Air Terjun Matayangu, Transit Roh Leluhur Yang Juga Mempesona Hati Mereka Yang Hidup

Air terjun Matayangu memiliki dua gerojokan dengan airnya yang berwarna biru. Air terjun pertama berketinggian 75 meter dengan air yang berasal dari sungai di dalam gua. Sedangkan yang kedua, riam yang hanya akan muncul saat musim hujan.

Air terjun Matayangu memiliki dua air terjun dengan airnya yang berwarna biru. Air terjun pertama berketinggian 75 meter dengan air yang berasal dari sungai di dalam gua.
Air terjun Matayangu. Image via: genpi.co

Air yang ada di riam Matayangu  berasal dari sungai yang ada di atasnya setinggi 130 meter. Tepat di bawahnya, terdapat kolam kecil dengan air berwarna biru menawan yang digunakan sebagai pemandian.

Bagi warga sekitar, air terjun ini merupakan kawasan yang dikeramatkan. Air terjun ini dipercaya penduduk setempat sebagai kawasan persinggahan arwah sebelum mencapai tempat yang lebih tinggi. Matayangu diartikan penduduk setempat sebagai ‘persinggahan sementara’.

Air terjun Matayangu berada di daerah Taman Nasional Manupe.  Taman Nasional Manupeu Tanah Daru sendiri merupakan perwakilan hutan trend semi-peluruh dataran rendah yang masih tersisa di Pulau Sumba.

Waktu terbaik untuk mengunjungi teladas ini yaitu pada musim hujan atau pada bulan Maret sampai Juni dan Oktober hingga Desember.

Air terjun matayangu memilki semburan utama yang memancar dari gua di pinggang tebing
Dari lisan gua. Image via: idntimes.com

Simak juga: 11 lokasi indah di Sumba

Lokasi Air Terjun Matayangu

Air Terjun Matayangu terletak di Manurara, Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur.

Lokasi ini sekitar 29 Km dari Kantor Bupati Sumba Tengah.

Rute Menuju Air Terjun Matayangu

Untuk menuju ke Air Terjun Matayangu, pertama pengunjung harus melaksanakan perjalanan udara dari Kupang menuju Waingapu yang memakan waktu satu jam.

Selanjutnya melaksanakan perjalanan darat selama 2 jam dari Waingapu menuju Waikabubak. Dari desa terakhir ini masih butuh 3 jam untuk hingga di Taman Nasional Manupe yang menjadi lokasi keberadaan penderasan.

Pikinik di air terjun Matayangu, kegiatan yang sulit dilakukan tapi maksimal nikmatnya
Pikinik di Matayangu. Image via: @pesonaairterjunindonesia

Jam Buka Air Terjun Matayangu

Air Terjun Matayangu terbuka 24 jam sepanjang pekan untuk dikunjungi. Dengan demikian pengunjung mampu leluasa mengatur waktunya sesuai dengan kesempatan yang dimiliki.

Namun demikian tidak disarankan untuk berkunjung di dikala hari sudah gelap. Selain faktor kendala untuk menikmati keindahan panorama, juga sebab kurangnya penerangan di lokasi maupun di jalur menuju lokasi.

Tiket Air Terjun Matayangu

Sebelum masuk ke area objek wisata Air Terjun Cunca Wulang, pengunjung diharuskan menyiapkan biaya retribusi sebesar Rp 15.000. Harga ini berlaku sama sepanjang pekan, termasuk tamat pekan dan hari libur.

Fasilitas Air Terjun Matayangu

Pegembangana ir terjun Matayangu sebagai objek wisata, dan juga taman nasional Manupeu-Tanah Daru sebagai taman nasional, belum usang. Karena itu kemudahan untuk pengunjung masih sangat terbatas. Fasilitas yang tersedia berupa homestay yang dikelola oleh masyarakat sekitar taman nasional.

Daya Tarik Air Terjun Matayangu

  1. Trekking

Untuk mencapai air terjunmatayangu, pengunjung diajak menjelalahi hutan kawasan konservasi
Jalur dalam hutan. Image via: tjuputography.com

Simak juga: Air terjun Cunca Wulang

Untuk mencapai penderasan matayangu, didahului dengan bermotor melintasi jalan terjal pedesaan dan padang ilalang sejauh 6 km sebelum hingga di bibir hutan.

Dari bibir hutan, perjalanan dilanjutkan dengan Jalan Kaki. Jalur jelajah hutan menuju gerojokan ini berjarak 2 km lebih yang terjal dan berair. Sepanjang perjalanan ada potensi bertemu dengan pacet dan serangga-serangga hutan lainnya.

Hutanyang dijelajahi ini berada dalam wilayah tempat Taman Nasional Manupeu Tanadaru yang didominasi pohon Wulumanu, Manera, Aikaka, Delu, Qiru, Kapulut, dan Aiwai. Telinga akan mampu menikmati kicauan burung endemik Pulau Sumba, mirip Julang sumba, Nuri pipi merah, Jalak sumba, Betet kelapa, Rawamano, Sikatan sumba, Pipasan, dan Kakatua-kecil jambul-kuning.

Menempuh perjalanan sekitar satu jam, hasilnya tiba di kaki teladas Matayangu yang memiliki ketinggian 100 meter.

Air terjun Matayangu memiliki 5 undakan sebelum hasilnya membentuk akses air menuju sungai Matayangu.

  1. Air terjun Ganda

Mengucur dari atas, menyembur dari tengah merupakan keunikan air terjun matayangu dengan 2 sumber air.
Mengucur dari atas, menyembur dari tengah. Image via: travelingyuk.com

Keunikan Air Terjun Matayangu yakni ketika demam isu kering, airnya muncul dari lubang goa. Ketika tempat pemikiran Sungai Matayangu besar maka air muncul dari dua arah, dari mulut tebing Matayangu dan lubang goa.

Air terjun pertama Yang satu yakni riam dengan tinggi 75 meter, dan yang satu lagi setinggi 130 meter. Yang berada pada ketinggian 130 meter ini, yang gres akan memunculkan debit air saat musim hujan.

Bukan hanya airnya yang jernih yang bikin Air Terjun Matayangu ini elok dipandang. Barisan tebingnya yang keren juga menambah indahnya pemandangan disini. Selain itu, pepohonan yang ada juga bikin tempat wisata Air Terjun Matayangu makin sejuk.

Pemandu lokal menceritakan, bila goa di dalam tebing Matayangu sudah diteliti oleh para pemerhati goa di Indonesia. Diperkirakan ada 30 goa di dalam tebing Matayangu.

  1. Legenda lokal

DAlam kepercayaan Marapau, penduduk lokal sekitar air terjun matayangu, lokasi ini adalah transit roh orang eninggal sebelum naik ke alam tinggi
Spot Transit Roh Leluhur. Image via: @jo_sida

Simak juga: Air tejun Ogi di Ngada

Air terjun Matayangu bagi warga setempat merupakan tempat yang dikeramatkan. Tempat ini sering digunakan warga Merapu untuk beribadah. Mereka percaya bahwa penderasan ini adalah tempat bersemayam arwah-arwah leluhur Merapu.

Selain itu, mereka juga percaya bahwa di dalam gua yang menjadi sumber keluarnya air, terdapat makam kuno yang menyimpan barang-barang bersejarah. Warga juga meyakini jika mata gerojokan ini tak pernah terjangkau kedalamannya.

Konon, pernah dicoba diukur. Pengukuran dilakukan dengan menyiapkan tali sebanyak 5 rol yang disambungkan, yang masing-masing rol mempunyai panjang kurang lebih 500 meter. Namun hingga 5 gulungan tali tersebut habis, pengukuran tidak mampu menyentuh dasar riam tersebut.

Setelah itu, tidak ada lagi orang yang berani mengukur kedalaman sumber air terjun tersebut. Atas dasar itulah penduduk setempat menyampaikan gerojokan tersebut terhubung dengan laut Wanokaka, yang terletak di sebelah selatan air terjun.

Dipercaya pula riam tersebut dijaga oleh gurita raksasa. Kepercayaan tersebut diperkuat karena pernah ada penduduk sekitar yang melihat gurita besar sedang berjemur di bebatuan gerojokan.

Batu Bundar, Spot foto pavorit di air terjun matayangu.
Batu Bundar, Spot foto pavorit. Image via: @travellerindokece

Tips Mengunjungi Air Terjun Matayangu

Demi kenyamanan dan keselamatan selama berwisata, Ada beberapa tips dan saran yang sebaiknya diperhatikan benar ketika mengunjungi wisata alam Air Terjun Matayangi.

  • Siapkan fisik.

Persiapan fisik memang harus dilakukan alasannya adalah jarak trekkingmenuju jeram bsa lebih dari 1 jam jalan kaki. Jarak yang cukup jauh dan sudah niscaya akan memakan tenaga yang tak sedikit.

  • Pakai Spatu Bot

Sangat disarankan untuk memakai sepatu bot, baju panjang atau jaket, guna menghindari tanaman liar berduri yang banyak berada di sepanjang jalan setapak menuju gerojokan.

Sepatu bot berkhasiat melindungi kaki Anda dari pacet atau lintah dan jalan terjal berbatu yang lembap dan licin.

  • Hati-hati membawa bawah umur.

Karena medan yang sulit, dan juga arus yang cukup deras, bila membawa belum dewasa, awasi mereka dengan baik. Jangan hingga Anda lalai mengawasi, alasannya adalah kedalaman air cukup dalam.

melemparkan diri pada pesona air terjun matayangu
Melemparkan diri pada pesona Matayangu. Image via: idntimes.com

Simak juga: Taman Laut Olele

Objek Wisata Dekat Air Terjun Matayangu

Selain riam Matayangu, Sumba tengah juga mempunyai riam lain. Salah satunya ialah Air Terjun Harunda. Sebuah teladas yang begitu terkenal. Air terjun dengan bebatuan yang besar dan air yang jernih yang menyegarkan . Air terjun yang banyak dikunjungi orang apalagi pas hari libur. Dengan nuansa alam yang asri menciptakan tempat ini menjadi salah satu objek wisata favorit.

Bagi yang tertarik dengan panorama luas dari ketinggian, sumba tengah memiliki Mamboro. Ketika berkunjung ke daerah ini kita akan disuguhi oleh pemandangan alam yang begitu indah dan mempesona. Melihat hamparan bukit-bukit hijau sejauh mata memandang, tentu ini akan menciptakan liburan semakin menyenangkan.

Mempertimbangkan berbagai daya tarik yang dimiliki Air terjun matayangu ini, tampaknya akan jadi pilihan yang tepat untuk tidak berlama-lama menunda kunjungan ke lokasi indah itu. Segeralah mencumbu panoramanya yang menawan.

Selamat Berlibur!

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni