11 Kawasan Wisata Bangka, Dari Rumah Pengasingan Sampai Jembatan Emas

Pulau Bangka merupakan yang terluas di Provinsi Bangka Belitung. Di pulau ini terdapat Kota Pangkal pinang yang merupakan ibukota Provinsi. Tempat wisata Bangka banyak tersebar di area sekitar kota pangkal Pinang. Kondisi ini memudahkan dari segi transportasi.

Tempat wisata Bangka banyak tersebar di area sekitar kota pangkal Pinang. Kondisi ini memudahkan dari segi transportasi.
Tempat Wisata Bangka. Image via: hargatiket.net

Sekilas Soal Bangka

Pulau Bangka ialah sebuah pulau yang terletak di sebelah timur Sumatra. Bangka berdasarkan bahasa sehari-hari masyarakat Bangka mengandung arti “sudah bau tanah” atau “sangat bau tanah”, sehingga pulau Bangka dapat diartikan sebagai “pulau yang sudah tua”.

Kata bangka mampu juga berasal dari kata wangka yang artinya timah. Karena di tempat ini ditemukan bahan galian timah, maka disebut Pulau Timah. Karena pergeseran atau bunyi bahasa yang berubah maka masyarakat lebih lekat memanggil pulau ini dengan kata Pulau Bangka atau pulau bertimah.

Iklim Pulau Bangka ialah tropis Type A dan Dengan animo hujan rata-rata terjadi pada bulan Oktober hingga April. Musim penghujan dan kemarau di Kabupaten Bangka juga dipengaruhi oleh dua demam isu angin, yaitu muson barat dan muson tenggara.

Pengunjung dari luar provinsi dapat naik pesawat terbang menuju Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang ataupun Bandara H A S Hanandjoeddin di Tanjung Pandan. Pangkal Pinang berada di Pulau Bangka, sementara Tanjung Pandan berada di Pulau Belitung.

11 Tempat Wisata Bangka

  1. Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah pengasingan tempat wisata Bangka ini berarsitektur kolonial berdiri di bagian puncak bukit.
Rumah Pengasingan Bung Karno. Image via: liputan6.com

Simak juga: 11 daerah wisata Magetan

Pesanggrahan Menumbing, begitu nama komplek vila yang letaknya 12 Km dari Kota Muntok ini. Mulai 22 Desember 1928-7 Juli 1949, kawasan ini dijadikan rumah pengasingan para pemimpin RI. Bung Hatta, Pringgodigdo, Komodor Surya Darma, Assa’at, Ali Sastroamidjodjo, Moch Roem, Presiden Bung Karno pernah diasingkan di sini.

Rumah utama daerah wisata Bangka ini berarsitektur kolonial berdiri di bagian puncak bukit. Tanpa harus membayar tiket masuk, pengunjung bisa berkeliling rumah tua ini. Bagian dalamnya terdiri dari beberapa ruangan, termasuk ruang pertemuan dan ruang tidur Bung Karno pada kala itu.

Sejumlah foto-foto kenangan tertempel rapi di ruang kerja Bung Karno. Perabotannya masih asli, begitu pula letak tiap furniturnya. Foto-foto para pemimpin RI terpampang besar-besar di ruang pertemuan. Di ujung ruangan ini, terdapat mobil BN 10 yang pernah dipakai oleh Bung Hatta.

Kamar Bung Karno di tempat wisata bangka ini cukup sederhana, terdiri dari 2 kasur serta lemari dan kamar mandi. Usai berkeliling, traveler bisa naik ke atap bangunan dak beton yang rata untuk melihat pemandangan hijau Bukit Menumbing.

Alamat: Bukit Manubing, Muntok, Pulau Bangka, Bangka

Tiket: Gratis

jam Buka: 07.00-18.00

  1. Puri Tri Agung Bangka

Bangunan tempat wisata Bangka itu berbentuk bulat dengan tinggi hampir 30 meter.
Puri Tri Agung Bangka. Image via: airpaz.com

Puri Tri Agung yang berada di jalur lintas timur Bangka berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Pangkal Pinang. Bangunan daerah wisata Bangka itu berbentuk lingkaran dengan tinggi hampir 30 meter. Luasnya pekarangan membuat pengunjung leluasa menikmati indahnya pemandangan.

Pantai Pagoda Vihara Puri Tri Agung sendiri merupakan pantai paling panjang yang ada di kota sungailiat kabupaten Bangka tak heran pemandangan yang akan kita saksiskan ialah hamparan pasir luas dan putih.

Tempat wisata Bangka Puri Tri Agung melambangkan tiga pedoman Tri Darma yang terdiri dari anutan Konfutse, Budhisme, dan Taoisme. Pengikut ajaran Konghucu tidak hanya dapat berwisata, namun juga mampu melakukan ibadah di sana.

Sebagian masyarakat Bangka mengenal pagoda vihara Puri Tri Agung ini sebagai pagoda kuil saolin mengingat perencanaan beberapa biksu dan saolin akan mendiami Vihara ini. Keberadaanya yang menghadap lautan lempas mengakibatkan sensasi tersendiri. Kita bisa pribadi melihat hamparan lautan lepas yang bewarna biru sempurna di depan pagoda.

Alamat: Pantai Tikus, Parit Padang, Sungai Liat, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung

Tiket: Gratis

Jam Buka: 24 Jam

  1. Pulau Ketawai

Pulau Ketawai tidak berpenghuni dan hanya dijaga oleh satu orang penjaga. Luas pulau tempat wisata Bangka ini  sekitar 28 hektar.
Pulau Ketawai. Image via: bisniswisata.co.id

Simak juga: 11 kawasan wisata Tuban

Pulau Ketawai tidak berpenghuni dan hanya dijaga oleh satu orang penjaga. Luas pulau tempat wisata Bangka ini  sekitar 28 hektar.

Sepanjang pulau, pengunjung akan menemukan ratusan pohon kelapa yang ditanam oleh penduduk Desa Kurau. Pohon kelapa ini tumbuh subur dan buah-buahnya suka berjatuhan di tepian pantai tanpa ada yang mengambilnya.

Dengan airnya yang jernih dan cukup damai, pengunjung mampu main air atau snorkeling dan juga bersantai di atas pasir pantai yang bersih. Pantai di pulau ini jernih dan ikan-ikan bisa terlihat berenang kesana kemari dengan mata telanjang.

Buat yang tiba ramai-ramai dan memang suka camping, daerah wisata Bangka ini ideal untuk mendirikan tenda di tepi pantai. Bebas dan gratis. Pengunjung hanya diharapkan tetap menjaga kebersihan. Sampah-sampah sisa berkemah dibawa pulang.

Jarak dari sentra kota Pangkal Pinang ke Desa Kurau sekitar 30 kilometer yang mampu dicapai dalam waktu sekitar 1 jam berkendara. Setelah hingga di desa, kau cari nelayan setempat yang mampu mengantarkan ke pulau.  Tarif sewa perahu motor umumnya sih sekitar Rp800.000 pulang pergi dengan kapasitas 10 orang penumpang.

Alamat: Kurau, Koba, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung

Tiket: 50.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Pulau Pelepas

Mercusuar tempat wisata Bangka ini dibuat dengan konstruksi berbahan lempengan plat baja dengan bentuk persegi.
Pulau Pelepas. Image via: jelajahbangka.com

Sebagian besar masyarakat Bangka mengenal Pulau Pelepas dengan nama Pulau Lampu karena dari pulau tersebut terpancar cahaya lampu sebagai penerangan bagi pelayaran di Selat Bangka, bahari yang terletak di antara pulau Bangka dan Sumatera.

Cahaya lampu tersebut berasal dari sebuah mercusuar kuno yang telah ada sejak jaman pemerintahan kolonial Belanda. Mercusuar H.M. Koningin Wilhelmina ini dibangun pada tahun 1893. Itu yang terpampang pada plakat besi yang menggantung di pintu Mercusuar.

Mercusuar tempat wisata Bangka ini dibentuk dengan konstruksi berbahan lempengan plat baja dengan bentuk persegi. Antara satu lempengan dengan lempengan lainnya dihubungkan dengan mur dan baut yang juga terbuat dari baja. Untuk mencapai bagian atas, didalamnya dibangun tangga yang melingkar.

Tinggi Mercusuar tempat wisata Bangka ini sekitar 50 meter. Dari puncaknya kita mampu melihat pemandangan maritim yang luar biasa, keindahan pulau – pulau lain disekitarnya, juga memandang Pulau Bangka di seberang. Untuk menjangkau pulau ini, diperlukan sekitar setengah jam dari dermaga desa Tanjung .

Pulau ini masih sangat alami, sebab memang dikategorikan sebagai pulau tak berpenghuni. Hanya ada 5 orang yang mendedikasikan diri untuk tinggal di sana. Merekalah yang bertanggung jawab atas Mercusuar. Jangkauan lampu sorot dari Mercusuar di Pulau Pelepas mencapai 16 mil atau sekitar 30 km.

Alamat: Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Propinsi Bangka Belitung

Tiket: –

Jam Buka: 24 Jam

  1. Pantai Tanjung Bunga

Pengunjung tempat wisata Bangka ini dapat melihat hilir mudik kapal penumpang dan barang. Kapal itu keluar masuk pelabuhan Pangkal Balam, melalui laut lepas di kawasan pantai Pasir Padi dan Tanjung Bunga.
Pantai Tanjung Bunga. Image via: tiket.com

Simak juga: 11 daerah wisata Cilacap

Tanjung Bunga yakni pantai landai dan berbatuan yang memiliki karakteristik unik. Pantai tempat wisata Bangka ini terletak sebelah selatan Pantai Pasir Padi. Pada bab arah ke darat Tanjung Bunga memiliki satu kawasan berbukit dengan panorama yang sangat indah kearah bahari.

Pengunjung daerah wisata Bangka ini mampu melihat hilir mudik kapal penumpang dan barang. Kapal itu keluar masuk pelabuhan Pangkal Balam, melalui bahari lepas di daerah pantai Pasir Padi dan Tanjung Bunga.

Dulu katanya pantai tempat wisata Bangka  ini sempat menjadi tempat tambang inkonvensional yang dikelola oleh masyarakat secara mampu berdiri diatas kaki sendiri. Akibatnya, sempat terjadi banyak kerusakan di pantai ini yang mengurangi keindahannya.

Tanjung Bunga memiliki kontur pantai landai dan bebatuan yang mempunyai karakteristik unik. Pantai ini di dominasi oleh bebatuan yang berwarna kemerahan. Pada bab arah ke darat Tanjung Bunga ini mempunyai satu tempat berbukit dengan panorama yang sangat indah ke arah maritim.

Bagi pengunjung dengan pecinta wisata minat khusus, lokasi Tanjung Bunga sangat cocok dalam petualangan dengan menyusuri pantai dan alam perbukitan.

Alamat : Ujung selatan pantai Pasir Padi, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung

Tiket : –

Jam Buka : 24 jam

  1. Pantai Panganak

, kelompok pengelola tempat wisata Bangka ini membangun fasilitas menarik di pantai ini
Pantai Panganak. Image via: pulau-bangka

Pulau Bangka mempunyai terkenal dengan objek wisata pantainya yang indah. Salah satunya ialah Pantai Bum Penganak yang terletak di Kecamatan Parit Tiga. Hamparan pasir putih yang dihiasi bebatuan granit bermacam-macam bentuk dalam ukuran raksasa menjadi daya tarik tersendiri.

Tergerak oleh keindahan Pantai Bum Penganak, sekelompok anak muda dari desa setempat berusaha memperkenalkan dan membangun akomodasi sederhana di lokasi tersebut. Kelompok swadaya masyarakat yang beranggotakan tujuh orang ini mempromosikan dan membangun fasilitas.

Tahap awal, kelompok pengelola daerah wisata Bangka ini membangun akomodasi kamar mandi sederhana bagi para pengunjung. Pengunjung cukup membayar Rp 2.000 untuk toilet dan Rp 5.000 untuk mandi. Seiring perjalanan waktu, Pantai Bum Penganak telah dilengkapi beberapa gazebo dan bangku-bangku bagi para pengunjung.

Untuk bisa sampai ke patai kawasan wisata Bangka ini, pengunjung bisa menempuh jalan dengan memakai kendaraan roda dua atau pun bisa menggunakan kendaraan roda empat. Bagi pengunjung dari luar kecamata parit tiga, kelelahan yang dirasa akan terbayar lunas dengan keindahan pantai penganak.

Alamat: Kecamatan Parit Tiga Jebus Kabupaten Bangka Barat, Bangka, Bangka Belitung

Tiket: –

Jam Buka: 24 Jam

  1. Pantai Turun Aban

Pantai tempat wisata Bangka Turun Aban, terletak di sisi timur Bangka. Pasir yang putih, air yang biru, dan juga batuan khas Bangka semakin mempercantik pantai satu ini.
Pantai Turun Aban. Image via: travel.detik.com

Simak juga: 11 tempat wisata Pasuruan

Pantai tempat wisata Bangka Turun Aban, terletak di sisi timur Bangka. Pasir yang putih, air yang biru, dan juga batuan khas Bangka semakin mempercantik pantai satu ini. Hal unik yang membedakan pantai ini dengan pantai Bangka lainnya ialah adanya pohon yang tumbuh di setiap bebatuan granit disana.

Dulu, Pantai Turun Aban terkenal dengan nama Pantai Teluk Limau. Saat sekelompok mahasiswa dari salah satu akademi tinggi ternama di Pulau Bangka yang melakukan acara KKN, dibuatkan papan nama Turun Aban. Akhirnya nama itu yang dikenal publik.

Pantai ini lebih terlihat mirip teluk dengan ukuran pantai yang tidak terlampau panjang. Namun, pengunjung disarankan lebih berhati-hati dikala sedang menikmati air di pantai ini, sebab ombak tinggi mampu saja tiba dengan tiba-tiba.

Hal lain yang dapat dilakukan di pantai ini ialah pengunjung mampu naik ke perbukitan yang berbentuk seperti tanjung di sebelah selatan. Seketika pengunjung akan dibuat takjub dengan suguhan daerah wisata Bangka di Pangkalpinang ini.

Wisatawan juga bisa naik batuan granit raksasa di bab utara pantai, dan melihat keindahan laut timur Pulau Bangka, serta kecantikan Pantai Tanjung Kelayang dari kejauhan.

Alamat : Sinar Baru, Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung

Tiket: 5.000

Jam Buka : 24 jam

  1. Pantai Batu Tambun

, di pantai tempat wisata Bangka yang menghadap langsung ke perairan Selat Gaspar ini, terhampar begitu banyak batu bak sengaja dihamburkan.
Pantai Batu Tambun. Image via: travel.detik.com

Pantai Batu Tambun terletak di sisi timur Pulau Pongok, atau sekitar 8 kilometer dari pusat desa. Sebagaimana namanya, di pantai ini memang begitu banyak kerikil granit khas Pulau Bangka, dari ujung pantai satu ke ujung pantai yang satunya lagi.

Tambun dalam bahasa lokal artinya ialah banyak, sehingga Batu Tambun berarti batu yang jumlahnya banyak. Betapa tidak, di pantai kawasan wisata Bangka yang menghadap eksklusif ke perairan Selat Gaspar ini, terhampar begitu banyak watu bak sengaja dihamburkan.

Laut di pantai daerah wisata Bangka ini masih terjaga dengan tepat. Terumbu karang misalnya, dengan mata telanjang sekalipun mampu disaksikan dengan jelas dari atas kapal yang hendak menepi atau meninggalkan pulau itu.

Pengunjung mampu menikmati keindahan alam bawah lautnya yang begitu mempesona. Bahkan dikala bersnorkeling pengunjung mampu menemui ikan seperti clown fish yang benar-benar anggun yang biasanya hidup di terumbu karang

Lokasi : Jl. Pulau Belitung, Air Itam, Bukit Intan, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung

Tiket : Rp 10.000

Jam Buka : 24 jam (Senin-Minggu)

  1. Bangka Botanical Garden

Tempat wisata Bangka Bangka Botanical Garden ini menggunakan sistem terpadu. Peternakan, perikanan, dan perkebunan saling mendukung guna mensukseskan konsep zero waste
Bangka Botanical Garden. Image via: ksmtour.com

Simak juga: 11 kawasan wisata Pacet

Tempat wisata Bangka Bangka Botanical Garden ini memakai sistem terpadu. Peternakan, perikanan, dan perkebunan saling mendukung guna mensukseskan konsep zero waste yang dikembangkan PT Donna Kembara Jaya dan PT Putra Bangka Mandiri selaku pihak pengelola.

Zero waste merupakan peminimalisasi limbah dan sisa produksi. Apabila terdapat limbah, sisa tersebut dapat digunakan kembali sebagai bahan yang berguna untuk produksi lainnya. Hal ini akan menjaga keseimbangan lingkungan hidup.

Wilayah daerah wisata Bangka BBG dikelilingi tumbuhan perdu. Jenis kelompok pohon yang memiliki ketinggian di bawah 6 meter. Bagai pagar hias yang indah saat berkeliling di daerah BBG. Belum lagi pohon pinus yang menjulang tinggi di salah satu daerah yang menambah kesan permai nan hijau saat berkunjung ke sini.

Pada sektor peternakan, BBG memiliki rumah kayu. Rumah ini merupakan tempat pemeliharaan sapi perah dan sapi potong yang dimanfaatkan susu serta dagingnya. Dengan jumlah mencapai 400 ekor, sapi perah di BBG mampu menghasilkan 250 liter susu per harinya.

Wisata kuda juga mampu dinikmati ketika berkunjung ke sini. Terdapat lapangan terbuka yang dikhususkan untuk kuda-kuda mencari makan. Bahkan bila mempunyai hobi berkuda, pengunjung bisa menunggangi kuda dengan didampingi oleh orang yang hebat.

Alamat : Jl. Raya Pasir Padi – Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Air Itam, Bukit Intan, Air Itam, Bukit Intan, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung

Tiket : –

Jam Buka : 08.00-18.00

  1. Jembatan Emas

Keunikan jembatan tempat wisata Bangka ini terlihat dari fungsinya. Dimana jembatan ini memakai teknologi bascule.
Jembatan Emas. Image via: yukberwisata.org

Jembatan Emas memiliki Panjang sekitar 785 meter, dengan lebar 23 meter dan membentang di atas ajaran Sungai Pangkal Balam, wilayah Ketapang, Pangkal pinang. Jembatan yang menghabiskan anggaran Rp 400 miliar ini menjadi salah satu jembatan terunik di Indonesia.

Keunikan jembatan tempat wisata Bangka ini terlihat dari fungsinya. Dimana jembatan ini memakai teknologi bascule. Yang artinya bisa dibuka tutup ketika ada kapal-kapal besar melintas di sekitar pelabuhan yang tak jauh dari jembatan emas.

Setiap sore, jembatan yang dioperasikan sejak enam bulan lalu ini selalu ramai dikunjungi muda mudi dan keluarga, warga Pangkalpinang dan Bangka, yang ingin menikmati indah alam kota timah itu.

Tempat wisata Bangka ini tidak hanya menawarkan kemegahan konstruksi semata. Namun juga dihiasi lampu-lampu LED yang di periode malam hari. Menjadi spot terbaik fotografi bagi wisatawan untuk mengabadikan.

Tidak jauh dari jembatan emas, pengunjung mampu melihat keindahan pantai-pantai lainya di Bangka mirip Pantai Air Anyir, Pasir Padi dan PLTU Air Anyir. Bahkan masyarakat yang lewat juga mampu berhenti sejenak menikmati keindahan jembatan ini dan berfoto bersama icon kebanggaan masyarakat Bangka ini.

Alamat : Ketapang, Pangkal Balam, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung

Tiket : –

Jam Buka : 24 Jam

  1. Danau Biru Air Bara

. Danau Kaolin tempat wisata Bangka ini adalah sebuah danau yang memiliki warna daratan yang putih bersih layaknya hamparan salju, dan air danau yang berwarna biru muda.
Danau Biru Air Bara. Image via: infopromodiskon.com

SImak juga: 11 kawasan wisata Aceh

Danau yang disebut-sebut seperti dengan danau yang ada di Islandia ini terletak di Desa Air BaraBangka Selatan. Danau Kaolin kawasan wisata Bangka ini yakni sebuah danau yang mempunyai warna daratan yang putih bersih layaknya hamparan salju, dan air danau yang berwarna biru muda.

Danau ini bukan berasal dari kawah gunung, namun danau ini terbentuk dari bekas tempat pertambangan Kaolin. Pertambangan itu  yang telah ditinggalkan. Dengan sendirinya, bekas galian tersebut dibentuk oleh “tangan-tangan” alam menjadi sebuah danau yang indah.

Saat mendekati danau daerah wisata Bangka ini, pengunjung akan melihat betapa jernihnya air di Danau Kaolin Air Bara. Meskipun merupakan bekas pertambangan, air di danau ini tetap jernih dikarenakan sifat kaolin yang merupakan mineral tanah liat murni yang tidak berbahaya bagi insan, asalkan tidak diminum.

Banyak warga dan bawah umur yang menggunakan air danau ini untuk beraktivitas seperti mandi dan renang. Kondisi ini menyebabkan pengunjung yang berkunjung tidak hanya mampu menikmati keindahan danau ini saja, namun juga mampu bermain ataupun berenang menikmati kejernihan air Danau Kaolin Air Bara.

Alamat: Jl. Raya Gadung, Ranggas, Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Tiket : –

Jam Buka : 07.30-18.00

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni