Candi Agung Gumuk Kancil

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”7410″
data-slug=””>

4.7
/
5
(
6

votes

)

Lokasi: Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68466

Koordinat: Klik Disini

Tarif: Gratis

Operasional: 24 Jam

Nomor Telepon: –

Wisata Spiritual

Selain dikenal dengan wisata pantai dengan pesona yang sangat apik. Kabupaten Banyuwangi juga memiliki destinasi wisata spiritual yang tak kalah manis bila dilewatkan. banyak sekali destinasi wisata spiritual yang mampu dikunjungi. Ini merupakan daerah wisata bagi umat Hindu.

foto by instagram.com/gedefatjoe

Meski demikian tempat ini juga dibuka oleh umum. Nama daerah wisata tersebut yaitu Candi Agung Gumuk Kancil. Bangunan bau tanah yang berbentuk Candi ini ialah sebuah Pura. Di hari-hari tertentu Candi ini ramai oleh umat Hindu untuk melakukan doa.

Artikel kali ini akan membahas perihal Candi Agung Gumuk Kancil yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Lengkap dengan bagaiman rute dan apakah ada tiket harga masuk di sini. Maka dari itu kamu harus membaca artikel yang dibentuk oleh tim kami ya.

Keindahan Potensi

foto by instagram.com/sinarcempaka7

Candi Agung Gumuk Kancil mempunyai motif yang cukup unik yakni mirip Prambanan. Dalam proses pembangunannya memerlukan waktu sekitar 132 hari dengan biaya sekitar Rp 150 juta. Sedangkan peresmiannya sendiri terjadi pada tanggal 11 Agustus 2002.

foto by instagram.com/dek_raris_sr

Di lokasi ini tidak hanya ada Candi Agung Gumuk Kancil saja tetapi ada juga dua bangunan lainnya mirip Pura Puncak Raung dan Beji.

Wisatawan tiba ke sini tak hanya dari umat Hindu saja tetapi dari kalangan atau rombongan kejawen datang untuk berdiskusi wacana spiritual. Di sini ada seorang yang dipercaya untuk melakukan konsultasi spiritual yang biasa disebut dengan pemangku kompleks.

foto by instagram.com/made_jayarana_bacry

Memang sudah usang di sini dikenal karena aura mistisnya. Sebelum dibangunnya Pura, dulu sering kali dilakukan orang-orang kejawen melaksanakan sembahyang. Bahkan seperti para pemburu hewan sebelum berangkat beliau menyempatkan datang untuk berdoa di sini.

Beberapa sejarah yang muncul ialah perihal sosok Maha Rsi Markandeya. Dia yakni seorang tokoh yang populer dengan spiritualnya di periode ke 7 masehi. Sebelum beliau pindah ke Bali, Rsi Markadeya ini hidup di lereng Gunung Raung yang ada di Banyuwangi.

foto by instagram.com/adamphotoshoot

Setelah sejarah tersebut tercipta maka dijadikannya daerah ini sebagai sembahyang bagi umat Hindu. Selain itu juga seperkuat dengan ditemukannya beberapa peralatan sembahyang.

Di sekitar lokasi pura ini juga terdapat sebuah sumber air. Dipercaya oleh umat Hindu bahwa ini merupakan sebuah air suci. Umat Hindu percaya bahwa mata air ini didirikan diatas arca Dewi Gangga. Sumber mata air ini dialirkan oleh delapan kepala naga.

foto by instagram.com/fikrihidayattulloh_

Air tersebut lalu mengalir ke sawah masyarakat setempat dan dipercaya akan membawa kesuburan dan berkah yang melimpah. Hampir setiap hari banyak sekali orang yang datang ke sini. Dan tidak sedikit saat datang mereka membawa air tersebut sampai pulang.

Rute Menuju Lokasi

foto by instagram.com/ngurahkaton

Ada beberapa rute yang mampu dilalui oleh pengunjung saat akan pergi ke sini adalah melalui Kecamatan Genteng pribadi saja menuju arah utara. Setelah 7 km perjalanan maka akan hingga ke Kecamatan Sempu. Nah, dari sempu tersebut lanjutkan menuju desa Sumbergondo di Kecamatan Glenmore.

Setelah sampai di Glenmore maka kau akan menemui kawasan dengan nama Kalisetail dan menemukan Stasium Sumberwadung. Nah dari Desa Sumbergondo tersebut lanjutkan menuju Dusun Wonoaih.

foto by instagram.com/yamadhiputra

Setelah 2 km dari Dusun Wonoasih tersebut kau akan menemukan petunjuk jalan menuju Candi Agung Gumuk Kancil. Ikuti saja arahnya maka tidak lama lagi akan sampai di daerah tujuan.

Kami juga sudah menunjukkan petunjuk jalan menuju Candi Agung Gumuk Kancil dengan GPS. Ada titik koordinat diatas artikel kami maka tinggal kau klik secara otomatis akan terhubung. Gunakan aplikasi Google Maps di hp kau.

Jam Buka

foto by instagram.com/yamadhiputra

Di Candi Agung Gumuk Kancil ini dinuka selama 24 jam maka kau mampu datang kapan saja. Tetapi jikalau hari besar umat Hindu maka daerah ini tentu saja ditutup untuk umum. Saat perayaan umat Hindu kawasan ini digunakan sebagai beribadah.

Harga Tiket Masuk

Sedangkan, untuk harga tiket masuknya tentu saja tidak dikenakan biaya alias gratis. Kamu mampu datang dengan siapa saja dan tidak perlu memikirkan berapa biaya yang diharapkan. Tentu berlibur ke Candi Agung Gumuk Kancil yang ada di banyuwangi sangat murah meriah.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni