Jalur Pendakian Kawah Ijen

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”6348″
data-slug=””>

3.8
/
5
(
5

votes

)

Lokasi: Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68454

Koordinat: Klik Disini

Tarif: Rp 12.500 per Orang

Jam Operasional: 00.00 – 12.00 WIB

Nomor Telepon: 0822-5766-6662

Siapa yang tidak mengenal dengan Gunung Ijen. Gunung ini masih aktif dan bisa dijadikan sebagai tempat wisata.

Ya, Gunung Ijen memang sudah dikenal oleh semua kalangan tak hanya wisatawan lokal tetapi juga dari mancanegara. Maka dari itu jangan heran kalau berlibur ke sana akan banyak menemui turis abnormal.

foto by instagram.com/faizramzy

Kawah Ijen senidri merupakan sebuah danau yang berada di puncak gunung. Wisata ini mempunyai ketinggian kurang lebih 2.443 mdpl. Terletak diantar dua kabupaten adalah Bondowoso dan Banyuwangi menciptakan jalur menuju ke sana sudah sangat gampang untuk di lalui.

Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana saja jalur wacana pendakian di Kawah Ijen. Jadi untuk kau yang akan pergi ke sini harus membaca artikel ini ya biar mudah dikala berlibur nantinya.

Keindahan Alam

foto by instagram.com/apiezlanang

Sama halnya dengan gunung lainnya di Indonesia, di sini juga masih mengandung sulfur aktif. Bahkan saat kau hingga puncaknya nanti akan banyak menemui para pekerja yang sedang mengambil sulfur.

Untuk kamu yang datang jauh dari luar kota mirip Jakarta, Malang, Yogyakarta dan Wonosobo kalau tidak ingin kesulitan ketika akan ke sini bisa mengambil paket liburan yang juga sudah banyak ditawarkan oleh beberapa tour and travel di Banyuwangi.

Tour and travel ini juga sudah menyediakan guide yang sudah handal tentunya.

foto by iinstagram.com/guidekece

Di sekitar kawasan wisata ini juga terdapat beberapa penginapan atau hotel jika kamu ingin bermalam di sini. Ada jenis penginapan mulai homestay, villa hingga hotel berbintang.

Keindahan pemandangan di sini juga bisa kau saksikan dari aneka macam media sosial mirip youtube, Kaskus, Instagram, facebook dan lainnya.

Di Provinsi Jawa Timur sendiri selaian Gunung Ijen masih terdapat berbagai gunung yang masih aktif. Sebut saja Semeru di Lumajang, Dien di Bondowoso dan Bromo di Probolinggo. Ini merupakan surga bagi para pecinta alam.

Di sini selain dikenal dengan pemandangan yang sungguh luar biasa indah juga populer dengan sebutan Blue Fire yang artinya api biru. Menurut website resmi Wikipedia 2020 dimana gunung yang memilki api biru di dunia hanya berada di Indonesia dan Islandia.

Jalan Menuju Lokasi

foto by instagram.com/kawahijenindonesia

Untuk rute menuju Gunung Ijen sendiri bisa ditempuh melalui dua jalur, mengingat berada di perbatasan dua kabupaten adalah Bondowoso dan Banyuwangi.

Pertama jika kau melalui rute Banyuwangi akan melewati kecamatan Licin yang bisa dihitung sekitar 15 km dari sentra kota. Menuju Banyuwangi sendiri kalau kamu dari arah Surabaya maka mampu melewati Jember, Situbondo dan juga Baluran.

Kondisi jalan menuju Licin sudah terbilang sangat anggun untuk ketika ini. Pemda setempat sudah merenovasi mengingat beberapa tahun yang lalu masih rusak. Setelah melewati Licin maka rute selanjutnya kau harus melanjutkan ke Paltuding.

foto by instagram.com/andrefossil

Nah, mulai dari Paltuding inilah para pendaki memulai petualangannya menuju puncak. Jarak yang ditempuh kurang lebih sekitar 3 kilometer. Secara normal kamu memerlukan waktu 2 am perjalanan kaki. Jalan saat dilewati seperti setapak dan tebing kaldera.

Untuk yang kedua, rute ini jikalau kamu berangkat dari Situbondo lalu menuju Bondowoso ialah Sempol melalui Wonosari maka selanjutnya akan hingga di Paltuding. Rute ini juga bisa dilalaui dengan kendaraan bermotor seperti roda dua dan empat.

Jika kau melewati rute ini maka akan bertemu dengan dua kawasan wisata lainnya yakni Kawah Wurung dan Air Terjun Bajul Mati. Jika berangkat siang hari kau bisa menyempatkan untuk datang ke tempat wisata ini loh. Jalan yang dilalui di sini juga mempunyai kondisi sangat elok.

foto by instagram.com/aprillssss

Rute ini juga akan menampilkan pemandangan cukup indah. Kiri kanan akan ditemui dengan pohon kopi dan hutan pinus. Jarak dari Situbondo ke Paltuding sendiri sekitar 93 kilometer atau 2.5 jam.

Kamu bisa berangkat ke Banyuwangi dari Surabaya lewat Bondowoso atau Jember. Di sepanjang menuju Gunung Ijen akan berpapasan dengan truk pengangkut welirang. Jalan di sini sudah dari aspal dan sama saja naik turun maka harus menggunakan kendaraan dengan kondisi yang baik.

Tak jarang wisatawan aneh tiba ke Banyuwangi ini juga tadinya setelah liburan dari Pulau Bali. Banyuwangi sendiri bersahabat sekali dengan Denpasar atau Bali melalui jalur maritim di Pelabuhan Ketapang. Hanya memerlukan waktu 4 jam perjalanan darat maka akan sampai di Banyuwangi.

Jalur Pendakian

foto by instagram.com/gigih_ardhinata

Perjalanan pendakian akan dimulai dari Paltuding, ini bisa dikatan pos pertama. Pos ini merupakan dari Perhutani di kaki gunung Merapi – Ijen. Jalan menanjak sekitar 2.400 meter suah mulai nampak. Petualangan akan dimulai dari sini.

Lalu, dikala tiba di bibir kawah, kamu akan diberikan sebuah pemandangan yang sangat menakjubkan di depan mata. Dari atas akan terlihat sebuah danau berwarna hijau dengan memilki diameter 1 km. pemandangan akan dipenuhi dengan kabut serta asap dari welirang.

Selama perjalanan pendakian kamu akan berpapasan dengan para pekerja yang mencari belerang. Mereka setiap hari menaiki gunung ini untuk mengambil welirang kemudian diberikan kepada sebuah perusahaan kosmetik.

foto by instagram.com/noviaafida

Sampai di puncak, perjalanan kau belum berakhir. Lanjutkan untuk menuju api biru dan meneruskan ke puncak sebelah utara.

Jika kau ingin dekat lagi dengan danau maka harus menuruni watu-batuan dengan tebing kaldera. Jangan lupa membawa sapu tangan lembap untuk menutupi hidung dari asap belerang.

Gunung Ijen sendiri dibuka mulai dini hari sampai siang adalah sekitar pukul 12. Karena ketika siang hari kandungan asap di sini kurang bagus bagi kesehatan insan. Untuk kau yang mempunyai kesehatan kurang baik mirip sakit jantung, asma atau lainnya tidak boleh untuk melakukan pendakian.

foto by instagram.com/gigih_ardhinata

Banyak sekali orang yang datang ke sini dengan mempunyai penyakit tersebut tidak berhasil hingga puncak, bahkan hingga menjadikan korban jiwa. Mereka memaksakan untuk tetap naik, sesampai di puncak tidak besar lengan berkuasa dengan asap welirang sampai balasannya meninggal dunia.

Persiapkan fisik secara baik. Sebelum berangkat ke sini lebih baik kamu berolahraga minimal 2 ahad sebelumnya. Lari kecil atau jalan minimal berjarak 5 km bisa dilakukan. Bawalah bekal air minum yang cukup serta peralatan pendakian lainnya.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni