11 Tempat Wisata Di Chiang Mai Yang Patut Dikunjungi

Tempat Wisata di Chiang Mai kaya akan variasi. Ini sesuai untuk sebuah kota yang memang sudah didesain untuk dikembangkan sebagai kota wisata semenjak tahun 1980. Beberapa tujuan wisata utama ialah peninggalan situs budaya. Namun ada juga wisata Pasar Malam dan Rekreasi Pijat Tradisional.

Tempat Wisata di Chiang Mai kaya akan variasi. Beberapa tujuan wisata utama adalah peninggalan situs budaya. Namun ada juga wisata Pasar Malam dan Rekreasi Pijat Tradisional.
Tempat wisata di Chiang Mai. Image via: thecrazytourist.com

Selintas Soal Chiang Mai

Chiang Mai juga seringkali disebut Chiengmai, yakni kota terbesar ke-2 di Thailand dan terbesar di utara Thailand. Terletak di antara pegunungan yang membentuk tempat utara Thailand, Chiang Mai berjarak sekitar 700 kilometer sebelah barat maritim Bangkok. Chiang Mai juga merupakan ibu kota dari provinsi Chiang Mai.

Chiang Mai dilintasi oleh Sungai Ping, yang merupakan salah satu hulu Sungai Chao Phraya. Chiang Mai merupakan satu dari tiga kota yang diusulkan sebagai tuan rumah World Expo 2020.

Chiang Mai memiliki suhu relatif lebih moderat daripada suhu di selatan Thailand. Suhu rata-rata di Chiang Mai sepanjang tahun ialah 28°Celsius, suhu rata-rata 36 °Celsius di bulan April merupakan suhu tertinggi sepanjang tahun. Sedangkan suhu terendah biasanya yakni pada bulan Desember, dapat mencapai 14 °Celsius di malam hari.

Musim penghujan datang di antara bulan April sampai Oktober setiap tahunnya, mencapai puncaknya pada bulan September dengan curah hujan lebih kurang 250 milimeter.

11 Tempat Wisata di Chiang Mai

Chiang Mai menjadi kawasan tujuan wisata alasannya adalah kaya akan peninggalan situs budaya. Berikut kami rekomendasikan 11 dari sekian banyak situs dan atraksi wisata yang terkenal di Chiang Mai yaitu:

  1. Wat Phra That Doi Suthep

Termpat wisata di Chiang Mai ini berisi Buddha duduk yang sangat dihormati
Wat Phra That Doi Suthep. Image via: chiangmai.bangkok.com

Simak juga: daerah wisata di Thailand

Sebuah kuil indah di puncak Gunung yang sangat patut untuk dikunjungi ketika tiba ke Chiang Mai. Termpat wisata di Chiang Mai ini berisi Buddha duduk yang sangat dihormati dan merupakan salah satu kawasan wisata paling terkenal di kota.

Pengunjung mampu mencapai kuil dengan berbagai cara. Bisa dengan mendaki gunung, menyewa sepeda motor, atau taksi lokal. Perjalanan memakai kendaraan menuju kawasan wisata di Chiang Mai ini hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam. Di dasar tangga menuju ke kuil, Pengunjung akan menemukan penjual suvenir, barang antik, dan makanan ringan. Dua Patung penjaga menghiasi awal tangga menuju kuil.

Di sekitar kuil pengunjung mampu menemukan patung-patung Buddha dalam gaya Chiang Mai dan Sukhothai. Kuil itu sendiri berornamen, dengan banyak representasi Buddha, patung naga yang terperinci, dan goresan gajah. Ada juga sebuah museum kecil di lokasi. Pada hari yang cerah pengunjung mampu melihat seluruh kota dan melihat chedis di atas kuil-kuil lain yang menyembul di antara bangunan.

Jika pengunjung mengenakan celana pendek, diminta untuk mengenakan kain suplemen untuk menutupi kaki Anda. Disarankan untuk menutupi bahu dan kaki setidaknya melewati lutut dikala mengunjungi kuil apa pun.

Kuil ini buka mulai jam 05.00 hingga 21.00. Untuk masuk kuil dikenakan tiket 30 Bath.

  1. Doi Pui

tempat wisata di Chiang Mai yang bisa memberikan gambaran mengenai Thailand di masa silam
Doi Pui. Image via: bangkok.com

Desa Hmong kecil walau memang tidak sepenuhnya didedikasikan pada keaslian Adat usang Thailand, dan lebih berorientasi wisata, namun tetap mampu menawarkan gambaran mengenai Thailand di abad silam. Paling tidak ada pekan raya kecil rumah suku bukit tradisional dan informasi perihal sejarah banyak kelompok yang telah menetap di pegunungan Thailand pada generasi sebelumnya.

Untuk pengunjung yang ingin merasakan pengalaman otentik di lokasi wisata di Chiang Mai ini bisa mengenakan pakaian etnis untuk pemotretan. Di sepanjang desa, ada banyak toko kecil di mana pengunjung dapat membeli tekstil tenunan tangan, suplemen buatan tangan, teh, dan barang-barang lainnya.

Pada tempat wisata di Chiang Mai ini, pengunjung juga mampu menjelajahi taman besar dengan bermacam-macam tumbuhan dan menikmati pemandangan yang menakjubkan dari desa. Hal paling baik untuk dilakukan adalah makan siang di salah satu restoran kecil yang menghadap ke tanaman hijau. Makanan yang direkomendasikan di tempat ini yaitu khao soi panas, menu paling populer di Chiang Mai.

  1. Doi Inthanon

tempat wisata di Chiang mai ini memberikan Pemandangan alam yang luas menghadap ke panorama luas khas dataran tinggi.
Doi Inthanon. Image via: @brandobates

Simak juga: daerah wisata di Pattaya

Doi Inthanon yakni gunung tertinggi di Thailand. Memiliki ketinggian 2.565 mdpl, dia dijuluki The Rooftop of Thailand. Tempat wisata di Chiang Mai ini adalah daerah yang sangat terkenal untuk perjalanan sehari dari Chiang Mai. Cuaca di puncak gunung acuh taacuh dan mendung sepanjang tahun dan suhu tidak pernah melebihi 17º C.

Ada banyak alasan mengapa kawasan wisata di Chiang Mai satu ini patut untuk dikunjungi. Di daerah ini ada Jalur pendakian yang mengelilingi puncak yang menyenangkan untuk berjalan jalan santai. Did alam Taman terdapat 1.274 spesies tumbuhan dan lebih dari 466 spesies binatang. Selain itu juga ada panorama alam berupa gerojokan dengan berbagai ukuran.

Pemandangan terbaik di lokasi ini mampu diperoleh dari Puncak. Pemandangan alam yang luas menghadap ke panorama luas khas dataran tinggi. Jika cuaca tidak berkabut, pemandangan yang bisa dilihat akan jauh lebih indah lagi dan menjadi itu mampu menjadi pengalaman hidup yang tak terlupakan.

Beberapa biro perjalanan menyediakan paket ke taman ini dengan biaya sebesar 300 baht sudah termasuk makan siang.

  1. Wat Chedi Luang

tempat wisata di chiang mai ini merupakan lokasi pilar kota, yangdalam legenda disebut sebagai pusat alam semesta
Wat Chedi Luang. Image via: chiangmaireview.com

Hal menarik yang mampu disaksikan di Wat Chedi Luang ialah beberapa struktur  bangunan peninggalan kebudayaan kurun lampau. Di lokasi ini terdapat bangunan penting yang disebut sebagai pilar kota (Intakin). Juga terdapat  wihara yang ditempati gambar Buddha. Pada pintu masuk kuil terdapat pohon karet raksasa yang menjaga pintu masuk kuil.

Menurut doktrin Lanna kuno, pilar kota didirikan di episentrum kota, untuk menandai sentra alam semesta. Pada kala itu mereka meyakini Kerajaan Lanna yakni pusat alam semesta. Di sekitar pilar kota terdapat salah satu dari tiga pohon gum yang diyakini melindungi kota dari penyakit. Legenda menyampaikan bahwa jikalau pohon ini hingga roboh atau patah dahannya, maka sebuah tragedi besar akan terjadi.

Pada hari libur besar keagamaan Buddhis, seperti Visakha Buja, Wat Chedi Luang menjadi sentra berkumpul umat Buddha untuk prosesi lilin malam. Di kuii ini ada Sistem katrol khusus yang memungkinkan pengunjung untuk meletakkan persembahan di atas chedi.

Kuil ini terletak di Jalan Phra Pokklao dan gampang ditemukan, sebab chedi kuil ini yaitu salah satu bangunan tertinggi di kota tua. Tempat wisata di Chiang Mai ini bukan mulai pukul 06.00 hingga 17.00.

  1. Wat Prasingh

Wat Phra Singh mungkin adalah kuil paling dihormati setelah Wat Phra That Doi Suthep. Tempat wisata di Chiang Mai ini adalah lokasi dari tiga kuil utama.
Wat Prasingh. Image via: historyextra.com

Simak juga: tempat wisata di Bangkok

Wat Phra Singh mungkin yaitu kuil paling dihormati sesudah Wat Phra That Doi Suthep. Tempat wisata di Chiang Mai ini adalah lokasi dari tiga kuil utama. Salah satu daya tarik utama lokasi ini berupa dekorasi elegan dan mural yang menggambarkan kehidupan penduduk setempat ratusan tahun yang kemudian.

Terletak di dalam tembok kota bau tanah, di ujung barat Jalan Ratchadamnoen, atap kuil yang bergaya Lanna dan vihara  berkilauan mengundang pengunjung. Kompleks kuil berdinding ini sibuk dengan pengunjung dan penyembah sepanjang tahun. Keramaian paling besar terjadi saat ekspo Tahun Baru Thailand (Songkran) pada pertengahan April.

Di lokasi ini terdapat sebuah aula pertemuan utama besar yang menyimpan gambar Buddha era ke-15 yang dibentuk dari tembaga dan emas. Bangunan lain yang juga patut dikunjungi yaitu perpustakaan, yang terletak di sebelah kiri Viharn Lai Kam. Perpustakaan ini menampilkan patung-patung semen yang indah, aula kayu berwarna merah berisi tulisan suci Buddha.

Tempat wisata di Chiang Mai ini buka mulai jam 06.00 sampai 17.00.

  1. Elephant Nature Park

Di tempat wisata di Chiang Mai ini pengunjung diundang untuk menghabiskan waktu sehari secara menyenangkan dengan gajah.
Memandikan Gajah. Image via: notwithoutmypassport.com

Ada banyak kamp gajah di sekitar Chiang Mai. Namun ada isu tidak sedap mengenai pengelolaan kamp gajah di chiang mai, dalam hal kesejahteraan Hewan. Namun Elephant Nature Park bukanlah salah satu dari daerah-daerah yangberupati kurang baik itu.

Di tempat wisata di Chiang Mai ini pengunjung diundang untuk menghabiskan waktu sehari secara menyenangkan dengan gajah. Kegiatan yang dilakukan mulai dari memberi mereka makan, hingga memandikan mereka di sungai.

Sebagian besar gajah di lokasi ini diselamatkan dari beberapa kawasan yang kurang baik. Mereka ada yang diselamatkan dari hewan pertunjukkan atau pekerja. Begitu mereka ditampung di ENP, mereka bukan lagi pekerja. Para Gajah ini diperlakukan dengan lembut dan penuh hormat.

Sehari yang dihabiskan di kawasan wisata di Chiang Mai ini adalah pengalaman yang membuka mata. Pengunjung diajak menghabiskan waktu bersahabat dengan gajah dan mencar ilmu wacana keadaan mereka.

Biaya untuk berkunjung ke konservasi Gajah ini sukarela. Biaya yang pengunjung setorkan dipakai untuk memelihara lahan dan menyediakan makanan bagi binatang. Pastikan untuk memesan di muka, karena slot untuk aktivitas interaksi dengan gajah sering kali telah di booking penuh.

  1. Bua Thong Sticky Waterfalls

Air Terjun Bua Thong adalah pemandangan yang mengesankan. di tempat wisata di Chiang Mai ini Batuan berwarna krem dan bulat, hampir bulat sempurna, dan sangat kontras dengan hutan hijau gelap
Bua Thong Sticky Waterfalls. Image via: theblondtravels.com

Simak juga: kawasan wisata di Phuket

Salah satu daerah paling unik diantara tempat wisata di Chiang Mai yakni Bua Tong atau Air Terjun Lengket. Terletak sekitar satu setengah jam perjalanan ke utara Kota Tua Chiang Mai, jeram ini tidak hanya mengesankan dan elok, tetapi fitur khusus memungkinkan pengunjung untuk memanjat eksklusif ke atas bebatuan dalam gerojokan.

Air Terjun Bua Thong yaitu pemandangan yang mengesankan. Batuan berwarna krem dan bundar, hampir bundar sempurna, dan sangat kontras dengan hutan hijau gelap. Air di daerah wisata di Chiang Mai ini Jernih dan sejuk. Air Itu berasal dari mata air mineral sehingga teladas ii tetap mengalir sepanjang tahun.

Lantai hutan di sekitarnya dilapisi dengan lumut dan bunga berwarna-warni kecil. Ada banyak makhluk hutan seperti kupu-kupu dan serangga air, dan bahkan ada ikan kecil sesekali.

Dari puncak gerojokan, pengunjung mampu mengagumi pegunungan dan hutan. Pengunjung juga mampu melaksanakan apa yang dilakukan penduduk setempat dan berpiknik. Kolam kecil di area riam benar-benar aman bagi anak-anak untuk bermain cipratan air.

  1. Huay Tung Tao Lake

Huay Tung Tao adalah tempat wisata di Chiang mai berupa danau besar yang dilengkapi fasilitas pondok bambu untuk bersantai sambil menghadap ke pegunungan Doi Pui
Huay Tung Tao. Image via: chiangmaiguideline.com

Huay Tung Tao yaitu danau besar yang dilengkapi kemudahan pondok bambu untuk bersantai sambil menghadap ke pegunungan Doi Pui. Danau Huay Tung Tao mempunyai jalan dua jalur yang melingkar di sekitarnya, yang sangat cocok untuk pengendara sepeda, jogging, atau sekedar ingin berjalan kaki. Lintasan ini sepanjang 4 KM.

Air di danau tidak terlalu bersih tetapi pada titik-titik tertentu di akrab bungalo bambu pengunjung dapat berenang atau sekedar bermain air. Karena pemandangan itu banyak orang tiba ke Huay Tung Tao untuk menikmati hari dan makan siang, di salah satu dari banyak restoran yang mengelilingi danau.

Restoran sekitar danau tempat wisata di Chiang Mai ini menyajikan makanan serupa termasuk salad pepaya dan ketan, ikan bakar, nasi goreng dan mie. Mereka juga memiliki air, bir, dan botol wiski yang tersedia untuk dibeli. Ada juga pedagang keliling yang berjualan buah, serangga goreng, dan es krim.

Untuk memasuki Huay Tung Tao biayanya 20 Baht per orang dan ada tempat parkir yang tersedia di sebelah kanan pintu masuk.

  1. Sunday Walking Street

Di sepanjang jalan tempat wisata di Chiang Mai ini, pengunjung akan menemukan banyak pedagang yang menjual berbagai macam barang dan makanan serta aktivitas seni
Sunday Walking Street . Image via: 123rf.com

Simak juga: kawasan wisata di Kuching

Mengunjungi Sunday Walking Street merupakan salah satu kegiatan “things to do ” paling populer kalau sedang traveling di Chiang Mai, Thailand Utara. Seperti namanya, setiap hari Minggu akan ada “Pasar Kaget” yang mulai pukul 16:00 sampai sekitar tengah malam.

Di sepanjang jalan tempat wisata di Chiang Mai ini, pengunjung akan menemukan banyak pedagang yang menjual banyak sekali macam barang dan kuliner serta acara seni mirip pertunjukan musisi jalanan, pelukis sketsa cepat, dan penggiat kesenian tari tradisional Thailand.

Ada banyak jenis barang yang dijual dari berbagai macam jenis pakaian dengan motif khas Thailand utara yang berwarna-warni, lukisan karya seniman lokal, kerajinan tangan lucu dari tanah liat, hiasan rumah, dan masih banyak lagi.

Yang membedakan Walking Street dengan kawasan wisata di Chiang Mai lainnya yaitu barang-barang yang ditawarkan lebih condong ke produk buatan tangan daripada barang produksi massal. Itu membuat acara basuh mata menjadi lebih seru dan tidak membosankan alasannya adalah kita ingin melihat aneka macam jenis barang unik yang ada.

  1. Night Bazzar

Di tempat wisata di Chiang Mai ini pengunjung bisa menemukan bermacam-macam baju, tas, sepatu, perhiasan dari berbagai macam merek
Night Bazzar. Image via: adventuretravel.co.id

Night market ini berada di Chang Moi, Mueang Chiang Mai District, Chiang Mai. Buka setiap hari dari sore hingga tengah malam. Di tempat wisata di Chiang Mai ini pengunjung mampu menemukan bermacam-macam baju, tas, sepatu, tambahan dari berbagai macam merek.  Selain lengkap, pengunjung juga mampu menemukan produk-produk lokal Thailand dengan harga yang lebih murah.

Tempat wisata di Chiang Mai ini yakni tempat yang sempurna untuk berbelanja yang mengasikkan, khususnya jikalau pengunjung siap melaksanakan tawar-menawar. Karena Night Bazaar menarik banyak pengunjung, Selama di tempat ini harus berjaga-jaga supaya tidak ditipu.

Ketika simpulan berbelanja, pengunjung bisa mengikuti pertarungan tinju Muay Thai di stadion kawasan wisata di Chiang Mai ini. Pertarungan Muay Thai adalah bagian dari budaya lokal dan dapat menambahkan elemen yang menarik untuk periode tinggal Anda di Chiang Mai. Tiket untuk menyaksikan pertarungan biasanya antara 200 dan 400 THB.

  1. Art In Paradise Chiang Mai

tempat wisata di chiangmai ini memfasilitasi Pengunjung agar bisa tampak sedang berselancar ombak besar, naik karpet ajaib, dan berdiri di tengah gunung berapi yang meletus, dan lain lain
Art In Paradise. Image via: chiangmai.bangkok.com

Simak juga: daerah wisata di Singapura

Di Art in Paradise, pengunjung bisa berfoto dengan pose fantastic. Pengunjung mampu tampak sedang berselancar ombak besar, naik karpet asing, dan berdiri di tengah gunung berapi yang meletus, atau setidaknya terlihat seperti berada di sana.

Museum seni ilusi ini menampilkan seni 3D yang memiliki efek yang sangat realistis, memberikan banyak peluang foto fantastis. Koleksinya mencakup lebih dari 130 foto yang dibagi ke dalam zona yang berbeda, seperti dunia bawah maritim, margasatwa, Mesir Kuno, dan kota-kota Eropa.

Di semua galeri ini kita bisa besenang senang, dan mengambil gambar kita dengan banyak sekali macam gaya yang lucu-lucu, seperti berada di jembatan yang hendak runtuh dengan gaya yang heboh dan lain-lain dengan tujuan untuk bersenang-bahagia.

Tempat wisata di Chiang Mai ini buka setiap hari, 09:00-19:00. Untuk masuk ke dalam museum dipungut biaya 500 Bath.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni