Bukit Sewu Sambang, Memandangi Keindahan Selat Bali Dari Tanah Banyuwangi

Dari Atas Bukit Sewu Sambang, Selat Bali dengan airnya yang biru beriak, seolah mengajak turun pelancong yang tengah ada di ujung Bukit Sewu Sambang. Lukisan alam pegunungan Bali Barat yang nampak, juga turut menyemarakkan pemandangan. Membuat pengunjung enggan beranjak pulang.

Dari Atas Bukit Sewu Sambang, Selat Bali dengan airnya yang biru beriak, seolah mengajak turun pelancong yang tengah ada di ujung Bukit Sewu Sambang.
Bukit Sewu Sambang. Image via: @Said LAre

Capek dan lelah dikala berjalan menuju Puncak bukit Sewu Sambang, akan terbayar begitu datang di atas Bukit. Kawasan ini dikelilingi hutan, gunung, dan perbukitan. Sewu Sambang tak kehabisan pesona untuk mengesankan siapapun yang memandang.

Pinus yang menjulang di kejauhan, gunung sebagai latar belakang, dan formasi bukit yang ditumbuhi pepohonan hijau di sebelah utara Sewu Sambang susah untuk diabaikan.

Deretan bunga yang bermekaran di sisi tebing sebelah kanan, menjadi komplemen bukit ini tanpa berlebihan. Selain gubuk-gubuk beratap jalinan ilalang serta pokok kayu bau tanah yang acap kali jadi tempat selfi para pengunjung.

Suasana malam di Bukit Sewu Sambang sangat indah. Ketika mata menatap ke arah timur ada pandangan Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk dengan kerlap-kerlip lampu kapal yang berjalan berseberangan.  Serta yang tak kalah indah yaitu pemandangan Pulau Bali yang luar biasa indah.

Malam di Bukit Sewu Sambang.
Malam di Bukit Sewu Sambang. Image via: @wanawisatasewusambangan

Simak juga: 14 lokasi indah di Banyuwangi

Lokasi Bukit Sewu Sambang

Bukit Sewu Sambang berlokasi di Lingkungan Papring, Wangkal, Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Rute Menuju Bukit Sewu Sambang

Ada dua jalur yang bisa diambil untuk menuju Bukit Sewu Sambang. Pertama, lewat kantor Kecamatan Kalipuro. Kedua, lewat Desa Gunung Remuk. Di jalur kedua inilah yang paling menatang. Paduan tanjakan dan tikungannya membuat pengendara motor tak mampu sembarangan.

Harus berhati-hati semoga tak terjadi kecelakaan. Bagi mereka yang berboncengan, lebih baik yang dibonceng turun saja demi keselamatan. Setelah bagian ini terlewati, motor akan melalui jalan-jalan pedesaan yang landai hingga mencapai hutan pinus.

motor akan melalui jalan-jalan pedesaan yang landai hingga mencapai hutan pinus.
Rute ke Bukit. Image via: @Pew_cs

Loket masuk Sewu Sambang berada di hutan ini. Dari loket masuk pelancong tak mampu eksklusif memarkir sepedanya. Melainkan harus melaju melewati jalanan yang sempit, berliku, tidak rata, dan terus-susukan menanjak.

Sampai di sini, sepeda mampu diparkir. Pelancong pun dapat melanjutkan pendakian menuju puncak bukit, kurang lebih selama 15 menit, tergantung kekuatan fisik masing-masing.

Ketika turun pun tak kalah menyeramkan. Pengendara motor harus hati-hati, biar tak terjatuh melewati jalanan tanah yang menurun dan berbelok tajam. Maka bila ke sini diperlukan nyali dan berpengalaman.

Jam Buka Bukit Sewu Sambang

Wisata Bukit Sewu Sambang buka setiap hari Senin-Minggu mulai pukul 07.00 hingga tutup jam 17.00.

Banyak pengunjung yang tiba di pagi hari, tapi sore hari lebih banyak lagi. Menurut beberapa pengunjung, pemandangan lebih indah di sore hari.

Menikmati Malam di Bukit Sewu Sambang.
Menikmati Malam di Bukit. Image via: @wanawisatasewusambangan

Simak juga: KOlam alami Wana Wisata Wendit

Tiket Bukit Sewu Sambang

Loket masuk Bukit Sewu Sambang berada diantara pohon pinus. Harga tiket tergolong murah sekali. Setiap sepeda motor dikenakan hanya Rp. 3.000 (Tiga Ribu Rupiah).

Fasilitas Bukit Sewu Sambang

Fasilitas-fasilitas yang mendukung daerah wisata yang sudah secara bertahap disediakan oleh pengelola seperti, kawasan duduk, warung, gazebo, spot foto, dan papan nama. Puncak Asmoro juga menyediakan camping ground dengan biaya Rp 10.000 per orang.

Namun, pengunjung harus membawa alat-alat dan kelengkapannya sendiri alasannya adalah tidak disediakan oleh pengelola.

Pemandangannya sudah cantik, puas, pelayanannya juga anggun. Hanya, fasilitasnya kurang. Seperti misalnya toilet.

Jika ingin makan di sini, jangan lupa bawa bekal yang cukup. Karena  warung makan belum tersedia dengan memadai.

Daya Tarik Bukit Sewu Sambang

  1. Pemandangan Indah

Keindahan Pagi di Bukit Sewu Sambang.
Pagi di Bukit. Image via: @syukronoforgreatdz

Wisata Bukit Sewu Sambang memberikan pemandangan yang indah dan menarik. Dari Puncak Bukit, pengunjung bisa melihat Selat Bali di sebelah timur. Gunung di sebelah barat. Juga hijaunya pepohonan di utara. Terakhir di Selatan, pemandangan sawah serta perkebunan.

Jika senja tiba, pemandangan semakin manis karena warna langitnya berkembang menjadi jingga kemerahan.

  1. Perayaan Isra’ Mi’raj

Menjelang hari Isra’ Mi’raj, Kampoeng Batara beserta Laskar Pemuda Papring dan Pokdarwis Jajang Arum mengadakan acara kemah di Bukit Sewu Sambang yang diselingi dengan berbagai macam acara yaitu outbound ceria, performing art dan bermalam di Bukit Sewu Sambang.

Bermainneggrang dalam pesona keindahan selat bali di latar belakang
Berlatar Selat Bali. Image via: goodnewsfromindonesia.id

Simak juga: Pantai Pangasan Pacitan

Beragam permainan dimainkan di atas Bukit Sewu Sambang yang difalisitasi oleh komunitas Kampoeng Dolanan yang berasal dari Surabaya.

Permainan tersebut dimulai dari eyes breaking wacana konsentrasi, bulldozer, kaki kepiting, pindah tali, pindah pimpong dalam gelas dengan memakai tali, egrang bambu dan lain sebagainya.

Menjadi menarik dan penuh tantangan saat para peserta kemah bermain egrang bambu dengan medan bukit yang turun terjal kemudian kembali naik ke atas untuk mencapai garis start kembali.

Aktivitas kemah di Bukit Sewu Sambang ini diikuti oleh akseptor homestay Siswa sekitar Banyuwangi. Juga ada dari Laskar Pemuda Papring yang biasanya membawakan pertunjukan berupa ludruk dan akustik.

  1. Kampoeng Batara

Dunia Anak, Dunia Kreatifitas Kampoeng Batara.
Dunia Anak, Dunia Kreatifitas. Image via: kompasiana.com

Kampung Batara bukanlah nama wilayah, tapi merupakan nama kawasan kegiatan mencar ilmu anak-anak tepi rimba. Kampoeng ini tidak mempunyai kemudahan glamor untuk belajar. Hanya ada pelataran yang cukup untuk permainan tradisional seperti petak umpet, egrang, engklek serta arena bermain musik patrol dan tari.

Meski demikian, setiap pekan puluhan anak bisa bermain sambil mencar ilmu dengan riang di sana. Sedangkan ruang belajar dan bermainnya, terbuat dari bambu. Mulai dinding, hingga atapnya semua dari bambu. Memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya.

Menariknya, setiap orang yang berkunjung ke Kampoeng Batara harus mau mencar ilmu dan bermain bersama. Siapa pun yang datang ke Kampoeng Batara, wajib terlibat agar  tidak hanya jadi penonton, sebab kegiatan di Kampoeng Batara bukan tontonan.

Kampoeng batara tidak hanya fokus pada dunia pendidikan anak-anak tepi rimba, Papring Kalipuro Banyuwangi. Tapi, juga membantu melaksanakan pengenalan produk-produk kerajinan warga Papring, untuk mampu menunjang perekonomian masyarakat setempat.

malam kesenian pada perayaan israj miraj di Kampung Batara
Malam kesenian. Image via: merdeka.com

Simak juga: Pesona Pantai Bercak Pacitan

Produk-produk yang selama ini dikampanyekan masih terkait dengan materi dasar bambu. Seperti besek, gedek, lampion, songkok dan perabot rumah tangga yang terbuat dari bambu

Tips Mengunjungi Bukit Sewu Sambang

Perjalanan ke Puncak Bukit Sewu Sambang akan melalui jalur trekking. Walau tidak terlalu panjang, lintasan selama 15 menit akan melalui jalan tanah. Makara sebaiknya perhatikan pemilihan alas kaki dan Celana yang nyaman.

Objek Wisata Dekat Bukit Sewu Sambang

Lokasi wisata populer, cukup banyak ada di Banyuwangi. Salah satu yang sangat terkenal ialah Kawah Ijen. Danau kawah ini memiliki seluas 20 km dengan dinding kaldera setinggi 300 sampai 500 meter. Tempat wisata di Banyuwangi yang satu ini menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa indahnya.

Ceria di Bukit.
Ceria di Bukit. Image via: @bukitsewusambang_official

Daya tarik dari kawah yang terletak di Gunung Ijen ini ialah api biru atau blue fire. Blue fire ialah fenomena alam yang terjadi balasan adanya pemikiran welirang di sekitar kawah. Untuk mampu menikmati keindahan fenomena alam ini, pengunjung harus mendatangi tempat wisata ini pada malam hari.

Untuk Pantai, banyuwangi punya Pantai Pulau Merah. Tempat wisata di Banyuwangi ini menjadi salah satu tujuan peselancar, sebab juga mempunyai gulungan ombak yang cukup besar dengan ketinggian mencapai 2 meter.

Lokasinya sangat indah dengan hamparan pasir putih yang menenangkan. Tak jauh dari pantai ini terdapat bukit yang mampu digunakan untuk menikmati keindahan panorama alam pantai. Uniknya, bila dilihat dari bukit, pasir pantai tampak berwarna merah.

Bukit Sewu Sambang yaitu daerah indah di Banyuwangi yang ketika ini sedang ditata untuk jadi lebih siap lagi menerima kunjungan wisata. Mumpung belum ramai, berwisata ke kawasan ini menjadi salah satu hal yang wajib. Makara, Setelah wabah reda, kapan jadwal liburanmu berkunjung ke sini?

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni