11 Tempat Wisata Kudus, Sentra Wisata Religi Jawa Tengah

Sebagai tempat yang menjadi salah satu sentra kebudayaan Jawa Islam, kala Wali Songo, tempat wisata Kudus banyak yang berkaitan dengan hal itu. Peninggalan dari kala itu ada berupa Mesjid Agung Demak, Air Tiga Rasa, dan Makam Sunan Muria.

Sebagai daerah yang menjadi salah satu pusat kebudayaan Jawa Islam, masa Wali Songo, tempat wisata Kudus banyak yang berkaitan dengan hal itu
Tempat Wisata Kudus. Image via: tfanews.com

Sekilas Soal Kudus

Kabupaten Kudus terletak di Jawa Tengah. Sebagian besar wilayah Kabupaten Kudus yaitu dataran rendah. Di sebagian wilayah utara terdapat pegunungan Muria. Sungai terbesar ialah Sungai Serang yang mengalir di sebelah barat, membatasi Kabupaten Kudus dengan Kabupaten Demak.

Dahulu Kota Kudus berjulukan Kota “Tajug”. Disebut Tajug karena di tempat tersebut terdapat banyak bangunan suci pemeluk agama Hindu. Setelah masuknya Agama islam, nama itu diganti, namun dengan makna yang sama, yakni Kudus. Dari bahasa Arab yang juga berarti Suci.

Kesenian Barongan yaitu salah satu kesenian rakyat yang ada di Kudus. Kesenian Barongan tersebut adalah warisan leluhur terdahulu desa tersebut yang sering memeriahkan acara-acara pemerintah desa, ritual-ritual desa dan sarana hiburan penduduk yang punya gawe dari dulu hingga kini.

Untuk mencapai Kudus, jika ingin menggunakan kereta api, bisa transit di Stasiun Tawang Semarang, Dari sana dilanjutkan dengan Bus menuju Kudus. Jika ingin menggunakan pesawat, Bandara tujuan yaitu Ahmad Yani, Semarang. Dari Bandara, bisa dilanjutkan dengan Taksi.

11 Tempat Wisata Kudus

  1. Masjid Menara Kudus

Desain Masjid tempat wisata Kudus ini sebuah perpaduan antara Kebudayaan Islam dan Kebudayaan Hindu.
Masjid Menara Kudus. Image via: alif.id

Simak juga: 11 daerah wisata Lumajang

Masjid Menara Kudus merupakan salah satu peninggalan sejarah, sebagai bukti proses penyebaran Islam di Tanah Jawa. Masjid ini tergolong unik karena desain bangunan, yang merupakan penggabungan antara Budaya Hindu dan Budaya Islam.

Desain Masjid kawasan wisata Kudus ini sebuah perpaduan antara Kebudayaan Islam dan Kebudayaan Hindu. Perpaduan itu menghasilkan sebuah bangunan yang tergolong unik dan bergaya arsitektur tinggi. Sebuah bangunan masjid, namun dengan menara dalam bentuk candi.

Masjid Menara Kudus ini terdiri dari 5 buah pintu sebelah kanan, dan 5 buah pintu sebelah kiri. Jendelanya semuanya ada 4 buah. Pintu besar terdiri dari 5 buah, dan tiang besar di dalam masjid yang berasal dari kayu jati ada 8 buah.

Di dalamnya terdapat bak masjid. Kolam yang berbentuk “padasan” tersebut merupakan peninggalan jaman purba dan dijadikan sebagai tempat wudhu. Masih menjadi pertanyaan sampai kini, apakah kolam tersebut peninggalan jaman Hindu atau sengaja dibuat oleh Sunan Kudus untuk mengadopsi budaya Hindu.

Di serambi depan masjid kawasan wisata Kudus ini terdapat sebuah pintu gapura, yang biasa disebut oleh penduduk sebagai “Lawang kembar”, konon kabarnya gapura tersebut berasal dari bekas kerajaan Majapahit dahulu, gapura tersebut dulu dipakai sebagai pintu spion.

Lokasi: Jl. Menara, Pejaten, Kauman, Kec. Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

Tiket: –

Jam Buka: 24 Jam

  1. Wisata Colo

Pengunjung tempat wisata Kudus ini bisa berjalan-jalan sambil menikmati udara yang segar dan sejuk
Wisata Colo. Image via: republika.co.id

Desa Wisata Colo, merupakan sebuah Desa Wisata yang mulai dirintis pada tahun 2012. Dengan segala potensi yang dimiliki kawasan wisata Kudus ini mulai dikembangkan. Potensi yang digali meliputi Religi, budaya, alam, kesenian, kuliner, handicraft dan lainnya.

Pengunjung daerah wisata Kudus ini bisa berjalan-jalan sambil menikmati udara yang segar dan sejuk. Juga panorama alam pegunungan yang asri dan indah, sambil menikmati alunan irama musik alam. Musik dari suara gemericik penderasan yang jatuh di bebatuan yang diselingi suara-bunyian satwa liar.

Pengunjung mampu melaksanakan treking untuk menikmati indahnya pegunungan murai. Sambil menyusuri kebun kopi yang sudah ada semenjak jaman belanda atau kala 18. Pengunjung juga akan diajak menanam kopi, menciptakan abu kopi mulai menentukan biji kopi, menggiling, menyelep hingga menyeduh secangkir kopi.

Di kawasan wisata Kudus ini juga ada air terjun Motel. Air terjun dengan ketinggian ± 25 meter, yang lokasinya dekat dengan makam. Untuk hingga ke motel ini kalau berjalan kaki maka menghabiskan waktu selama 30 menit dari makam Sunan Muria.

Lokasi: Desa Colo, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus, Propinsi Jawa Tengah

Tiket: 5.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Air Terjun Pengantin

Tempat wisata kudus ini memiliki mitos kenapa air terjun ini juga disebut air terjun pengantin.
Air Terjun Pengantin. Image via: perpus.jatengprov.go.id

Simak juga: 11 daerah wisata Ngawi

Tempat wisata kudus satu ini masih alami dan sepi. Hal ini karena kalah popularitas dibandingkan teladas lain di daerah Kudus. Tapi untuk pemandangannya tidak kalah sama gerojokan yang lain. Jadi untuk pengunjung yang suka dengan suasana sepi, kemana-mana suka sendiri, daerah ini pilihan yang tepat.

Untuk mencapai air terjunnya, pengunjung harus menapaki 200 anak tangga. Meskipun sangat melelahkan, nantinya itu akan terbayar. Pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang hijau dan menyejukkan.

Tempat wisata kudus ini mempunyai mitos kenapa gerojokan ini juga disebut air terjun pengantin. Menurut warga setempat, jikalau ada pasangan pengantin gres tiba ke kawasan ini bisa mengakibatkan nasib jelek.

Saat mengunjungi jeram indah ini jangan lupa sediakan kamera atau minimal HP harus full baterai. Akan sangat disayangkan kalau hingga kehilangan momen foto dengan background pemandangan jeram.

Mulai perjalanan, pengunjung disambut dengan pepohonan serta pemandangan eksotis dari jurang yang kau lewati. Selain ia teladas, ngopi santai di warung-warung sepanjang jalan juga mengasikkan. Menghirup kopi sambil mengagumi lukisan Tuhan.

Lokasi: Dusun Bakaran, Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kudus, Jawa Tengah

Tiket: 7.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Air terjun Gonggomino

Selain soal air terjun, tempat wisata Kudus ini juga memiliki udara khas pegunungan yang sejuk.
Air terjun Gonggomino. Image via: siangku.blogspot.com

Wisata Air Terjun Gonggomino merupakan tempat wisata yang ramai dengan pengunjung pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan mampu memberikan sensasi yang

berbeda dengan acara kita sehari hari.

Selain soal jeram, kawasan wisata Kudus ini juga memiliki udara khas pegunungan yang sejuk. Hal ii menambah kesegaran tubuh pengunjung. Selain menikmati pesona penderasan secara langsung, pengunjung biasanya tidak melewatkan kesempatan untuk pengabadian momen indah dengan latar belakang air terjun yang indah dengan kamera terbaiknya.

Setelah simpulan menikmati keindahan teladas ini, para pengunjung tempat wisata Kudus ini mampu menikmati banyak sekali daerah penjualan buah tangan dan masakan khas Kudus yang dijajakan oleh para penjual di lokasi tersebut.

Jika mengunjungi daerah wisata Air Terjun Gonggomino ini, pengunjung juga dapat sekaligus mengunjungi penderasan Monthel yang tidak jauh letaknya dari gerojokan Gonggomino.

Lokasi: Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah

tiket: 5.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Desa Wisata Rahtawu

Di desa tempat wisata Kudus ini terdapat gunung yang terkenal dengan sebutan Wukir Rahtawu.
Desa Wisata Rahtawu. Image via: tamasya.web.id

Simak juga: 11 tempat wisata Jombang

Di desa Rahtawu mempunyai potensi besar untuk menjadi tujuan wisata kudus yang sangat menarik. Kawasan ini berada pada ketinggian ± 1.627 m dari permukaan air bahari. Hal ini menciptakan  pengunjung mampu menikmati panorama pegunungan. Panorama yang asri dan indah dengan udara yang higienis, segar, dan sejuk.

Di desa tempat wisata Kudus ini terdapat gunung yang terkenal dengan sebutan Wukir Rahtawu. Gunung ini terletak di sebelah gunung Muria. Bagi pecinta wisata alam terbuka, mampu menyusuri jalan setapak menjelajahi medan pegunungan.

Mendaki puncak gunung wukir yang disebut dengan puncak Songo Likur juga menjadi aktifitas menyenangkan. Selain itu, di daerah itu juga terdapat mata air sungai yang cukup besar, yaitu mata air Kali Gelis.

Selain wisata alam, pengunjung daerah wisata Kudus ini juga mampu memperluas wawasan dengan mengunjungi aneka petilasan. Sekaligus mempelajari budaya warisan Jawa yang masih dilestarikan oleh warga setempat.

Lokasi:  Kecamatan Gebog, Kudus, Jawa Tengah

Tiket: 2.000

Jam Buka: 24 Jam

  1. Air Tiga Rasa

Tempat wisata Kudus ini mempunyai tiga jenis air yang berbeda. Masyarakat mempercayai mitos bahwa ketiga jenis air ini mempunyai khasiat yang berbeda jika diminum.
Air Tiga Rasa. Image via: bestwisata.com

Sumber air tiga rasa berada di lingkungan makam Sunan Muria. Masyarakat secara turun temurun yang mempercayai bahwa air tiga rasa dapat menyembuhkan aneka macam macam penyakit. Juga ada kepercayaan bahwa air tiga rasa dapat sebagai penglaris.

Tempat wisata Kudus ini mempunyai tiga jenis air yang berbeda. Masyarakat mempercayai mitos bahwa ketiga jenis air ini memiliki khasiat yang berbeda kalau diminum. Khasiat yang berbeda, adalah sebagai berikut:

Sumber air pertama terletak di sebelah kanan. Mempunyai rasa tawar-tawar masam yang berkhasiat mampu mengobati banyak sekali penyakit.

Sumber air kedua terletak di tengah. Mempunyai rasa yang seperti dengan minuman ringan bersoda. Berkhasiat dapat menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi aneka macam permasalahan hidup.

Sumber air ketiga terletak di sebelah kiri. Mempunyai rasa seperti minuman keras tuak. Berkhasiat mampu memperlancar rezeki jika bekerja keras untuk menerima nya.

Saat ini bukan hanya masyarakat Desa Japan saja yang tiba ke daerah wisata Kudus ini. Masyarakat ada yang datang dari daerah lain mirip: Pati, Demak, Jepara dan Rembang. Masyarakat tersebut datang dan mengambil air tiga rasa alasannya mereka percaya akan mitos tersebut.

Lokasi: Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

Tiket: –

Jam Buka: 24 Jam

  1. Grey Canyon Kudus

Tempat wisata kudus ini merupakan bekas situs tambang batu padas. Di sekitar sini tampak banyak gundukan bukit nan indah.
Grey Canyon Kudus. Image via: lobiwisata.com

Simak juga: 11 kawasan wisata Gorontalo

Grey Canyon Kudus, bukanlah bentang alam alami. Mamun hasil perbuatan insan. Tempat wisata kudus ini merupakan bekas situs tambang watu padas. Di sekitar sini tampak banyak gundukan bukit nan indah.

Selain menikmati pemandangan, Brown canyon kudus ini juga dimanfaatkan oleh para pecinta motor trek. Di sebelah utara perbukitan dibuatkan lokasi atau arena balap trek. Hal ini menambah kecintaan pengunjung untuk berkunjung disini.

Suasana asri di daerah wisata Kudus ini sangat mendukung. Menjelang sore hari pengunjung semakin banyak berdatangan. Mereka bersantai di perbukitan-perbukitan untuk memandangi matahari tenggelam.

Iringan suara burung menambah mesra suasana sore hari. Nampak juga anak-anak yang bermain layang-layang, menambah indah suasana alam perbukitan tanjung rejo.

Bagi para petualang, lokasi ini tidak terlalu jauh dari kota kudus. Di lokasi ini terhempas udara yang sangat segar, alamnya yang masih asri, dan tanah bukitnya mirip sahara. Jika masyarakat ingin menikmati wisata alam, lokasi ini mampu dikunjungi untuk refreshing dikala liburan.

Lokasi: desa tanjungrejo, Kecamatan jekulo, Kabupaten kudus, Provinsi jawa tengah

tiket: 5.000

jam Buka: 24 Jam

  1. Taman Oasis

Tempat wisata Kudus ini menawarkan kasrian taman yang dirawat dengan baik.
Taman Oasis. Image via: wattpad.com

Taman Oasis merupakan salah satu tempat wisata taman milik PT. Djarum. Taman ini menjadi sajian selamat tiba bagi karyawan atau tamu yang akan masuk ke dalam area pabrik rokok itu. Namun masyarakat umum diperbolehkan untuk masuk area taman.

Tempat wisata Kudus ini menunjukkan kasrian taman yang dirawat dengan baik. Pada bab depan taman ini, anda telah disambut dengan sebuah monumen artistik dengan tulisan ‘Djarum Oasis Kretek Factory’ yang cukup besar dan menyedot perhatian setiap orang yang melewatinya.

Pada ujung taman yang diperbolehkan dimasuki oleh masyarakat umum, terdapat lagi satu monumen yang menawarkan identitas dari pabrik ini yakni monumen rokok lengkap dengan kepulan asapnya. Taman yang dibangun semenjak tahun 2005 ini merupakan daerah tongkrongan favorit muda-mudi Kudus.

Di tempat wisata Kudus ini pepohonan serta lingkungnnya benar-benar dirawat dengan baik. Sehingga selain rindang dan nyaman, taman ini juga selalu bersih. Oleh sebab itu sebagai pengunjung yang bijaksana kita juga dihentikan mengotori apalagi merusak are taman.

setiap jam pulang sekolah atau pada sore hari, taman ini dipadati oleh dewasa di sepanjang jalan. Untuk sekedar nongkrong, bersantai di bawah pohon atau ber-selfie ria. Tak jarang ada beberapa orang yang melakukan piknik kecil-kecilan di kawasan ini.

Lokasi: Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Tiket:-

Jam Buka: 24 Jam

  1. Situs Pati Ayam

Keunggulan komparatif situs tempat wisata Kudus ini adalah fosilnya yang utuh.
Situs Pati Ayam. Image via: masyog.com

Simak juga: 11 tempat wisata Pemalang

Situs purba Patiayam mempunyai persamaan dengan situs purba Sangiran, Trinil, Mojokerto, dan Nganjuk. Keunggulan komparatif situs kawasan wisata Kudus ini yakni fosilnya yang utuh. Ini dikarenakan penimbunan oleh abu vulkanik halus dan pembentukan fosil berlangsung baik.

Di sekitar situs juga  tidak terdapat sungai besar, sehingga fosil ini tidak pindah lokasi alasannya adalah abrasi. Keadaan ini berbeda dengan situs purbakala lainnya dimana fosil ditemukan pada endapan sungai. Situs Patiayam merupakan salah satu situs terlengkap.

Di tempat wisata Kudus ini ditemukan manusia purba (Homo erectus), fauna vertebrata dan fauna invertebrata. Ada juga alat-alat kerikil insan dari hasil budaya insan purba yang ditemukan dalam satu aeri pelapisan tanah yang tidak terputus semenjak minimal satu juta tahun yang lalu.

Secara morfologi situs Patiayam merupakan sebuah kubah (dome) dengan ketinggian puncak tertingginya (Bukit Patiayam) 350 meter di atas muka maritim. Di tempat Patiayam ini terdapat batuan dari zaman Plestosen yang mengandung fosil vertebrata dan manusia purba yang terendap dalam lingkungan sungai dan rawa-rawa.

Sebagai kawasan penampungan fosil-fosil temuan, dibangun sebuah museum. Museum Fosil Patiayam lokasinya di Desa Terban, Jekulo, Kudus, tidak jauh dari Dome Patiayam. Hingga kini terkumpul tidak kurang dari 1.3000 fosil purba berusia antara 700.000 sampai 1 juta tahun.

Lokasi: Pegunungan Patiayam, Dukuh Kancilan, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

Tiket: 5000

Jam Buka: 08.00-16.00

  1. Menara Pisang

Pada lokasi tempat wisata kudus ini ada lokasi outbound dan camping ground yang disediakan untuk pengunjung yang mau camping
Menara Pisang. Image via: jambolblooso

Wisata Kudus Taman Sardi dengan icon nya Menara Pisang. Tempat wisata Kudus ini ramai dengan pengunjung pada hari biasa maupun hari liburan. Lokasi ini bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan acara kita sehari hari.

Pada lokasi tempat wisata kudus ini ada lokasi outbound dan camping ground yang disediakan untuk pengunjung yang mau camping. Untuk yang mau foto-foto, ada banyak spot yang cocok buat jadi backgroud foto. Salah satu spot foto yang luar biasa keren yaitu menara pisang.

Taman Sardi memiliki konsep menyatu dengan alam. Pengunjung tidak akan bosan berlama-lama disini. Selain kemudahan di atas, masih banyak lagi fasilitas penunjang di Taman Sardi. Fasilitas mirip cafe, persediaan listrik, kamar mandi, air higienis melengkapi objek wisata ini.

Wisata Menara Pisang di Dawe Kudus Jawa Tengah sangat cocok untuk mengisi aktivitas liburan. Apalagi saat liburan panjang mirip libur nasional, ataupun hari ibur lainnya. Untuk daerah sholat, dibuat seperti seperti gazebo dengan dikelilingi nuansa hijau yang akan menyebabkan ibadah serasa lebih damai.

Lokasi: dukuh Watu Lumpang, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

Tiket: 15.000

Jam Buka: 07.30-17.00

  1. Museum Kretek Kudus

Di museum ini, koleksi sejarahnya tidak hanya dari peninggalan peristiwa masa lalu, tapi ada juga beberapa koleksi dari masa kini
Museum Kretek Kudus. Image via: dyahretnoo

Simak juga: 11 daerah wisata Bojonegoro

Di kudus, ada sebuah tempat wisata kudus berupa museum yang unik. Museum tersebut yakni Museum Kretek. Museum Kretek merupakan salah satu museum rokok di Indonesia. Keunikan lain dari museum Kretek yaitu koleksi sejarahnya.

Di museum ini, koleksi sejarahnya tidak hanya dari peninggalan peristiwa era kemudian, tapi ada juga beberapa koleksi dari era sekarang. Museum Kretek akan menambah koleksi sejarahnya setiap ada hal baru dalam mobilitas industri rokok nasional.

Gagasan pendirian museum kretek, ini bermula dari potensi kontribusi perjuangan kretek dalam menggerakkan perekonomian daerah. Museum yang terletak di kota Kudus ini didirikan untuk menyimpan dokumentasi perkembangan kretek di Kudus dan tanah air.

Museum Kretek telah mempunyai 1.195 koleksi mengenai sejarah kretek. Diantaranya yaitu dokumentasi kiprah para tokoh pendiri pabrik kretek. Selain itu, terdapat pula bahan dan peralatan tradisional pembuatan kretek, hasil produksi, benda-benda promosi, dan diorama proses pembuatan kretek.

Museum daerah wisata kudus yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Kudus sudah menyimpan koleksi sejarah dari era kemudian hingga era kini.

Lokasi: Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

Tiket: 2.000

jam Buka: 08.00-16.00

 

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni