Air Terjun Cunca Rami, Riam Di Tengah Hutan Pulau Flores

Air Terjun Cunca Rami memiliki sekitar 30 meter dan mempunyai debit air yang deras. Pada bagian bawah teladas terdapat kolam bebatuan. Kolam ini terbentuk dari derasnya penderasan yang mengalir ke bawah dan membelah lereng.

Air Terjun Cunca Rami memiliki sekitar 30 meter dan memiliki debit air yang deras. Pada bagian bawah air terjun terdapat kolam bebatuan
Air Terjun Cunca Rami. Image via: wisatakomodotours.com

Dari bahasa setempat, Cunca Rami bisa diartikan sebagai teladas di dalam hutan. Hal ini memang menggambarkan kondisi real jeram ini. Pengunjung akan diajak trekking melalui Hutan Mbeliling sekitar 1 jam. Barulah setelah itu pengunjung bisa menikmati keindahan gerojokan ini.

Perjlanan trekking akan melalui sungai kecil. Pijakan kaki akan terasa ringan ketika bersentuhan dengan air pegunungan yang sangat jernih. Jika beruntung, saat demam isu mekarnya beberapa jenis bunga, pengunjung dapat menikmati nya sepanjang perjalanan.

Setelah hingga di Air terjun, dalam keadaan lelah, pengunjung akan disegarkan dengan butiran-butiran teladas yang sampai di sekitar persawahan. Puncaknya, pengunjung bisa mandi di bak jeram ataupun sungai. Namun, tetap hati-hati dikala mandi alasannya sungai di sini sangat dalam.

mengabadikan moment keberadaan di air terjun Cunca rami dengan Ambil gambar diri.
Ambil gambar diri. Image via: jadiberita.com

Simak juga: lokasi wisata di Flores

Lokasi Air Terjun Cunca Rami

Air Terjun Cunca Rami terletak di daerah hutan tropis Mbeliling, Kampung Roe, Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, NUsa Tenggara Timur.

Selain Cunca Rami juga terdapat 2 gerojokan lainnya adalah Cunca Wulang dan Cunca Lolos.

Rute Menuju Air Terjun Cunca Rami

Jika berangkat dari Bandara Labuan Bajo, Air terjun Cunca Rami berjarak sekitar satu jam perjalanan. Untuk mencapai jeram ini, pengunjung harus berjalan kurang lebih selama satu jam melintasi hutan dan gunung Mbeliling.

Namun, pengunjung tidak perlu khawatir kebosanan walaupun berjalan melalui hutan. Karena selama proses perjalanan menuju ke sana, pengunjung akan menjumpai pemandangan yang menakjubkan. Dalam perjalanan ini pengunjung akan menjumpai hutan produktif dengan flora vanili dan kemiri.

Air terjun Cunca Rami berada di kawasan persawahan
Air terjun di persawahan. Image via: news.lewatmana.com

Kemudian berlanjut menyusuri sungai kecil yang memiliki air jernih. Apabila beruntung, pengunjung mampu pula menemukan bunga – bunga indah di sepanjang perjalanan.

Pada hasilnya, setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama satu jam, kehadiran obyek wisata yang satu inipun dapat dilihat dan dirasakan betapa indah dan segar air terjunnya.

Jam Buka Air Terjun Cunca Rami

Air Terjun Cunca Rami terbuka 24 jam sepanjang pekan untuk dikunjungi. Dengan demikian pengunjung bisa leluasa mengatur waktunya sesuai dengan kesempatan yang dimiliki.

Namun demikian tidak disarankan untuk berkunjung di ketika hari sudah gelap. Selain faktor hambatan untuk menikmati keindahan panorama, juga alasannya adalah kurangnya penerangan di lokasi maupun di jalur menuju lokasi.

bagian bawah air terjun cunca rami terdapat kolam yang indah. kolam inid alat digunakan untuk mandi dan berendam.
Kolam Air terjun. Image via: labuanbajotour.com

Simak juga: Taman Laut 17 Pulau Riung

Tiket Air Terjun Cunca Rami

Tidak ada biaya masuk ke Air Terjun Cunca Rami, namun sesampainya di sana akan ada kotak donasi sukarela. Sesuai namanya, kalian bisa berdonasi sesuai impian kalian. Kotak kontribusi ini dijalankan oleh masyarakat di sekitar Cunca Rami.

Fasilitas Air Terjun Cunca Rami

Fasilitas penunjang di kisaran objek wisata Air Terjun Cunca Rami belum tersedia. Sehingga pengunjung yang hendak berganti pakaian seusai bermain air, harus siap berganti baju di pojokan sekitar tempat riam.

Di sekitar wilayah Hutan Mbeliling terdapat satu desa budpekerti budaya yang sedang dikembangkan untuk nantinya dijadikan tujuan wisata adalah berjulukan Desa Liang Ndara.

Daya Tarik Air Terjun Cunca Rami

  1. Trekking

jalur trekking menuju air terjun cunca rami, selain melalui hutan juga melalui persawahan
Trekking di persawahan. Image via: pesona.travel

Sesampainya di lokasi parkir kendaraan, pengunjung biasanya akan dihampiri perjaka-perjaka lokal dengan ajuan mengantarkan trekking ke Cunca Rami, tarifnya sekitar Rp 50.000. Pengunjung boleh memakai jasa mereka ataupun tidak. Tidak ada kewajiban.

Jalur trekking menuju teladas Cunca Rami, adalah jalan setapak di hutan Mbeliling. Jalan tapaknya berlumpur, licin dan tanpa penunjuk jalan. Ada beberapa persimpangan jalan. Ketiadaan penunjuk jalan inilah yang menyebabkan mengajak pemandu lokal menjadi penting.

Trekking rail-nya menurun dan ditempuh selama kurang lebih 45 menit hingga 1 jam, tergantung pada kecepatan jalan.

Trekking menembus hutan Mbeliling dilanjutkan dengan menyeberangi sebuah sungai. Belum ada jembatan yang memudahkan penyeberangan. Jadi pengunjung harus berjalan melewati pedoman sungai yang cukup deras. Pengunjung harus ekstra hati-hati supaya tidak terpeleset dan menjatuhkan HP dan kamera ke dalam air.

Setelah menyeberangi sungai, pengunjung akan melihat Air Terjun Cunca Rami dari jauh dengan hamparan bidang sawah. Melewati daerah persawahan terdapat jalan yang cukup  besar. Jika tidak mengajak pemandu, pengunjung dapat bertanya pada warga yang kebetulan sedang bekerja di persawahan ini.

  1. Air Terjun Yang Indah

keberadaan air terjun cunca rami did alam hutan, bagaikan mutiara yang terpendam dalam lebt hutan.
Mutiara Hutan. Image via: labuanbajotour.com

Simak juga: Pantai Watu Parunu

Air yang jatuh dari ketinggian tebing lebih dari 30 meter itu benar-benar membuat decak kagum. Air terpantul beberapa kali di permukaan kerikil sebelum kemudian menyentuh permukaan sungai yang damai di kaki tebing.

Di kaki tebing itu biasa menjadi daerah para pengunjung berenang. Bentuknya mirip sebuah kolam berbentuk “bulat” dengan diameter sekitar 5-10 meter. Kedalaman air mencapai lebih dari dua meter. Pinggiran sungai dikelilingi sebagian besar batu-watu dengan berbagai ukuran.

Jika berenang, kesan alaminya sungguh terasa. Airnya begitu masbodoh,  segar dan jernih sehingga pengunjung mampu melihat dengan terang objek dalam air.

Dari keseluruhan tepi bak, hanya di kawasan-tempat tertentu mampu dengan gampang untuk keluar dari sungai. Sebab, meskipun pinggirannya dikelilingi kerikil, namun rata-rata permukaan kerikil berlumut yang menciptakan licin dan sulit untuk keluar dari sungai.

Di bawah kaki tebing, rasanya tak kalah mengagumkan. Kita mesti benar-benar mendongakkan kepala untuk dapat melihat ujung teratas tebing, tempat dari mana datangnya air.

  1. Lingkungan yang Alami

tebing gagah air terjun cunca rami berpadu harmonis dengan Lingkungan hutan.
Lingkungan hutan. Image via: betantt.com

Tebing yang berbentuk cekung yang melandai di sisi penderasan, tampak mirip benteng kokoh yang sedang mengintari pengunjung di kaki tebing. Panjangnya sekitar 200 meter dengan masing-masing ujung tersambung dengan hutan yang masih alami.

Bagian dinding tebing itu hanya Selebar sekitar 10 meter saja yang menjadi kawasan air mengalir. Sementara itu, di beberapa sudut dinding tebing, sarang lebah menggantung. Tumbuh pula tanaman kecil-kecil dan berbagai jenis pohon yang menciptakan tebing itu tampak hijau segar.

Jika memperhatikan alam sekitar, tempat ini benar-benar damai, sunyi, terisolasi. Hanya terdengar suara gemercik air yang mengalir melewati sebuah sungai kecil.

Juga hanya terdapat dua pondok kecil. Satunya yang terbuat dari bambu, milik seorang warga yang mempunyai beberapa petak sawah yang terletak tak jauh dari situ. Satunya lagi, pondok permanen.

pengunjung dapat Berenang di Kolam Air terjun cunca rami.
Berenang di Kolam Air terjun. Image via: komodotour.co.id

Simak juga: Hutan Mangrove Tarakan

Tips Mengunjungi Air Terjun Cunca Rami

Berlibur ke Air Terjun Cunca Rami niscaya akan jadi pengalaman yang tak terlupakan. Tapi untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, pengunjung sebaiknya mengikuti beberapa tips berikut ini.

  • Fisik yang Prima

Kondisi tubuhmu harus dalam keadaan fit sebelum berangkat. Perjalanan menuju Air Terjun Cunca Rami membutuhkan banyak energi dan pasti akan sangat melelahkan. Ada jalur trekking naik turun bukit dan melewati jalanan tanah di dalam hutan.

  • Bawa Bekal Makan dan Minum

Berjalan kaki dalam waktu usang pasti akan membuatmu kehausan. Sedangkan untuk bekal kuliner, mampu menyantapnya ketika sudah sampai di lokasi jeram.

  • Berangkat Saat Musim Kemarau

Menurut pengalaman sejumlah orang, jalan menuju air terjun lebih berbahaya dikala sedang demam isu penghujan. Jalanan akan berubah becek dan kamu pun lebih mudah terpeleset.

  • Pakai Pakaian yang Sesuai

Jangan sampai salah kostum ketika akan berlibur ke Air Terjun Tancak. Bagi yang perempuan, sebaiknya hindari menggunakan rok semoga lebih mudah bergerak saat menyusuri bukit. Jangan lupa juga memakai sepatu/sandal gunung untuk memudahkan berjalan kaki.

merayakan kebersamaan dengan teman-teman di keindahan air terjun cunca rami bsia menjadi alternatif gethring yang unik
Bersama dalam Pesona. Image via: komodotour.co.id

Objek Wisata Dekat Air Terjun Cunca Rami

Masih di kabupaten Manggarai Barat, terdapat gerojokan lain adalah Air Terjun Cunca Wulang. Air Terjun Cunca Wulang sangat dekat dengan cunca rami, sama sama ada di tempat hutan Mbeiling. Di sini pengunjung dapat menikmati air dan udara yang masbodoh dan sejuk dan berenang.

Kabupaten Manggarai Barat juga memiliki wisata alam yang unik, berupa Gua. Namanya Gua Cermin. Gua Batu Cermin ini merupakan sebuah terowongan atau gua di bukit watu. Ketika sinar matahari masuk melalui lubang, lalu memantul ke dinding, seakan-akan merefleksikan cahaya ke area lain mirip cermin.

Demikianlah sedikit bisa kami sampaikan keindahan dari Air terjun Cunca Rami. Ayo segera rencanakan kunjungan ke lokasi ini, untuk dapat memperoleh sensasi menyeluruh atas keindahan jeram ini.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni