yakni sisi timur dengan bagian belakang sebagai sentra percandian. Teras pertama merupakan teras berundak yang membujur dari barat ke timur.

Sedangkan bangunan pada teras teratas berupa pagar keliling dan delapan buah lingga patok. Di teras terakhir ini pula candi utama bangun lengkap dengan tiga candi perwara. Pada candi utama terdapat sebuah bilik dengan Lingga Yoni yang melambangkan Dewa Siwa yang menyatu dengan Dewi Parwati.

Lokasi: Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tiket: 5.000

Jam Buka: 06.00-18.00

  1. Blue Lagoon Jogja

Namun karena disekitar sungai memiliki suasana alam yang alami dan air yang jernih membuat para wisatawan penasaran ingin mengunjungi tempat wisata Sleman ini.
Blue Lagoon Jogja. Image via: explorewisata.com

Simak juga: 11 tempat wisata Tretes

Blue Lagoon ini sebetulnya hanya berupa sungai alami biasa. Namun alasannya disekitar sungai memiliki suasana alam yang alami dan air yang jernih menciptakan para wisatawan penasaran ingin mengunjungi daerah wisata Sleman ini.

Apabila melihat ke dalam kolam kawasan wisata sleman ini, akan terlihat gelembung-gelembung kecil yang muncul dari permukaan tanah. Hal itu menawarkan bahwa terdapat air yang terus menerus muncul dari permukaan tanah tersebut.

Pengunjung dapat berenang dan berendam di Blue Lagoon ini. Sangat kondusif tentunya. Para wisatawan dapat merasakan terapi pijat alami dengan berdiri di bawah pancuran buatan. Guyuran air tersebut akan mengenai tubuh kita dan menjadikannya lebih fresh.

Tempat ini juga telah didukung dengan beberapa akomodasi umum yang bisa digunakan untuk menunjang kenyamanan para pengunjung. Misalnya toilet umum, ruang ganti pakaian, bahkan juga beberapa warung makan kecil juga telah tersedia di area ini. Makara selain berenang anda juga mampu menikmati suasana alam yang asri sambil minum kopi atau sekadar duduk-duduk ngobrol dengan santai.

Lokasi: Widodomartani, Ngemplak, Kabupaten SLeman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Tiket: 10.000

Jam Buka:06.00-17.00

  1. Tlogo Putri Kaliurang

Di area tempat wisata Sleman ini terdapat juga jalur tracking dengan berjalan kaki memasuki hutan
Tlogo Putri Kaliurang. Image via: eksotisjogja.com

Tlogo Putri terletak di daerah lereng Selatan Merapi dan satu komplek dengan Bukit Plawangan Turgo dan hutan yang dikelola oleh Perhutani. Di area tempat wisata Sleman ini terdapat juga jalur tracking dengan berjalan kaki memasuki hutan dengan menyusuri jalan setapak sampai kesudahannya sampai di obyek wisata Kaliadem.

Terdapat banyak pilihan aktivitas wisata yang ditawarkan di Tlogo Putri. Mulai dengan jalan-jalan untuk mencari kawasan duduk yang enak untuk melepas kepenatan, naik kano, becak air, bermain jungkat-jungkit dan ayunan, bermain fliying fox, naik bianglala atau hanya sekedar foto-foto saja untuk mencari obyek yang menarik.

Di tempat wisata Sleman ini juga terdapat segerombolan simpanse yang sering menampakkan diri dan tidak terganggu dengan kedatagan para wisatawan. Monyet tersebut tidak akan mengganggu kecuali diganggu lebih dahulu.

Pertunjukan seni juga sering diadakan di kawasan ini. Seni yang digelar secara bergantian yang menampilkan grup-grup kesenian mirip jathilan, campur sari, topeng ireng, kubro siswo, orkes melayu, dangdutan, pentas di sebiah panggung yang berada di Tlogo Putri. Bagi yang akan menyaksikan pertunjukan ini tidak dipungut biaya alias gratis

Lokasi: Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tiket: 5.000

Jam Buka: 07.00-18.00

  1. Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang

Saat memasuki kawasan tempat wisata Sleman ini, pengunjung akan disambut dengan jalan setapak berbatu yang sudah tersusun rapi
Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang. Image via: ksmtour.com

Simak juga: 11 daerah wisata Kendari

Saat memasuki tempat tempat wisata Sleman ini, pengunjung akan disambut dengan jalan setapak berbatu yang sudah tersusun rapi. Dari gerbang masuk hingga menuju ke jeram, pengunjung perlu berjalan kaki sejauh 500 meter.

Di teladas, pengunjung dapat bermain air di bawah derasnya air yang mengalir dari ketinggian. Pengunjung akan mencicipi sensasi segar dari dinginnya air kaki gunung. Bagi yang kurang puas hanya bermain di gerojokan, di tempat ini juga terdapat kolam renang.

Pengunjung daerah wisata Sleman ini yang membawa anak dapat memanjakan sang anak di taman rekreasi anak. Di taman ini ada beragam jenis permainan anak mirip jungkat-jungkit dan ayunan. Selain itu ada juga wahana kereta api mini dan bianglala.

Bagi yang menyukai aktivitas ekstrim, pengunjung mampu mencoba wahana flying fox. Wahana ini mengajak pengunjung berseluncur dari ketinggian menyebrangi tebing.Bagi yang menyukai acara berkemah, kawasan ini menyediakan lahan yang mampu disewa untuk tempat berkemah. Arena kemah ini kerap digunakan oleh mahasiswa untuk acara malam keakraban.

Lokasi: Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah spesial Yogyakarta

Tiket: 8.000

Jam Buka:08.00-16.00

  1. Lava Tour Merapi

Di sepanjang jalan menikmati tempat wisata Sleman ini, pengunjung menyaksikan pemandangan yang beragam seperti perkampungan yang sudah rata dengan tanah, lautan pasir, hingga Merapi yang berdiri dengan megahnya.
Lava Tour Merapi. Image via: lavatourmerapi

Sesuai namanya Lava Tour Merapi, tentu saja aktivitas utama wisata ini adalah touring di Lereng Merapi memakai jeep terbuka. Di sepanjang jalan menikmati kawasan wisata Sleman ini, pengunjung menyaksikan pemandangan yang bermacam-macam seperti perkampungan yang sudah rata dengan tanah, lautan pasir, sampai Merapi yang bangkit dengan megahnya.

Pengunjung yang mengikuti Lava Tour Merapi akan diajak menyusuri kaki Merapi menggunakan jeep Willys buatan Amerika. Selain willys, ada juga kendaraan adventure lainnya yang tak kalah gagah. Rute yang ditempuh bermula dari Parkiran Tlogo Putri, Kalikuning, hingga bunker Kaliadem dan kembali lagi ke Kaliurang.

Semakin jauh rute yang kamu pilih, semakin banyak daerah yang bisa dilihat. Bahkan bila memilih paket Long Trip bisa mengunjungi makam Mbah Maridjan yang tersohor itu. Selama mengikuti paket wisata ini juga akan diajak singgah ke banyak sekali tempat yang memiliki kisah menarik.

Kalau suka momen sunrise, tak ada salahnya mengikuti Lava Tour Merapi paket sunrise di kawasan wisata Sleman ini. Melihat sunrise dari kaki gunung kawasan wisata Sleman ini niscaya akan mengakibatkan sensasi yang berbeda kalau dibandingkan dengan sunrise di bahari atau pun di puncak.

Lokasi:Tlogokuning, Merapi, Sleman, DI Yoyakarta

Tiket: 350.000

Jam Buka: 08.00-16.00

  1. Museum Seni Affandi

Dahulu tempat wisata Sleman ini adalah sebuah Galeri I yang dirancang sendiri oleh Affandi.
Museum Seni Affandi. Image via: @museumaffandi

Simak juga: 11 kawasan wisata Demak

Sejarah Museum Affandi Jogja ini berawal dari nama pelukisnya. Dahulu kawasan wisata Sleman ini yakni sebuah Galeri I yang dirancang sendiri oleh Affandi. Pembanguna Galeri I ini tamat pada tahun 1962 dan diresmikan pada tahun 1974 oleh Profesor Ida Bagus Mantra.

Di kawasan wisata Sleman Museum Affandi Sang Maestro Lukis Indonesia ini, pengunjung bisa melihat karya-karya sang pelukis. Ada banyak karya yang dipajang di museum ini. Karya-karya tersebut berasal dari seluruh inspirasi Affandi ketika masih hidup.

Denah Museum Affandi sendiri memiliki 3 macam jenis ruangan. Galeri I, II, dan III. Galeri I sebagai kawasan pembelian tiket dan permulaan tur. Galeri ini memuat sejumlah lukisan Affandi dari awal ia berkarya sampai kala akhir hidupnya.

Lukisan denah dan karya reproduksi ini diletakkan dalam 2 larik atas bawah. Diletakkan memanjang biar memenuhi ruangan yang berbentuk lengkung.

Menariknya di daerah ini ialah terdapat cafe Museum Affandi yang terletak di lantai bawah rumah. Rumah tersebut yakni rumah miliki Affandi. Cafe ini disebut engan Kafe Loteng yang menjual berbaai makana dan minuman bagi pengunjung.

Lokasi: Jl. Laksda Adisucipto No.167, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

tiket: 20.000

Jam Buka:09.00-16.00

  1. Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu menyajikan hal-hal yang berhubungan dengan bagaimana bangsawan Jawa berpikir dan menjalani kehidupan mereka. Di tempat wisata Sleman ini, semua hal itu berusaha ditampilkan untuk memberikan pengalaman penuh kepada pengunjung.
Museum Ullen Sentalu. Image via: nativeindonesia.com

Museum Ullen Sentalu menyajikan hal-hal yang berhubungan dengan bagaimana ningrat Jawa berpikir dan menjalani kehidupan mereka. Di kawasan wisata Sleman ini, semua hal itu berusaha ditampilkan untuk memperlihatkan pengalaman penuh kepada pengunjung.

Tidak seperti umumnya museum yang dikelola oleh negara, dimana pengunjungnya diberikan keleluasaan untuk berkeliling di dalam Museum,  di Museum Ullen Sentalu pengunjung tidak mampu melakukan hal itu.

Setiap pengunjung yang datang akan dimasukkan dalam kelompok-kelompok pengunjung. Setiap kelompok akan diberikan tur mengelilingi museum yang dipandu oleh seorang tur guide. Metode ini tentu ada alasannya. Pertama tentu saja alasan keamanan.

Mengenai pengelolaan, museum tempat wisata Sleman ini menerapkan “Experiencing Museum”. Yaitu museum yang memang harus dialami sendiri oleh pengunjung, bukan sekadar melihat dari foto-foto. Karena meski sudah melihat foto sekilas, pengalaman yang akan didapat setiap pengunjung akan sangat berbeda.

Koleksi museum ini awalnya berasal dari koleksi eksklusif bapak Haryono. Kemudian, sebab terpanggil melihat rendahnya minat generasi muda terhadapp kebudayaan jawa, maka dia membuka museum ini. Keprihatinan ia itu digambarkan dengan relief candi borobudur yang dipasang miring pada spot foto utama di halaman museum.

Lokasi: Jalan Boyong, Km 25, Hargobinangun, Kaliurang Barat, kabupaten Sleman.

Tiket: 40.000

Jam Buka: 08.30-16.00

  1. Museum Monumen Jogja Kembali

Tempat wisata Sleman Monumen Jogja Kembali merupakan museum sejarah perjuangan kemerdekan negara Indonesia
Museum Monumen Jogja Kembali. Image via: inspiratormedia.id

Simak juga: 11 kawasan wisata Singkawang

Monumen Jogja Kembali berbentuk seperti kerucut dengan terdiri dari 3 lantai yang dilengkapi perpustakaan dan ruangan serbaguna. Pada pintu masuk Monumen Jogja Kembali terdapat sebuah tulusan nama-nama pahlawan yang jumlahnya sekitar 422 nama satria yang gugur kurun 19 Desember 1948-29 Juni  1949.

Tempat wisata Sleman Monumen Jogja Kembali merupakan museum sejarah perjuangan kemerdekan negara Indonesia. Monumen  Jogja Kembali sering dikenal dengan sebutan Monjali yang merupakan simbol kembalinya pemerintahan Republik Indonesia sesudah kala penjajahan Belanda.

Pada ruangan lantai 1 di dalam museum daerah wisata Sleman ini terdapat berbagai benda-benda koleksi seperi realia, replika, heraldika, dokumen, senjata, serta bentuk replika dapur umum dalam perang kemerdekaan pada tahun 1945-1949. Ada juga tandu serta andong yang digunakan Panglima Indonesia ialah Jendral Sudirman.

Pada lantai 2 museum ini terdapat sekitar 10 Diorama, yang menggambarkan perjuangan para hero Yogyakarta yang berada di Jogjakarta untuk mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia dari penjajahan Belanda.

Sedangkan pada lantai 3 yang dinamai dengan ruang Garbha Graha. Monumen Jogja Kembali diresmikan oleh Presiden Indonesia yang kedua yaitu Bapak Soeharto pada tanggal 6 Juli 1989. Pembangunan museum ini memerlukan waktu selama 4 tahun di atas lahan dengan luas mencapai 5 hektar.

Lokasi: Jl. Ringroad Utara, Jongkang, Sariharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Tiket: 10.000

Jam Buka: 09.00-21.00

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni