11 Kawasan Wisata Di Kamboja, Cantiknya Negeri Hening Dan Makmur

Kuil dan reruntuhan kuno merupakan andalan kawasan wisata di kamboja. Semua reruntuhan itu seakan memberitakan mengenai kejayaan periode lampau di negeri ini. Sehingga pantas negeri ini dinamakan Kambuja. Yang dalam bahasa Sansekerta artinya “Negeri Kedamaian dan Kemakmudan”.

Kuil dan reruntuhan kuno merupakan andalan tempat wisata di kamboja.
Tempat Wisata di Kamboja. Image via: worldatlas.com

Sekilas Soal di Kamboja

Kerajaan Kamboja yakni sebuah negara berbentuk monarki konstitusional. Negara ini merupakan penerus Kekaisaran Khmer yang pernah menguasai seluruh Semenanjung Indochina antara abad ke-11 dan 14.

Menjelang kemerdekaan, Republik Indonesia banyak membantu negara Kamboja ini. Buku taktik perang karangan perwira militer Indonesia banyak digunakan oleh militer Kamboja. Oleh akibatnya, para calon perwira di militer Kamboja, wajib mencar ilmu dan dapat berbahasa Indonesia.

Terletak di jantung Asia Tenggara, Kamboja yakni dunia tersendiri. Kunjungan ke Kamboja akan disambut dengan keindahan alam dan warisan yang kaya. Kompleks candi besar yang berusia berabad-era, beragam satwa liar, hutan hujan tropis kuno, pantai, dan lanskap pedesaan.

Ibukota dan kota terbesar di Phnom Penh memiliki fasad kolonial klasik, yang bertahan bersama berkilauan restoran gres, pagoda emas-runcing, dan pasar yang ramai. Siem Reap bangun sebagai daya tarik utama. Di sana ada warisan kompleks candi Angkor yang luas.

Penduduk Khmer merupakan penduduk orisinil Kamboja yang dikenal sangat ramah. Mereka biasanya melaksanakan gestur tubuh yang disebut Sompiah. Sompiah yaitu bentuk sapaan salam khas dengan mengatupkan kedua tangan seraya tersenyum dan sedikit membungkukkan tubuh.

Tempat Wisata di Kamboja

  1. Ankor Wat

Tempat wisata di Kaboja ini adalah sebuah gugus bangunan candi, yang merupakan salah satu monumen keagamaan terbesar di dunia.
Ankor Wat. Image via: pinterest.es

Simak juga: kawasan wisata di Dubai

Angkor Wat, dalam bahasa lokal artinya”candi kota”. Tempat wisata di Kaboja ini yaitu sebuah gugus bangunan candi, yang merupakan salah satu monumen keagamaan terbesar di dunia. Keseluran kompleks memeiliki luas 1.626.000 m2.

Kompleks kawasan wisata di Kamboja ini mula-mula dibangun sebagai candi agama Hindu Kerajaan Khmer yang dibaktikan untuk tuhan Wisnu, namun lambat laun menjelma candi agama Buddha menjelang selesai periode ke-12.

Bangunan candi Ta Prohm menjadi spot yang paling diincar pengunjung untuk berfoto. Akar pohon yang tumbuh menutupi bangunan candi Ta Prohm menjadi keunikan tersendiri yang menyebabkan candi tersebut kian menarik.

Selanjutnya candi yang tak boleh dilewati adalah Bayon Temple. Berbeda dengan candi yang identik dengan bangunan, Bayon dipenuhi dengan pahatan berbentuk wajah. Total terdapat 54 candi berbentuk kepala yang memiliki empat sisi wajah.

Untuk masuk ke Angkor Wat, para wisatawan harus membeli tiket sebesar 20 dolar AS. Namun, luasnya yang mencapai 200 kilometer persegi menciptakan Angkor Wat tak cukup untuk dikunjungi hanya dalam sehari. Tersedia juga tiket terusan seharga 30 dolar AS untuk kunjungan tiga hari.

  1. Istana Kerajaaan

Sebelah selatan tempat wisata di kamboja ini terdapat Pusaka Kerajaan, sebuah paviliun yang menampung barang kenangan kerajaan dan artefak, mulai mahkota penobatan hingga berbagai barang milik raja.
Istana Kerajaaan . Image via: worldbeautifullplaces

Pandangan sekilas ke Istana Kerajaan Kamboja sudah cukup untuk memastikan bahwa bangunan ini dibangun untuk para raja dan ratu. Atap yang disepuh dan arsitektur Khmer yang sungguh menawan pada tempat wisata di kamboja yang mendominasi Phnom Penh ini.

Istana ini telah dihuni oleh kerajaan Kamboja semenjak pembangunan pada tahun 1866, di lokasi bekas kota renta Phnom Penh. Penghuni pertama yakni Yang Mulia Prah Bat Norodom, kakek buyut raja ketika ini.

Objek paling mencolok dari istana yaitu Aula Singgasana. Sebuah bangunan megah yang dipakai untuk penobatan, pertemuan dengan para aristokrat penting, dan tokoh resmi lain. Dengan menara yang sangat besar, Aula Singgasana mendominasi komplek istana.

Sebelah selatan kawasan wisata di kamboja ini terdapat Pusaka Kerajaan, sebuah paviliun yang menampung barang kenangan kerajaan dan artefak, mulai mahkota penobatan sampai berbagai barang milik raja.

Terdapat juga Paviliun Napoleon III di sebelah paviliun pusaka. Sebuah bangunan besi yang menampilkan gaya Prancis klasik. Napoleon menghadiahkan paviliun ini kepada Raja Norodom pada tahun 1876.

Istana buka setiap hari, kecuali ketika diselenggarakan program resmi. Karena ini Istana aktif, kenakan pakaian Sopan, atau pengunjung akan diwajibkan untuk menyewa pakaian yang sesuai.

  1. Silver Pagoda

Silver Pagoda memiliki sesuatu yang luar biasa. Di sini tersimpan patung Buddha yang terbuat dari sekitar 90 kg emas dan 2.086 buah batu permata
Silver Pagoda. Image via bestpricevn.com

Simak juga: tempat wisata di India

Di dalam kompleks Istana Phnom Phen terdapat Pagoda Perak yang glamor. Juga dikenal sebagai Wat Preah Keo atau Kuil Buddha Zamrud. Dinamakan demikian alasannya lantai, yang ditutupi dengan lima ton perak berkilau.

Walaupun ukurannya tak terlalu besar, Silver Pagoda memiliki sesuatu yang luar biasa. Di sini tersimpan patung Buddha yang terbuat dari sekitar 90 kg emas dan 2.086 buah kerikil permata. Di sekitar pagoda ini juga terdapat taman yang indah dengan bunga teratai di mana-mana.

Ada beberapa Stupa Perak di kompleks ini. Stupa pertama yaitu Stupa King Ang Doung yang menyimpan abu mendiang Raja Ang Doung. Beliu pendiri dinasti Kamboja. Stupa berikutnya Stupa King Norodom. Di dalam stupa ini terdapat patung Raja Norodom yang sedang menunggang kuda.

Stupa ketiga ialah Stupa of King Norodom Suramarit dan Queen Kossomak. Norodom Suramarit adalah raja Kamboja dari tahun 1955-1960. Raja dan ratu ini merupakan kakek dari raja Kamboja yang sekarang Norodom Sihamoni.

Stupa of Princess Kantha Bopha merupakan stupa lain yang berada di sekitar Silver Pagoda. Kantha Bopha yaitu putri dari Raja Sihanouk yang meninggal pada tahun 1952 di usia 4 tahun.

  1. Koh Ker

Tempat wisata di Kamboja berupa Kompleks Candi Koh Ker terkenal dengan candi utamanya yang bernama Prasat Thom.
Koh Ker. Image via: bookmundi.com

Kompleks Candi Koh Ker yang merupakan reruntuhan candi Angkor periode 10 yang terletak sekitar 120 km timur laut Angkor (Siem Reap). Kompleks Candi yang terpencil ini mempunyai lusinan candi mempesona yang berupa reruntuhan.

Tempat wisata di Kamboja berupa Kompleks Candi Koh Ker terkenal dengan candi utamanya yang bernama Prasat Thom. Selain candi-candi kecil atau reruntuhan batuan lainnya yang disakralkan seperti beberapa Lingga dan Yoni dalam ukuran sangat besar.

Banyak candi dibangun dengan menggunakan watu bata yang direkati dengan getah pohon. Dan dengan teknologi seperti itu, banyak candi di wilayah Koh Ker ini masih dengan gagahnya bangun mencoba mengalahkan sang waktu.

Di bagian selatan tengah dari kelompok candi ini adalah yang disebut dengan Rahal, adalah sebuah kolam buatan dengan ukuran cukup besar sekitar 1200 meter kali 500 meter. Kolam berfungsi sebagai reservoir dan menampung air sungai dari Stung Sen untuk kebutuhan irigasi tanah pertanian.

Dekorasi Candi pada bagian ambang pintu, tiang, kolom, bentuk makhluk penjaga dan lain-lain dilakukan dengan teknik luar biasa indah dan berbeda dari umumnya. Dekorasi dewata atau bentukan para hero tidak hanya dilakukan di dinding berupa relief, tetapi juga berwujud 3 dimensi yang mempunyai mulut dinamis.

  1. Kuil Bayon

Patung-patung wajah di tempat wisata di Kamboja ini ditempatkan di masing-masing titik mata angin
Kuil Bayon. Image via: reddit.com

Simak juga: tempat wisata di London

Walau bangunannya sendiri telah berdiri semenjak kurun ke-12, tapi rupa asli kuil kawasan wisata di Kamboja ini masih kokoh sampai kini. Sebagai candi utama dari kota kuno Angkor Thom, Kuil Bayon atau Bayon Temple bekerjsama yaitu kuil untuk umat Buddha.

Ada tangga dengan anak tangga tak seberapa yang akan mengantarkan pengunjung ke bagian lain dari kuil. Walau ada sekat-sekat kerikil dan lorong yang mesti ditembus untuk memasuki bab dalam kuil, namun patung-patung kepala yang kondang itu masih bisa dilihat dari luar.

Patung-patung wajah di daerah wisata di Kamboja ini ditempatkan di masing-masing titik mata angin. Patung kepala ini bantu-membantu yakni Bodhisattva Avalokiteshvara. Ekspresi patungnya seakan tersenyum, lantas menciptakan orang-orang berasumsi bahwa itu yaitu citra si raja sendiri.

Menurut catatan peneliti, ada sekitar 11.000 relief di dinding sepanjang 1,2 km. Proses pembuatan sendiri dengan dilukis lalu disepuh. Dengan usia ratusan tahun, tak heran bila beberapa relief mulai memudar.

Ticket masuk candi ini dijadikan 1 dengan angkor wat, disebut sebagai tiket Angkor Archeological Park . Tiket dibagi dalam 3 type : 1 hari (20 dolar), 3 hari (40 dolar), serta 1 ahad (60 dolar).

  1. Preah Vihear

Tidak seperti kuil pada umumnya yang dibangun menghadapi ke timur, kuil untuk memuja Dewa Siwa ini justru membentang dari utara ke selatan.
Preah Vihear. Image via: dailyexcelsior.com

Candi Preah Vihear adalah candi Khmer yang terletak di bukit setinggi 525 meter, di Pegunungan Dângrêk, di Provinsi Preah Vihear, Kamboja. Pada tahun 1962, candi di dipersengketakan. Mahkamah Internasional menyerahkan kepemilikan candi ini kepada Kamboja.

Candi ini dibangun pada abad kedelapan pada abad pemerintahan Jayawarman I dan baru simpulan pada periode kesebelas di bawah pemerintahan Jayawarman II. Sejarah menyebutkan ada tujuh kali penggantian raja yang terjadi di Kerajaan Khmer pada masa pembangunan kuil ini.

Tidak mirip kuil pada umumnya yang dibangun menghadapi ke timur, kuil untuk memuja Dewa Siwa ini justru membentang dari utara ke selatan. Dibangun di atas pegunungan Dangrek untuk melambangkan Gunung Meru, gunung daerah tinggal para tuhan.

Letak Candi Preah Vihear yang berada di ketinggian 525 meter di Pegunungan Dangrek menciptakan pengunjung dapat menikmati pemandangan alam Kamboja, Thailand, dan Laos yang membentang. Di belakang Gopura V, yang ialah bangunan utama dari Candi Preah Vihear.

Tidak ada biaya tiket masuk yang dikenakan untuk masuk ke kawasan ini alias gratis. Namun, untuk naik ke atas, setiap wisatawan diharuskan menyewa ojek atau truk pick-up yang disediakan oleh warga lokal. Biayanya ialah USD 5 untuk ojek pulang pergi dan USD 25 untuk naik truk pick-up.

  1. Sihanoukville

Dengan panjang sampai 5km, pantai berpasir putih dengan ombak yang sangat tenang ini sangat cocok buat berenang atau sekedar leyeh-leyeh di pinggir pantai.
Sihanoukville. Image via: timesofindia.indiatimes.com

Simak juga: daerah wisata di Inggris

Terletak sekitar 6-7 jam naik bus dari ibukota Kamboja, Phom Penh, saya menjumpai sebuah kota kecil di pinggir pantai dengan wisata baharinya yang sangat sayang jikalau dilewatkan adalah kota Sihanoukville.

Untuk eksplore pantai tempat wisata di Kamboja di sekitaran Sihanoukville tidak ada pilihan lain selain harus sewa tuk-tuk. Tawarlah dikala menyewa tuktuk dan pastikan tujuan. Seperti pantai otres yang berjarak sekitar 1 jam dari sentra kota Sihanoukville.

Suasana kota Sihanoukvillenya sendiri bahu-membahu cukup sepi. Hanya ada satu buah sueprmarket yang lumayan besar. Patung Singa emas (golden lion) yang merupakan ikon kota Sihanoukville yang terletak di sentra kota pun cukup sepi.

Dengan panjang hingga 5km, pantai berpasir putih dengan ombak yang sangat hening ini sangat cocok buat berenang atau sekedar leyeh-leyeh di pinggir pantai. Apalagi masih banyak beberapa sudut pantai otres yang masih sepi pengunjung.

Untuk pengunjung yang ingin mencari tempat menyendiri, cukup berjalan ke Selatan. Menjelang simpulan pantai, ada banyak bar dan restoran bahu-membahu sepanjang lebih dari 1 km di pantai. Selain itu ada beberapa guesthouse dan Bungalow dibangun sekitar 20 m dari air di pantai.

  1. Cardomom Mountain

Salah satu objek menarik di tempat wisata di Kamboka ini adalah Cardamom Tented Camp.
Cardomom Mountain. Image via: intrepidtravel.com

Kamboja juga menyimpan pesona alam yang mempesona, salah satunya bisa pengunjung temui di destinasi wisata Cardomom Mountain. Mencakup lebih dari 4,4 juta hektar hutan hujan di barat daya Kamboja.

Pegunungan Cardamom tetap menjadi hutan hujan terbesar yang tersisa di Asia Tenggara. Dihuni oleh serumpun satwa liar yang terancam punah, tempat hutan yang luas ini juga dihuni oleh sekitar 25.000 orang, banyak di antaranya yaitu etnis minoritas.

Lanskapnya yang berbatu, yang mengambil gunung, rawa-rawa, dataran, dan sungai yang mengalir deras, menjadikannya daerah menginjak yang tepat untuk koleksi besar spesies langka dan terancam punah yang menyebutnya rumah. Ini termasuk gajah, harimau, beruang madu, buaya siam, siamang dan macan tutul berawan.

Salah satu objek menarik di tempat wisata di Kamboka ini adalah Cardamom Tented Camp. Lokasi ini berada dalam Taman Nasional Botum Sakor dan merupakan gagasan dari The Minor Group, YAANA Ventures and Wildlife Alliance, yang khawatir konsesi lahan seluas 18.000 hektar akan jatuh ke mengganggu hutan.

Sebagai gantinya, mereka mengklaim lahan itu dan membuat wonderland glamping ideal, bagi mereka yang ingin menciptakan perbedaan. Kegiatannya termasuk menemani seorang ranger di patroli hutan, menyelidiki kamera tersembunyi untuk melihat-lihat hewan, berkayak dan hiking.

  1. Tonle Sap

Danau Tonle Sap adalah salah satu tempat wisata di Kamboja yang menarik selain candi-candi di kota Siem Reap.
Tonle Sap. Image via: darter.in

Simak juga: tempat wisata di Jerman

Danau Tonle Sap yakni salah satu kawasan wisata di Kamboja yang menarik selain candi-candi di kota Siem Reap. Pengunjung biasanya terlihat di sekitar danau ini untuk mengunjungi kampung desa terapung.

Di perairan danau ada rumah-rumah terapung, restoran, gereja, pasar, rumah billiard, sekolah, toko cinderamata, kantor polisi terapung, penangkaran buaya terapung, atau bahkan kandang hewan peliharaan juga terapung.

Setiap rumah kapal terapung, dapat menjadi obyek wisata menarik untuk dilihat selama berwisata sekeliling danau. Rumah-rumah ini dapat mengakomodasi lebih dari 12 orang. Lebih dari 10.000 orang Kamboja tinggal di danau ini serta hidup berdampingan dengan lebih dari 100.000 orang Vietnam.

Pengunjung tempat wisata di Kamboja ini mampu membeli tiket terlebih dahulu bila mereka ingin melakukan tur keliling Danau Tonle Sap seharga US$ 25 per orang. Selama tur, pengunjung juga akan ditemani seorang pemandu wisata.

Perjalanan tur ini akan memakan waktu sekitar 1,5 jam, yang biasanya terdiri dari mengunjungi danau, “berlayar” di sepanjang rumah-rumah terapung, berhenti di rumah makan atau toko cinderamata terapung dan mungkin termasuk kunjungan singkat di sebuah sekolah terapung.

  1. Kratie

Kota tua tempat wisata di Kamboja ini diramaikan bangunan-bangunan Kuno yang dahulu dibangun oleh Bangsa Perancis saat menjajah Kamboja.
Kratie. Image via: lonelyplanet.com

Berada di tepian Sungai Mekong, Pengunjung bisa menyusuri objek wisata kota Tua Kratie. Kota tua daerah wisata di Kamboja ini diramaikan bangunan-bangunan Kuno yang dahulu dibangun oleh Bangsa Perancis dikala menjajah Kamboja.

Selain keindahan arsitektur kuno tersebut, pengunjung juga mampu berwisata di Sungai Mekong dan jika beruntung bisa melihat Lumba-Lumba Krawaddy, species Lumba-Lumba air tawar langka yang hanya hidup dan ditemukan di Sungai Mekong.

Di salah satu kawasan dalam provinsi ini ada tempat bantuan kura kura. Tepatnya di Kuil Sombor. DI sana ada puluhan kura kura dengan banyak sekali usia dan berat. Konon ada yang mencapai 50 Kg. Biaya untuk melihat objek ini sebesar $4.

Untuk pengunjung yang tertarik dengan burung, saat berada di atas kapal, pergilah ke hulu ke pulau-pulau untuk mencari Mekong Wagtail Motacilla samveasnae. Ini ialah spesies endemik Kamboja yang dapat ditemukan di bentangan sungai ini. Pada dini hari mungkin menemukan mereka melompat di atas watu di dekat area lumba-lumba.

  1. Angkor Night Market

Tempat wisata di Kamboja ini juga dekat dengan spot favorit pengunjung, yaitu Pub street dimana banyak berderet bar-bar dan juga restoran.
Angkor Night Market. Image via: reehotel.com

Simak juga: tempat wisata di Paris

Lokasinya Angkor night market berdekatan dengan Siem reap art center yang menjual pernik-pernik lucu yang bisa dijadikan buah dada tangan. Tempat wisata di Kamboja ini juga dekat dengan spot favorit pengunjung, yakni Pub street dimana banyak berderet bar-bar dan juga restoran.

Di Siem reap art market terdapat aneka macam pernak – pernik semacam pashmina bermotif Angkor wat dan gajah harganya seiktar US$ 2, Taplak meja US$ 2.5, Magnet kulkas 3 buah harganya US$ 2, Bed cover, Tas selempang dan Perhiasan yang terbuat dari perak.

Setelah  puas mengelilingi daerah wisata di Kamboja jenis belanja ini, pengunjung mampu menuju Pub street untuk mencari makan malam. Untuk mencari masakan lokal sebaiknya mencari semacam warung tenda. Sedangkan untuk mencari western food mampu menemukan di cafe-café dan restoran.

Yang unik disini, pengunjung mampu memesan masakan “Ekstrim” yang di jual di warung tenda. Makanan ekstrim yang dimaksud itu ialah masakan yang terbuat dari serangga. Kalajengking goreng, belalang goreng, dan laba-laba.

Sebagai penyempurna hari, tidak ketinggalan tukang pijet kaki juga banyak di daerah wisata di Kamboja ini.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni