Air Terjun Kanto Lampo, Riam Indah Di Dataran Rendah Pulau Dewata

Air Terjun Kanto Lampo setinggi 15 meter menghadirkan suasana sejuk dan segar. Dinding Air Terjun Kanto Lampo agak miring, sehingga air mengalir tidak serta merta jatuh ke dasar sungai. Ini mengakibatkan riam ini tidak “memukul” keras dasar sungai, sehingga menyebabkan atmosfer yang lebih adem.

Air Tejun Kato Lampo setinggi 15 meter menghadirkan suasana sejuk dan segar. Dinding Air Terjun Kanto Lampo agak miring, sehingga air mengalir tidak serta merta jatuh ke dasar sungai.
Air Terjun Kanto Lampo. Image via: @airyindonesia

Menurut penuturan warga lokal, nama Air Terjun Kanto Lampo memang sudah ada semenjak nenek moyang mereka. Nama ini diyakini berasal dari nama pohon yang tumbuh di sekitar sungai. Pohon langka ini memiliki buah yang unik, berwarna hijau lalu berubah kuning, dan jikalau sudah matang akan berubah merah.

Keberadaan Air Terjun Kanto Lampo terbentuk secara alami. Air Terjun Kanto Lampo bersumber dari jalan masuk irigasi sama air dalam tanah yang tersumbat balasan dari sedimentasi di wilayah hilir. Luapan dari sumbatan ini kemudian mengalir menjadi gerojokan. Masyarakat desa setempat lalu menjaganya sampai sekarang.

Oleh komunitas adab, daerah ini juga dianggap kawasan suci atau Beji untuk Mendak Toya Ning (mencari air suci) untuk kepentingan upacara Dewa Yadnya ataupun Pitra Yadnya.

Selain terdapat banyak kawasan suci, di seberang sungai juga ada sebuah goa. Konon goa ini dipakai oleh pasukan Belanda sebagai tempat belakang layar untuk berdiskusi. Panjang goa sekitar 3 meter saja.

Keberadaan Air Terjun Kanto Lampo terbentuk secara alami. Air Terjun Kanto Lampo bersumber dari saluran irigasi sama air dalam tanah yang tersumbat akibat dari sedimentasi di wilayah hilir.
Luar Biasa. Image via: @saturahady

Simak juga: 39 lokasi wisata ter-Hitz di Bali

Lokasi Air Terjun Kanto Lampo

Berbeda dengan kebanyakan air terjun berada di daerah perbukitan, hutan maupun pegunungan di dataran tinggi, Air Terjun Kanto Lampo justru berada di wilayah dataran rendah. Tepatnya di Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.

Rute Menuju Air Terjun Kanto Lampo

Air terjun ini mampu ditempuh dalam 30 kilometer perjalanan dari Denpasar, atau berjarak sekitar 1 kilometer sebelah utara dari Taman Kota Kabupaten Gianyar.

Seperti umumnya objek wisata di bali, yang susah diakses oleh angkutan umum, lokasi ini pun demikian. Pengunjung disarankan membawa kendaraan eksklusif. Kendaraan eksklusif berupa mobil atau motor sangat gampang di sewa di area denpasar.

Untuk mudahnya, mampu juga menyewa kendaraan beroda empat satu paket dengan driver. Driver biasanya juga merangkap sebagai guide.

DI bawah guyuran Air Terjun KAto lampo Gianyar
Di bawah guyuran. Image via: baliholytours.com

Setelah memarkirkan kendaraan di lokasi daerah parkir, pengunjung perlu berjalan lagi menuju ke lokasi jeram kanto lampo. Jalan yang ditempuh berupa menuruni puluhan anak tangga. Sepanjang perjalanan ada beberapa daerah peristirahatan dan juga pedagang kuliner dan minuman.

Setelah melewati anak tangga beton, selanjutnya melewati tangga bebatuan alami. Dari sana, di hadapan sudah terpampang suguhan pemandangan indah penderasan Kanto Lampo Gianyar.

Jam Buka Air Terjun Kanto Lampo

Secara resmi tidak ada ketentuan jam operasional riam Kanto Lampo Bali ini. Kaprikornus bisa saja dianggap, jikalau lokasi ini buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Namun demikian sebaiknya berpikir ulang kalau ingin tiba ketika hari sudah gelap. Ketiadaan fasilitas penerangan dan medan yang alam terbuka, dikhawatirkan membahayakan jikalau didatangi saat hari sudah gelap.

Walau Wisata ke Air Terjun Lampo buka sepanjang Tahun, jikalau bisa sebaiknya hindari ketika di trend penghujan. Karena jalannya akan menjadi licin.

Walau Wisata ke Air Terjun Lampo buka sepanjang Tahun, jika bisa sebaiknya hindari saat di musim penghujan. Karena jalannya akan menjadi licin.
Tebing Batu hitam. Image via: @Alex4Maya

Simak juga: Ribuan kuntuk bunga di kutabawa flower Garden

Tiket Air Terjun Kanto Lampo

Untuk mengunjungi Air Terjun Kanto Lampo, belum ada tiket resmi. Hanya sebatas pungutan secara kontribusi. Warga sekitar yang nota bene anak muda menempatkan kotak bantuan di dekat tangga turunan. Cukup bayar Rp 5.000, pengunjung sudah menerima panorama Air Terjun Kanto Lampo Bali ini.

Fasilitas Air Terjun Kanto Lampo

Saat ini fasiliats di objek wisata Air Terjun Kantu Lampo sudah tertata dengan baik. Akses jalan sudah mampu dilalui kendaraan roda empat ukuran sedang. Parkir khusus sepeda motor juga layak, namun tidak luas.

Keberadaan gubuk sederhana juga dipakai sebagai tempat menggelar dagangan aneka snack dan minuman oleh warga setempat. Ruang ganti baju khusus pria dan perempuan juga ada. Hanya saja, kamar kecil untuk keperluan buang air masih belum dibangun.

Daya Tarik Air Terjun Kanto Lampo

  1. Air Terjun Miring

Dinding dari air terjun tersebut tidak lurus. Artinya, air yang jatuh tidak langsung mengenai atau jatuh ke dasar sungai.
Jatuhnya miring. Image via: @Katolompowatefall

Dinding dari penderasan tersebut tidak lurus. Artinya, air yang jatuh tidak eksklusif mengenai atau jatuh ke dasar sungai. Walau begitu, air yang jatuh dari ketinggian 10-15 meter juga pribadi mengalir ke sungai yang ada di bawahnya.

Air Terjun Kanto Lampo memiliki dinding bebatuan berwarna gelap yang posisinya mengacak. Posisi bebatuan cadas ini lebih tepatnya berundak-undak.

Undakan bebatuan cadas ini menciptakan air yang jatuh, jatuh merata ke segala sisi. Makara, jelas tidak mirip penderasan pada umumnya yang hanya berpusat pada satu titik jatuh saja. Bebatuan acak yang berbentuk undakan ini justru menjadi salah satu daya tarik utama dari keindahan Air Terjun Kanto Lampo ini.

Pengunjung yang punya keberanian, biasanya mendaki diantara undakan bebatuan ini hingga ke pertengahan penderasan. Pada titik itu mereka berpose untuk di ambil gambar dari muka jeram.

  1. Lingkungan Air Terjun yang Alami

Air Terjun Kanto Lampo memiliki pesona alami dikagumi banyak pengunjung. Keberadaanya dekat pemukiman penduduk menjadikan air terjun ini terkesan beda.
Lingkungan yang alami. Image via: getlost.id

Simak juga: Negeri atas Awan Pango Pango

Air Terjun Kanto Lampo memiliki pesona alami dikagumi banyak pengunjung. Keberadaanya bersahabat pemukiman penduduk menimbulkan penderasan ini terkesan beda. Panorama alam yang di sekeliling nya masih tertata alami menawarkan kesunyian dari hiruk-pikuk kehidupan pedesaan disini.

Keberadaan penderasan di sisi barat sungai ini menyumbang kesegaran. Air yang deras mengalir jatuh ke bawah seraya bersuara membawa dampak yang baik untuk kesegaran tubuh dan ketenangan pikiran.

Di atas gerojokan terdapat beberapa rongga pemikiran air yang terhalang batu keras. Begitu pula seluruh permukaan dinding gerojokan terbentuk dari batu batas berundag punya ruang berpijak atau berdiri. Batu mengembangkan bentuk ini terlihat menghitam bahkan ada berlumut akibat dari air yang mengalir.

Jika berada di sekitarnya dibutuhkan untuk ekstra hati-hati. Memperhatikan tiap langkah kaki dikala berpijak, permukaan kerikil mampu tidak jelas dibalik air yang mengalir. Disekitar lokasi juga dipasang tanda batas maksimum menaiki jeram.

  1. Main Air

Rame-rame main air di air terjun kato lampo gianyar
Rame-rame main air. Image via: tridatubali.com

Karekteristik riam kanto lampa beruda undakan – undakan bebatuan yang tersusun acak dan sebagain datar. Ini memungkinkan pengunjung untuk berjalan ke tengahnya dan kemudian mampu duduk bersantai, baik di bagian bawah atau tengah tebing bebataun yang dialiri air terjunnya.

Karena karakteristik yang “jinak” ini, maka acara favorit pengunjung lokasi ini, bermain air atau mandi. Menikmati suguhan alam yang hijau dengan suasana yang sunyi sambil menikmati begitu segarnya air jernih yang membasahi badan, sungguh pengalaman yang luar biasa nikmatnya.

  1. Berfoto Di Air Terjun

Banyak spot menarik dan bagus di Kanto Lampo Waterfall yang bisa menjadi background hasil jepretan kamera. Salah satu lokasi itu berada di tengah-tengah tebing air terjun.
Pose Semadi. Image via: @naatkix

Simak juga: Si elok imut Pantai Nguyahan

Setiap pengunjung yang tiba sudah tentu mengharapkan adanya foto kenangan dari lokasi wisata yang dikunjungi. Demikian juga di Air Tejun Kato Lampo ini. Banyak pengunjung yang tiba ke sini sangat menikmati untuk mengabadikan keindahan penderasan kanto lampo ini dengan cara berfoto.

Banyak spot menarik dan manis di Kanto Lampo Waterfall yang mampu menjadi background hasil jepretan kamera. Salah satu lokasi itu berada di tengah-tengah tebing gerojokan. Dengan berpose di bawah guyuran lembut riam, merupaklan spot paforit pengambilan gambar.

Salah satu pose yang banyak di praktekkan pengunjung ketika mengambil foto di spot ini, yaitu bergaya duduk bersila di atas kerikil. Layaknya seorang pertapa, yang bersemadi di bawah guyuran jeram. Sungguh memenuhi imajinasi akan film film silat periode Saur Sepuh dan Wiro Sableng.

Tangga Batu Alam menuju Air Terjun Kato Lampo
Tangga Batu Alam. Image via: befreetour.com

Simak juga: Pemandian raja kuno, Bah Damanik

Objek Wisata Dekat Air Terjun Kanto Lampo

Jika anda berencana berencana liburan ke objek wisata Air Terjun Kanto Lampo, ada beberap lokasi lain yang juga ada di kabupaten Gianyar, yang bisa dikunjungi pada hari yang sama.Sehingga perjalanan wisata jadi lebih berwarna.

Tempat Wisata Terpopuler di Kabupaten Gianyar Bali yang wajib anda kunjungi yakni mirip, Wisata Alam Sawah Teraserring Tegalalang, Tirta empul, Area wisata UbudMonkey Forest Ubud, Pura Taman Saraswati, Goa Gajah,  beberapa Museum Lukisan, dan terakhir Bali Bird Park.

Siapkanlah dari kini. Dan dikala liburan ke Bali datang, pastikan untuk mengunjungi objek wisata Air Terjun yang Beda ini.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni