11 Tempat Wisata Di Laos, Melihat Buddha Di Negeri Tanah Terkunci.

Tempat wisata di Laos didominasi oleh 2 hal. Yaitu peninggalan kuil Budha dan keindahan alam. Dua hal ini menjadi kekuatan unik dari potensi wisata di negeri tanah yang terkunci ini. Beberapa kuil Budha di sini yakni yang tertua di Asia Tenggara.

Tempat wisata di Laos didominasi oleh 2 hal. Yaitu peninggalan kuil Budha dan keindahan alam.
Tempat Wisata di Laos. Imege via: skyscanner.com

Sekilas Soal Laos

Republik Demokratik Rakyat Laos yakni negara yang terkurung daratan di Asia Tenggara, berbatasan dengan Myanmar dan Republik Rakyat Tiongkok di sebelah barat maritim, Vietnam di timur, Kamboja di selatan, dan Thailand di sebelah barat. Kondisi geografis inilah yang mengakibatkan Laos dijuluki negeri terkunci.

Potensi Sosial Budaya Terdiri atas aneka macam macam suku bangsa dengan berbagai macam budayanya, Masyarakatnya sebagian besar masih patuh pada tradisi. Memiliki bahasa nasional, yakni bahasa Lao. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat juga menggunakan bahasa Thai, Inggris, dan Prancis.

Penduduk Laos terdiri dari banyak sekali etnis, orang Lao hidup di tanah rendah dan dekat sungai. Orang Thai hidup di daratan tinggi, orang Mon khmer hidup menyebar di wilayah Laos, dan orang Meo dan Yao hidup di daerah pegunungan yang merupakan pendatang dari Tiongkok Selatan.

Laos masih belum mempunyai jaringan rel kereta api, meskipun adanya planning membangun rel yang menghubungkan Vientiane dengan Thailand yang dikenal dengan Jembatan Persahabatan Thailand-Laos. Alat transportasi di Laos di dominasi oleh Transportasi darat.

11 Tempat Wisata di Laos

  1. Pha That Luang

Struktur tempat wisata di Laos ini dibangun oleh Raja Setthathirat pada 1566, setelah Vientiane menjadi ibu kota Laos
Pha That Luang. Image via: tourismlaos.org

simak juga: tempat wisata di Kanada

Pha That Luang ialah monumen sakral dan salah satu bangunan keagamaan paling mengesankan di Laos. Didirikan pada kurun ke-3 untuk menampung tulang dada Buddha, yang dibawa ke Laos oleh seorang misionaris India.

Struktur tempat wisata di Laos ini dibangun oleh Raja Setthathirat pada 1566, sesudah Vientiane menjadi ibu kota Laos. Patung mantan raja Lao berdiri di depan pintu masuk utama.

Berdiri dengan ketinggian 44 meter, Pha That Luang mempunyai puncak yang dilapisi emas asli, dengan seperangkat menara dicat yang mengelilingi stupa pusatnya.

Festival Luang salah satu perayaan Buddhis terpenting di Laos, berlangsung setiap bulan Oktober dan November. Ada banyak parade, pertunjukan tradisional, dan upacara keagamaan yang diadakan selama 3 hari.

Boun Pha That Luang ialah pekan raya paling bermakna di Vientiane Capital dan juga di Laos. Prosesidi Pha That Luang. Orang-orang membawa bunga, lilin, dupa, dan istana lilin yang dihiasi dengan bunga dan uang kertas. Para pria dan perempuan yang mengenakan banyak sekali kostum etnis Loa yang menari dan memainkan musik dan lagu-lagu tradisional sambil mendekati stupa.

Terletak 4 km timur maritim dari pusat kota Vientiane, kuil daerah wisata di Laos ini gampang dijangkau dengan tuk tuk atau sepeda. Anda dapat menyewa sepeda dari sebagian besar penginapan di kota.

  1. Wat Xieng Thong

tempat wisata di Laos ini merupakan tempat berkumpul yang penting untuk perayaan tahunan di Luang Prabang
Wat Xieng Thong. Image via: 123rf.com

Wat Xieng Thong ialah salah satu kuil terbesar di Luang Prabang. Simbol yang sangat penting dalam sejarah, strukturnya memiliki karakteristik arsitektur Lao periode ke-16, dengan teladan mosaik yang rumit, goresan dinding, ilahi-ilahi Buddha yang langka, dan kereta murung setinggi 12 meter.

Wat Xieng Thong pernah menjadi daerah penobatan raja-raja Laos. Hari ini, tempat wisata di Laos ini merupakan daerah berkumpul yang penting untuk perayaan tahunan di Luang Prabang. Kuil masih tetap dalam bentuk aslinya, dengan perbaikan dilakukan pada atap, penyepuhan daun emas.

Mosaik hiasan di kuil, termasuk montase kaca ‘pohon kehidupan’ yang indah di dinding kuil belakang. Pengunjung juga dapat melihat roda dharma yang digambarkan dengan emas di langit-langit Kuil tempat wisata di Laos ini.

Yang ditampilkan di Kuil Merah yakni Buddha hitam berbaring yang bertanggal yang berasal dari abad pemerintahan Raja Setthathirat. Buddha ini dipamerkan di Paris pada tahun 1931 sebelum dikembalikan ke kuil pada tahun 1964.

Lahan kuil juga menjadi rumah bagi perpustakaan Triptaka, yang dibangun pada tahun 1880. Ada juga menara gendang dan aula penahbisan yang berasal dari tahun 1560. Di bersahabat gerbang timur Wat Xieng Thong terdapat kereta sedih setinggi 12 meter.

Kuil Buka Setiap hari dari jam 6 pagi sampai 6 sore

  1. Buddha Park Xieng Khuan

Patung di tempat wisata di Laos Buddha Park, termasuk Buddha berbaring sepanjang 40 meter dan Dewa Indera di atas Gajah berkepala 3.
Buddha Park. Image via: vietvisiontravel.com

SImak juga: tempat wisata di Brunei Darissalam

Taman Buddha atau dalam bahasa aslinya Xieng Khuan yakni taman patung terbuka dengan patung-patung raksasa Buddha dan dewa-dewa Hindu. Terletak 25km tenggara Vientiane, taman ini didirikan pada tahun 1958 oleh biarawan dan seniman patung, Bunleua ​​Sulila.

Pengunjung tidak hanya akan menemukan patung Buddha, tetapi juga tuhan, tuhan, setan, dan binatang Mitologi dari kedua iktikad tersebut. Patung di daerah wisata di Laos Buddha Park, termasuk Buddha berbaring sepanjang 40 meter dan Dewa Indera di atas Gajah berkepala 3.

Salah satu kawasan terbaik untuk fotografi di Buddha Park yaitu di bab atas struktur setinggi 3 lantai. Pintu masuknya dibentuk agar terlihat seperti mulut setan, dengan tangga batu di dalamnya mengarah ke pemandangan taman yang indah.

Di ujung taman daerah wisata di Laos ini terdapat kafetaria tepi sungai yang menyajikan kuliner dan minuman ringan – sering kali penuh dengan turis yang ingin bersantai sehabis semua berjalan dan memanjat.

Kuil buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore

  1. Wat Si Saket

Kuil tempat wisata di Laos ini juga memiliki arsitektur dan tata letak yang indah, dengan sejarah yang berasal dari tahun 1818
Wat Si Saket. Image via: alowisata.com

Wat Si Saket adalah satu-satunya kuil di Laos yang selamat dari pendudukan Siam, yang menghancurkan sebagian besar ibu kota pada tahun 1828. Kuil ini menampilkan lebih dari 10.000 patung Buddha dengan berbagai ukuran dan gaya.

Kuil tempat wisata di Laos ini juga memiliki arsitektur dan tata letak yang indah, dengan sejarah yang berasal dari tahun 1818. Termasuk atap bertingkat 5 yang berornamen, menara gendang, perpustakaan kecil dengan atap bergaya Burma, dan langit-langit bunga sim (ruang pentahbisan).

Aula kuil tempat wisata di Laos ini menampung 7.000 gambar yang terbuat dari kayu, kerikil, dan perunggu. Sebagian besar patung-patung ini diukir antara kala ke-16 dan ke-18. Pengunjung juga mampu menemukan palung berbentuk ular kayu yang digunakan selama Tahun Baru Lao.

Wat Si Saket terletak di Jalan Lan Xang, barat laut Haw Phra Kaew. Biaya masuk ke kuil sekitar 5.000 kip per orang. Jika mengunjungi kuil di pagi hari, Pengunjung akan menjumpai banyak penduduk setempat yang berdoa, mencari jasa, dan mempersebahkan kuliner kepada para bhikkhu.

  1. That Dam

stup ahitam tempat wisata di Laos ini Terletak di pusat kota dan telah menjadi salah satu landmark kota paling populer.
That Dam. Image via: en.vietnamitasenmadrid.com

Simak juga: daerah wisata di Los Angeles

Dam atau Stupa Hitam di Ibukota Vientiane yaitu salah satu dari beberapa stupa kuno yang tersisa setelah pendudukan Siam di era ke-17. Terletak di sentra kota dan telah menjadi salah satu landmark kota paling terkenal.

Pemandangan yang cukup menarik di tengah apa yang dengan cepat menjadi kota modern. Karena belum mengalami renovasi apa pun, tumbuh-tumbuhan mulai tumbuh dan menambah pesona objek kawasan wisata di Laos ini.

Penduduk setempat percaya bahwa ular air Naga berkepala 7 tinggal di sini untuk melindungi stupa, yang pernah ditutupi dengan emas murni. Selama perang Siam-Laos di final 1820-an, emas dijarah dan meninggalkan warisan yang merupakan stupa hitam.

Warga Laos masih menganggap That Dam sebagai roh penjaga kota. Legenda, cerita rakyat, dan sejarah bergabung untuk menjadikan bangunan ini kawasan yang menarik dan menarik untuk dikunjungi. Namun sayang kurangnya perbaikan tampak mulai menggerogoti bangunan bersejarah ini.

Kunjungan terbaik ke daerah wisata di Laos ini mampu dilakukan pada malam hari. Ketika situs kuno diterangi oleh pencahayaan buatan yang berwarna-warni. Pengunjung bahkan dapat menikmati pemandangan dari sebagian besar restoran dan bar di sekitar stupa.

  1. Phou Si

Di kota Luang Prabang terletak adalah sebuah bukit kecil, tingginya hanya 100 meter. Itulah tempat wisata di Laos yang bernama Phou Si
Phou Si. Image via: dronestagr.am

Di kota Luang Prabang terletak yakni sebuah bukit kecil, tingginya hanya 100 meter. Itulah daerah wisata di Laos yang berjulukan Phou Si. Sisi-sisi bukit, serta bab atas, dipenuhi dengan banyak kuil kecil dan kawasan pemujaan.

Di teras luas yang menghadap museum ialah kuil Wat Pa Huak yang ditinggalkan. Stupa besar dan sim tertutup yaitu yang tersisa. Meskipun pudar, ujung-ujung pelana yang diukir rumit dari sim masih cukup indah.

Pagoda berlapis emas di puncak bukit dibangun di atas watu besar yang menjorok keluar. Sebuah lubang renta di dasar kerikil itu disegel untuk mencegah vandalisme. Di sebelah stupa ada wiharn kecil (kapel) untuk sholat. Dari sini, rute terbaik turun ialah di sepanjang punggung bukit menuju timur maritim.

Sebagian besar tur mengambil rute turun dari jejak kaki Buddha ke kompleks kuil yang sempurna. Namun, pengunjungjuga dapat mengikuti jalan di sekitar sisi lain patung Kuan Ou ke tangga yang mengarah ke tepi sungai Khan.

Pengunjung gila di tempat wisata di Laos ini diminta membayar biaya masuk US $ 1 untuk sampai ke puncak Phou Si. Tidak ada biaya untuk mengunjungi Wat Pa Huak atau Wat Phra Buddabhat.

  1. Phu Chi FA

Puncaknya berdiri di ketinggian 1628 meter di atas permukaan laut dan menawarkan pemandangan lanskap di bawahnya yang menakjubkan.
Sunrise di Phu Chi FA. Image via: itsbetterinthailand.com

Simak juga: kawasan wisata di Amerika

Phu Chi Fa terletak di pegunungan di sebelah timur Chiang Rai di distrik Thoeng. Puncaknya berdiri di ketinggian 1628 meter di atas permukaan maritim dan menunjukkan pemandangan lanskap di bawahnya yang menakjubkan.

Di titik pengamatan Phu Chi Fa, udaranya sejuk dan merupakan perubahan yang menyegarkan dari cuaca tropis Laos yang biasa. Suhu pagi di ekspresi dominan acuh taacuh bertahan sekitar 10 derajat Celcius. Udara segar yang segar mengingatkan pada berkemah di pegunungan.

Di awal hari, pertama cahaya kuning matahari awal di balik pegunungan tempat wisata di Laos ini, kemudian lembah mulai menyala untuk mengungkapkan pemandangan di bawah satu demi satu. Ketika setiap menit berlalu, pemandangan menjelma sesuatu yang indah.

Ada perasaan ketenangan yang berpengaruh dikala bangun di puncak Phu Chi Fa di bawah sinar matahari pagi. Itu adalah daerah di mana saya mampu tinggal selama berjam-jam. Anak-anak muda Mon besar hati menunjukkan Laos di bawah ini.

Mereka menjadi pemandu lokal di kawasan wisata di laos ini. Mereka memperlihatkan pada pengunjung bahwa itu adalah Laos, dan ini yaitu Thailand. Hal itu memperlihatkan kedekatan korelasi antara 2 negara.

  1. Bolaven Plateau

2 jam berkendara dari Pakse terdapat Tad Tayicsua. Sebuah tempat wisata di Laos berupa air terjun terindah di seluruh Laos.
Bolaven Plateau. Image via: wanderwithus.net

Dataran Tinggi Bolaven yakni salah satu daerah yang kurang dikenal di Laos selatan. Ini yakni wilayah yang dipenuhi dengan desa-desa suku, perkebunan kopi tradisional, dan beberapa gerojokan paling spektakuler di Laos.

Meskipun bentang alamnya tidak pegunungan mirip bagian utara Laos, pemandangan budaya dan air terjun yang menakjubkan masih menciptakan menjelajahi bagian-bagian ini sangat bermanfaat. Terdapat beberapa kawasan wisata sebagai perjalanan sehari dari kota Pakse.

Hanya berkendara sekitar dua jam ke selatan dari Pakse terdapat Wat Phu, kompleks kuil Hindu Khmer yang hancur di lereng bukit. Ini ialah situs yang sangat hening dengan sebagian besar hanya beberapa penduduk setempat datang ke sini untuk berdoa atau piknik.

Sekitar 2 jam berkendara dari Pakse terdapat Tad Tayicsua. Sebuah kawasan wisata di Laos berupa penderasan terindah di seluruh Laos. Dikelilingi oleh tumbuh-tanaman dan bunga-bunga yang rimbun, teladas ini menghasilkan pelangi 360 derajat saat matahari menghantamnya di sudut kanan.

Pengunjung tempat wisata di Laos ini bisa makan atau tidur di wisma yang berjarak 10 menit naik dari air terjun, kemudian meluangkan waktu untuk menikmati teladas dalam semua kemuliaan prismatiknya.

  1. Luang Prabang

Banyak kuil atau
Luang Prabang. Image via: agoda.com

Simak juga: daerah wisata di New Zealand

Kota Luang Prabang di Laos sangat populer sebagai kawasan wisata di Laos. Kota ini terletak di Laos bagian utara. Walaupun kecil, namun kota ini sudah diakui oleh Unesco sebagai kota warisan dunia. Kota ini dikelilingin oleh bukit-bukit dan dilalui dua sungai yaitu Namkhan dan Mekong.

Luang Prabang -kota yang dulu dikenal sebagai Muang Sua, kemudian Muang Xieng Thong (Kota Emas), dari abad 14 hingga 16- menjadi ibu kota kerajaan Lane Xang (Kerajaan Sejuta Gajah), yang kekayaan dan pengaruhnya terkait dengan lokasinya yang strategis di Jalur Sutra.

Kekayaan arsitektur Luang Prabang tercermin dari gabungan gaya bangunan dan materi yang digunakan. Mengikuti tradisi, dominan bangunan terbuat dari struktur kayu dan memakai teknik dan materi tradisional yang diperkenalkan pada periode kolonial, seperti panel bambu yang dilapisi dengan gesekan-ukiran unik.

Banyak kuil atau “Vat” di tempat wisata di Laos  Luang Prabang. Termasuk di antaranya adalah Vat Xieng Thong, yang merupakan salah satu kuil Buddha terbaik di Asia Tenggara. Kuil itu dihias dengan sangat mewah oleh patung, gesekan, lukisan, dan perabot yang berasal dari kurun ke-16.

  1. Vang Vieng

Kota kecil tempat wisata di Laos ini terletak di antara Vientiane dan Luang Prabang, di Sungai Nam Song.
Vang Vieng. Image via: laostravel.indochinacharm.com

Vang Vieng yakni lanskap tebing kapur dan sawah di Laos utara. Kota kecil daerah wisata di Laos ini terletak di antara Vientiane dan Luang Prabang, di Sungai Nam Song. Tubing yaitu salah satu daya tarik utama Vagn Vieng.

Sebuah kawasan yang menonjol di Vang Vieng adalah Tham Poukham, yang mempunyai laguna biru mencolok yang cantik untuk berenang. Anda juga mampu menjelajahi gua watu kapur di atas laguna – di dalam, ada patung emas Buddha yang sedang tidur dan deretan batuan yang unik.

Kehidupan malam di Vang Vieng relatif jinak. Pengunjung bisa bersantai di kafetaria dengan bir dan musik live daripada berpesta di Laos. Sebagian besar kafe tetap buka hingga larut malam meskipun jam malam tengah malam di negara itu.

Vang Vieng tidak terlalu populer untuk berbelanja. Pengunjung mengunjungi kota ini untuk bersantai, hiking, dan olahraga air. Namun ada juga beberapa tempat yang menjual lebih dari sekadar kartu pos untuk dikirim pulang.

Di pasar lokal kawasan wisata di Laos ini, pengunjung bisa berbelanja produk segar, tekstil Laos yang indah, dan keranjang anyaman. Ada beberapa toko yang dikelola keluarga yang menjual pakaian renang, celana pendek, topi, topi, dan sandal jepit, yang sebagian besar buka cukup pagi.

  1. Vientiane Night Market

Night Market di Vientiane terletak dekat sungai Mekong. Ada baiknya datang di kala senja sambil menikmati matahari terbenam di tepian sungai Mekong.
Vientiane Night Market. Image via: justgola.com

Simak juga: tempat wisata di Manila

Untuk pengunjung penyuka belanja, night market tak boleh ketinggalan. Night Market di Vientiane terletak bersahabat sungai Mekong. Ada baiknya tiba di kurun senja sambil menikmati matahari terbenam di tepian sungai Mekong. Jika suka jogging, tempat ini juga mampu jadi tujuan.

Vientiane Night Market berada di sepanjang Sungai Mekong. Kiosnya beratap merah dan menjual berbagai kerajinan tangan, pakaian, dan elektronik. Kios di wisata belanja Laos ini gres buka sesudah matahari terbenam dan paling ramai pada pukul 8 malam.

Di daerah wisata di Laos ini pengunjung mampu membeli banyak sekali oleh-oleh dari Laos mirip lukisan Buddha, kemeja dengan logo Beer Lao, dan lain-lain. Penjual kebanyakan bisa berbahasa Inggris karena banyak turis yang berkunjung ke sini.

Jangan ragu untuk Tawar menawar harga saat berbelanja di kawasan wisata di Laos ini. Itu harus dilakukan alasannya adalah harga awal selalu meningkat, jadi jangan pernah mendapatkan harga pertama yang dikutip.

Selain belanja, pengunjung juga bisa bersantai di taman sekitar atau tepi Sungai Mekong. Sangat worthed untuk dikunjungi meskipun kau tak berniat belanja sekalipun. Tepi sungai Mekong pemandangan matahari terbenam nya sangat indah.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni