Alamat Museum Airlangga

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”7917″
data-slug=””>

4.7
/
5
(
3

votes

)

Lokasi: Jl. Lingkar Maskumambang, Pojok, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64115

Map: Klik Disini

HTM: Rp. 4.000

Buka Tutup: 09.00 – 16.00

Telepon:

Peninggalan Kerajaan

Peninggalan dari kerajaan adalah barang penting dalam pandangan sejarah. Tak heran, barang-barang tersebut selalu diburu, khususnya oleh para arkeolog. Dari barang-barang tersebut dapat diketahui cerita di abad itu. Tentu ini adalah hal yang amat menarik untuk dicari tahu.

Rasa haus akan pengetahuan sejarah menjadi materi bakar yang selalu mampu menyalakan semangat memburu benda-benda peninggalan kerajaan maupun benda pada era lampau. Benda-benda ini tidak hanya mahal dari segi pengetahuan, melainkan juga menjadi barang mahal dikala diperjual-belikan.

foto by instagram.com/akhsantiarsitaini

Indonesia memiliki masa kemudian yang luar biasa. Negara ini begitu kaya dengan budaya dan sejarah. Kerajaan dan penjajahan adalah hal yang menempel di bumi Nusantara. Tak heran, berbagai peninggalan sejarah di negeri ini dan semuanya masih banyak yang belum ditemukan.

Umumnya barang-barang bersejarah akan diletakkan di dalam museum. Banyak sekali museum di negeri ini. Kali ini akan membahas mengenai salah satu diantaranya. Museum yang dibahas ialah berada di provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Kediri.

foto by instagram.com/khoirul_annas_01

Kediri memang memiliki sejarah panjang, terutama ketika zaman kerajaan. Tak heran ada sebuah museum yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah. Museum ini bernama Museum Airlangga.

Sejarah Singkat

Sekilas nama tempat ini memang terdengar cukup historis, karena Airlangga merupakan salah satu tokoh dari zaman kerajaan. Tentu sangat cocok kalau dijadikan menjadi sebuah nama museum. Berdirinya bangunan penyimpan benda bersejarah ini diresmikan pada Januari 1992.

foto by instagram.com/akmalul_malul

Koleksi benda bersejarah di kawasan ini berasal dari penampungan benda cagar budaya dari Alun-Alun Kediri. Tahun 1951, paseban alun-aln dibongkar, sehingga benda bersejarah disitu dipindahkan ke Pemandian Kuak atau juga dikenal dengan Pemandian Tirtoyoso.

foto by instagram.com/nurisaria

31 tahun berikutnya, pemandian tersebut dikukuhkan sebagai museum daerah dengan nama Museum Tirtoyoso. Seiring berjalannya waktu, museum ini juga mengalami perkembangan sampai dikala ini menjadi Museum Airlangga yang berada di lokasi berbeda.

Pemindahan barang bersejarah dari Tirtoyoso ke Airlangga dilakukan pada tahun 1991, adalah mulai bulan November sampai Desember.

foto by instagram.com/pasak_kadhiri

Banyak sekali koleksi yang dimiliki Museum Airlangga. Di kawasan penyimpanan barang bersejarah ini ada arca, prasasti dan etnografi. Denah struktur peletakkan barang ini mampu dilihat di dalam museum untuk memudahkan pengunjung dalam menyusuri dan melihat tiap koleksi yang ada di dalam tempat ini.

Koleksi di Dalam

Banyak sekali koleksi yang ada di dalam bangungan ini. Berikut yaitu beberapa detail dari koleksinya:

  • Patung Primitif

Patung ini seperti orang jongkok dengan kedua tangan bersila merangkul lututnya yang tengah ditekuk.

  • Brahma

Patung ini yakni salah satu Dewa Trimurti yang dipercayai oleh umat Hindu sebagai Dewa Pencipta.

  • Jadi

Patung ini berbentuk mirip kepala gajah lengkap dengan belalai.

  • Anak Timbangan

Ini merupakan perlengkapan untuk menimbang

  • Pipisan dan Gandik

Alat bantu untuk menghaluskan, biasanya digunakan untuk menghaluskan dedaunan yang nantinya akan dibentuk menjadi jamu

  • Pakinganan

Tempat untuk meletakkan sirih. Dulu penduduk, terutama kaum perempuan gemar memakan sirih atau sudah menjadi kebiasaan tradisional.

  • Jambangan Batu

Sebuah wadah untuk air suci

  • Sivanandi

Patung tuhan Siva, yaitu berdasarkan akidah umat Hindu sebagai Dewa Perusak dan tuhan tertinggi trimurti

  • Yoni

Benda ini mirip air mancur, dimana fungsinya yaitu sebagai pengalir air untuk membasuh arca Siva dikala diadakan upacara. Benda ini mampu ditemui dengan mudah di candi-candi umat Hindu.

  • Prasasti

Benda peninggalan ini tentu tidak akan pernah absen di museum. Di prasasti ini bersisikan goresan pena-goresan pena yang menceritakan suatu hal.

Harga Tiket Masuk

Letak kawasan dengan koleksi benda bersejarah dari Kediri yang beraneka ragam ini berada di Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Lokasi museum ini cukup akrab dengan wisata Gua Selomangleng, Waterpark dan Pura Penataran Agung Kilisuci.

foto by instagram.com/nurkasanah0408

Memasuki daerah ini ternyata harus membeli tiket masuk terlebih dahulu. Namun harga tiket masuk ini terbilang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp. 4.000 saja.

Lokasi kawasan wisata Kediri ini sangat mudah diakses, sebab memang lokasinya amat strategis. Tempat ini dapat diakses dengan transportasi umum maupun langsung.

Buka Jam Berapa

Tempat wisata Kediri sudah mampu dikunjungi mulai pukul 09.00 sampai 16.00. Selain itu, karena lokasinya juga satu komplek dengan Gua Selomangleng, maka pengunjung juga dapat berwisata di gua tersebut. Bisa dibilang, sekali dayung dua sampai tiga pulau terlampaui.

foto by instagram.com/ardiantorudi39

Cara Menuju Lokasi

Jika mengungakan transportasi umum, maka perjalanan mampu dimulai dari Terminal Kediri. Dari sini dilanjutkan dengan naik angkot dengan aksara “A” maupun yang bertuliskan “Selomangleng”.

Namun jam operasional angkot ini hanya sampai sore hari, kurang lebih pukul 16.00, jadi harus memanajemen waktu dengan baik, kalau tidak ingin pulang berjalan kaki.

foto by instagram.com/agatha_ronauli

Jika dengan kendaraan langsung juga sama, perjalanan diawali dari Terminal Kediri. Di sini ada pertigaan, silahkan ambil kanan dan lurus saja sampai bertemu lampu kemudian lintas. Sesampainya di situ, silahkan belok kiri sampai ujung jalan dan disitulah letak kawasan wisata benda sejarah Kediri itu.

Pengunjung dari museum ini banyak berasal dari masyarakat kota Kediri sendiri. Selain itu juga kota-kota dekat, seperti dari Surabaya, Gubeng, Malang, Tulungagung dan beberapa daerah lainnya.

foto by instagram.com/ardiantorudi39/

Di Surabaya ternyata ada museum unik milik Rudi Isbandi. Oleh alasannya adalah itu, setelah berkunjung ke sini, maka cobalah berkunjung ke musem di Surabaya tersebut.

Selain dapat menambah pengetahuan, manfaat lain mengunjungi isi museum yaitu sudah ikut berkontribusi dalam menjaga barang-barang koleksinya melalui tiket masuk.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni