11 Tempat Wisata Di Manila, Menjelajahi Pesona Mutiara Negeri Timur

Tempat wisata di Manila aneka macam yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari bangunan-bangunan bersejarah yang dimiliki, wisata pegunungan, sampai pantai-pantai bagus. Manila merupakan ibukota Filipina. tidak berlebihan kalau kota ini dikenal dengan sebutan Mutiara Dari Timur.

Tempat wisata di Manila banyak sekali yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari bangunan-bangunan bersejarah yang dimiliki, wisata pegunungan, hingga pantai
Tempat Wisata di Manila. Image via: infoupdate.org

Simak juga: tempat wisata di Filipina

Sekilas Soal Manila

Manila adalah ibu kota dari Filipina. Kota ini terletak di tepi timur Teluk Manila di pulau terbesar dan terutara Filipina, Luzon. Daerah metropolitannya merupakan pusat ekonomi, budaya, pendidikan dan industri negara ini. Manila sering disebut Mutiara Orient.

Manila yakni kawasan metropolitan dengan penduduk lebih dari 10 juta jiwa. Metropolis ini disebut Metro Manila, tetapi sering hanya disebut Manila oleh orang aneh dan selain penduduk sana, terdiri dari 17 kota dan munisipal.

Manila sepenuhnya berada di tempat tropis. Keberadaannya dengan garis khatulistiwa menggambarkan jarak temperatur yang kecil, kecil kemungkinan berada di bawah 20 °C dan lebih tinggi dari 38 °C. Akan tetapi, tingkat kelembapan biasanya lebih tinggi yang mengakibatkan iklim yang lebih hangat.

Transportasi di dalam kota Manila sudah tersedia sistem MRT dan Bis Dalam kota. Namun mengingat kroditnya sistem transportasi publik di kota ini, untuk pengunjung sebaiknya memakai taxi atau kendaraan lain yang lebih prifat.

11 Tempat Wisata di Manila

  1. Malacanga Palace

bangunan tempat wisata di Manila ini dibangun dengan menggunakan batu batu dan dilengkapi dengan ruang dansa, tempat pemandian, taman dan dikelilingi pagar batu.
Malacanga Palace. Image via: radyo.inquirer.net

Istana Malacañang, secara resmi Istana Malacañan yaitu kediaman resmi, tetapi bukan kediaman langsung, dan tempat kerja utama Presiden Filipina. Istana ini terletak di tepi Sungai Pasig. Malacañang dibangun pada tahun 1750 dengan gaya Kolonial Spanyol.

Awalnya bangunan daerah wisata di Manila ini dibangun dengan menggunakan batu batu dan dilengkapi dengan ruang dansa, daerah pemandian, taman dan dikelilingi pagar watu. Namun setelah masa Ferdinand Marcos, istana ini sempat mengalami perombakan besar-besaran.

Istana Malacanang memiliki dua tipe ruang yang berbeda. Ada ruang yang dipakai untuk keperluan pemerintahan dan aneka macam acara resmi. Lalu ada lagi tipe ruang yang khusus diperuntukkan untuk keperluan pemeliharaan sejarah.

Beberapa ruang di Istana Malacanang yang diperuntukkan untuk pemeliharaan sejarah di antaranya yakni museum dan perpustakaan kepresidenan. Museum kepresidenan berisi kenang-kenangan dari banyak sekali presiden Filipina dan pertama kali dibuka pada tahun 2004.

Gabungan museum dan perpustakaan di tempat wisata di Manila ini memamerkan galeri yang menampilkan berbagai kegiatan kepresidenan. Mulai dari Presiden Emilio Aguinaldo sampai ke abad Benigno Aquino III. Ada karya seni dan furnitur yang merupakan koleksi usang dari Istana Malacanang.

  1. Manila Cathedral

Katedral Manila, adalah sebuah basilika Katolik Roma yang terletak di Manila, Filipina. Didedikasikan kepada Bunda Maria yang Dikandung Tanpa Noda, Pelindung Terpenting Filipina.
Manila Cathedral. Image via: tribune.net.ph

Simak juga: daerah wisata di Kamboja

Katedral Manila, yakni sebuah basilika Nasrani Roma yang terletak di Manila, Filipina. Didedikasikan kepada Bunda Maria yang Dikandung Tanpa Noda, Pelindung Terpenting Filipina. Katedral ini berfungsi sebagai takhta episkopal dari Keuskupan Agung Manila.

Katedral Tempat wisata di manila ini pada awalnya yaitu “gereja Manila” yang didirikan pada tahun 1571 oleh seorang klerus sekuler, Juan de Vivero, yang datang di Teluk Manila pada tahun 1566. De Vivero, dikirim oleh Uskup Agung Meksiko, Alonso de Montúfar, untuk membangun Kekristenan di Filipina.

Manila Cathedral yang sekarang, terletak di jantung kota Walled Intramuros, sudah mengalami beberapa rekonstruksi besar sejak awal. Katedral ini telah lama menjadi tempat bagi uskup agung di Filipina. Dan terus menerus menjadi salah satu gereja yang paling dikagumi di negara ini.

Tempat wisata di Manila berupa Katedaral ini tampak jauh berbeda dengan bangunan awalnya. Saat awal dibangun, Gereja terbuat dari materi struktural umum pada waktu itu. Bahan utama yang dipakai adalah nipah, kayu dan bambu.

Api yang menghancurkan kota pada tahun 1583 membuat rekonstruksi pertama gereja dilakukan. Katedral itu dikenal sebagai Gereja Our Lady of the Immaculate di bawah dukungan Konsepsi La Purisima Immaculada. Bangunan ketika ini terlihat megah dengan kubah di atasnya.

  1. Fort Santiago

tempat wisata di Manila Fort Santiago adalah benteng pertama yang dibangun di Manila sehingga menjadi acuan dari keseluruhan kompleks Intramuros.
Fort Santiago. Image via: tripsavvy.com

Bangunan berupa benteng yang runtuh di utara kota Walled Intramuros erat muara Sungai Pasig bernama Fort Santiago, sekarang menjadi salah satu kawasan wisata di Filipina yang digemari pengunjung mancanegara.

Dijelaskan pemandu, Tempat wisata di manila Fort Santiago adalah benteng pertama yang dibangun di Manila sehingga menjadi pola dari keseluruhan kompleks Intramuros.

Dinding di sepanjang sisi barat Plaza Moriones sebelumnya digunakan untuk menyimpan persediaan militer. Saat ini Pusat Pengunjung Intramuros menempati bab dari bekas ruang penyimpanan di dinding, di samping galeri seni, toko suvenir, dan kafetaria.

Plaza itu sendiri adalah taman terbuka dengan sederetan patung seukuran manusia di sekitar pinggiran. Patug itu terdiri dari patung para biarawan, tentara, dan tokoh-tokoh sejarah menghuni Plaza Moriones.

Gerbang berukir yang rumit menyegel segel kerajaan Spanyol dan patung relief kayu St. James, santo pelindung Spanyol. Patung relief menggambarkan St. James yang menghancurkan musuh di bawah kuku kudanya.

Dengan tiket masuk seharga 75 Peso, pengunjung tempat wisata di Manila ini bisa menikmati suasana benteng utama pemerintah kolonial Spanyol. Di dalam benteng, terdapat parit besar, taman, dan air mancur.

  1. National Museum of Philipines

Koleksi-koleksi bersejarah yang dimiliki oleh tempat wisata di Manila Museum Nasional ini dibagi menjadi empat kategori. Seni, etnografi, arkeologi, dan sejarah.
National Museum of Fine Art of Philipines. Image via: travel.sygic.com

SImak juga: daerah wisata di Dubai

Museum Nasional Filipina yaitu sebuah forum pemerintah di Filipina dan menjabat sebagai lembaga pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan dalam menyajikan banyak sekali koleksi nasional permanen yang menampilkan antropologi, arkeologi dan seni rupa di Filipina.

Koleksi-koleksi bersejarah yang dimiliki oleh daerah wisata di Manila Museum Nasional ini dibagi menjadi empat kategori. Seni, etnografi, arkeologi, dan sejarah.

Ada satu koleksi yang sangat terkenal yaitu San Diego. Koleksi berupa sebuah kapal yang pada jaman kuno dipakai untuk transportasi di bidang perdagangan antara Filipina dengan Meksiko. San Diego tenggelam itu ditemukan utuh bersama artefak di dalamnya.

Tempat wisata di Manila ini terdapat satu ruang yang memamerkan karya dari seorang pelukis yang bernama Juan Luna. Pelukis tersebut mulai populer pada periode ke 19. Tidak hanya seorang pelukis saja, Juan Luna juga dikenal sebagai pemahat sekaligus aktifis politik.

Museum ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga pukul 17.00, biaya masuknya relatif cukup murah hanya sebesar Rp 34.000 bagi orang sampaumur, sedangkan untuk anak-anak Rp 14.000 per orang. Selama di dalam museum Anda akan ditemani oleh seorang pemandu wisata.

  1. Metropolitan Museum of Manila

Kegiatan tempat wisata di Manila, Metropolitan Museum, mencakup rentang yang luas. Pameran seni Filipina adalah kurasi dari lembaga budaya, koleksi pribadi, dan Koleksi Seni Bangko Sentral ng Pilipinas.
Metropolitan Museum of Manila. Image via: themanilaurbanite.com

Metropolitan Museum of Manila yaitu lembaga seni Filipina pertama yang memberikan acara dwibahasa. Ia percaya pada penggunaan seni sebagai alat dalam pengajaran keunggulan, nilai-nilai budaya, dan tanggung jawab sosial.

Kegiatan tempat wisata di Manila, Metropolitan Museum, mencakup rentang yang luas. Pameran seni Filipina adalah kurasi dari forum budaya, koleksi eksklusif, dan Koleksi Seni Bangko Sentral ng Pilipinas. Pameran seni abnormal dimungkinkan dengan sponsor dari banyak sekali kantor budaya.

MET telah memperoleh lukisan, patung, dan cetakan, santunan murah hati dari seniman Filipina, jago waris seniman, dan kolektor pribadi. Mereka membentuk koleksi seni kontemporer yang  dipertunjukkan secara berubah, dalam acara tematik dengan beragam pesan responsif dan pendidikan.

Tempat wisata di Manila ini memiliki 92 karya seni – 70 lukisan, dan 2-dimensi karya dan 22 patung dan 24 buah dalam koleksi cetakan kontemporer. Koleksi museum terutama terdiri dari karya seni yang dibentuk oleh seniman kontemporer Filipina.

Biaya masuk ke museum adalah PHP 100. Met dibuka mulai pukul 10:00 sampai 17:30 dari Senin sampai Sabtu. Itu tertutup untuk umum pada hari Minggu dan hari libur.

  1. Rizal Park

Rizal Park menjadi tempat wisata di Manila favorit, karena ada banyak hal menarik yang bisa kita lihat di Rizal Park ini, yang pertama adalah Monumen Jose Rizal.
Rizal Park. Image via: langyaw.com

Simak juga: daerah wisata di India

Rizal Park alias Taman Rizal yaitu sebuah taman seluas 58 hektar yang terletak di jantung Kota Manila. Tepatnya di Lunete Jalan Roxas Boulevard, taman yang menghadap ke Teluk Manila ini menjadi favorit warga setempat.

Rizal Park menjadi kawasan wisata di Manila favorit, alasannya adalah ada banyak hal menarik yang bisa kita lihat di Rizal Park ini, yang pertama yaitu Monumen Jose Rizal. Monumen Jose Rizal yaitu sebuah monumen yang dibangun pada tahun 1908 untuk mengenang jasa kepahlawanan Dr Jose Rizal.

Tepat berhadapan dengan Monumen Jose Rizal terdapat sebuah tugu kecil bergambar peta wilayah Filipina yang merupakan titik nol kilometer Manila dan di belakangnya terdapat satu tugu dengan sebuah jam bundar di atasnya.

Tugu jam lingkaran ini merupakan Monumen Centennial Memorial Clock, sebuah monumen yang dibangun untuk memperingati 100 tahun kemerdekaan Filipina.

Di belakang Monumen Jose Rizal ini terdapat satu bak air yang dihiasi air mancur. Di malam hari, air mancur de kawasan wisata di Manila ini dihiasi aneka macam lampu yang mempercantik pemandangan. Di sisi kolam tersebut berjejer deretan patung setengah badan yang merupakan patung para pendekar-jagoan nasional di Filipina.

  1. Manila Ocean Park

Tempat wisata di Manila ini letaknya tidak jauh dari Rizal Park. Keunikan yang paling banyak diminati oleh pengunjung adalah Jellies Exhibit atau pameran ubur-ubur
Manila Ocean Park Jellies Exhibit. Image via: somethingabouttomato

Wahana wisata air Manila Ocean Park diklaim sebagai oceanarium terbesar se Asia, dengan mempunyai luas mencapai 8.000 meter persegi. Spesies ikan laut dalam oceanarium ini mencapai 400 ekor dan di tempat ini Anda juga bisa melaksanakan snorkeling dan diving layaknya di dalam laut.

Tempat wisata di Manila ini letaknya tidak jauh dari Rizal Park. Tempat wisata ini dibuka pertama kali pada 1 Maret 2008. Pembangunan Manila Ocean Park meluas dan pada tahun 2009 dibangun hotel, mall, restoran, dan bak renang.

Pengunjung mampu menyaksikan atraksi dari singa maritim dalam Sea Lion Show. Tidak hanya itu saja masih banyak keunikan diantaranya Marine Life Habitat, Fish Spa, Jellies Exhibit, Trails to Antartica and Musical Fountain Show.

Keunikan yang paling banyak diminati oleh pengunjung ialah Jellies Exhibit atau bazar ubur-ubur dan Music Acquatica Water yang merupakan wahana rekreasi dimana pengunjung mampu menikmati permainan air seperti kolam renang.

Tempat wisata di Manila, Manila Ocean Park mulai buka setiap hari pada pukul 10.00 pagi sampai pukul 21.00 malam.Biaya masuk sebesar 400 Peso atau sekitar Rp 110.000 untuk orang remaja, sedangkan untuk anak-anak dikenakan biaya sebesar 350 Peso atau sebesar Rp 95.000.

  1. Pagsanjan Falls

Bagi para pengunjung tempat wisata di Manila ini, di sini menjadi pilihan untuk merelaksasi tubuh dengan berendam atau berenang.
Pagsanjan Falls. Image via: visitpinas.com

Simak juga: kawasan wisata di London

Air terjun Pagsanjan, nama itu berasal dari bahasa Tagalog yang berarti di mana dia bercabang. Ada dua sungai utama yang menjadi titik temu di kawasan wisata di Manila ini, adalah sungai Bumbungan dan Balanac.

Dalam legenda lokal, keberadan teladas ini berhubungan dengan dua bersaudara berjulukan Balubad dan Magdapio. Dalam perjuangannya untuk mencari air untuk mengatasi animo kemarau, Balubad meninggal. Magdapio dalam keputusasaan melemparkan batu ke tebing. Dari tebing itu muncullah teladas indah ini.

Para pengunjung sering mengunjungi kawasan ini pada bulan Agustus dan September. Hal ini dikarenakan pada trend hujan pemandangan di sekitar Pagsanjan semakin menarik, dan debit air juga semakin bertambah.

Bagi para pengunjung kawasan wisata di Manila ini, di sini menjadi pilihan untuk merelaksasi tubuh dengan berendam atau berenang. Karena ukurannya yang cukup luas, pengunjung tidak perlu khawatir kalau tiba ke Pagsanjan penuh dengan wisatawan pada akhir pekan.

Jika tidak ingin suasana yang ramai dapat berkunjung ke tempat wisata ini pada hari Senin atau Kamis. Air terjun Pagsanjan terletak di Cavinti Anda dapat mengaksesnya memakai bus dari kota Pagsanjan. Hanya membutuhkan waktu kurang lebih 25 menit.

  1. Manila Bay

Manila Baywalk merupakan tempat wisata di Manila berupa jalur atau jalan yang dibuat khusus bagi pejalan kaki
Manila Bay. Image via: spot.ph

Manila Baywalk merupakan tempat wisata di Manila berupa jalur atau jalan yang dibentuk khusus bagi pejalan kaki. Sebelumnya kawasan ini tidak terawat dan tidak aman bagi para masyarakat yang melintas. Kemudian diperbaiki  menjadi satu kawasan menarik dan nyaman untuk dilalui bahkan pada malam hari.

Lokasi Baywalk berada di tepi teluk Manila, dan memiliki panjang 2 km. Jalur pejalan kaki ini di bagian tengahnya ditanami pohon kelapa yang berfungsi sebagai perindang dan memperindah suasana serta permukaannya berupa rumput.

Bagi masyarakat sekitar Manila, daerah wisata di Manila ini digunakan untuk jogging dan senam. Selain udara pagi yang segar, pemandangan Manila Baywalk nampak indah karena berada tepat di tepi Teluk Manila. Sembari istirahat pengunjung bisa melihat berbagai aktifitas kapal yang melewati Teluk Manila.

Ketika malam hari suasana di Manila Baywalk semakin romantis alasannya kerlap-kerlip cahaya lampu dari pelabuhan dan di satu sisi lainnya terdapat cahaya dari deretan gedung-gedung. Lampu-lampu hias yang berbentuk ornamen juga menambah indahnya daerah wisata ini.

Di tepi jalan terdapat cafe dan restoran yang menyediakan menu masakan khas Filipina. Pengunjung bisa menikmati kuliner bersama pasangan atau keluarga sambil melihat pemandangan maritim. Bila ingin membeli oleh-oleh juga ada.

  1. Seafood Dampa

Tempat wisata di Manila ini terletak dekat dengan berbagai hotel, pusat perbelanjaan dan kasino.
Seafood Dampa Image via: wikimedia.org

Simak juga: daerah wisata di Inggris

Seaside Dampa Macapagal mungkin yaitu tempat masakan laut terbesar di Manila. Tempat wisata di Manila ini terletak dekat dengan berbagai hotel, sentra perbelanjaan dan kasino. Seafood Dampa Macapagal juga berjarak beberapa menit dengan taksi atau naik dari Bandara Manila.

Yang cukup menarik, bersantap di Seaside Dampa Macapagal mampu dilakukan dengan pengunjung berbelanja sendiri ikan maritim yang mau dimasak. Ada sejumlah kios di pasar yang menjual kuliner bahari segar dari kerang kecil, udang, kepiting, lobster dan banyak lagi.

Pastikan untuk menggunakan keterampilan tawar-menawar, sebab harga mungkin cukup mahal dibandingkan dengan pasar basah biasa di negara ini. Meskipun demikian, pengunjung mampu mendapatkan diskon dari penjual kalau terampil tawar-menawar.

Setelah tamat berbelanja masakan laut segar di pasar berair, langkah selanjutnya yaitu mencari restoran untuk memasak kuliner maritim. Ada sejumlah restoran di Seaside Dampa Macapagal, yang melayani Paluto. Paluto artinya meminta seseorang memasak.

Sederhananya, di kawasan wisata di Manila ini pengunjung  berbelanja makanan bahari. Kemudian pergi ke restoran untuk meminta mereka memasak masakan laut yang tadi dibeli, dengan salah satu resep yang ada dalam hidangan.

  1. Kultura

Tempat wisata di Manila ini berupa sebuah toko yang berada di lantai satu dari sebuah mall terbesar di Asia.
Kultura. Image via: Erika Canglanglang 

Salah satu kawasan belanja paling murah di Manila yang direkomendasikan bagi pengunjung ialah kultura. Tempat wisata di Manila ini berupa sebuah toko yang berada di lantai satu dari sebuah mall terbesar di Asia.

Tak seperti tempat belanja murah di Kuala Lumpur atau daerah belanja murah di Shanghai yang lokasinya di luar mall, toko kultura justru mengambil salah satu area mall sebagai kawasan transaksinya.

Meskipun berada di dalam mall yang terbilang mewah, Anda Tak perlu khawatir bila untuk soal harganya. Harga di Kultura tak jauh berbeda dengan harga di pasar tradisional mirip Greenhills di Manila atau pasar-pasar yang ada di pinggir jalan.

Toko kultura di mall of Asia ini dikenal sebagai toko yang cocok untuk membeli buah tangan. Setiap pengunjung yang pergi ke daerah wisata di Manila, akan mampir ke toko ini untuk belanja beberapa barang yang bisa menjadi oleh-oleh dan tahan lama.

Di toko ini ada bermacam-macam embel-embel, kain, kaos, topi, aneka cemilan, dan lain sebagainya yang ditawarkan dengan harga yang bervariasi namun tetap terjangkau untuk wisatawan. Sebab, toko ini memang sudah menyediakan dirinya secara khusus sebagai daerah wisata belanja untuk pengunjung di Manila.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni