Berapa Harga Tiket Pantai Ayah?

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”10213″
data-slug=””>

3.7
/
5
(
3

votes

)

Lokasi: Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah

Map: Klik Disini

HTM: Dewasa Rp.5.000

Buka Tutup: 24 Jam

Kabupaten Kebumen

Jika Provinsi D.I. Yogyakarta mempunyai Kabupaten Gunung Kidul yang kaya akan objek wisata pantai, maka Jawa Tengah mempunyai Kabupaten Kebumen yang juga dihiasi sejumlah wisata pantai dengan pemandangan yang memukau.

Beberapa objek wisata pantai tersebut diantaranya yakni Pantai Karang Bolong, Pantai Suwuk, Pantai Menganti dan beberapa pantai yang lain termasuk Pantai Ayah yang mampu dibilang cukup istimewa.

foto by instagram.com/kebumenzone

Pantai Ayah yang juga dikenal dengan nama Pantai Logending menjadi istimewa karena menyuguhkan panorama yang sedikit berbeda dibandingkan pantai pada umumnya, adalah memadukan wisata laut dengan wisata hutan, alasannya adalah di daerah pantai ini terhampar hutan jati dan hutan mangrove yang asri.

Selayang Pandang

Pantai Ayah merupakan area wisata yang berada di bawah pengelolaan Perum Perhutani alasannya adalah di daerah pantai tersebut terdapat Hutan Wisata Logending, tepatnya di area yang berdekatan dengan Pantai Kedu.

Menurut sejarah, daerah Hutan Wisata Logending dahulu merupakan pos penjaga dan tempat pengawasan yang digunakan olh tentara Belanda dan tentara Jepang dikala mnduduki Indonesia. Bukti dari dongeng sejarah tersebut dapat dilihat dari adanya sebuah benteng yang terletak di pegunungan Logending.

foto by instagram.com/laelatul_mufadolah

Bersamaan dengan terjadinya revolusi di Indonesia sepanjang tahun 1948 – 1950, hutan ini digunakan para pejuang militer sebagai daerah persembunyian dalam mempertahankan wilayah-wilayah yang ada di Kabupaten Kebumen.

Dengan lokasi yang hanya berjarak sekitar 8 km dari Goa Jatijajar, membuat Pantai Ayah tidak pernah sepi dari pengunjung, alasannya adalah wisatawan yang berkunjung ke Goa Jatijajar hampir mampu dipastikan akan mampir ke Pantai Ayah, begitu juga sebaliknya.

Tidak hanya wisatawan saja yang tiba berkunjung ke pantai ini, tapi juga para pelajar yang mengikuti acara pramuka, alasannya adalah di kawasan Hutan Logending terdapat bumi perkemahan yang kerap dimanfaatkan oleh para pelajar dan organisasi pecinta alam untuk menggelar pelatihan sekaligus berkemah.

foto by instagram.com/annisaismaya

Hutan Logending sendiri merupakan daerah penelitian flora langka karena di daerah hutan ini terdapat beberapa jenis tanaman langka dan dilindungi, salah satu diantaranya adalah pohon Mahoni Afrika yang jarang dijumpai di hutan-hutan lain di Indonesia.

Selain pemandangan pantai dan hutan, wisatawan yang berkunjung ke sini juga akan disuguhi indahnya muara Sungai Bodo dengan bahtera-perahu nelayan yang siap mengantar wisatawan menyusuri luasnya muara serta menjelajah hutan bakau yang merupakan properti milik Perhutani.

Lokasi pantai ini berada sekitar 40 km dari Kota Gombong atau sekitar 3 km sebelah Selatan Goa Petruk. Untuk mencapainya pengunjung dapat menggunakan kendaraan langsung maupun angkutan umum.

foto by instagram.com/rarashintasaraswati/

Jika menggunakan kendaraan pribadi, pengunjung yang tiba dari Kota Kebumen dapat langsung menuju ke lokasi dengan jarak sekitar 20 km. Sedang untuk yang memanfaatkan sarana transportasi umum, mampu naik bus dari Terminal Kebumen dan berhenti di pinggir jalan yang lokasinya tidak jauh dari pintu masuk objek wisata.

Hutan dan Laut

Sebagaimana pantai-pantai lainnya yang ada di kawasan Pantai Selatan, ombak yang besar akan menyambut para pengunjung saat berada di tempat wisata. Besarnya ombak dengan kontur pantai yang curam ditambah watu-kerikil karang, menciptakan pengunjung disarankan untuk tidak mandi dan berenang terlalu jauh ke tengah, alasannya cukup berbahaya.

Namun demikian, bibir pantai yang lebar dan panjang bakal memanjakan wisatawan karena di sepanjang pesisir pengunjung mampu memanfaatkan luasnya pantai dengan banyak sekali macam aktifitas.

foto by instagram.com/kekendeastri

Terlebih pemandangan yang ada di tempat pantai terlihat sangat indah dengan latar belakang dua pegunungan yang tampak di kejauhan serta bahtera-perahu nelayan yang ada di tengah laut.

Selain menikmati indahnya pemandangan sambil beraktifitas di bibir pantai, pengunjung juga mampu melihat kawasan penangkaran ubur-ubur serta membeli aneka macam jenis ikan yang diinginkan alasannya pantai ini juga dijadikan sebagai daerah pelelangan ikan.

Puas menikmati pemandangan pantai dan aktifitas para nelayan serta membeli ikan segar di tempat pelelangan, pengunjung dapat menuju ke muara Sungai Bodo yang menjadi pemisah antara Kabupaten Kebumen dengan Kabupaten Cilacap.

foto by instagram.com/pangestikadewi30

Aktifitas menyenangkan lainnya mampu ditemui di muara Sungai Bodo, adalah menyewa perahu-bahtera milik nelayan dan menjelajah luasnya sungai serta menyusuri pedoman sungai yang di kanan kirinya ditumbuhi hutan mangrove.

Muara Sungai Bodo, konon banyak dihuni buaya air tawar. Namun semenjak pihak perhutani melaksanakan penghijauan di daerah pantai lewat hutan mangrove, buaya-buaya tersebut menyebabkan rerimbunan hutan mangrove sebagai kawasan tinggal.

Meski demikian, pengunjung tidak perlu merasa khawatir, karena selama ini tidak pernah ada kabar ihwal wisatawan yang menjadi korban keganasan buaya air tawar Pantai Ayah. Bahkan, buaya-buaya itupun nyaris tidak pernah menampakkan wujudnya. Sehingga hanya masyarakat setempat saja yang tahu bahwa muara Sungai Bodo dahulu menjadi habitat buaya air tawar.

foto by instagram.com/setiawan111295

Jika masih belum puas menikmati asrinya hutan mangrove dari atas perahu, pengunjung dapat turun dan berjalan melewati jembatan yang membentang di atas air. Di atas jembatan inilah, keasrian hutan mangrove mampu lebih terasa.

Area terakhir yang menarik untuk dikunjungi di daerah wisata ini ialah Hutan Wisata Logending yang mampu ditempuh dengan berjalan kaki dari tempat pantai.

Rindangnya pepohonan di dalam hutan selain menghadirkan udara yang sejuk dan segar juga menunjukkan pemandangan yang berbeda yang juga memanjakan mata dan menciptakan siapapun akan betah untuk berlama-lama.

Meskipun daerah hutan, pengunjung tidak perlu merasa cemas, karena di hutan Logending tidak terdapat hewan buas. Beberapa jenis hewan liar yang hidup di sini diantaranya ialah rusa, landak, musang dan aneka macam jenis burung.

foto by instagram.com/tetepheruthea

Binatang berbahaya yang ada di sini hanya dari jenis ular, yang tidak akan mengancam keselamatan sepanjang pengunjung berhati-hati selama berada di daerah hutan.

Harga Tiket Masuk

Tidak butuh biaya mahal untuk dapat menikmati wisata maritim sekaligus wanawisata di Pantai Ayah atau Pantai Logending ini, alasannya para pengunjung hanya dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp.5.000.

Begitu juga jikalau ingin naik perahu, dengan hanya membayar Rp.5.000, pengunjung sudah dapat menyusuri luasnya muara Sungai Bodo dan melewati pedoman sungai yang diapit pepohonan bakau.

foto by instagram.com/eka__yuniarti

Fasilitas Yang Ada

Berbagai akomodasi umum juga sudah disiapkan bagi para wisatawan, mirip pusat gosip, pos keamanan, kamar mandi dan toilet, tempat ibadah, area parkir, arena permainan anak dan beberapa kemudahan yang lain.

Bagi yang ingin menghilangkan lapar dan dahaga, di lokasi wisata juga terdapat banyak warung yang menjual kuliner dan minuman. Begitu juga untuk mereka yang ingin membeli souvenir khas Pantai Ayah, terdapat sejumlah toko souvenir yang menjual banyak sekali jenis oleh-oleh dengan harga yang relatif murah.

Pengunjung yang tiba dari luar kota juga tidak perlu cemas untuk mencari tempat bermalam. Karena di daerah sekitar pantai terdapat banyak penginapan, baik hotel maupun homestay.

Jika ingin menikmati indahnya malam di tempat hutan, tersedia bumi perkemahan yang luas dan bersih. Hanya saja harus membawa tenda dan perlengkapan sendiri, karena di hutan wisata ini tidak terdapat kawasan penyewaan peralatan camping.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni