Danau Kaco, Danau 9 Tumbuk Dengan Keindahan Yang Misterius

Danau Kaco Kerinci Jambi memiliki keindahan bawah air, yang bisa dilihat hanya memakai pertolongan sinar matahari saja. Mungkin itu kenapa disebut danau Kaco. Keindahan lainnya akan muncul saat malam Purnama. Saat Danau memantulkan cahaya bulan purnama.

Danau Kaco Kerinci Jambi memiliki keindahan bawah air, yang bisa dilihat hanya menggunakan bantuan sinar matahari saja. Keindahan lainnya akan muncul saat malam Purnama. Saat Danau memantulkan cahaya bulan purnama.
Danau Kaco. Image via: @buang__waktu

Air danau sangat bening dan jernih hingga bisa memantulkan cahaya remang-remang saat malam hari. Lanskap itulah pada kesannya menciptakan para pengunjung ingin mencapai objek wisata ketika mendaki gunung Kerinci di Jambi.

Hingga kini, telaga di Kerinci ini wewenang pengelolaan oleh pihak taman nasional Kerinci, bahkan sudah diresmikan sebagai situs warisan dunia oleh lembaga UNESCO PBB.

Danau Kaco Jambi berada di ketinggian 1289 mdpl, hanya saja luas danau tak begitu besar ialah hanya 30 x 30 meter saja, atau 900 meter persegi. Dalam bahasa Lokal, luas ini setara dnegan 9 tumbuk. Ukuran mirip itu tentu berbeda jauh kalau dibandingkan wisata danau raksasa lain, misal wisata danau Toba.

Untuk mencapai Danau Setelah memarkir kendaraan di desa Lumpur, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menyusuri hutan sekitar 4 jam untuk hingga ke Danau Kaco. Tentunya disini para pengunjung bisa memakai jasa pemandu.

DAnau Kaco Jambi berada di ketinggian 1289 mdpl, hanya saja luas danau tak begitu besar yakni hanya 30 x 30 meter saja, atau 900 meter persegi
Seger. Image via: @alexanderwake_

Simak juga: 10 objek mempesona di Jambi

Lokasi Danau Kaco

Tempat wisata yang diakui PBB sebagai warisan dunia ini berada di Dusun Baru Lempur, Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Berada di ketinggian 1289 m, Lokasinya cukup sulit ditemukan. Selain di ketinggian, juga karena berada di balik hutan lebat, rerimbunan semak dan pohon menjulang tinggi.

Rute Menuju Danau Kaco

Jalan menuju danau Kaco, dapat dimulai dari kota Jambi. Pengunjung memebutuhkan waktu sekitar 8 sampai 10 jam menuju dari kota ke sungai penuh. Disana tersedia travel yang menyediakan paket wisata telaga Kaco.

Setelah itu perjalanan bakal dilanjutkan menuju ke kelurahan Lempur, sekitar 90 menit dari pusat kota kali penuh. Ada transportasi berupa mini bus yang beroperasi sekitar pukul 15.00, untuk sampai ke desa Lempur. Namun sebaiknya memakai kendaraan langsung supaya leluasa mengelola waktu.

Selama perjalanan melewati hutan rimba, Pengunjung akan mendengarkan nyanyian burung dan serangga.
Bersama kawan. Image via: @artupasoke20

Ada komunitas jelajah Kerinci yang mampu membantu mengorganisir keperluan transportasi sekaligus jasa pemandu wisata. Jalur menuju ke dua pos untuk istirahat, melintasi sungai yang mempunyai ketinggian sekitar 50 cm. Pada tamat perjalanan, rintangan berupa jurang mempunyai ketinggian 3 meter pun juga harus dilewati.

Selama perjalanan melewati hutan rimba, Pengunjung akan mendengarkan nyanyian burung dan serangga. Belum lagi ada binatang-binatang anggun lainnya mirip kupu-kupu pun ikut menemani. Hutan bambu luas pun juga dilewati, benar adanya jikalau keindahan dan nyanyian alam merupakan anugerah terindah bagi pecinta alam.

Bila beruntung melihat buah merah yang seperti seperti buah naga, sebaiknya petik eksklusif makan saja selagi masih segar. Buah tersebut merupakan buah keruduk yang citra rasanya seperti mirip buah jambu air.

 

Jalur trekking Ke danau Kaco
Jalur Ke danau. Image via: @Budingappak

Simak juga: Panorama indah Jurang Tembelan Jogja

Jam Buka Danau Kaco

Lokasi wisata danau Koco ini terbuka 24 jam sehari, 7 hari sepekan.

Namun demikian, tidak disarankan untuk berkunjung saat matahari telah tenggelam. Mengingat ini yaitu wisata alam terbuka, yang tentu kewaspadaan akan keselamatan harus tetap diperhatikan.

Tiket Danau Kaco

Sampai dikala ini tidak ada pungutan khusus berupa tiket masuk untuk menikmati suasana keindahan di Danau Koco Kerinci Jambi ini.

Fasilitas Danau Kaco

Danau Kaco merupakan satu dari lima danau yang berada di desa Lempur yang terletak di ketinggian 1289 mdpl. Dengan kondisi ini, harap dimaklumi bila ketika menuju Danau Kacau tidak ada fasilitas dan kemudahan yang memadai.

Namun bagi pengunjung yang suka berpetualang, Danau Kaco merupakan danau yang bisa dipakai untuk kegiatan berkemah atau camping. Pengunjung tentunya harus menyiapkan logistik dan fisik secara matang. Karena lokasinya sangat terpencil dan hampir jarang dijamah oleh manusia.

Daya Tarik Danau Kaco

  1. Danau yang Unik

DAnau KAco memiliki air yang biru
Air yang biru. Image via: dowes29.com

Danau ini terkenal makan keunikannya. Keunikan dari danau itu yakni mempunyai warna air yang terlihat biru sangat kontras dengan warna lain disekitar danau. Keunikan lainnya, danau tersebut sampai kini tidak mempunyai data akurat ihwal kedalaman danau.

Walaupun kedalaman danau masih menjadi sebuah misteri, air danau memang sangat jernih memebuat pengunjung bisa menyaksikan secara eksklusif ribuan ikan semah berada di dalam danau. Sebaiknya pastikan terlebih dulu jika kawan sudah bisa berenang sebelum berenang, bila memang ingin mencoba kesegaran air danau.

Keindahan lainnya ditawarkan oleh objek wisata telaga Kaco Kerinci tak sampai disitu saja, dikala malam hari disana pun terlihat ada cahaya keajaiban. Seolah-olah terlihat mengeluarkan cahaya sangat terang di kegelapan malam, apalagi saat bertepatan dengan bulan purnama.

Tak sedikit pula pada kesannya, banyak pengunjung berkemah disana saat malam bulan purnama.

Kemah di tepi danau Kaco memungkinkan untuk menikmati keindahan dengan lebih paripurna.
Kemah di tepi danau. Image via: @jejakpalala

Simak juga: Keindahan Curug Citambur

Keunikan dimiliki oleh danau Kaco Jambi pun mengundang perhatian sejumlah peneliti yang berusaha mengungkapkan dari sudut pandang ilmiah tentang fenomena unik terjadi di danau tersebut.

Namun saja, hingga kini dari segi kedalaman danau, unsur warna biru yang menyelimuti nya, semua itu masih menjadi misteri belum terpecahkan. Pernah ada seorang penyelam ingin mengetahui kedalaman danau, namun belum sempat ke dasar danau tabung oksigen miliknya habis lebih dulu.

  1. Legenda Danau Kaco

Cerita wacana asal undangan danau Kaco Kerinci Jambi diambil dari dongeng warga sekitar yang masih dipercayai kebenarannya sampai saat ini, oleh sebagian warga lokal. Konom di dasar danau ada sebuah intan permata, dimana benda itulah diduga penyebab pemantulan cahaya pada malam hari.

Ikan-Ikan danau Kaco.
Ikan-Ikan danau. Image via: @kisahpendaki

Konon, intan tersebut merupakan benda titipan dari seorang pangeran ketika itu memegang kekuasaan lebih banyak didominasi tempat gunung Raya. Intan permata tersebut merupakan sebagai tanda lamaran kepada sang putri raja gagak, bernama tuan putri Napal Melintang.

Kecantikan dimiliki oleh sang tuan putri itulah pada risikonya menciptakan banyak para cowok suka pada nya. Tetapi dari kecantikan itu sendiri menjadi peristiwa bagi sang putri, dimana raja gagak pun tak kuat menahan nafsu nya melakukan hubungan intim dengan putri nya sendiri.

Setelah itu, sang tuan putri dibunuh, kemudian dibuang ke danau yang sekarang dikenal Danau Kaco. Dari cerita itulah, emas serta intan permata titipan dari pangeran tersebut masih tersimpan di dalam danau bersama sang putri.

Lingkungan yang Tenang di danau Kaco.
Lingkungan yang Tenang. Image via: okezone.com

Simak juga: Pesona Dataran Tinggi di Posong Temanggung

Tips Mengunjungi Danau Kaco

  • Benar-benar persiapkan peralatan yang diharapkan dan memadai, karena lokasi wisata ini bukanlah lokasi wisata mudah ditemukan(berada di hutan belantara).
  • Persiapkan materi-materi tembakau dan minyak tanah untuk menghilangkan lintah.
  • Bila ingin menginap(berkemah) disana, maka sebaiknya bawalah segala peralatan pendukung.
  • Sebagai wisatawan bijak, jangan membuang sampah sembarangan.
  • Bila ragu, maka gunakan jasa pemandu wisata. Setidaknya tour guide bakal memandu pertanda dan memahami medan ketika selama perjalanan.
  • Sebaiknya jangan tiba kesana ketika ekspresi dominan hujan, alasannya adalah medan bertambah sulit.
  • Pakai alas kaki memadai memberikan dukungan ekstra serta pakailah celana jeans panjang.
  • Banyak komunitas di Kerinci, setidaknya mampu membantu wisatawan saat camping bersama.
  • Jaga sikap baik, jangan melakukan banyak sekali tindakan asusila, sehingga membuat penunggu disana marah akhir ulah tak senonoh.
  • Jangan bermain saat di hutan secara berlebihan, alasannya adalah sudah banyak berita orang hilang di danau Kaco.
  • Bawa juga peralatan keamanan, mirip saat diharuskan melawan hewan buas berkeliaran di Kerinci.

di tepi danau Kaco
Di Tepi Danau. Image via: @adventuretravel.co.id

Simak juga: Mengenal Orang Utan di Rammang-Rammang

Objek Wisata Dekat Danau Kaco

Di sekitar Taman Nasional Kerinci, objek menarik tidak hanya Danau Kaco saja. Ada beberapa danau lain yang juga mampu dipandang sebagai objek wisata.

Yang pertama ada Danau Kerinci. Berkunjung ke Danau Kerinci, pengunjung mampu dengan mudah menemukan berbagai penjaja masakan di pinggiran Danau. Selain kulineran, juga bisa melakukan banyak kegiatan di tempat wisata Danau Kerinci ini. Mulai dari berenang, memancing, hingga berkemah.

Selanjutnya ada Danau Gunung Tujuh. Bagi para penggemar fotografi, danau Gunung Tujuh juga bisa menjadi tujuan hunting foto yang menarik. Terdapat begitu banyak panorama alam yang bisa diabadikan dengan kamera. Pengunjung bisa mencari spot-spot memotret terbaik untuk mendapatkan hasil foto yang diinginkan.

Kaprikornus kapan anda punya waktu buat menjajal sensasi berpetualang di Danau Unik nan mungil?

Pastikan Danau Kaco ada dalam list liburan saat berkunjung ke Provinsi Jambi.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni