Gerojokan Lapopu, Si Bagus Maskot Wisata Pulau Sumba

Air terjun Lapopu tercurah bertingkat-tingkat di sepanjang tebing batu setinggi 90 m. Undak-undak gerojokan ini dijuluki tangga bidadari. Air terjun indah ini dianggap sebagai maskot pariwisata Kabupaten Sumba Barat.

Air terjun Lapopu tercurah bertingkat-tingkat di sepanjang tebing batu setinggi 90 m. Undak-undak air terjun ini dijuluki tangga bidadari
Air terjun Lapopu. Image via: indonesiakaya.com

Dari kejauhan, pengunjung sudah dapat menyaksikan betapa indahnya pesona Air Terjun Lapopu dengan airnya yang sangat jernih dan berwarna hijau kebiruan atau biru tosca itu.

Banyak hal yang dapat dinikmati sepanjang perjalanan menuju teladas. Mulai dari hamparan pegunungan, ladang-ladang, kerindangan hutan sub-tropis dengan sejumlah satwa endemik Sumba, sampai warga lokal yang bekerja di sawah.

Selain menikmati air yang tercurah bertangga-tangga, di kolam gerojokan ini pengunjung juga mampu berendam untuk menyesap kesegaran airnya, berenang, berfoto, bersantai dan memotret keunikan penderasan ini.

Di sekitar lokasi Air Terjun Lapopu, pengunjung dapat pula menjajal aneka macam keunikan yang tidak dimiliki daerah lain. Seperti arsitektur rumah yang unik, perkampungan adat serta menelusuri Marapu, kepercayaan asli orang Sumba.

Pesona keindahan air terjun Lapopu
Pesona penderasan. Image via: @lingkar_ntt

Simak juga: 11 wisata di Sumba

Lokasi Air Terjun Lapopu

Lokasi Air Terjun Lapopu berada dalam daerah Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, tepatnya di Desa Lapopu, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, NTT.

Air terjun ini Berjarak kurang lebih 30 km dari kota terdekat, yaitu Waikabubak.

Rute Menuju Air Terjun Lapopu

Akses jalan menuju Lapopu mampu dimulai dari Waikabubak/ Tambolaka dengan menyewa kendaraan dikarenakan belum terdapatnya kendaraan umum untuk mencapai lokasi air terjun ini. Berjarak kurang lebih 30 km dari Waikabubak, lokasinya masih sangat alami dengan kanal jalanan yang belum diaspal secara keseluruhan.

Bahkan rambu-rambu atau petunjuk jalan menuju tempat ini pun nyaris tidak ada sama sekali, oleh alasannya itu disarankan untuk mengajak warga lokal Sumba yang mengerti jalan menuju ke penderasan ini.

Untuk menuju lokasi jeram, dari pos tiket,  pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter di sepanjang pinggiran sungai Lapopu, dengan medan bebatuan yang cenderung menurun.

pohon di tepi kolam air terjun Lapopu
Nangkring. Image via: @pesonaairterjunindonesia

Di tengah perjalanan trekking nantinya pengunjung juga akan melewati sebuah jembatan kayu sederhana yang nampak sedikit ringkih dan hanya boleh dilewati oleh maksimal dua orang sekali penyeberangan.

Jam Buka Air Terjun Lapopu

Secara teknis, penderasan Lapopu buka 24 jam sehari. Namun demikian kunjungan sebaiknya dilakukan pada pagi sampai siang hari. Saat sore sering kali arus sungai menjadi terlalu deras, sampai cenderung membahayakan. Apalagi untuk kunjungan malam, sangat tidak disarankan. Saat alam, persoalan terbesar ialah penerangan.

Tiket Air Terjun Lapopu

Setibanya di pintu masuk air terjun, pengunjung dapat melaksanakan pendaftaran ke petugas penjaga taman nasional dengan membayar tiket masuk sebesar 5.000 rupiah saja.

Fasilitas Air Terjun Lapopu

Meskipun belum terlalu memadai, terdapat kemudahan mirip toilet dan ruang untuk berganti pakaian di kantor pos penjaga taman nasional.

Daya Tarik Air Terjun Lapopu

  1. Air terjun tertinggi di Sumba

air terjun lapopu adalah air terjun tertinggi di Sumba
Air Terjun Lapopu. Image via: @indonesiajuaratrip

Simak juga: Pantai Tablolong

Air Terjun Lapopu ini merupakan sebagai air terjun tertinggi yang ada di Pulau Sumba. Memang kalau dilihat dari letaknya dan bentuknya, penderasan ini cukup tinggi dibanding jeram lainya yang ada di pulau Sumba.

Ketinggian Air Terjun Lapopu diperkirakan mencapai 90 meter. Bentuk air terjun ini berundak-undak mirip anak tangga mungkin itulah mengapa riam ini diberi nama Air Terjun Lapopu.

Tepat di depan mata pengunjung, Air Terjun Lapopu mengalir deras berundak-undak membuatnya terlihat semakin anggun. Aliran Air Terjun Lapopu mengalir ke arah sungai yang berada tepat di bawahnya.

Pengunjung perlu sedikit hati-hati, kalau ingin berenang karena anutan sungainya cukup deras.

Untuk keindahan maksimal, pengunjung sebaiknya datang ke riam pagi atau siang hari. Sebab jika sudah sore pedoman air akan semakin deras dan sungai juga meluap sehingga kurang kondusif.

Untuk masakan memang belum ada yang berjualan disini hanya ada penjual kelapa muda saja jadi jangan lupa bawa bekal juga.

  1. Lingkungan yang mendamaikan

Lingkungan air terjun Lapopu yang Hijau dan segar.
Lingkungan yang Hijau segar. Image via: id.pinterest.com

Air terjun ini berada di dalam daerah Taman Nasional Menupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (ManaLawa) di Pulau Sumba. Hal ini tentu saja menciptakan kejernihan air dan udaranya tak perlu untuk diragukan lagi.

Air terjun ini dikelilingi oleh pepohonan rimbun yang selalu terjaga keasriannya. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk berkunjung. Airnya yang jernih serta higienis bisa membuat kau betah untuk berlama-lama berendam ataupun berenang.

Air terjun ini sangat manis dan indah. Inilah keunikan-keunikan yang ada di Pulau Sumba. Airnya bersih dan bersumber dari lubang goa. Bahkan sepi. Orang mampu menyepi di pinggir teladas ini bahkan mampu mencari ide dengan berada di sekitar air terjun ini dalam suasana hening, sejuk.

Di daerah TN MataLawa, khusus di kawasan Menupeu Tanah Daru bantu-membantu ada tiga jeram. Yaitu Air Terjun Lapopu, Laputi dan Matayangu. Keunikan riam dan alamnya yang masih asri ini menjadi daya tarik wisatawan untuk menikmati suasana di tengah hutan belantara Pulau Sumba.

  1. Perjalanan yang menyenangkan

Jembatan penyeberangan menuju Air terjun Lapopu
Jembatan penyeberangan. Image via: travel.kompas.com

Simak juga: Gua Rangko

Perjalanan menuju jeram Keindahan air terjun, bukan ahnay dapat dirasakan saat berada di lokasi. Bahkan perjalanan menuju lokasi ini pun sudah merupakan sebuah acara wisata. Dari Waikabubak, ibu kota Kabupaten Sumba Barat, ada papan gosip yang dipasang oleh pihak Balai Taman Nasional MataLawa sebagai penunjuk arah.

Selama perjalanan, pengunjung akan menjumpai warga lokal yang bekerja di sawah atau bersantai di rumah adab mereka. Kadang pengunjung akan berjumpa dengan warga lokal yang sedang menggembalakan ratusan ekor kerbau, sapi dan kuda.

kebersamaan dengan rean eprjalnaan di kolam air terjun Lapopu
Kebersamaan. Image via: @pesonaairterjunindonesia

Ketika memasuki Desa Hatikoloku dan jalan menurun maka pandangan mata pengunjung akan tertuju kepada hutan belantara yang hijau dengan rimbunan pohon-pohon besar. Lapopu menjadi kawasan tujuan wisatawan gila dan Nusantara untuk menikmati alam bebas serta menghirup udara segar dari hutan belantara Pulau Sumba.

Sebelum ke lokasi jeram, Anda akan datang di pos penjagaan untuk membeli tiket masuk. Mintalah isu dari petugas setempat seputar eksistensi Air Terjun Lapopu. Petugas dengan senang hati akan menemani pengunjung sampai di penderasan tersebut.

Uniknya lagi, pengunjung akan menyeberangi Kali Lapopu menggunakan jembatan bambu yang dikerjakan oleh pihak Balai Taman Nasional dan warga setempat. Pengunjung dapat menghirup udara segar karena kondisi hutannya masih asli.

Berenanglah di kolam Lapopu. Rasakan kesejukan air Lapopu, gerojokan yang berada di daerah TN MataLawa, Pulau Sumba.

  1. Kolam yang anggun

KOlam Alami di bawah air terjun Lapopu
Kolam riam. Image via: @alam_indonesia

Simak Juga: Pulau Karampuang

Selain tinggi dan bertingkat, riam ini memiliki keindahan lainnya. Airnya yang jernih dan berwarna biru toska ini seakan hadir untuk memanggil-manggil pengunjung semoga ikut menikmati pribadi segar nya jeram tersebut.

Kolam jernih di kaki air terjun, hanya sedalam 2 meter saja. Dengan kedalaman ini mampu dinikmatai untuk berenang oleh sebagian besar orang dewasa. Cukup kondusif alasannya adalah bak tidak terlalu dalam. Air terjun ini kerap muncul di sosial media, khususnya Instagram, karena keindahannya yang instagrammable.

Tidak heran, banyak para petualang yang datang ke spot ini untuk mendapatkan foto-foto ciamik untuk menghiasi feed Instagram mereka. Cukup berbeda dengan Air Terjun Waimarang, penderasan ini berada di alam terbuka.

Oleh alasannya adalah itu, Air Terjun Lapopu cukup terperinci dan akan terlihat jelas sekali keindahan alamnya saat siang hari, ketika matahari tengah menggantung di tengah-tengah langit di atas sana.

Kolam air alami di bawah air terjun Lapopu
Ikut nyemplung yuk!!. Image via: @pesonaairterjunindonesia

Objek Wisata Dekat Air Terjun Lapopu

Selain wisata alam, di kabupaten Sumba barat terdapat juga objek wisata budaya. Salah satu yang populer yaitu Kampung Adat Praijing. Di kampung ini terdapat 38 rumah tradisional khas Sumba. Rumah tradisional di sini berbentuk rumah panggung dengan atap yang menjulang seperti menara.

Di sumba barat juga terdapat pantai “terbaik se Asia”. Gelar ini dimiliki oleh pantai Nihiwatu. Pantai ini terlihat begitu sempurna. Suasana pantai menawan dengan keadaan air lautnya yang jernih, pasir pantainya yang higienis, dan suasana saat tenggelamnya matahari yang terlihat sangat indah.

Sekian kami bisa mengantarkan dongeng mengenai daya tarik, lokasi dan hal lainnya mengenai teladas Lapopu NTT ini. Segera rencanakan perjalanan anda, untuk melepaskan stress dengan merendam diri dalam  kesejukan air kolam penderasan ini.

Selamat Berlibur!

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni