Jeram Girimanik, Mengayunkan Langkah Di Gunung Pertapaan Para Dewa

Tempat wisata Air Terjun Girimanik di Wonogiri memiliki pemandangan yang indah. Air terjun lengkap dengan gemericik air yang mengalir di sela-sela bebatuan. Udara yang masih higienis dan sejuk serta suasana yang tenang menimbulkan daya tarik tersendiri dari obyek wisata ini.

Tempat wisata Air Terjun Girimanik di Wonogiri memiliki pemandangan yang indah. Air terjun lengkap dengan gemericik air yang mengalir di sela-sela bebatuan
Air Terjun Girimanik. Image via: @rustamaji6045

Simak juga: kawasan wisata di Jogya

Wisata Air Terjun Girimanik di Slogohimo Wonogiri Jawa Tengah merupakan kawasan wisata yang terkenal alasannya pesona keindahan tidak ada duanya. Penduduk lokal tempat slogohimo juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan abnormal.

Di lokasi wisata teladas ini ada tiga buah gerojokan dalam satu area. Ketiga air terjun ini memiliki nama yang sendiri-sendiri Ketiga penderasan tersebut adalah Air Terjun Manik Moyo, Air Terjun Condromoyo dan Air Terjun Tinjo Moyo.

Selain air terjun, di kawasan ini juga anda dapat menikmati agrowisata berupa buah durian. Kecamatan Slogohimo merupakan salah satu kecamatan yang sangat potensial untuk dikembangkan tumbuhan durian.

Seperti umumnya daerah indah di Jawa, air terjun Girimanik juga menjadi kawasan penyelenggaraan ritual kejawen. Di sini diadakan ritual Susuk Wangan setiap hari sabtu kliwon sehabis bulan Apit, dalam kalender Jawa.

di daar air terjun girimanik yang berkabut oleh percikan air menimbulkan kesan magis
Di Dasar Lembah. Image via: @indaahtriiyanie97

Legenda Gunung dan Air Terjun Girimanik

Gunung Girimanik Konon merupakan kawasan pertapaan dari 3 bersaudara anak dari Sang Hyang Tunggal. Sang Hyang Tunggal dalam dongeng pewayangan dipercaya sebagai ilahi tertinggi. Dikisahkan Dewi Rekatawati yang merupakan istri dari Sang Hyang Tunggal melahirkan sebutir telur.

Oleh Sang Hyang Wenang , telur ini kemudian disabda menjadi 3 orang bayi laki-laki. Bayi-bayi ini diberi nama Batara Manikmaya , Batara Tejomaya , dan Batara Ismaya. Ketiga bayi ini kemudian diserahkan ke Sang Hyang Tunggal untuk dididik dengan baik.

Setelah sampaumur, 3 dewa ii turun ke dunia untuk bertapa. Mereka turun ke bumi. Di bumi mereka menuju sebuah gunung yang memiliki 3 teladas. Mereka pun akhirnya bertapa di masing-masing gerojokan ini. Selepas bertapa beberapa usang, mereka kembali ke Kayangan dan ditasbihkan menjadi Dewa Sepenuhnya.

Wayang Batara Ismoyo, atau lebih dikenal dengan, mesupakans alah satu dewa yang konon bertapa di slaah satu dari 3 air terjun Girimanik
Wayang Batara Ismoyo, Semar. Image via: kbknews.id

Simak juga: Hebohnya Wahana di Ocarina Batam

Air terjun daerah ke tiga tuhan ini bertapa, dikemudian hari di beri nama sesuai nama mereka. Air Terjun Manikmaya, Air Terjun Tejamaya, dan Air Terjun Condromoyo. Gunung daerah mereka bertapa pun oleh masyarakat setempat lebih dikenal dengan nama Gunung Girimanik.

Lokasi Air Terjun Girimanik

Lokasi wisata Air Terjun Girimanik tepatnya di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Terletak di sisi timur Wonogiri, sejauh 35 km dari sentra kota.

Rute Menuju Air Terjun Girimanik

Unutk menuju lokasi Air terjun Girimanik, pengunjung bisa melewati rute Wonogiri-Slogohimo, kemudian ke utara sekitar 10 km. Sesampainya di lokasi, pengunjung akan menemukan pintu masuk ke bumi perkemahan.

Lokasi teladas mampu dicapai melalui pintu masuk ini. Objek pertama yang ditemui yakni Air Terjun Manikmoyo, dengan usang perjalanan 5 menit dari lokasi bumi perkemahan. Kemudian ada Air Terjun Tejomoyo, yang pengunjung jangkau selama 30 menit perjalanan.

petunjuk arah ke 3 ai terjun girimanik menjadi panduan bagi para penjelajah alam
Petunjuk Arah. Image via: backpackerjakarta.com

Waktu 30 menit itu, alasannya pengunjung harus hati-hati menuruni bukit lembah sepanjang jalan. Kemudian terakhir, Air Terjun Condromoyo. Air terjun terakhir ini terletak di tengah-tengah, dan butuh 15 menit perjalanan.

Jam Buka Air Terjun Girimanik

Lokasi wisata sejuk Air Terjun Girimanik, buka sepanjang pekan, dari Senin hingga Sabtu. Pengunjung mampu tiba ke air terjun mulai jam 08.00 hingga jam 17.00.

Tiket Air Terjun Girimanik

Untuk masuk ke lokasi Air Terjun Girimanik, pengunjung dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp 5.000.

Selain itu, bagi pengunjung yang membawa kendaraan sepeda motor, dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000.

Fasilitas Air Terjun Girimanik

Wisata Air Terjun Girimanik di Slogohimo Wonogiri Jawa Tengah  sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang wisata. Beberapa di antaranya: Area Parkir kendaraan, Mushola, Kamar mandi / MCK, kawasan makan.

Unutk pengunjung yang memerlukan penginapan, dapat menyewa ruangan di kota Wonogiri yang berjarak hanya 1 jam perjalanan saja.

Daya Tarik Air Terjun Girimanik

  1. Air Terjun Tejomoyo

mengambil foto di depan air terjun girimanik yang eksotis manghasilkan foto kenangan yang pantas dipajang
Di depan Air terjun 30 meter. Image via: @amourfortuna

Simak juga: Pesona Menara Siger

Air terjun ini merupakan teladas terjauh dari camp area. Untuk menuju riam Tejomoyo, dari pertigaan jalan di camp area, pengunjung mengambil jalan kekanan. Rute gerojokan ini sejalur dengan riam Manikmoyo.

Jarak yang ditempuh dari camp area menuju Air Terjun Tejomoyo sekitar 2,5 Km. Pastikan membawa membawa bekal yang cukup, terutama air minum. Karena tidak akan menemui lagi penjual makanan ataupun sumber air minum selepas camp area.

Trek awal cukup landai, tapi sesaat lalu jalan akan menanjak lalu berkelok turun dan naik lagi mengelilingi bukit. Setelah jalan setapak naik turun sebanyak 2 kali, anda akan datang di sebuah bangunan dari beton yang beratap yang sengaja di bangkit untuk para pengunjung beristirahat.

Untuk menuju riam Tejomoyo dari pos ini pengunjung anda masih harus menempuh jarak 1,5 Km melewati jalan setapak menuruni lembah dengan trek yang cukup curam. Letak teladas ini berada di cekungan tebing.

Air terjun ini memiliki ketinggian 30 meter dengan debit air yang cukup deras sehingga air yang jatuh membentuk butiran kabut yang membasahi seluruh badan saat mendekat. Di sekeliling teladas ini banyak tumbuh pohon pohon rindang sehingga suasan jadi teduh.

  1. Air Terjun Manikmoyo

air terjun cabang 2 merupakan 1 dari 3 serangkai air terjun girimanik
Air terjun cabang 2. Image via: wisataarea.com

Dari pos peristirahatan ketika menuju Air Terjun Tejomoyo , cuma di butuhkan waktu 5 menit untuk menuju air Terjun Manikmoyo dengan trek yang cukup mudah. Dari camp area , menuju riam Manikmoyo ini , total jarak yang harus anda tempuh sekitar 2 Km.

Air Terjun ini merupakan gerojokan yang sering dikunjungi oleh wisatawan alasannya adalah akses jalannya cukup gampang dibandingkan dengan kedua gerojokan yang lain. Memiliki tinggi sekitar 70 meter. Air terjun ini memiliki 2 tingkat dengan tingkat. Pada tingkat kedua anutan airnya terbagi menjadi 2 pemikiran air mengalir di sebelah kiri dan kanan.

Pengunjung yang punya cukup keberanian dan fisik, bisa mencoba naik ke tingpat pertama. Namun untuk menuju tingkat yang pertama itu diperlukan usaha keras melewati trek yang cukup sulit.

Posisi riam ini berada di kawasan terbuka, sehingga cahaya matahari leluasa masuk menyinari sekitar tempat. Tidak mirip teladas Tejomoyo yang tersembunyi di rimbunnya hutan.

Di sekitar gerojokan banyak dihiasi oleh tumbuhan perdu seperti rumput sehingga susana hijau menambah anggun air terjun ini. Air yang jernih jatuh dari dinding tebing yang berwarna abu- bubuk kebiruan.

  1. Air Terjun Condromoyo

berfoto denganlatar air terjun girimanik menghasilkan foto yang istagramable
Berlatar Air terjun. Image via: @wonogiriundercover

Simak juga: Pesona Masa Laludi  Istana Siak

Jika masih mempunyai sisa energi untuk menjelajah alam, pengunjung bsia lanjut ke penderasan yang terakhir. Air terjun Condromoyo. Letak Air terjun ini berlawanan arah dengan Air terjun Tejomoyo dan Manikmoyo.

Makara bagi pengunjung yang berminat ke Air Terjun Condromoyo , harus balik ke Camp Area lagi. Dari Camp area, jalan menuju kedua teladas ini lebih banyak turun daripada jalan menanjak. Makara ketika kembali ke Camp Area pengunjung akan lebih banyak mendapati jalan menanjak.

Untuk menuju  ke Air Terjun Condromoyo , dari pertigaan jalan di Camp Area ambil belok ke kiri.Setelah berjalan Sekitar 500 meter melewati jalan yang naik turun dari area parkir, pengunjung akan sampai di jeram Condromoyo.

Berbeda dengan jeram Tejomoyo dan Manikmoyo yang memiliki debit air yang cukup besar , Air Terjun Condromoyo ini memiliki debit air yang lebih kecil. Ketinggian gerojokan ini mencapai 30 meter dan berada di tempat terbuka.

Di sekitar air terjun lebih banyak diisi oleh rerumputan hijau. Aliran riam ini jatuh dari tebing bebatuan andesit dan mengalir membentuk sungai dengan air yang jernih.

perjlanan menuju air terjun girimanik sudah merupakan kegiatan wisata tersendiri
Menuju Air terjun. Image via: @rustamaji6045

Tips Mengunjungi Air Terjun Girimanik

Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan ketika merencanakan kunjungan ke Air Terjun GIrimanik. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Pilih waktu kunjungan pada isu terkini kemarau.

Mengingat ini ialah wisata air dan ada unsur trekking, kunjungan ketika animo hujan mampu sangat menyulitkan akibat jalan yang licin. Selain itu juga menjaga resiko banjir mendadak di jeram.

  1. Gunakan alas kaki yang nyaman.

Jangan memakai alas kaki dengan alas licin apalagi sandal jepit. Akan sangat menyulitkan saat melaksanakan trekking di jalanan setapan mendaki dan menurun.

  1. Bawa bekal minum dan snack.

Setelah hingga di air terjun dengan melalaui perjalanan 2.5 km, tentu akan terasa haus. Minum air putih dan sedikit snack bisa memulihkan stamina untuk menyiapkan badan menikmati keindahan air terjun.

  1. Siapkan baterai.

Pastikan baterai HP tercash penuh dan bawa power bank. Akan sangat rugi jika hingga tidak bisa foto-foto di lokasi seindah ini hanya karena baterai lupa terisi.

MeLepas Stres dengan menikmati keluasan alam di air terjun girimanik
Lepaskan Semua Stres. Image via: @rizqyadie

Simak juga: Keseruan main Air di Galaxy Waterpark

Objek Wisata Dekat Air Terjun Girimanik

Berkunjung ke Wonogiri tentu tidak afdol jikalau hanya mengunjungi 1 objek wisata saja. Masih ada beberapa objek lain di wonogiri yang juga patut dikunjungi. Salah satu yang populer yaitu Pantai Nampu. Pengunjung bisa menikmati beberapa tebing kerikil yang berada di pantai.

Tebing kerikil ini tampak mirip corong yang aduhai untuk disimak. Menuju ke pantai ini harus menuruni tangga yang cukup panjang. Disamping tangga, pengunjung akan disuguhkan dengan warung-warung yang memang masih kosong. Biasanya warung-warung ini akan mulai ramai ketika hari libur.

Selain pantai, di Wonogiri juga ada Museum Karst Dunia. Bangunan berbentuk limas ini berdiri megah di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Di kelilingi bukit kapur pegunungan sewu, sekilas bangunan mirip gunung.

Pengunjung juga bisa mencar ilmu tipe-tipe karst di Indonesia, lewat miniatur topografi karst. Maket itu berukuran besar, yang cukup menyita ruang di lantai bawah.

Jika anda mencari suasana liburan yang berbeda, daerah ini recommended banget. Itung-itung sekalian olah raga, meregangkan kaki, dan aben kalori.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni