Benteng Tolukko, Beteng Kurun 16 Saksi Perjuangan Rakyat Ternate

Tak hanya strategis untuk memantau kedatangan kapal, benteng Tolukko, yang dibangun Portugis pada 1540 itu juga mempunyai akses untuk mengerahkan pasukan ke pantai. Dari puncak benteng, terhampar pemandangan lepas ke Laut Maluku, Pulau Tidore, dan pesisir barat Pulau Halmahera.

Tak hanya strategis untuk memantau kedatangan kapal, benteng Tolukko, yang dibangun Portugis pada 1540 itu juga memiliki akses untuk mengerahkan pasukan ke pantai.
Benteng Tolukko. Image via: antarafoto.com

Berdiri di atas fondasi batuan beku. Terbentuk dari 3 buah bastion, ruang bawah tanah, halaman dalam, lorong serta bangunan utama berbentuk segi empat. Konstruksinya terbuat dari campuran kerikil kali, batu karang, kepingan kerikil bata yang direkat oleh adonan kapur serta pasir.

Dimensi Benteng Tolukko memang kecil, namun kalau dilihat dari depan bangunan ini tampak megah. Benteng tersebut memiliki tiga bastion atau kubu pertahanan. Untuk menuju ke benteng, pengunjung harus berjalan melewati lorong sempit.

Bagi yang bahagia berfoto, lokasi benteng ini cukup direkomendasikan. Kesan jadul pada benteng dijamin menciptakan foto yang diambil di lokasi ini semakin menawan.

Tempat wisata sejarah ini terbilang sangat terawat. Rumput-rumput dan tumbuhan terlihat tertata rapi di sekitar benteng. Di luar area kau mampu menemukan banyak kios yang menjual souvenir.

Panorama dari puncak benteng tolukko.
Panorama dari puncak benteng. Image via: antarafoto.com

Simak juga: Lokasi wisata di Kupang

Lokasi Benteng Tolukko

Benteng Tolukko ialah benteng peninggalan Portugis yang berada di Kelurahan Sangadji, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Benteng ini berdiri kokoh di sisi timur Pulau Ternate, Maluku Utara. Benteng ini dibangun di atas bukit yang menjorok ke laut. Letaknya pun tak jauh dari Kedaton Kesultanan Ternate, hanya perlu waktu 10 menit untuk mencapainya.

Rute Menuju Benteng Tolukko

Untuk menuju Benteng Tolukko tidaklah sulit alasannya jaraknya sekitar 3 km dari sentra Kota Ternate. Terlebih bila berkeliling di pulau ini dengan kendaraan sewaan.

Bila tidak, maka pengunjung mampu naik angkutan umum dari Terminal Kota Ternate.Pengunjung bisa menggunakan angkutan umum dari Terminal Kota Ternate untuk sampai di Benteng Tolukko

Papan Nama Benteng Tolukko
Papan Nama Benteng. Image via: triptrus.com

Jam Buka Benteng Tolukko

Benteng Tolukko dibuka untuk kunjungan wisatawan mulai jam 08.00 di pagi hari dan tutup pada jam 16.00 di sore hari.

Tiket Benteng Tolukko

Untuk memasuki dan menikmati warisan sejarah abad kemudian di benteng ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5,000.00.

Fasilitas Benteng Tolukko

Sebagai sebuah lokasi bersejarah yang telah dipugar dan difungsikan sebagai lokasi wisata pendidikan, benteng Tolukko dilengkapi dengan akomodasi penunjang. Fasilitas yang tersedia, mulai dari tempat parkir, musholla, sampai toilet.

Sementara untuk penginapan, di pulau ternate sendiri sudah tersedia akomodasi penginapan yang memadai. Mulai dari hotel kelas melati sampai hotel bintang empat.

Daya Tarik Benteng Tolukko

  1. Struktur Benteng

Desain Unik Benteng Tolukko
Desain Unik Benteng. Image via: radiodms.com

Simak juga: Indahnya pantai Bandealit

Dibangun di atas fondasi batuan beku, letak Benteng Tolukko mengikuti kontur bukit batuan dengan latar belakang ke arah Pulau Halmahera, Tidore, dan Maitara. Letak yang strategis memudahkan untuk memantau kedatangan kapal dan mengerahkan pasukan ke pantai.

Benteng Tolukko mempunyai keunikan tersendiri alasannya adalah terbentuk dari tiga buah bastion. Terdapat dua bastion di bagian depan dan satu bastion di belakang. Bentuk bastion yang lingkaran tidak seperti benteng kolonial lainnya yang berbentuk mata panah.

Daya tarik Benteng Tolukko terletak pada bentuk bangunan dan keindahan panorama sekitarnya. Benteng ini dibangun dengan arsitektur luar biasa. Dibangun dari kerikil karang dan serpihan batu bata dengan adonan kapur, serta pasir sebagai perekatnya. Bentuknya unik tidak simetris.

  1. Beragam Aktivitas menyenangkan

Taman Benteng Tolukko tertata rapi sejak pemugaran
Taman Benteng. Image via: indonesia-heritage.net

Menulusuri setiap sudut Benteng Tolukko sungguh mengasyikkan. Imajinasi dibawa melayang ke era lalu saat-saat benteng ini digempur musuh dari bahari di sisi barat. Suasana pertempuran seolah muncul di depan mata.

Para prajurit bersiaga memperkuat pertahanan dan melaksanakan serangan balasan. Hingga suara dentuman meriam bersahutan serta teriakan-teriakan aben semangat dan keberanian, seolah muncul di dalam kepala.

Banyak acara menarik yang mampu dilakukan saat berwisata ke Benteng Tolukko. Pengunjung mampu menyusuri bangunan benteng dan melihat keindahan arsitekturnya. Setiap sudut benteng ini memiliki keunikan tersendiri.

Apalagi ketika berada di bab atas benteng. Pengunjung dapat melihat pemandangan bahari bergradasi biru berpadu dengan langit. Di sisi belakang terdapat keindahan Gunung Gamalama yang menjulang tinggi menaungi setiap pulau di sekitarnya.

Spot Foto Unik di salah satu bagian dinding benteng Tolukko.
Spot Foto Unik. Image via: @_aaaallll

Simak juga: Pesona Telaga Bleder

Di area benteng juga terdapat taman yang cantik, hijau, dan bersih. Rumputnya yang hijau terhampar luas dengan bunga warna-warni. Cocok dijadikan spot foto yang berlatar belakang taman dan bab belakang benteng.

  1. Sejarah Benteng

Seperti halnya banyak benteng di Ternate, Benteng Tolukko pada awalnya merupakan bangunan buatan Portugis yang menguasai hampir seluruh perdagangan rempah di Ternate pada kurun ke-16. Seorang panglima tentara Portugis yang bernama Fransisco Serraow membangun benteng yang diberi nama Santo Lucas.

Benteng ini awalnya berfungsi untuk  pertahanan sekaligus sentra penyimpanan rempah-rempah. Benteng ini berada pada daerah yang sangat strategis karena sangat erat dengan wilayah perairan. Berada di puncak bukit yang cukup tinggi dan dapat menjadi daerah sempurna untuk mengawasi segala gerak-gerik yang terjadi di Istana Kesultanan Ternate.

Dari puncak benteng tolukko, terhampar pemandangan lepas ke Laut Maluku, Pulau Tidore, dan pesisir barat Pulau Halmahera.
Posisi strategis. Image via: ternateituindah

Setelah perlawanan rakyat Ternate, maka kekuasaan Portugis pun berakhir pada tahun 1577. Sejak itu Benteng Santo Lucas pun dikuasai Kesultanan Ternate sampai karenanya Belanda tiba. Belanda mengganti nama benteng ini  menjadi Benteng Hollandia.

Selanjutnya, berdasarkan beberapa perjanjian kerjasama yang terjadi antara pemerintah VOC dan Kesultanan Ternate, maka pada tahun 1661 Sultan Ternate yang berjulukan Mandar Syah diberi ijin untuk menempati Benteng Hollandia dengan personil sekitar 160 orang.

  1. Asal Usul Nama Tolukko

Nama Tolukko yang menempel pada Benteng ini hingga dikala ini juga menyimpan cerita yang tidak kalah menariknya. Satu cerita menyebutkan bahwa nama Tolukko ini digunakan sejak salah satu Sultan Ternate yang berjulukan Kaicil Tolukko memerintah sekitar tahun 1692.

Salah satu bagian sisi dalam Di dalam Benteng Tolukko.
Di dalam Benteng. Image via: @angelina_fitria

Simak juga: Pantai Natsepa Ambon

Sumber lainnya menyebutkan bahwa nama Tolukko merupakan modifikasi penyebutan nama asli benteng ini yaitu, Benteng Santo Lucas. Alkisah ini menceritakan bahwa sebab tidak terang melafalkan Santo Lucas, masyarakat orisinil Ternate kesudahannya menyebutnya dengan Tolukko.

  1. Keberadaan Lorong Rahasia

Konon, benteng ini memiliki satu lorong rahasia yang langsung tembus ke wilayah pantai. Pada masa penguasa Portugis dan Belanda, lorong ini digunakan sebagai sarana melarikan diri apabila terjadi pemberontakan atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

Namun, sejak tahun 1996 benteng ini dipugar dan lorong tersebut ditutup untuk selamanya demi alasan keamanan. Hal ini bukanlah problem besar alasannya Benteng Tolukko tetap menjadi bangunan bersejarah yang megah dan indah. Benteng ini menjadi sajak yang positif dari setiap dongeng perjalanan Ternate di kurun kemudian.

merenungi masa dalam kebesaran bentang alam di puncak benteng tolukko
Merenungi Masa. Image via: @umyumay_

Objek Wisata Dekat Benteng Tolukko

Kunjungan ke Pulau Ternate belum lengkap, jikalau belum berfoto dengan latar belakang goresan pena Ternate di Pantai Falajawa. Mencicipi jajanan khas Ternate, mirip nasi jaha, lalampo, dan lain-lain, juga mampu pengunjung  lakukan di sini.

Pantai Falajawa juga menjadi titik menyelam yang cukup terkenal di seputar Ternate. Jika ingin sekadar berenang di laut, pengunjung tidak perlu khawatir. Pengelola Landmark Ternate menyediakan pelampung untuk para pengunjung.

Bangunan bersejarah lainnya di Ternate ialah Kedaton Sultan Ternate. Bangunan ini masih menjadi daerah tinggal keluarga kesultanan. Di lokasi ini pengunjung bisa menguak sejarah dan tradisi yang bekerjasama dengan barang-barang peninggalan keluarga Sultan Ternate.

Siapa sangka ternyata Benteng Abad 16 di pulau Ternate ini mempunyai begitu banyak hal menarik untuk dieksplorasi. Segera rancang perjalanan petualangan anda ke Pulau Rempah, Pulau Ternate.

Ternate, I am coming!

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni