11 Tempat Wisata Di Shenzhen Paling Recommended Untuk Liburan

Tempat wisata di Shenzhen tidak hanya kuil, tetapi juga terdapat sebuah areal pemakaman. Pemandangan alam di tempat ini juga tak kalah indah. Dari pantai, gunung, hingga Hutan Bakau. Semuanya pantas untuk dikunjungi.

Tempat wisata di Shenzhen tidak hanya kuil, tetapi juga terdapat sebuah areal pemakaman
Tempat Wisata di Shenzhen. Image via: saporedicina.com

Sekilas Soal Shenzhen

Shenzhen merupakan nama kota di RRT. Letaknya di bab tenggara. Tepatnya di provinsi Guangdong. Kota ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 6 juta jiwa dengan memiliki luas wilayah 2.020 km². Kota ini terdiri dari 6 kabupaten level-divisi. Letaknya tak jauh dari perbatasan Hong Kong.

Menurut Sejarahnya, Kota Shenzhen hanyalah desa nelayan yang biasa bahkan termasuk desa miskin pada tahun 1970. Namun Kota Shenzhen sekarang menjadi kota yang luar biasa. Kota tersebut mengalami perkembangan yang pesat. Dimulai dengan Kota Shenzhen yang dikembangkan menjadi Daerah Ekonomi Khusus (DEK) pada tahun 1980, Kota tersebut bermetamorfosis Kota Industri.

Transportasi utama yang digunakan turis yakni Metro. Kereta yang jalan di bawah tanah ini sangat efisien, bersih, dan murah. Ada 4 line yang sudah beroperasi, namun yang kita pakai hanya line 1, mulai dari Luo Hu, melewati Laojie (Dong Men shopping), Huaqiang Rd (shopping elektronika), dan Window of The World station.

11 Tempat Wisata di Shenzhen

  1. China Folk Culture Village

Bangunan-bangunan dan taman-taman di tempat wisata di Shenzhen ini dibuat dengan tujuan mempromosikan Shenzhen sebagai tempat wisata yang layak untuk dikunjungi.
China Folk Culture Village. Image via: alamy.com

Simak juga: tempat wisata di Guangzhou

China Folk Culture Village merupakan salah satu taman budaya, yang di dalamnya terdapat bangunan-bangunan khas Cina dan taman-taman kecil beserta kebudayaannya seperti Green Lake, Wind Rain Bridge, Waterfall Cable Sliding, Yao Village, Drum Tower, Lamasery, Quadrangle Gallery, Impression of China dan lain-lain.

Bangunan-bangunan dan taman-taman di tempat wisata di Shenzhen ini dibuat dengan tujuan mempromosikan Shenzhen sebagai daerah wisata yang layak untuk dikunjungi. Di kawasan ini juga sering diadakan atraksi-atraksi mirip tari-tarian khas Cina, atraksi musik, bahkan aneka macam pekan raya unik mirip Festival Air dan Festival Obor.

Festival Air yang digelar di daerah wisata di Shenzhen ini merupakan tradisi di Cina, berbentuk acara siram menyiram air antar warga. Masyarakat setempat mempercayai tradisi siram menyiram air dapat membawa berkah bagi kehidupan mereka di kala depan.

Saat berjalan-jalan berkeliling di daerah wisata di Shenzhen ini, terdapat taman-taman kecil yang indah dengan bebatuan dan pepohonan hijau di sekitarnya. Pengunjung yang datang ke kawasan ini mampu menyaksikan kebudayaan dari masing-masing etnis Cina yang jumlahnya sekitar 56. Bahkan sampai masakan khas dari tiap-tiap tempat yang berbeda-beda.

Taman ini konsepnya seperti Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta.

  1. Shenzhen Dapeng Fortress

Bangunan tempat wisata di Shenzhen ini dibangun pada tahun 1394 oleh Kaisar Dinasti Ming. Luas bangunan ini mencapai 110.000 meter persegi.
Shenzhen Dapeng Fortress. Image via: shenzhenshopper.com

Dapeng Fortress merupakan sebuah komplek benteng pertahanan, sebagai daerah pertolongan dari serangan bajak laut Jepang. Bangunan kawasan wisata di Shenzhen ini dibangun pada tahun 1394 oleh Kaisar Dinasti Ming. Luas bangunan ini mencapai 110.000 meter persegi.

Bangunan ini terdiri dari rumah-rumah yang dikelilingi oleh pagar yang tebal dari kerikil bata, yang memiliki tinggi sekitar 6 meter, dan ketebalan sampai lebih dari dua meter. Di daerah ini, pemerintah juga mendirikan sebuah museum, yang diberi nama Museum Benteng Dapeng (Dapeng Fortress Museum).

Bangunan rumah-rumah yang ada di dalam benteng daerah wisata di Shenzhen ini memiliki desain yang khas, dengan dinding yang tebal, dan sedikit jendela. Jalan masuk ke dalam benteng berupa terowongan dengan panjang sekitar 7 meter yang terdapat pada bawah gerbang utama.

Di atas bangunan gerbang utama, terdapat sebuah daerah mirip dengan rumah, yang merupakan pos pengintaian musuh. Dulunya pos pengintai musuh ini digunakan untuk mengamati keadaan di sekitar benteng.

  1. Tien Hou Temple

Pada area kuil tempat wisata di Shengzhen ini, pengunjung akan menjumpai pelataran kuil yang cukup luas, dengan hiasan patung Dewi Laut dan Singa yang berada di depan kuil
Tien Hou Temple. Image via: visionsoftravel.org

Simak juga: kawasan wisata di Beijing

Kuil Tien Hou merupakan tempat peribadatan yang dipersembahkan untuk Dewi Laut. Kuil tempat wisata di Shenzhen ini akhir dibangun pada tahun 1410. Pembangunan kuil ini tidak lepas dari sejarah kekaisaran di Cina. Khususnya ketika Laksamana Zheng ditugaskan oleh Kaisar Zhu untuk berlayar ke barat.

Kuil ini memiliki desain seperti kuil-kuil pada umumnya, mempunyai aula utama sebagai kawasan pemujaan, dan pelataran yang luas. Pintu gerbang kuil ini mempunyai pilar yang terbuat dari kayu, dengan cat berwarna merah cerah. Di atas pilar tersebut terdapat hiasan naga berwarna kuning keemasan.

Setelah memasuki gerbang area kuil tempat wisata di Shengzhen ini, pengunjung akan menjumpai pelataran kuil yang cukup luas, dengan hiasan patung Dewi Laut dan Singa yang berada di depan kuil. Di depan patung Dewi Laut tersebut terdapat tempat untuk menancapkan dupa, sebagai simbol penghormatan kepada Dewi Laut

Pemandangan unik terlihat ketika melihat pohon dengan kain-kain merah yang diikatkan pada ranting-ranting pohon tersebut. Pohon tersebut merupakan Pohon Pengharapan. Masyarakat setempat percaya bahwa pohon tersebut mampu mengabulkan keinginan dan impian mereka.

  1. Nanao Bay

Pengunjung tempat wisata di Shenzhen dapat pula berjemur menikmati teriknya matahari kala siang hari.
Nanao Bay. Image via: tripadvisor.com

Nanao Bay terletak di kota Shenzhen, tepatnya di semenanjung Dapeng. Tempat ini mempunyai sejuta pesona yang dapat memukau siapa saja yang melihatnya. Tempat wisata di Sangzhen ini dikelilingi oleh tempat perbukitan yang hijau.

Pemandangan para nelayan yang mencari ikan menghiasi indahnya perairan di Teluk Nanao. Kawasan pantai yang berada di pinggiran teluk juga memiliki pasir yang bersih. Pengunjung tempat wisata di Shenzhen dapat pula berjemur menikmati teriknya matahari era siang hari.

Ada juga acara wisata berupa menyusuri pantai atau menyewa speedboat yang disediakan di daerah penyewaan. Pengunjung juga mampu naik ke tempat perbukitan yang tidak terlalu tinggi dis keitar pantai. Dari sana bisa menikmati hembusan angin dari arah teluk. Dari daerah perbukitan ini, pengunjung dapat melihat indanya kota Hong Kong.

Saat sore hari datang, anda dapat menikmati pemandangan matahari karam di atas perbukitan ini, atau daerah pantai.

Tempat ini juga merupakan tempat diselenggarakan bazar tahunan perahu naga, yang merupakan pekan raya kebudayaan di Shenzhen.

  1. Wutong Mountain

Tempat wisata di Shenzhen ini menawarkan pemandangan indah pohon-pohon cemara yang berada di sepanjang jalan gunung ini
Wutong Mountain. Image via: en.wikipedia.org

Simak juga: daerah wisata di Hongkong

Gunung Wutong merupakan gunung yang berada di desa Dawang, Shawan Distrik Luohu. Uniknya gunung-gunung di Cina memang tidak terlalu tinggi, termasuk Gunung Wutong. Namun penampakan gunung ini nampak tinggi, karena Shenzhen berada di daratan yang datar, sehingga gunung yang mempunyai ketinggian 944 meter ini terlihat tinggi.

Tempat wisata di Shenzhen ini menawarkan pemandangan indah pohon-pohon cemara yang berada di sepanjang jalan gunung ini. Dari puncak gunung ini, anda dapat menyaksikan pemandangan kota Shenzhen yang ramai.

Di puncak gunung terdapat sebuah tempat untuk beristirahat dan mengamati pemandangan sekitar gunung ini. Tempat pengamatan tersebut dibangun dengan gaya arsitektur khas Cina, dengan atap berbentuk segi delapan, yang memiliki arti delapan arah mata angin.

Suasana hening tempat wisata di Shenzhen ini cocok sebagai kawasan refreshing. Penduduk lokal sering memanfaatkan area pelataran yang berada di kaki gunung ini sebagai kawasan menghabiskan waktu sore, sembari menikmati pemandangan matahari karam yang sangat indah. Ada pula masyarakat yang memanfaatkan pelataran gunung ini sebagai kawasan untuk berolahraga.

  1. Ming hua Sea World

Kapal tempat wisata di Shenzhen ini memiliki lobi seluas 1000 meter persegi, kafe seluas 2000 meter persegi, bioskop 3D, sebuah hotel bintang 4, dan fitness center.
Ming Hua Sea World. Image via: fromasiawithlife

Kapal raksasa Ming hua, sebuah kapal pesiar yang disandarkan secara permanen di area Sea World. Kapal pesiar raksasa ini mempunyai panjang total 168 meter dengan 9 tingkat. Kapal daerah wisata di Shenzhen ini memiliki lobi seluas 1000 meter persegi, kafe seluas 2000 meter persegi, bioskop 3D, sebuah hotel bintang 4, dan fitness center.

Di kapal raksasa ini, terdapat banyak sekali macam kafetaria khas dari negara-negara di dunia, lengkap dengan aksesoris dan sajian khas dari negara-negara tersebut. Ada Italian Bar, Spanish bar, Munich Bar, Brasilian Bar, Paris Bar, serta British Bar. Bar di kawasan wisata di Shenzhen tersebut menyediakan makanan dan minuman khas berbagai negara.

Pemandangan dari tingkat paling atas mampu melihat pemandangan lautan biru yang luas, dengan udara yang sejuk. Waktu paling sempurna untuk mengunjungi kapal pesiar ini ialah ketika malam hari, sebab suasana malam lebih ramai dan banyak atraksi yang diadakan di kapal ini.

Setiap lantai kapal kawasan wisata di Shenzhen ini memiliki hal yang menarik, namun tingkat paling atas kapal ini merupakan kawasan yang sangat menarik. Suasana lantai paling atas kapal ini juga sangat romantis.

  1. Window of the World

Di dalam taman tempat wisata di ShenZhen ini, terdapat tiruan bangunan ikon dari seluruh dunia, termasuk borobudur
Window of the World. Image via: messynessychic.com

Simak juga: kawasan wisata di Shanghai

Window of The World merupakan sebuah taman yang memiliki luas area mencapai 480.000 meter persegi. Di dalam taman kawasan wisata di ShenZhen ini, terdapat tiruan bangunan ikon dari seluruh dunia. Ada Menara Eiffel, Menara Condong Pizza, Angkor Wat, Colosseum, Piramida, Sphinx, Candi Borobudur, juga Taj Mahal

Replika ikon-ikon tersebut dibuat dengan sangat detail, sampai sangat mirip dengan benda aslinya. Mulai dari warnanya, bentuknya, susunan bangunannya, jumlah tiang penyangga bangunan, dan lain sebagainya. Uniknya lagi, replika Air Terjun Niagara juga dibentuk di sini.

Saat malam hari tiba, diadakan pertunjukan yang memukau para pengunjung daerah wisata di Shenzhen ini. Pertunjukan yang ditampilkan di daerah ini berupa tarian tradisional, dengan pakaian khas yang dikenakan oleh para penarinya. Gerakan tarian yang dipadukan dengan iringan musik pengiring sangat kompak dan selaras, sehingga menimbulkan harmoni yang indah.

Tempat wisata di Shenzhen ini buka mulai pagi pukul 09.00 hingga pukul 22.00. Tiket masuk Window of The World seharga 140 Yuan.

  1. Xichong Beach

Pantai tempat wisata di Shenzhen ini masuk ke dalam 10 tempat terindah di Cina versi National Geographic.
Xichong Beach. Image via: shenzhen.blog

Pantai Xichong merupakan pantai yang indah yang terletak di Distrik Longgang di Shenzhen. Pantai ini dikenal oleh masyarakat luas karena lokasinya yang menghadap bahari Cina Selatan, dan merupakan kawasan yang anggun untuk berselancar. Pantai kawasan wisata di Shenzhen ini masuk ke dalam 10 kawasan terindah di Cina versi National Geographic.

Pengunjung yang tiba ke pantai ini biasanya untuk berselancar, berjemur, dan berlibur atau melihat pemandangan. Pemandangan paling indah tentu saja adalah matahari terbit dan karam. Air pantai yang jernih serta kadar garam yang tidak terlalu tinggi menciptakan pantai ini cocok juga untuk berenang bersama keluarga.

Pantai Xichong dikelilingi oleh tempat perbukitan yang hijau dengan pepohonan yang rindang. Tak heran kalau udara di pantai terasa sejuk. Perbukitan yang berada di akrab pantai juga menarik bagi para pecinta alam untuk dijadikan lokasi pendakian. Xichong juga merupakan pantai terbesar yang berada di Shenzhen

Pantai daerah wisata di Shenzhen ini buka setiap hari, dengan harga tiket masuk 5 Yuan per orang.

  1. Mangrove Seashore Ecology Park

Cagar Alam tempat wisata di Shenzhen ini Ini mencakup area seluas 368 hektar.
Mangrove Seashore Ecology Park. Image via: drc.sz.gov.cn

Simak juga: daerah wisata di Cina

Cagar Alam Mangrove Shenzhen terletak di pantai timur maritim Teluk Shenzhen. Cagar Alam ini didedikasikan untuk hewan Burung. Cagar Alam daerah wisata di Shenzhen ini Ini meliputi area seluas 368 hektar. Ini yaitu satu-satunya cagar alam yang terletak di kawasan perkotaan dan yang terkecil di Cina.

Ada 189 jenis dan jumlah 100.000 burung yang bermigrasi untuk tiba ke sini untuk beristirahat atau menghabiskan animo dingin. Beberapa diantaranya mencakup bangau putih, Burung Camar, kuntul, dan jenis burung lainnya. Selain kelompok tumbuhan bakau di kawasan lindung, ada juga 55 spesies flora lainnya.

Di daerah wisata di Shenzen ini tidak hanya nirwana bagi burung untuk habitat dan kerajaan tanaman, tetapi juga daerah yang tepat bagi orang untuk berjalan-jalan menonton burung, pemandangan laut, dan mengalami gaya alami.

Hutan Bakau Shenzhen dan Cagar Alam Hong Kong Mai Po dipisahkan oleh sungai. Mereka bersama-sama membentuk ekosistem lahan berair Teluk Shenzhen dan telah menjadi lanskap yang unik dari perbatasan Shenzhen-Hong Kong.

  1. Hua Qian Bei

Di tempat wisata di Shenzhen ini sangat mudah untuk menemukan Ipad ech Epad, Iped, dan sejenisnya dengan harga sangat jauh lebih murah
Hua Qian Bei. Image via: jalanjalanterus.me

Hua Qian Bei ini populer mirip layaknya glodok di Jakarta. Tempat wisata di Shenzhen ini merupakan sentra belanjan barang-barang elektronik murah. Mulai dari telepon seluler dan komponen-komponen hingga lemari es ataupun, tv, serta kamera.

Selepas keluar dari stasiun MTR pengunjung akan bertemu deretan gedung-gedung tinggi di kedua sisi jalan. Dimasing-masing gedung itulah terdapat toko-toko elektronik tersebut. Ada 1 lantai khusus untuk komponen elektronik, khusus untuk kamera, khusus untuk tv, khusus untuk hp, komputer, printer bahkan dan lain sebagainya.

Di tempat wisata di Shenzhen ini sangat mudah untuk menemukan Ipad ech Epad, Iped, dan sejenisnya dengan harga sangat jauh lebih murah. Barang KW itu mempunyai kemiripan yang bener-bener susah dibandingkan.

Kawasan ini mempunyai trotoar yang sangat lebar, sehingga nyaman untuk jalankaki. Di tempat ini tidak hanya produk elektro yang dijual. Di bab luar gedung juga terdapat toko-toko baju dengan merk pleseran mirip clo chodil, cross dan lain sebagainya. sehingga ibu-ibu yang mengantar bisa cuci mata di situ.

  1. Dong Men Pedestrian Street

. Di tempat wisata di Shenzhen ini berkumpul beberapa gedung-gedung seperti trade center, ataupun juga ada gedung apartemen dengan pertokoan di bawahnya.
Dong Men. Image via: shenzhenshopper.com

Simak juga: daerah wisata di Kyoto Jepang

Dong Men ini berupa tempat bisnis mirip layaknya Mangga Dua di Jakarta. Di kawasan wisata di Shenzhen ini berkumpul beberapa gedung-gedung mirip trade center, ataupun juga ada gedung apartemen dengan pertokoan di bawahnya.

Seperti layaknya Mangga Dua, di Dong Men ini juga dikenal sebagai sentra belanja pakaian jadi yang murah. Di lokasi ini bisa dijumpai  baju, celana, tas, sepatu, sendal dan aksesoris lainnya mulai dari bayi hingga orang tua. Lokasi daerah wisata di Shenzhen ini tidak begitu jauh dari exit Lao Jie.

Dong Men ini akan sangat ramai pada malam hari. Pada malm hari semua toko semarak dengan promo-promo belahan harga di masing-masing toko. Semua orang tumpah ruah di trotoar-trotoar sepanjang toko-toko.

Tidak hanya produk fashion dijual di tempat wisata di Shenzhen ini. Batu giok juga ada di gedung bab dalam, dengan naik beberapa lantai untuk mendapatkan lokasi. Yang paling gampang dicari disini ialah tas tangan ibu-ibu yang cuman berjarak beberapa langkah antar toko dengan harga sangat miring.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni