Batu Rumpuk, Bukit Pesona Itu 40 Km Dari Madiun

Watu Rumpuk memiliki konsep taman bunga yang berada di atas bukit dan di kelilingi dengan pegunungan yang berkabut. Tidak jarang jikalau kawasan wisata ini sering disebut sebagai wisata di atas awan.

 

Watu Rumpuk memiliki konsep taman bunga yang berada di atas bukit dan di kelilingi dengan pegunungan yang berkabut. Tidak jarang jika tempat wisata ini sering disebut sebagai wisata di atas awan.
Watu Rumpuk. Image via: @Piong Anggoro

 

Watu Rumpuk berada di lereng pegunungan Wilis tentu menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa dan kawasan wisata ini bisa dikatakan sebagai wisata di atas awan. Keindahan yang disajikan Watu Rumpuk Mendak memang sangat mempesona, hal ini tentu akan menjadikan tempat wisata alternatif di daerah Madiun.

 

Jualan Utama yang ada di tempat wisata Watu Rumpuk ialah keindahan dari alam sekitarnya. Berada di atas gunung dan sering terlihat kabut mengelilingi daerah wisata ini membuat daerah wisata ini sangat bagus. Pengunjung mampu menikmati keindahan alam dari atas ketinggian.

 

Selain itu kawasan wisata ini juga sudah menyediakan banyak sekali macam tempat foto selfie yang unik serta menarik dan tentu sangat Instagramble. Dengan adanya spot foto tersebut ditambah lagi dengan keindahan alam yang ada bisa dijadikan sebagai background untuk berfoto selfie Anda. Tentu hasil foto nya pun akan terlihat cantik.

 

Spot Penuh Cnta, salah satu spot foto di watu rumpuk
Penuh Cinta. Image via: @dona_chairunisah

 

Simak juga:

 

Sejarah Pengelolaan Watu Rumpuk

 

Desa Mendak semula hanya dikenal sebagai kawasan perkebunan penghasil komoditi cengkih, durian, manggis, kopi, dan coklat. Saat ini terkenal sebagai destinasi wisata. Di desa itu ada Watu Rumpuk, Tapak Bimo, Gua Jepang, Air Terjun Jambu, dan Hutan Pinus.

 

Obyek wisata Watu Rumpuk tersebut merupakan lahan perkebunan cengkeh yang diserang hama pada 2015. Kemudian perangkat desa dan masyarakat bahu membahu dengan memanfaatkan dana desa menyulap desa mereka menjadi salah satu desa wisata dengan keindahan alam yang mempesona.

 

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menangani perjuangan alternatif untuk mengelola desa wisata, yang mengubah pertambangan kerikil menjadi destinasi menarik yang lalu dikenal dengan nama Watu Rumpuk.

 

Sejak 2016, masyarakat desa mulai menyebarkan potensi wisata. Lokasi bekas tambang watu, Watu Rumpuk diubah menjadi destinasi wisata menarik. bekas tambang itu disulap menjadi taman indah yang instagramable.

 

Roda bambu, spot foto lain di Watu Rumpuk MAdiun
Roda keinginan. Image via: @diena_arrumafia

 

SImak juga: banyak sekali pilihan lokasi wisata di Madiun

 

Terdapat pula bumi perkemahan yang biasa dipakai bawah umur muda untuk berekreasi dan mendekatkan diri dengan alam.

 

Lokasi Watu Rumpuk

 

Watu Rumpuk berada di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur.

 

Lokasi ini terletak di puncak Pegunungan Wilis. Wisata Watu Rumpuk sering dipakai untuk mereka yang sedang mencari spot foto menarik dengan latar belakang bukit dan pemandangan yang indah.

 

Rute Menuju Watu Rumpuk

 

Jarak tempuh dari Ibukota Kecamatan Dagangan ke Watu Rumpuk sekitar 15 Km dan ditempuh dalam waktu kurang lebih 45 menit. Jika dari Ibukota Kabupaten Madiun yaitu menghabiskan jarak tempuh sekitar 40 Km dan waktu tempuh yang diraih 120 menit.

 

Rute yang ditempuh untuk mampu menjangkau Watu Rumpuk Dagangan Madiun mampu diakses melalui dua arah, ialah melalui Dalopo, dan melalui Pagotan. Namun kami rekomendasikan untuk pengunjung yang akan berkunjung untuk melewati jalan melalui Dalopo. Karena medan jalan yang diberikan lebih mulus dari pada melalui Pagotan.

 

Panorama alam di watu rumpuk umumnya didominasi oleh Berlatar bukit
Berlatar perbukitan. Image via: explorewisata.com

 

Jika Pengunjung berangkat dari arah Madiun, maka Anda hanya melewati jalan Dalopo dan menuju ke arah Telaga Ngebel. Di perjalanan sehabis itu sudah terdapat rambu atau penunjung jalan yang mengarahkan menuju ke Watu Rumpuk Madiun.

 

Jam Buka Watu Rumpuk

 

Mengenai Jam Buka Watu Rumpuk mulai pukul 08.00 – 18.00 WIB pada hari senin – sabtu dan pukul 07.30 – 18.00 WIB pada hari minggu.

 

Walau lokasi ini buka sepanjang hari, namun waktu terbaik untuk dapat mengabadikan momen adalah pada pagi hari atau pada sore hari. Karena cuaca di kedua waktu tersebut sedang cerah jika keadaan tidak mendung.

 

Spot cangkir kopi, salah satu spot paling populer di watu rumpuk
Sepeda dan cangkir. Image via: @sepedahkita

 

Simak juga: Pesona Situ Cipanten Jawa Barat

 

Tiket Watu Rumpuk

 

Harga tiket masuk wisata Watu Rumpuk untuk hari biasa Rp 6.000,-sedangkan simpulan pekan dan hari libur Rp 10.000,-.

 

Ada juga embel-embel biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk kendaraan beroda empat. Jumlah yang tidak terlalu besar untuk dapat menikmati udara sejuk pegunungan dengan banyak fasilitas serta spot foto yang diberikan.

 

Fasilitas Watu Rumpuk

 

Beberapa kemudahan yang disediakan oleh pengelola Watu Rumpuk yaitu lahan parkir yang luas, toilet yang higienis, masakan murah, taman bunga yang indah. Ada juga akomodasi wisata berupa spot foto yang dapat memanjakan pengunjung yang ingin mengabadikan momen di sana.

 

Daya Tarik Watu Rumpuk

 

 

    1. Mencicipi Durian

       

 

 

Para pecinta durian dapat ikut panen raya sekaligus mencicipi buah beraroma khas ini.
Durian. Image via: infomadiunraya.com

 

Selain menikmati keindahan panorama alam, yang terbaru, pengunjung wisata alam ini juga diajak untuk wisata agrowisata. Para pecinta durian dapat ikut panen raya sekaligus mencicipi buah beraroma khas ini. Tentu panen tidak bisa dilakukan sepanjang tahun, namun menyesuaikan dengan kala panen durian, adalah  mulai Februari hingga Juni.

 

Untuk rasa tak kalah enak dengan hasil panen di daerah lain. Dengan harga Rp 50 ribu sudah dapat dua buah dengan ukuran tidak mengecewakan besar. Merasakan legitnya durian Mendak sembari menikmati sejuknya alam Watu Rumpuk akan semakin menciptakan liburan lebih menyenenangkan.

 

Dalam agrowisata yang dikembangkan itu,s elain durian juga ada komoditas lain seperti manggis, alpukat, dan petai yang juga panen pada bulan Februari. Tentunya, pengunjung juga dapat membeli komoditas itu  langsung dari petani dan di kebun.

 

Sejumlah masakan tradisional, mirip nasi angkruk dan gethuk juga disediakan di sana. Rasanya tentu otentik, rasa dapur eyang putri. Lezatnya kuliner dan sejuknya alam pegunungan serasa menciptakan betah berlama-lama di Watu Rumpuk.

 

 

    1. Aneka Spot Foto

       

 

 

Spot foto Perahu Angkasa.
Perahu Angkasa. Image via: timesindonesia.co.id

 

Simak juga: Taman Sabin di Atas Pematang Sawah

 

Seperti lazimnya wisata dataran tinggi yang kaya akan panorama alam yang luas sebagai latar belakang, berfoto menjadi kegiatan paling terkenal di lokasi ini. Berposisi di ketinggian dengan latar hamparan lembah dan bukit menghijau luas, tentu memperlihatkan efek dramatis pada foto yang diambil. Apalagi jika dipadukan dengan warna pakaian yang sempurna.

 

Menyadari hal ini, pengelola berkreasi untuk menambah variasi dari foto yang diambil di lokasi ini. Salah satu yang dilakukan adalah menciptakan objek objek unik sebagai spot pengambilan foto. Objek objek seni instalasi ini diposisi kan di tepi tepi jurang, bahkan pada beberapa spot dibentuk menjorok ke luar tebing.

 

Untuk menambah imbas dramatis, posisi objek objek ini dibentuk lebih tinggi dari permukaan tanah. Sehingga sehingga efek dramatis lebih terekspose lagi, alasannya cakrawala yang tertangkap jadi lebih luas.

 

Nama Area.
Nama Area. Image via: infomadiunraya

 

Salah satu objek berfoto paling populer di lokasi ini yaitu “cangkir Kopi”. Cangkir kopi raksasa porselen berwarna putih motif bunga, berposisi rebah di atas lepekan juga putih. Dengan air kopi yang mengalir tumpah dari dalam cangkir. Pengunjung yang ingin berfoto, dapat mengambil posisi duduk di dalam cangkir, di atas anutan tumpahan kopi itu.

 

Pose ini mengingatkan pada kisah Peri kecil dalam film Pater Pan, yang duduk di dalam cangkir kopi di ruang pantri kapal Kapten Hook.

 

Objek Wisata Dekat Watu Rumpuk

 

Madiun si kota Gadis (perdagangan, pendidikan, dan industri), memiliki banyak pilihan wisata, bukan semata hanya Watu rampuk saja. Bagi yang memang suka wisata pemandangan taman bernuansa alam, mampu mencoba Wana Wisata Grape.

 

Situs nglambangan Madiun
Situs Nglambangan. Image via: indonesiabagus.co.id

 

Simak juga: Berburu foto selfie di Banto Royo Lampung

 

Tempat wisata Madiun ini bernuansa alami dan sejuk, cocok untuk memulihkan hati dan jiwa serta refreshing dari hiruk pikuk kehidupan kota. Saat pengunjung tiba di taman kawasan wisata madiun ini, akan terlihat sawah teras siring yang unik.

 

Bagi yang tertarik dengan wisata sejarah, Madiun juga mempunyai beberapa objek, salah satunya Situs Nglambangan. Lokasi kawasan wisata Madiun ini sering dipergunakan untuk upacara ritual pada ketika bulan Sura.

 

Di kawasan ini terdapat peninggalan-peninggalan yang dipercaya berasal dari zaman Majapahit, diantaranya: Pura Lambangsari, Pesiraman dan kawasan-tempat yang dianggap keramat oleh warga sekitarnya.

 

Demikian info wacana Destinasi batu Rumpuk Madiun, Jawa Timur. Tetap kunjungi nativeindonesia untuk menerima berita kawasan wisata menarik lainnya.

 

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni