Kawah Ijen Blue Fire

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”6247″
data-slug=””>

3.3
/
5
(
9

votes

)

Lokasi: Kawah Ijen, Curah Macan, Kalianyar, Sempol, Bondowoso, Jawa Timur 68288

Koordinat: Klik Disini

Tarif: Rp 5.000 – Rp 150.000 per Orang

Jam Operasional: 24.00 – 09.00 WIB

Nomor Telepon: –

Tidak Ada Duanya

Berlibur dengan menikmati keindahan alam gunung memang sungguh luar biasa indah. Apalagi destinasi wisata ini sudah dikenal sampai mancanegara. Ya, kali ini kita akan membicarakan wacana Kawah Ijen. Pesona keindahan kawasan ini tidak ada duanya.

Banyak sekali turis gila berdatang ke sini. Terlebih yang ingin sekali mereka datangi ialah Kawah Ijen. Ya, kawah ini berada di puncak Gunung Ijen. Tempat ini berada di perbatasan dua kabupaten adalah Bondowoso dan Banyuwangi.

foto by instagram.com/ara.adventure

Kawah Gunung Ijen ini tidak hanya menawarkan keindahan pemandangan ketika diatas puncak. Juga ada sesuatu hal lain dan tentu saja tidak mampu kamu temukan di tempat lain yakni blue fire. Blue fire ini hanya ada 2 di dunia yaitu negara Indonesia dan Islandia.

Seperti apa lengkap ceritanya? Artikel kali ini akan membahas lengkap mulai dari rute perjalanan yang harus ditempuh sampai dengan berapa harga tiket masuk di sini. Baca secara lengkap ya.

Keindahan Potensi

foto by instagram.com/iamvijeshkv

Fenomena api biru di sini yang menciptakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Mereka ingin melihat langsung blue fire dengan cerita bahwa hanya ada dua di dunia salah satunya di sini. Terkenal hingga mancanegara dengan mempunyai air tingkat keasaman sangat tinggi.

Air kawah di sini berwarna hijau tosca dengan kandungan sulfur yang begitu tinggi pula. Asap mengeluarkan racun yang bisa dibilang membahayakan bagi insan. Maka dari itu wisatawan jikalau sedang mendaki ke puncak diperlukan untuk berhati-hati.

foto by instagram.com/iamvijeshkv

Karena asapnya mengandung racun, petugas setempat melarang bagi pengunjung jikalau mempunyai riwayat sakit mirip asma, jantung, dan stroke. Meski demikian kadang banyak juga wisatawan yang menyembunyikan sakitnya, hingga menelan korban. Bahkan tak sedikit orang meninggal dikala sudah sampai di puncak.

Perjalanan mendaki kalau ingin menerima pemandangan blue fire dan sunrise maka disarankan untuk berangkat pada malam hari. Untuk itu bagi pengunjung yang datang dari luar kota jangan khawatir karena di sekitar kawasan wisata ini disediakan penginapan.

foto by instagram.com/gannakaunelis

Berbagai jenis penginapan mampu kau temui seperti villa, homestay dan bahkan hotel berbintang. Akses untuk kendaraan juga cukup bagus alasannya adalah sudah dilakukan renovasi oleh pemerintah tempat setempat. Tentu berbeda dengan dulu yang jalannya sangat rusak.

Sebelum hingga di daerah paltuding kamu akan melewati rute perjalanan hutan. Konon katanya hutan di sini memiliki kisah mistis atau misteri dimana juga sering kali terjadi kecelakaan. Jika ekspresi dominan hujan tiba, jalan di sini terkadang licin.

Gunung Ijen sendiri sendiri juga dikelilingi oleh wisata lainnya mirip Kawah Wurung dan Gunung Raung. Saat tiba ke sini kami menyarankan supaya kamu jangan lupa membawa kamera ya. Karena sangat disayangkan kalau saat berlibur kamu tidak mengabadikan moment-meoment yang terjadi.

foto by instagram.com/terangkanlah_dek

Setelah mengambil foto, gambar atau video ini jangan lupa untuk di share di media umum ya. Ini juga akan membantu mempromosikan kawasan wisata Indonesia yang cukup elok. Misalnya saja di facebook, youtube, Instagram atau lainnya.

Jalan Menuju Lokasi

foto by instagram.com/wisata_bondowoso

Gunung Ijen sendiri terletak di perbatasan dua Kabupaten seperti Bondowoso dan Banyuwangi. Makara alternatif rute jalan menuju kawasan wisata ini bisa dilalui banyak cara. Medan perjalanan darat memakai kendaraan bermotor juga sangat elok.

Untuk rute yang pertama bila kamu berangkat dari Banyuwangi maka harus melewati kecamatan Licin. Dari pusat kota Banyuwangi sendiri sekitar memiliki jarak tempuh 30 km. Kondisi jalan dapat dilalui dengan kendaraan roda dua atau empat.

foto by instagram.com/pulpen_takbertinta

Dari kecamatan Licin sendiri menuju Paltuding biasanya memerlukan waktu sekitar 1 jam. Paltuding yakni sebuah tempat rest area bagi para wisatawan yang akan mempersiapkan untuk mendaki. Di sini juga digunakan sebagai area parkir kendaraan para pengunjung.

Setelah hingga paltuding ini maka mulailah perjalanan mendaki ke Gunung Ijen. Jarak yang ditempuh sekitar 3 km ke puncak. Waktu normal biasanya memerlukan waktu 1 jam. Tetapi sebab jalan cukup menanjak maka biasanya wisatawan menghabiskan waktu sekitar 2 hingga 3 jam.

foto by instagram.com/tripbromohemat

Untuk rute kedua adalah melalui Kabupaten Bondowoso. Kamu akan melalui wilayah bernama Sempol melalui Wonosari. Setelah itu akan sampai ke Paltuding. Rute ini juga mampu dilalui dengan mobil dan motor. Jalan yang disediakan juga sudah sangat elok.

Untuk dapat hingga ke Bondowoso atau Banyuwangi sendiri juga banyak alternatif. Dari Bondowoso kamu bisa memakai bus yang akan melewati kabupaten lain seperti Probolinggo. Sedangkan bila ke Banyuwangi akan melewati Kabupaten Lumajang dan Jember.

foto by instagram.com/touryuk.id

Karena wisatawan yang datang juga dari banyak sekali kota dan luar negeri seperti Yogyakarta, Wonosobo, Surabaya, Jakarta Bandung dan yang lainnya maka di Banyuwangi sendiri sudah disediakan Bandara Udara. Pemda setempat juga sudah memfasilitasi para wisatawan untuk berlibur.

Untuk kamu jikalau merasa kesulitan ketika menemukan rute ke sini, kami juga membekali titik koordinat lalu dihubungkan dengan aplikasi GPS di hp. Nanti titik koordinat ini akan memberikan petunjuk jalan mirip map online. Jangan lupa juga terhubung dengan jaringan internet ya.

Buka Jam Berapa

Gunung Ijen ini tidak dibuka selama 24 jam. Biasanya pendakian dibuka pada pukul 24.00 sampai 09.00.

Mengapa demikian? Karena pada dikala diatas pukul 09.00 sendiri asap kawah sudah membahayakan jika dihirup oleh manusia. Jadi kami menyarankan supaya datang pada malam hari.

Harga Tiket Masuk

Untuk tiket masuknya memiliki perbedaan bagi wisatawan asing dan lokal. nah, kami akan menjelaskan masing-masingnya ya. Untuk wisatawan abnormal kalau pada hari weekend atau libur harus membeli sebesar 150 ribu rupiah. Sedangkan untuk hari biasa wisatawan abnormal dikenakan biaya 100 ribu rupiah.

Dan untuk wisatawan lokal terbilang sangat murah ialah di hari weekend atau libur dikenakan sebesar 7.500 dan di hari biasa yaitu 5000 rupiah. Berbeda dengan karcis parkir untuk kendaraan yang akan diparkir harus membayar 2 ribu rupiah untuk roda dua dan 5 ribu untuk roda empat.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni