11 Kawasan Wisata Wonogiri, Menengok Kampung Halaman Jenderal Besar Soeharto

Di Kabupaten ini, banyak terdapat Tempat wisata Wonogiri yang mampu dikunjungi. Baik wisata spiritual, petualangan, wisata pantai, wisata alam dan lain sebagainya. Di antaranya objek wisata Kahyangan Dlepih, Waduk Gajah Mungkur, Wisata Pantai Nampu.

, banyak terdapat Tempat wisata Wonogiri yang bisa dikunjungi. Baik wisata spiritual, petualangan, wisata pantai, wisata alam dan lain sebagainya.
Tempat Wisata Wonogiri. Image via: panduanwisata.id

Sekilas Soal Wonogiri

Sejarah berdirinya Kabupaten Wonogiri dimulai dari embrio “kerajaan kecil” di bumi Nglaroh Desa Pule Kecamatan Selogiri. Di tempat inilah dimulainya penyusunan pemerintahan yang sangat sederhana. Yang di lalu hari menjadi simbol semangat pemersatu perjuangan rakyat.

Disamping dengan kota-kota terdekat, perusahaan bus terbanyak mengambil rute Wonogiri-Jakarta. Sehingga siapapun yang keluar masuk kota Wonogiri tidak perlu risau dengan adanya transportasi bus ini.

Melalui jalur Kereta, Wonogiri hanya terhubung dengan Solo. Biasanya kereta penumpang hanya 1 kali masuk dan keluar Wonogiri menuju arah kota Solo. Sekarang sudah ada pengganti KA. Feeder Solo-Wonogiri ialah sebuah kereta atau bus rel yang bernama Railbus ‘Batara Kresna’.

Akses pesawat udara ke Kabupaten Wonogiri mampu dilakukan dengan cara mendarat melalui dua bandara terdekat ialah Bandar Udara Adisumarmo di Solo dan Bandar Udara Adisucipto di Yogyakarta. Selanjutnya mampu naik kendaraan umum atau sewaan ke Wonogiri.

Terkenal dengan Nasi Tiwul, beraneka jenis kuliner khas tersedia di Wonogiri. Ada masakan dari singkong yang disebut “Pindang”. Ini berasal dari tepung singkong yang dimasak dengan daging kambing.

11 Tempat Wisata Wonogiri

  1. Pantai Nampu

Pengunjung tempat wisata Wonogiri, Pantai Nampu, bisa menikmati beberapa tebing batu yang berada di sisi pantai.
Pantai Nampu. Image via: viva.co.id

SImak juga: 11 tempat wisata Ambarawa

Pengunjung tempat wisata Wonogiri, Pantai Nampu, mampu menikmati beberapa tebing kerikil yang berada di sisi pantai. Tebing batu ini tampak seperti corong yang aduhai untuk disimak. Pantai nampu memang masih sangat sepi. Berbeda dengan pantai yang lain.

Bermain di area pantai  mampu menjadi kegiatan yang seru untuk pengunjung daerah wisata Wonogiri ini. Sekedar berlari-lari bebas di sepanjang bibir pantai sudah sangat menyenangkan. Bila ingin bermain ombak atau menceburkan diri ke laut mampu dilakukan alasannya adalah kawasan pantai yang landai.

Pengunjung pantai Nampu bisa melihat secara langsung para penduduk sekitar memburu cumi-cumi. Biasanya mereka memburu cumi-cumi di sela-sela karang pada dikala air bahari surut. Hasil tangkapan tidak untuk dijual, mereka akan gunakan cumi-cumi yang sudah ditangkap untuk dikonsumsi sendiri.

Batu karang di kawasan Wisata Wonogiri ini terlihat lebih jelas saat air laut sedang surut. Saat itu pengunjung bisa melihat pemandangan yang berbeda. Di sana pengunjung bisa melihat ikan-ikan kecil dengan bermacam-macam bentuk dan warna yang terjebak di genangan sela-sela karang.

Rasanya kurang afdol jikalau ke pantai tapi tidak mendapatkan sunset. Di pantai ini bahkan ada pengunjung yang membangun tenda dan bermalam di pantai sehingga menerima sunrise di pagi hari.

Alamat: Dusun Dringo, Kelurahan Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah.

Tiket: 3.000

Jam Buka:  24 Jam

  1. Pantai Sembukan

Keberadaan karang di pantai ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk para pengunjung di tempat wisata Wonogiri ini.
Pantai Sembukan. Image via: tribunnews.com

Pantai Sembukan ini memiliki karang yang besar dan indah. Keberadaan karang tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk para pengunjung di tempat wisata Wonogiri ini. Banyak pengunjung yang memanfaatkan kunjungan ke pantai ini untuk mengabadikan foto di sekitar karang-karang yang indah tersebut.

Ombak Pantai Selatan memang unik dan memiliki ciri khas tersendiri. Ombak di daerah wisata Wonogiri ini sangat indah apabila kita nikmati dari kejauhan. Untuk itu, Pengunjung pantai sembukan jangan lupa untuk duduk dari kejauhan pantai dan menikmati hamparan ombak khas Pantai Selatan.

Pantai sembukan merupakan surga para pemancing. Banyak pengunjung yang sengaja datang untuk menyalurkan hobi memancing.

Menikmati es degan di pantai kawasan wisata Wonogiri ini sungguh nikmat. Es degan yang dijual di pinggir pantai ini merupakan degan yang diambil langsung oleh penduduk pantai sembukan. Tentunya masih sangat alami sangat segar untuk dinikmati.

Mitos yang terdengar di masyarakat luas yaitu bahwa pantai sembukan ini merupakan gerbang Nyi Roro Kidul menuju ke Keraton Surakarta. Mengingat di waktu-waktu tertentu memang dilakukan upacara khusus di pantai Sembukan ini.

Alamat: Gunturharjo, Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

Tiket: 5.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Pantai Banyutowo

. Air tawar di tempat wisata Wonogiri ini bersumber dari air bawah tanah yang bermuara di Pantai.
Pantai Banyutowo. Image via: merahputih.com

Simak juga: 11 tempat wisata Ubud Bali

Pantai Banyutowo di Wonogiri memiliki keistimewaan tersendiri dibanding dengan pantai lainnya, adalah mempunyai air yang tawar tidak asin. Air tawar di tempat wisata Wonogiri ini bersumber dari air bawah tanah yang bermuara di Pantai.

Seperti umum diketahui bahwa di wilayah Wonogiri terdapat hamparan karst yang sagat luas. karst ini sangat memungkinkan pembentukan air bawah tanah di bawah permukaan. Pemandangan unik ini juga yang menjadi asal muasal nama pantai ini, yaitu ‘Banyuwoto’ yang dalam bahasa Jawa berarti air tawar.

Keunikan pantai itu ternyata membawa keuntungan tersendiri bagi pengunjung pantai. Karena air tawar yang ada di pantai, pengunjung tidak akan mencicipi lengket-lengket dikala bermain air. Hal ini berbeda dengan sensasi lengket yang ditimbulkan oleh air bahari yang asin.

Pemandangan tempat wisata wonogiri ini semakin mempesona manakala pengunjung mampu melihat air tawar yang jatuh dari bebatuan karang tepat di bibir pantai. Dari kejauhan tampak terlihat warna bening air serupa siluet putih diantara birunya laut.

Dengan hamparan karst yang terbentang sepanjang pantai menjadikan Pantai Banyutowo jadi salah satu kawasan wisata Wonogiri yang wajib ketika berkunjung ke Wonogiri.

Alamat: desa gudangharjo, Kecamatan paranggupito, Kabupaten wonogiri, Provinsi jawa tengah

Tiket: 5.000

Jam Buka:24 Jam

  1. Goa Putri Kencono

Goa tempat wisata Wonogiri ini memiliki panjang lorong sejauh 121 meter dengan lebar sekitar 4 meter dan tinggi juga 4 meter
Goa Putri Kencono. Image via: wisataarea.com

Goa Putri Kencono merupakan salah satu kawasan wisata alam yang ada di Kabupaten Wonogiri. Untuk mampu sampai ke lokasi tempat wisata Wonogiri ini, mampu ditempuh dengan kendaraan roda empat dengan infrastruktur jalan memadai.

Goa Putri Kencono masuk dalam tempat karst Gunung Sewu dengan menyuguhkan keindahan stalagtit dan stalagmit di dalamnya. Goa Putri Kencono ditemukan pertama kali pada tahun 1991 oleh seorang pencari bati lintang.

Goa kawasan wisata Wonogiri ini mempunyai panjang lorong sejauh 121 meter dengan lebar sekitar 4 meter dan tinggi juga 4 meter. Di dalam Goa Putri Kencana ada beberapa ruangan dengan nama-nama yang berbeda-beda. Ada yang diberi nama ruang pustaka, ruang Jumenengan, Ruang Kebudayaan dan masih ada beberapa ruangan lainnya.

Ruang Kepustakaan merupakan ruang goa yang konon sering dipakai oleh Putri Kencana Wungu beserta kerabat kerajaan bercengkerama. Disini terdapat sebuah sendang yang diberi nama Sendang Pangupasan. Konon bagi siapapun yang bisa melihat atau menyentuh Sendang mistik ini berarti orang tersebut benar-benar masih suci.

Ruang Jumenengan konon dipakai untuk semadi Putri Kencana Wungu mencari petunjuk Sang Khalik. Ruang Sarasehan konon digunakan sebagai kawasan rapat membahas permasalahan kerajaan.

Alamat:  Dusun Wonosobo, RT 3/RW 1, Desa Wonodadi, Kec. Pracimantoro, Gunungan, Wonodadi, Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

Tiket: 5.000

Jam Buka: 08.00-15.30

  1. Bukit Cumbri

Tempat wisata Wonogiri Bukit Cumbri, memiliki 2 puncak yang menawan. Yang satu menghadap ke barat dan memiliki ketinggian yang lebih rendah dari pada yang menghadap ke arah timur.
Bukit Cumbri. Image via: wijapuccino

Simak juga: 11 tempat wisata Probolinggo

Tempat wisata Wonogiri Bukit Cumbri, memiliki 2 puncak yang menawan. Yang satu menghadap ke barat dan memiliki ketinggian yang lebih rendah dari pada yang menghadap ke arah timur. Berada di puncak Cumbri, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang menawan.

Puncak bukit ini terlihat gersang dikala ekspresi dominan kemarau datang. Namun pemandangan hijau nan alami bakal terlihat saat animo penghujan tiba. Saat perjalanan menuju puncak pengunjung harus berhati-hati. Pasalnya, jalannya cukup sempit dengan angin yang berhembus kencang.

Di puncak tempat wisata Wobogiri ini pengunjung seolah sedang berada di atas awan. Pengunjung bisa melihat kota Wonogiri lengkap beserta bukit bukit lain yang ada di sekitarnya.

Waktu terbaik untuk tiba ke Bukit Cumbri ini yaitu di pagi hari. Apalagi bila mendapatkan sunrise saat sedang berada di puncaknya, pastilah keistimewaan yang tiada duanya. Jerih payah mendaki rasanya akan terbayar dengan keindahan.

Berpose di puncak Cumbri dengan background keindahan panorama Wonogiri yang asri, pastilah foto akan bernilai seni tinggi. Dan tentu saja saat dipajang di media sosial, akan menciptakan iri banyak orang.

Alamat: Kepyar, Purwantoro, Ngudal, Pagerukir, Sampung, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

Tiket: 5.000

jam Buka: 24 Jam

  1. Air terjun Girimanik

Tempat wisata Wonogiri Air Terjun Girimanik di Wonogiri memiliki pemandangan yang indah. Air terjun lengkap dengan gemericik air yang mengalir di sela-sela bebatuan.
Air terjun Girimanik. Image via: @rustamaji6045

Tempat wisata Wonogiri Air Terjun Girimanik di Wonogiri memiliki pemandangan yang indah. Air terjun lengkap dengan gemericik air yang mengalir di sela-sela bebatuan. Udara yang masih higienis dan sejuk serta suasana yang damai menimbulkan daya tarik tersendiri dari obyek wisata ini.

Di lokasi wisata penderasan ini ada tiga buah riam dalam satu area. Ketiga jeram ini mempunyai nama yang sendiri-sendiri Ketiga air terjun tersebut yaitu Air Terjun Manik Moyo, Air Terjun Condromoyo dan Air Terjun Tinjo Moyo.

Air terjun Tejomoyo mempunyai ketinggian 30 meter dengan debit air yang cukup deras sehingga air yang jatuh membentuk butiran kabut yang membasahi seluruh badan saat mendekat. Di sekeliling gerojokan ini banyak tumbuh pohon pohon rindang sehingga suasan jadi teduh.

Selain teladas, di kawasan kawasan wisata wonogiri ini juga anda mampu menikmati agrowisata berupa buah durian. Kecamatan Slogohimo merupakan salah satu kecamatan yang sangat potensial untuk dikembangkan tanaman durian.

Seperti umumnya tempat indah di Jawa, air terjun Girimanik juga menjadi daerah penyelenggaraan ritual kejawen. Di sini diadakan ritual Susuk Wangan setiap hari sabtu kliwon sehabis bulan Apit, dalam kalender Jawa.

Alamat: Ngerapah, Setren, Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

tiket: 5.000

Jam Buka: 08.00-17300

  1. Air Terjun Watu Jadah

aliran air terjun tempat wisata Wonogiri ini bisa disesuikan sesuai keinginan. Pengunjung bisa mengatur air terjun sendiri sesuai selera. Mau yang lebar atau yang kecil.
Air Terjun Watu Jadah. Image via: hepi-wulandari

Simak juga: 11 kawasan wisata Bantul

Nama air terjun Watu Jadah berasal dari formasi bebatuan di sekitar jeram yang berupa lempengan kerikil berbentuk kotak dan saling bertumpuk seperti jadah atau makanan yang terbuat dari ketan. Uniknya, air terjun ini mempunyai ketinggian sekitar 40 m dengan tiga alliran terjunan air.

Menariknya lagi, fatwa teladas daerah wisata Wonogiri ini bisa disesuikan sesuai harapan. Pengunjung bisa mengatur penderasan sendiri sesuai selera. Mau yang lebar atau yang kecil. Caranya sederhana, tinggal ke atas membendung sungai diatasnya. Warga yang biasa kesini mesti sering memainkan bendungan diatasnya.

Pemandangan sepanjang jalan menuju ke lokasi air terjun menyuguhkan kesejukan alami. Antara alin pemandangan pepohonan yang rindang dan hijau, susana yang sejuk, flora pepohonan pinus, cengkeh, durian, kelapa, kakau dan flora padi sawah serta tumbuhan lainnya.

Alunan suara burung dan belalang jengkerik saling bersautan berebut dengan irama air sungai untuk mencuri perhatian kesunyian. Sepanjang perjalanan menuju daerah wisata Wonogiri ini, tampak warga setempat sibuk bertani dan merumput.

Alamat: Dusun Grenjeng, Desa Girimulyo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Propinsi Jawa Tengah

Tiket: 3.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Wisata Alam Kahyangan

Di tempat wisata Wonogiri ini gemericik arus dari mata air menciptakan alunan suara alam yang menentramkan hati.
Wisata Alam Kahyangan. Image via: solopos.com

Wisata Alam Kahyangan menyajikan satu suasana alam bukit dengan pepohonan besar menjulang dilengkapi mata air yang membentuk anutan sungai yang cukup deras. Di tempat wisata Wonogiri ini gemericik arus dari mata air membuat alunan bunyi alam yang menentramkan hati.

Menurut legenda yang ada, dahulu era tempat wisata wonogiri ini merupakan daerah Panembahan Senopati, seorang pembesar di Mataram bersemadi atau bertapa dengan satu harapan menjadi seorang Raja.

Pada waktu-waktu tertentu misal malam Selasa atau Jumat Kliwon, terlebih malam 1 suro, kahyangan banyak dikunjungi oleh masyarakat untuk bermeditasi atau ngalap berkah. Mereka yang datang bahkan seringkali berasal dari tempat yang jauh seperti Ibu Kota Jakarta, bahkan ada pula yang berasal dari Malaysia.

Hal unik yang ada di tempat Kahyangan adalah terdapatnya sebuah sungai yang mengalir di sebelah baratnya. Sejenak duduk di Selo Payung saja rasanya sungguh menenteramkan hati dengan perpaduan ketengan alam dengan suara angin beserta aliran air Sungai Kahyangan.

Dpot unik di sini slaah satunya Selo Gowok. Yaitu sebuah batu berlubang yang cukup dimasuki oleh satu orang saja. Konon dulunya Danang Sutawijaya juga melaksanakan pertapaan di dalam Selo Gowok ini. Letak daerah ini ada di atas Pasiraman, di antara bebatuan sungai.

Alamat: desa Dlepih Kecamatan Titromoyo, Wonogiri, Jawa Tengah

Tiket: Gratis

Jam Buka: 24 Jam

  1. Waduk Gajah Mungkur

Tempat wisata Wonogiri, bendungan Gajah munkgur, menawarkan beberapa spot menarik yang bisa didatangi ketika berkunjung ke sana.
Waduk Gajah Mungkur. Image via: hipwee.com

simak juga: 11 daerah wisata Madura

Tempat wisata Wonogiri, bendungan Gajah munkgur, memperlihatkan beberapa spot menarik yang bisa didatangi saat berkunjung ke sana.

Pengunjung tempat wisata Wonogiri ini dapat berpetualang mengelilingi waduk. Pengunjung cukup datang ke area dermaga yang berada di dalam area OW WGM. Nantinya pengunjung mampu mengelilingi waduk memakai perahu maupun kapal cepat.

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri baru-gres ini memiliki taman bunga yang cukup bagus. Di taman bunga tersebut ditanam beberapa jenis bunga salah satunya yakni bunga celosia. Selain itu, terdapat spot-spot fotogenik yang memang disediakan untuk para penggemar foto.

Obyek Wisata Waduk Gajah Mungkur mempunyai kebun binatang mini. Di tempat ini terdapat beberapa jenis binatang. Di sana ada banyak sekali jenis burung, rusa, kera, buaya dan gajah. Lokasi ini mampu dikelilingi secara gratis. Sebuah sarana yang cocok untuk mengenalkan jenis-jenis hewan kepada si kecil.

Waduk Gajah Mungkur juga memiliki waterboom yang bisa digunakan untuk berenang baik dewasa maupun belum dewasa. Kolam renang di sini mempunyai area bak yang luas. Menariknya, di area waterboom terdapat papan seluncur yang bila naik ke atasnya, pemandangan bak dan waduk terhampar begitu indah.

Alamat: JL. Raya Wonogiri – Pracimantoro, Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

Tiket: 10.000

Jam Buka: 07.00-17.00

  1. Museum Karst Indonesia

Tempat wisata Wonogiri berupa museum Karst ini, bangunanannya berbentuk limas. Museum dikelilingi bukit kapur pegunungan sewu, sekilas bangunan seperti gunung.
Museum Karst Indonesia. Image via: bukupintarkabupatenwonogiri

Tempat wisata Wonogiri berupa museum Karst ini, bangunanannya berbentuk limas. Museum dikelilingi bukit kapur pegunungan sewu, sekilas bangunan mirip gunung.

Museum Kars Indonesia (MKI), yang disebut-sebut museum karst terbesar di Asia Tenggara. Keseluruhan kompleks museum hampir 25 hektar, dengan luas bangunan 300 meter persegi, terdiri dari tiga lantai.

Di Museum Karst, wisatawan mampu mengetahui batuan karst terbentuk, kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan karst sejak jaman dahulu, serta macam-macam gua hasil bentukan batuan karst yang ada di Indonesia.

Terdapat pula beberapa replika peninggalan masyarakat gua jaman dahulu, berupa lukisan tangan di dinding gua, patung-patung yang menggambarkan masyarakat gua beserta replika guanya. Semua lengkap, seolah pengunjung sengaja dibawa untuk  merasakan kehidupan era lampau.

Selain mengamati replika, gambar dan panel, di area tempat wisata Wonogiri ini terdapat gua orisinil. Kawasan karst ditandai adanya gua-gua di wilayahnya. Terdapat 7 macam Gua di luar museum: Gua Mrico, Gua, Sapen, Gua Gilap, Gua  Potro-Bunder, Gua Sodong, serta Gua Tembus.

Alamat:  Gebangharjo, Pracimantoro, Gebangharjo, Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

Tiket: 4.000

jam Buka: 08.00-18.00

  1. Museum Wayang Kulit Indonesia

Tempat wisata wonogiri ini menampilkan juga wayang dari beberapa daerah lain di Indonesia sebut saja Jawa Barat dan Bali.
Museum Wayang Kulit Indonesia. Image via: zildjianproduction

Simak juga: 11 tempat wisata Karanganyar

Museum wayang di Indonesia satu ini menyajikan bermacam-macam koleksi wayang tidak hanya dari Jawa Tengah saja. Tempat wisata wonogiri ini menampilkan juga wayang dari beberapa tempat lain di Indonesia sebut saja Jawa Barat dan Bali.

Seluruh koleksi wayang tersebut terdiri atas Wayang Kulit Purwa, Wayang Beber, Wayang Golek, Wayang Bali, Wayang Klithik, Wayang Suket, Wayang Kumpeni, Wayang Topeng, dan Wayang Wahyu. Koleksi tertua milik Museum Wayang Indonesia adalah wayang Semar buatan 1716.

Museum yang berlokasi di jalan Wonogiri-Pracimantoro KM 13 tersebut juga memiliki lukisan Semar berukuran 3 cm x 3 cm. Lukisan tersebut dianugerahi Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai lukisan terkecil pada Agustus 1998.

Museum Wayang Indonesia juga menyimpan dingklik kayu yang pernah diduduki Presiden Kedua RI, Soeharto, dikala ia menimba ilmu di Sekolah Rakyat (SR) Desa Wuryantoro yang kini menjadi SDN 1 Wuryantoro.

Museum daerah wisata Wonogiri ini terletak di bekas rumah Pak Bei Tani M.Ng. Prawirowihardjo, paman Soeharto. Waktu kecil, beliau diasuh di sini oleh pamannya. Di belakang museum juga ada sebuah sumur yang airnya dulu dipakai untuk mandi dia.

Alamat: Jl. Raya Wuryantoro, Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

Tiket: Gratis

jam Buka: 08.00-15.00

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni