Curug Silawe Dan Curug Sigong, Saat 2 Sodara Bertetangga

Curug Silawe, merupakan gerojokan yang mempunyai ketinggian sekitar 60 meter. Air terjun ini terletak di sebelah selatan lereng Gunung Sumbing, di Dataran Tinggi Dieng dengan ketinggian 500 mdpl.

Curug Silawe keberadannya berdampingan dnegan curug sigong
Curug Silawe. Image via: jejakpiknik.com

Pemandangan Curug Silawe sangat menarik dilihat dari atas tebing, meskipun sedikit terhalang oleh rimbun pepohonan. Jalan setapak dan anak tangga sudah dibangun hampir menyeluruh di daerah wisata ini sehingga mempermudah wisatawan berkeliling dari ujung ke ujung.

Udara sejuk bercampur uap air yang beterbangan membuat pengunjung betah berlama-usang di tempat gerojokan. Pemandangan Curug Silawe dari bawah juga terlihat menarik alasannya bisa melihat tebing-tebing yang mengelilingi curug tanpa tertutup pepohonan.

Bunyi jatuhan riam menciptakan suasana terasa tenang dan nyaman untuk bersantai. Air yang bersih dan jernih membuat pengunjung terpancing untuk mandi dan bermain air. Lingkungan aie terjun yang masih bersih dari sampah, menciptakan lingkungan lestari.

Tidak jauh dari Curug Silawe terdapat Curug Sigong. Akses jalan ke sana sudah dibangun jalan setapak dari semen cor. Pemandangan Curug Sigong tidak kalah indah, sebab jeram dari sela-sela tirai kerikil yang berbentuk persegi.

Berwisata bersama di curug Silawe dapat mengikat keakraban dalam balutan keindahan alam
Kebersamaan. Image via: @wisnuraditya_nunu

Simak juga: lokasi wisata hits di Magelang.

Lokasi Curug Silawe

Curug Silawe terletak di Dusun Kopeng Kulon, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang.

Air terjun ini berada di lereng sebelah selatan Gunung Sumbing, dengan ketinggian lokasi sekitar 500 meter dari permukaan air maritim.

Rute Menuju Curug Silawe

Perjalanan menuju ke Curug Silawe melewati jalan utama menuju ke Taman Wisata Candi Borobudur dilanjutkan melewati jalan penghubung Salam-Purworejo.

Pada sebuah persimpangan ambil rute ke arah kecamatan Kajoran. Dari tempat Kajoran, menyusuri jalan kecil sampai berujung ke jalan berbatu. Perjalanan akan memebawa ke daerah pemukiman semacam pedesaan kecil.

Di ujung jalan keluar dari area pemukiman tiba-datang jalan berubah menanjak. Perjalanan dilanjutkan dengan melewati jalan berbatu yang menanjak hingga datang pada gerbang masuk Curug Silawe.

Dari parkiran lokasi curug cukup akrab, hanya sekitar 200 meter saja. Makara pengunjung tidak perlu khawatir kehabisan tenaga.

tangga menuju curug silawe selain indah juga memancarkan aura romantisme yang kuat
Mesra di tangga. Image via: wisatane.com

Jam Buka Curug Silawe

Unutk menikmati keindahan curug cilawe, pengunjung bsia tiba mulai jam 08.00 pagi hingga jam 17.00 sore.

Tiket Curug Silawe

Pengunjung curug silawe hanya dikenakan biaya Rp.6.000 saja. Ini sudah termasuk parkir sepeda motor pastinya.

Pengunjung akan diberi tiket parkir, simpan tiket tersebut sebab nanti saat mau pulang akan diminta lagi sama penjaganya.

Fasilitas Curug Silawe

Untuk persoalan fasilitas mirip mushola disini memang belum ada. Jadi bagi para pengunjung yang hendak sholat mampu mencari masjid atau mushola di area perkampungan.

Daya Tarik Curug Silawe

  1. Air Terjun yang Indah

Berwisata bersama rekan dekat di curug silawe meningkatkan kegembiraan selama berwisata
Kebersamaan dalam keindahan. Image via: mbatang.com

Simak juga: Curug tilu Purwakarta.

Curug silawe memiliki ketinggian kurang lebih 60 meter, dan berada di ketinggian 5.00 mdpl di lereng selatan gunung Sumbing. Kondisi geografis ini membuat suasana di sekitar curug sangat sejuk. Sebuah kondisi yang memanjakan para pengunjung.

Sumber Air terjun curug silawe berasal dari gunung Sumbing. Sehingga masih higienis, jernih, dingin, dan segar. Menurut penuturan penduduk sekitar gerojokan,  air dari curug ini tidak pernah kering walaupun trend kemarau sekalipun. Paling parah hanya debit airnya berkurang, tapi jika kering total tidak pernah.

Di sekitar jeram banyak terdapat banyak sekali flora dari tumbuhan kerikil hingga tanaman gunung yang membuat suasana menjadi lebih lezat. Di bawah gerojokan banyak terdapat bebatuan mulai dari yang kecil serta yang besar juga ada.

Bagi pengunjung yang ingin turun ke bawah teladas ada jalan sendiri. Jalannya berupa jalan setapak tanah liat merah padat tanpa pengaman. Dari pengamatan sepintas, jalan itu tampak licin kalau lembap. Makara bagi pengunjung yang ingin ke bawah pastikan untuk sangat berhati-hati ketika menginjakkan kaki.

  1. Spot Pengamatan Curug

Dari atas jembatanyang melintang di bawah curug, pemandangan curug silawe dapat tertangkap dengan sempurna
Spot pengamatan jembatan. Image via: edisas

Yang tak kalah menarik ialah ada beberapa titik pengamatan di sekitar curug silawe yang bisa dijadikan kawasan menikmati teladas. Yang pertama dari atas sempurna di sekitar anak tangga. Saat pengunjung menuruni anak tangga, nanti ada jalan setapak di kiri jalan, lewati saja jalan itu maka pengunjung akan sampai ke kawasan yang dimaksud.

Titik pengamatan lain yakni persis di depan air terjun. Lebih tepatnya lagi di jembatan penyeberangan. Di depan curug silawe ini ada jembatan kecil yang mampu pengunjung jadikan tempat bersantai berikutnya.

Kemudian ada juga titik pengamatan yang berada di bawah riam. Posisi titik pengamatan ini sempurna di bawah jatuhnya air. Tapi jangan terlalu dekat dengan jatuhnya air, karena khawatirnya tekanan air dari ketinggian 60 meter memiliki tekanan yang cukup keras.

  1. Ada Air Terjun Kedua

curug sigong terletak hanya beberapa langkah dari curug silawe. air ini sama indahnya namun sedikit lebih pendek
Curug sigong. Image via: @rizkynaxkretek

Simak juga: Curug Lawe Unggaran.

Di lokasi ini. selain curug silawe ada juga yang sebuah grojogan besar lain yang bernama curug Sigong. Hampir seperti dengan  silawe namun lebih pendek. Debit airnya juga kurang lebih sama dengan Silawe. Airnya juga masih sama segar, sejuk, dan jernih. Sama seperti silawe.

Jarak antara curug silawe dengan curug sigong juga sangat dekat. Curug kedua itu bahkan  mampu dilihat eksklusif dikala pengunjung menuruni tangga menuju silawe.

Untuk menuju kesana pengunjung tidak usah galau, alasannya tinggal ikuti jalanan semen yang sudah disediakan. Dengan mengikuti jalan setapak itu pengunjung anda akan hingga ke lokasi curug kedua ini.

Grojogan ini unik, karena airnya muncul dari sela-sela tebing yang curam. Hamparan airnya memanjang dan membentuk banyak air terjun mini. Pemandangan riam kedua ini juga tidak kalah indah. Pengunjung bisa melihat adanya grojogan kecil lain yang memanjang di samping kanan penderasan paling besar.

Dinding tebing juga unik alasannya adalah berbentuk seperti tumpukan kerikil alami. Ada beberapa rongga-rongga seperti guanya juga di sekitar dinding, jadi ada ciri khas tersendiri. Di sekeliling jeram kedua ini ditumbuhi tumbuhan pegunungan dan flora flora yang menjalar, sehingga kealamia akan sangat terasa.

  1. Perjalanan Menuju Air Terjun

Tangga Curug Silawe mengantarkan pengunjung pada keindahan air terjun 60 meter
Tangga curug Silawe. Image via: spadepicnic

Selain teladas silawe sendiri yang memang indah, bahkan perjalanan menuju ke curug pun dapat dikategorikan sebagai acara wisata. Pemandangan alam selama menyusuri jalan kecil menuju ke Curug Silawe cukup indah. Terlihat hamparan persawahan luas hingga ujung berupa bukit-bukit yang dipenuhi oleh beragam jenis pohon.

Diantara pepohonan yang terlihat dari kejauhan beberapa diantaranya mempunyai warna daun yang berbeda dengan pohon-pohon yang lain. Pada salah satu ujung persawahan terdapat area pemukiman yang pedesaan berdekatan dengan Curug Silawe.

Pemukiman ini menawarkan nuansa dan suasana tersendiri. Suasana yang teduh dengan orang-orangnya yang juga ramah. Jauh berbeda dengan suasana pemukiman perkotaan yang panas dan keras. Yang antar sesama warga seakan tidak saling peduli.

Dari daerah parkir kendaraan, perjalanan diteruskan dengan menuruni tangga. Jarak gerojokan dari lokasi parkir sekitar 200meter.

Di salah satu titik sepanjang tangga dekat curug, ada sebuah bangunan beratap yang bisa digunakan berteduh pengunjung. Lintasan anak tangga tersebut akan sedikit menyerempet jatuhnya air sehingga pengunjung yang ke sini pastilah kena cipratan airnya.

Menikmati curug silawe juga bisa dengan paripurna daribawah guyuran air terjunnya.
Di bawah curug silawe. Image via: wisatane.com

Simak juga: Curug Luhur Bogor.

Bukan merasa kesal alasannya berair, terkena cipratan gerojokan malah menciptakan timbul rasa bahagia tersendiri. Sensasi segar dan acuh taacuh dari cipratan air membuat hati terasa disiram dan hanyut semua persoalan.

Dari lintasan tangga, pengunjung sudah eksklusif bisa menikmati pemandangan curug silawe dari sudut pandang ketinggian.

Tips Mengunjungi Curug Silawe

Sebelum memutuskan untuk berkunjung ke Curug Silawe di Kajoran Magelang, pengunjung perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan. Pastikan sudah menyiapkan beberapa barang embel-embel seperti  kamera, power bank, dan baterai cadangan. Karena pengunjung niscaya ingin mengabadikan moment liburan di Curug mampu diabadikan dalam album kenangan ataupun media sosial.

Jangan lupa juga membawa perlengkapan kesehatan dasar, mirip sabun, tissue basah, sampo, antiseptik. Tidak lupa siapkan fisik dan kendaraan, agar liburan berjalan dengan lancar.

Yang tidak boleh terlupa, selama di tempat wisata curug Silawe, selalu jaga kondisi diri anda dan selalu berhati – hati. Jangan mengambil foto dengan pose ekstrim yang mampu membahayakan diri dan orang lain.

Tangga curug silawe bsia diguankan jadi salah satu spot foto yang indah
Cantik di tangga. Image via: helmirfansah.com

 Objek Wisata Dekat Curug Silawe

Setelah puas menikmati panorama ir terjun yang menyegarkan, pengunjung dapat melanjutkan wisata ke panorama alam yang menyegarkan mata. Pilihan yang terdekat ialah Gardu Pandang silancur. Berjarak hanta 14 km dari curug, silancur memperlihatkan keindahan paripurna. Keindahan dataran tinggi dengan golden sunrise dan panorama pegunungan.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati gerojokan yang berbeda, ialah teladas ketinggian rendah, Bisa mencoba singgah di curug Sigetik. Lokasi penderasan ketinggian rendah ini sangat bersahabat dengan curug silawe, hanya terpisah jarak 1 km saja. Curug Sigetik ini salah satu curug yang tidak begitu tinggi tetapi air yang mengalir cukup deras. Meskipun begitu, kawasan wisata ini cocok untuk menyegarkan pikiran kita.

Demikian ulasan kami mengenai curug Silawe. Semoga bsia jadi referensi dan pandangan baru untuk merencanakan mengisi liburan pada isu terkini liburan selanjutnya.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni