Bjbr Probolinggo, Paduan Pelestarian Lingkungan Dan Hiburan Mempesona

BJBR Probolinggo atau merupakan sebuah wisata hutan bakau dengan luas 5 hektar yang terletak di Pelabuhan Mayangan. Tidak hanya menunjukkan eksotisnya hutan bakau, BJBR juga memiliki zona pantai pasir buatan seluas 8000 m2 yang dilengkapi dengan berbagai wahana bagi wisatawan.

BJBR Probolinggo atau merupakan sebuah wisata hutan bakau dengan luas 5 hektar yang terletak di Pelabuhan Mayangan.
BJBR Probolinggo. Image via: @Beejay bakau Resort

Bee Jay Bakau Resort memiliki kemudahan yang sangat lengkap. Pengunjung akan sangat tercukupi kebutuhan berliburnya. Fasilitas terseut antara lain Fantasy Land, The Caterpillar, Gedung Serba Guna, Rest-O-Tent Resto, Kafe Tenda, Kedai Digital BJ Mart, dan Mushola.

Sedangkan untuk ekowisatanya ada Study Lingkungan, Outbond Pantai, Ekowisata Bakau, Ladang Bunga Matahari dan banyak lagi yang lainya. Pengunjung juga mampu menyusuri Lorong Seribu Payung dan Jalur Bersepeda yang menjadi favorit pengunjung.

Sebagai ekowisata, BJBR menghadirkan beberapa atraksi pula, mirip bermain kano dan sepeda gantung. Sayangnya, wisata kano ini hanya mampu dilakukan hanya saat air pasang. Adapun sepeda gantung bisa dilakukan kapan saja dari satu titik ke titik lain berjarak sekitar 200 meter.

Pengunjung BJBR PUrbalingga akan sangat tercukupi kebutuhan berliburnya. Fasilitas terseut antara lain Fantasy Land, The Caterpillar, Gedung Serba Guna, Rest-O-Tent Resto, Kafe Tenda, Kedai Digital BJ Mart, dan Mushola.
Kawasan yang elok. Image via: kurio.id

Simak juga: 11 lokasi wisata di Probolinggo

Lokasi BJBR Probolinggo

Wisata BJBR Probolinggo terletak di sebelah utara alun alun Kota Probolinggo, tepatnya di Pelabuhan PPP Mayangan, Wisata Primadona, Mangunharjo, Kec. Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur.

Membutuhkan waktu sekitar 10 menit dari alun alun menuju lokasi, dan jalan masuk jalan tidak susah.

Rute Menuju BJBR Probolinggo

Untuk menuju ke lokasi wisata mangrove bjbr probolinggo ini sangat mudah sekali. Karena lokasi yang berada di tengah kota Probolinggo.

Jika pengunjung datang dari arah Surabaya, Malang, mampu melihat rambu – Rambu atau rest are dengan goresan pena arah pelabuhan atau Tanjung Tembaga. Yang paling gampang tentu dengan mencari Kota Probolinggo dulu.

Bagi pengunjung backpacker atau yang menggunakan kendaraan umum, bisa turun di teminal bayuangga probolinggo. Kemudian setelah tiba pilihlah angkutan dengan lambang G atau D turun saja di stasiun Kereta. Dari stasiun kereta api bisa dilanjutkan dengan ojek dan becak.

Jam Buka BJBR Probolinggo

Pengunjung mampu datang ke tempat wisata ini setiap harinya. Mulai dari pagi sampai malam hari. Pagi mulai jam 08.00, dan tutup malam jam 22.00.

Icon BPJR Probolinggo dihasirkan untuk bsia menjadi salah satu spot foto
Icon BPJR. Image via: agentwisatabromo.com

Tiket BJBR Probolinggo

Terdapat 3 jenis tiket yang dikenakan kepada wisatawan yang berkunjung ke BJBR Probolinggo. Tiket masuk gerbang pelabuhan: Rp.3000. Tiket masuk BJBR: Rp.10.000. Tiket parkir kendaraan Rp.2.000. Kaprikornus biaya yang harus dikeluarkan kurang lebih Rp.15.000.

Untuk pengunjung yang berasal dari kab probolinggo, mendapatkan pecahan harga sampai 50%. Harga tiket tersebut berlaku per orang dan untuk semua orang yang berusia lebih dari 3 tahun. Untuk yang berusia 2-3 tahun mendapatkan cuilan 50% sedangkan 0-1 tahun gratis.

Fasilitas BJBR Probolinggo

BJBR Probolinggo memiliki area parkir yang cukup luas, dimana kendaraan bermotor dan mobil ditempatkan terpisah. Dan petugas parkir selalu menjaganya dengan ketat. Selain itu, semua pengunjung diperiksa satu persatu dikala hendak memasuki pintu masuk.

Tidak ketinggalan akomodasi-fasilitas lain seperti Musholla, toilet, Café juga disediakan. Setiap pengunjung merasa nyaman dengan adanya akomodasi-fasilitas tersebut. Karena selain dapat beribadah, mereka juga dapat bersantai melepas lelah sambil menikmati kudapan dan minuman.

Daya Tarik BJBR Probolinggo

  1. Jembatan Kayu

Pada awal pembangunan, BJBR Probolinggo memiliki jembatan dengan mengikuti alur pohon bakau yang ada. Panjangnya sekitar 700 meter.
Jembatan Kayu. Image via: pandanadia

Simak juga: Pesona Pantai-pantai di Pacitan

Pada awal pembangunan, BJBR Probolinggo memiliki jembatan dengan mengikuti alur pohon bakau yang ada. Panjangnya sekitar 700 meter. Agar tidak merusak pohon-pohon yang sudah ada, jembatan itu menyesuaikan dengan alur hutan bakau.

Menyusuri jembatan itu, pengunjung bisa melihat lebih dalam ke dalam hutan bakau dan mengenal ekosistem di sana. Di dalamnya, terdapat restoran tepi maritim dan pondok (bungalow) kawasan menginap terbuat dari kayu kelapa.

Dengan begitu hutan bakau tetap terjaga dan warga juga bisa menikmati keindahannya.

Dari semula hanya hanya 700 meter saat gres dibangun, jembatan kayu itu kini sudah mencapai sekitar 2 km. Lebarnya sekitar 3 meter. Letaknya di bagian paling luar dari hutan sehingga di sisi utara mampu eksklusif melihat bahari lepas sementara bagian selatan langsung bertemu rimbun hutan.

Dari jembatan utama, terdapat beberapa jembatan cabang mengarah ke beberapa bangunan dari kayu. Misalnya Musholla Nurul Bahr yang terlihat seperti mengapung di atas maritim. Cabang lain mengarah ke lokasi hiburan, mirip sepeda gantung, bioskop mini, restoran, dan pondok menginap itu sendiri.

  1. Patung Kuda Troya

Bagian paling ujung dari jembatan kayu itu adalah kuda raksasa serupa kuda troya terbuat dari kayu. Tinggi kuda troya ini sekitar 7 meter.
Kuda Troya. Image via: mytrip123.com

Bagian paling ujung dari jembatan kayu itu yaitu kuda raksasa serupa kuda troya terbuat dari kayu. Tinggi kuda troya ini sekitar 7 meter. Terlihat menjulang tinggi di tepi ujung jembatan persis di tepi pantai.

Untuk masuk ke kuda troya ini pengunjung harus membayar Rp10.000 di luar tiket masuk BJBR. Masuk ke perut kuda troya terasa seperti pasukan Yunani di bawah pimpinan Achilles dikala bersembunyi di dalam perut patung kuda dari kayu dan lalu menyerbu kota Troya.

Bedanya, masuk kuda troya kali ini bukan untuk berperang, tetapi menikmati kecantikan hutan bakau yang kini berubah. Dari dahulu berupa area lautan sampah, hutan bakau itu kini terlihat begitu indah.

  1. Lampu hias Bentuk Satwa Laut

Belasan “satwa laut” itu seperti menyambut para pengunjung yang datang ke Bee Jay Bakau Resort/ BJBR Probolinggo.
Pinguin BPJR. Image via: tripadvisor.com

Simak juga: Wisata dan edukasi di Tlatar Boyolali

Ketika hari mulai gelap, cahaya-cahaya makin berpendar di tengah hutan bakau. Lampu itu tidak terlalu terperinci, tetapi penuh warna-warni. Bentuknya juga bermacam-macam: ubur-ubur, kepiting, dan ikan.

Dengan latar belakang rimbun pohon bakau, warna-warni lampu aneka satwa bahari itu lebih mudah menarik mata. Pengunjung pun berfoto-foto di atas jembatan kayu dengan latar belakang lampu aneka satwa laut itu.

Belasan “satwa maritim” itu seperti menyambut para pengunjung yang datang ke Bee Jay Bakau Resort (BJBR). Tidak hanya satwa bahari, BJBR menghadirkan banyak sisi bagus hutan bakau di tepi Pantai Probolinggo, Jawa Timur ini.

  1. Spot Foto Cantik

Melewatkan Senja di BPJR Probolinggo.
Melewatkan Senja di BPJR. Image via: pesonawisataindonesia.com

Selain berfoto di Patung Kuda Troya, pengunjung BJBP Probolinggo juga bis amenemukan berbagai spot foto yang menarik. BeeJay Bakau Resort masih mempunyai spot foto instagramable.

Yang paling populer tentu saja Spot Gembok Cinta. Buat pasangan muda mudi lokasi ini sangat seru. Pengunjung mampu menuliskan nama di sebuah papan kemudian gantungkan papan tersebut di area gembok cinta mengunakan Gembok.

Ada juga Piramida BJBR. Piramida ini terbuat dari kumpulan botol bekas. Di bawah Piramida ini terdapat bak yang berisi ikan hiu hidup.

Di area hutan bakau ini juga ada Globe raksasa, seperti mirip dengan spot iconik di Singapura. Sebuah Patung menyerupai “Globe” melayang disertai dengan semburan air. Patung ini sangat seperti dengan patung bola dunia yang ada di Universal Studio Singapura.

Spot foto kekinaian lainnya ada Ikon I Love BJBR, Lampion Karakter, Lukisan 3D dan Foto Booth. Selain itu masih banyak lagi spot foto kekinian di wisata hits Jawa Timur ini.

  1. Bungalow BJBR

Bungalow BJBR Probolinggo menawarkan tempat menginap dengan konsep berbeda dari resort pada umumya. Bungalow ini dibangun di atas pasang surut pantai di antara hutan bakau
Bungalow BJBR. Image via: traveloka.com

Simak juga: Slide terpanjang Asia di Kediri Water Park

Bungalow BJBR menawarkan kawasan menginap dengan konsep berbeda dari resort pada umumya. Bungalow ini dibangun di atas pasang surut pantai di antara hutan bakau. Suasananya begitu natural, terlebih bungalow ini bahannya 90% berasal dari kayu kelapa.

Dengan menginap disini, pengunjung mampu menikmati pemandangan bahari lepas. Pemandangan eksotis ini berasa mirip pemandangan di atas kapal pesiar mewah. Tak hanya itu, pengunjung juga mampu melihat kegiatan binatang-binatang laut dari sini.

Aktivitas lain yang juga tak kalah menarik yaitu menyaksikan burung-burung bangau berkejaran menangkap mangsa. Disusul dengan gemasnya para kepiting yang muncul dari lubang persembunyian nya. Ada juga burung king fisher yang menyergap ikan-ikan di surutnya air pantai.

Sebagai ekowisata, BJBR probolinggo menghadirkan beberapa atraksi pula, seperti misalnya bermain kano
Menyewa Kano. Image via: granitprihara.com

Tips Mengunjungi BJBR Probolinggo

Bjbr Probolinggo memang indah dan cocok sekali dijadikan sebagai destinasi wisata keluarga . Namun demikian sebelum memutuskan untuk pergi kesana ada beberapa tips yang dapat bermanfaat :

  • Tanya harga sebelum Belanja.

Harga kuliner dan minuman di tempat ini mungkin lebih tinggi daripada harga di pasaran. Oleh alasannya adalah itu sebaiknya bertanya terlebih dahulu sebelum membeli, terlebih lagi pengunjung  tidak diperkenankan membawa kuliner dari luar daerah BJBR.

  • siapkan sunblock

Suhu di BJBR pada siang hari sangatlah panas, jadi ada baiknya kau mempersiapkan sunblock.

Pantai pasir Buatan di BJBR Probolinggo.
Pantai pasir Buatan. Image via: beejaybakauresort.com

Simak juga: gerojokan dan butan di Srambang ngawi

Objek Wisata Dekat BJBR Probolinggo

Selain BJBR, probolinggon juga punya pantai lain yang berhutan bakau. Salah satunya yakni Pantai Duta Probolinggo. Di sini, pengunjung tidak hanya bisa menikmati panorama pantai berupa hamparan pasir dan air maritim. Area hutan mangrove hingga deretan pohon pinus juga pengunjung nikmati di Pantai Duta.

Selain itu, ada banyak spot foto di Pantai Duta yang bisa pengunjung gunakan untuk selfie. Mulai dari jembatan kayu hingga ayunan di pinggir pantai, kedua tempat ini adalah area favorit untuk berpose.

Probolinggo juga punya danau yang cukup cantik. Namanya Danau Ranu Agung. Air yang jernih dan tebing menjulang tinggi di bab tepi danau semakin menciptakan Ranu Agung tampak memukau. Pengunjung juga mampu melihat gagahnya Gunung Lemongan saat berada di wisata ini.

Merasa tertarik dengan pesona yang ditawarkan BJBR Probolinggo? Segera susun rencana liburan depan, dan jangan lupa masukkan lokasi ini sebagai prioritas dalam daftar kunjungan selama liburan.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni