Danau Lut Tawar, 1 Mutiara Di Dataran Tinggi Gayo

Danau Lut Tawar memiliki luas yang mencapai 5.472 hektar dengan panjang sekitar 17 kilometer dan lebar 3 kilometer. Luasnya yang tampak menyerupai luas lautan. Maka tak heran jika danau ini diberi nama Danau Laut Tawar alasannya adalah memang air di danau ini tak asin tetapi tawar.

Danau Lut Tawar memiliki luas yang mencapai 5.472 hektar dengan panjang sekitar 17 kilometer dan lebar 3 kilometer. Luasnya yang tampak menyerupai luas lautan
Danau Lut Tawar. Image via: yopiefranz.com

Ketika wisatawan berada di danau, maka akan tersaji sebuah fenomena danau yang sangat luas dengan barisan perbukitan yang nampak hijau dari kejauhan. Pengunjung juga mampu melihat adanya ombak-ombak dengan ukuran mini yang sesekali menyapa tepian.

Suasana yang asri juga bisa dirasakan wisatawan didanau ini, angin sepoi-sepoi seolah menjadi sobat setia yang selalu menemani dikala berada di danau.

Danau Laut Tawar mempunyai kedalaman bervariatif yang mampu mencapai sampai 50 meter lebih. Di kawasan ini terdapat banyak sekali spesies flora dan fauna yang hidup didalam dan disekitar danau. Seperti beberapa jenis plankton, ikan, moluska, dan mamalia.

Salah satu ikan endemik yang menghuni danau ini yaitu ikan depik. Sekilas ikan ini seperti mirip ikan wadher yang ada dipulau jawa, berukuran kecil serta bersisik putih berkilau yang tak pernah habis populasinya meskipun selalu menjadi buruan warga sekitar untuk dikonsumsi. Ikan ini memang sangat gurih dan mengandung protein yang tinggi, apalagi bila digoreng.

Disekitar danau juga sering dijumpai beberapa binatang liar mirip musang, kucing hutan, trenggiling, landak, siamang, rusa, dan masih banyak lagi. Sebagian dari binatang ini memang dilindungi dan tidak diperbolehkan untuk diburu.

Ketika wisatawan berada di danau, maka akan tersaji sebuah fenomena danau yang sangat luas dengan barisan perbukitan yang nampak hijau dari kejauhan
Tenda tepi danau. Image via: phinemo.com

Simak juga: Pilihan Wisata di Bumi Rencong Aceh

Misteri Danau Laut Tawar

Terdapat beberapa cerita mistis wacana penunggu Danau Laut Tawar yang dipercaya masyarakat sekitar semenjak Suku Gayo mendiami tempat Aceh Tengah dan sekitarnya. Konon, di danau ini ada sebuah sosok putri duyung yang disebut masyarakat dengan nama Putri Ijo.

Tak hanya Putri Ijo, masyarakat juga percaya adanya sebuah sosok yang mengerikan berjulukan Lembide. Masyarakat sekitar percaya bahwa makhluk Lembide ini juga merupakan salah satu penunggu Danau Laut Tawar.

Keberadaan Lembide ini memang masih belum bisa dibuktikan kebenarannya, masyarakat sekitar percaya bahwa Lembide merupakan sebuah sosok yang mirip dengan drakula penghisap darah segar. Warga Takengon dan sekitarnya Kadang dibentuk heboh dengan adanya kejadian yang diperkirakan berkaitan dengan makhluk mistik tersebut.

Dari dermaga wisata di DAnau Lut Tawar.
Dari dermaga. Image via: @arbiansyaahh

Selain Lembide dan Putri Ijo, konon di danau ini juga terdapat makhluk mirip seekor naga. Pada tahun 2001, warga sekitar dibuah heboh dengan sebuah foto yang diambil seorang pengunjung danau Lut Tawar. Pada foto ini, secara tak sengaja muncul sesosok mirip naga yang keluar dari dalam air.

Lokasi Danau Lut Tawar

Danau Lut Tawar terletak di dataran tinggi Aceh, 1.500 meter di atas permukaan bahari.  Secara geografis, danau ini terletak pada Daratan Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Untuk mencapai Danau Laut Tawar, wisatawan cukup menempuh jarak yang cukup akrab dengan perjalanan sekitar 10 menit saja dari ibukota Aceh Tengah, yaitu Kota Takengon.

Namun jika datang dari Kota Banda Aceh, maka wisatawan harus menempuh perjalanan yang cukup melelahkan dengan jarak tempuh mencapai 320 kilometer.

Jam Buka Danau Lut Tawar

Danau ini sebuah kawasan terbuka. Makara tidak ada pintu masuk dan keluar. Apalagi dengan adanya acara perkemahan, maka lokasi ini mampu dianggap terbuka 24 jam sehari.

Disekitar danau Lut Tawar juga telah disediakan penginapan-penginapan yang bisa digunakan wisatawan jika ingin bermalam
Penginapan tepi danau. Image via: @rohaya_almahdali

Simak juga: Savana Bukit Tanarara

Tiket Danau Lut Tawar

Untuk memasuki daerah wisata Danau Laut Tawar, wisatawan sama sekali tak dipungut biaya.

Fasilitas Danau Lut Tawar

Fasilitas yang ada di Danau Laut Tawar cukup memadai meskipun belum bisa dikatakan lengkap. Disekitar danau wisatawan mampu menemukan kemudahan umum mirip toilet, area parkir yang luas, serta mushola untuk beribadah.

Disekitar danau juga telah disediakan penginapan-penginapan yang bisa digunakan wisatawan bila ingin bermalam. Terdapat beberapa warung sederhana yang menjual masakan serta minuman. Pengunjung bisa menikmati kuliner khas ditempat ini yaitu olahan ikan depik yang sangat gurih dan enak.

Daya Tarik Danau Lut Tawar

  1. Mengelilingi danau

Keliling tepi danau ialah satu dari sekian atraksi wisata yang biasa dilakukan pengunjung. Membutuhkan waktu hingga tiga jam untuk menyelesaikan mengelilingi danau ini.
Dermaga wisata. Image via: idntimes.com

Keliling tepi danau adalah satu dari sekian atraksi wisata yang biasa dilakukan pengunjung. Membutuhkan waktu hingga tiga jam untuk menuntaskan mengelilingi danau ini. Lintasan cukup lancar, alasannya didukung oleh 80 persen jalan yang beraspal mulus.

Mengelilingi danau Lut Tawar, seakan  mengitari pesisir laut yang diapit pegunungan. Lebih-lebih di beberapa sudut danau yang berpantai, digelar tenda-tenda biru untuk mengistirahatkan para pengunjung.

Mengelilingi Danau Lut Tawar mampu mengmabil start dari Kampung Asir-asir. Menanjak jalan di balik Hotel Renggali, hotel yang juga menjadi salah satu kawasan menatap kecantikan danau. Melewati Kampung One-one yang dipenuhi keramba ikan di perairannya.

Sepanjang perjalanan ini, pengunjung bisa Berhenti di beberapa titik untuk menikmati pemandangan bukit-bukit gundul maupun yang ditumbuhi ilalang. Bukit itu berhadapan dengan barisan bukit di sisi lain danau.

Mulai dari Bukit Ujung Toweran, Bukit Ujung Bale Atu, hingga bukit yang berbatasan dengan persawahan akrab Desa Bamil Nosar, Kecamatan Bintang.

  1. Dermaga Keramat Mupakat

Nelayan DAnau Lut tawar bekerja mengguankan perahu sederhana
Nelayan Danau, Image via: liputan6.com

Simak juga: Pantai Batu Taka Urung

Dari Terminal Kota Takengon, pengunjung bisa menuju ke dermaga wisata di Kampung Keramat Mupakat, Kecamatan Bebesan. Berjalan kaki melalui beberapa lorong perkampungan, tibalah di dermaga yang menjorok ke danau itu. Jika tiba pagi, awan masih menggantung di muka gugusan bukit.

Di ujung dermaga, umum terdapat orang memancing. Juga biasa terlihat Sampan yang dikayuh pelan di tengah danau. Mereka yakni apra nelayan, yang sesekali berhenti di antara tepian danau untuk melemparkan jala.

Tiang-tiang penyangga kanopi di dermaga menjadi aksesori bila ingin membingkai diri dalam foto. Dengan latar tulisan “Gayo Highland” di puncak gunung Burni Gayo.

Ada satu boat tur danau terdampar begitu saja di tepi dermaga. Pengunjung yang berkeinginan bisa mengikuti tour keliling danau.

  1. Camping dan Memancing

Di danau ini juga sering digunakan sebagai tempat camping bagi pemuda pecinta alam. Pengunjung bisa membangun tenda di tepi danau serta menghabiskan malam di tepi danau yang indah.
Camping 100 tenda. Image via: anterokini.com

Di danau ini juga sering digunakan sebagai kawasan camping bagi perjaka pecinta alam. Pengunjung bisa membangun tenda di tepi danau serta menghabiskan malam di tepi danau yang indah. Dengan membuat api unggun pengunjung bisa mengusir masbodoh yang terkadang menusuk sampai ke tulang.

Hamparan langit luas yang dipenuhi bintang juga seperti menjadi kawan yang menemani tidur. Disela-sela camping, pengunjung juga mampu memancing ikan sebagai santapan siang atau malam. Danau ini memang mempunyai berbagai spesies ikan yang bisa dikonsumsi, penduduk sekitar juga sering memancing di danau ini.

Ikan Depik yakni salah satu jenis ikan yang bisa pengunjung temui di Danau Laut Tawar.

Danau Laut Tawar memiliki panorama alam yang menawan, sehingga tak jarang banyak wisatawan yang tiba di tempat ini hanya untuk berfoto-foto. Bahkan banyak pula fotografer landscape yang mengabadikan keindahan daerah wisata di Aceh Tengah ini.

  1. Festival Lut Tawar

Lomba perahu di Festival DAnau Lut Tawar.
Lomba perahu di Festival Lut Tawar. Image via: lingepost.com

Simak juga: Curug Penganten Tasikmalaya

Pada bulan desember, setipa tahunnya di Danau Lt Tawar diselenggarakan acara ekspo pariwisata, namnya ekspo Danau Lut Tawar. Ragam kegiatan menarik telah disiapkan, seperti Pentas Seni Budaya Lut Tawar, Gayo Art Carnival, Kampung Seni Gayo, Parade Perahu Hias, dan Lomba Balap Perahu.

Event ini juga sering dimeriahkan oleh penyanyi top nasional dan juga Penampilan penyanyi lokal. Ada juga serta ragam atraksi seni budaya dari sanggar dan komunitas seni Aceh Tengah.

Festival digelar untuk meyakinkan kepada seluruh wisatawan baik lokal dan internasional bahwa masyarakat Aceh Tengah merupakan masyarakat yang terbuka dan terkenal akan keramahannya terhadap pendatang.

Pakaian tradisional Aceh tengah
Pakaian tradisional Aceh tengah. Image via: aceh.tribunnews.com

Tips Mengunjungi Danau Lut Tawar

Kalau mampu sebaiknya pilih agenda kunjungan pada trend kemarau. Selain soal cuaca, pada demam isu kemarau kemungkinan untuk memperoleh Ikan Depik lebih besar.

Objek Wisata Dekat Danau Lut Tawar

Menikmati keindahan Danau lut tawar bukan hanya mampu dilakukan dari dekat. Menikmati danau dari kejauhan, justru memberikan pandangan yang ebih indah. Pantang Terong, merupakan salah satu spot untuk melakukan hal itu.

Dari atas Pantan Terong pengunjung bisa melihat pemandangan Kota Takengon dan Danau Laut Tawar secara keseluruhan dari ketinggian yang dikelilingi hamparan bukit yang indah. Hembusan angin sepoi-sepoi pun bisa dirasakan menambah dinginnya suasana puncak.

Danau Lut Tawar dilihat dari Bur LAncuk
Danau Lut Tawar dilihat dari Bur LAncuk. Image via: busy.org

Simak juga: Janjang Sajuta Sumatera Barat

Indahnya pemandangan Kota Takengon dan Danau Lut Tawar juga mampu dinikmati dari Bur Lancuk Leweng. Lokasinya berada di Desa Asir-Asir, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah dengan ketinggian 1.600 mdpl. Dari atas Bur Lancuk Leweng kau dapak menikmati birunya hamparan danau adan juga jejeran bangunan di Kota Takengon.

Itulah sekilas gambaran soal keindahan dan pesona yang ditawarkan danau Lut Tawar. Mulai dari danau yang indah hingga dataran tinggi yang mengelilinginya. Semuanya mampu kau nikmati di sini.

Tunggu apa lagi? Segera Siapkan liburanmu!

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni