Kenalin 10 Makanan Khas Rembang Paling Maknyus

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”38361″
data-slug=””>

5
/
5
(
1

vote

)

Rembang merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang letaknya berada di sekitar pesisir pantai sehingga membuat kawasan tersebut memiliki banyak potensi wisata indah nan mempesona.

Namun, selain memiliki banyak pantai indah, kota Rembang juga ternyata masih memiliki potensi wisata menarik lainnya yang sayang untuk dilewatkan begitu saja, salah satunya adalah kuliner khasnya.

Jika Sahabat JejakPiknik sedang traveling atau sekedar lewat dari Rembang, berikut ini ada 10 daftar kuliner khas kawasan tersebut yang bisa dicicipi kelezatannya.

1. Lontong Tuyuhan

Foto By cookpad.com

Makanan khas Rembang pertama yang patut buat dicicipi yaitu Lontong Tuyuhan. Kuliner tersebut meskipun namanya sama dengan di tempat lain tapi dari segi bentuk dan rasa sangat berbeda.

Menurut deskripsi sejarahnya, lontong tuyuhan tersebut dibuat ibarat segitiga dengan tiga makna tersirat ialah cinta kepada Tuhan, alam dan sesama makhluk hidup.

Dan kuliner tersebut biasanya disajikan dengan kuah tak kental namun juga tidak terlalu encer. Lalu, diberi bumbu pilihan yang lalu dipadukan bersama daging ayam kampung.

Untuk menikmati menu ini, Sahabat JejakPiknik silahkan datang ke daerah masakan lontong Tuyuhan di sekitar persawahan gunung Bugel(Lasem), Kec.Pancur, Kab.Rembang.

Di daerah tersebut hadir jajaran pedagang lontong enak. Untuk harga seporsinya, kita hanya perlu menyiapkan budget mulai 7 sampai 12 ribuan saja.

2. Sate Serepeh

Foto By cookpad.com

Nah, masakan khas kedua yang menjadi ciri dari kota Rembang ialah Sate Serepeh. Kuliner berikut ini berbeda dari sajian pada umumnya sebab disajikan dengan menggunakan sambal berkuah.

Kuahnya yang sangat kental terasa sangat gurih dan cukup menggoda selera makan. Bagi Sahabat JejakPiknik pecinta kuliner unik, Sate Serepeh satu ini yaitu sajian paling wajib dicoba.

Dan satu daerah paling terkenal akan kuliner ini ialah Sate Serepeh Bu Slamet di Jalan Dr.Wahidin No.09, Rembang. Warung tersebut buka mulai pukul 06.30-10.00 pagi. Soal harga, hanya berkisar seribuan saja per tusuknya. Murah meriah kan?

3. Kelo Mrico

Foto By voinews.id

Nama kuliner khas Rembang selanjutnya ini diambil dari bahasa setempat yaitu kelo yang artinya sayur berkuah sementar mrico ialah Mrica.

Kaprikornus jika dipadukan maka artinya yakni sayur berkuah dengan rasa merica. Disamping itu, masih ada bahan lain yang digunakan untuk melengkapi masakan tradisional satu ini ialah ikan maritim.

Dan kuliner tersebut memiliki rasa sangat pedas namun tetap segar alasannya mericanya. Bagi pecinta hidangan hot, Kelo Mrico jangan sampai tidak dicoba ya.

Bagi yang ingin merasakan kenikmatannya, satu tempat terbaik untuk dikunjungi adalah Warung Bu Waji di Jln.Pelabuhan, Dsn.Tasik Agung, Rembang. Lapak ini buka mulai pukul 09.00-22.00 dan disini harganya berkisar 20-30 ribu untuk seporsi menunya, tergantung pilihan.

4. Lontong Sambel

Foto By dictio.id

Kuliner berikutnya ini rasanya sangat nancap di pengecap, alasannya gurihnya kacangnya menyatu dengan lembutnya lontongnya jadi terasa begitu nikmat.

Cara membuat sambel kacang hidangan tersebut pun masih sangat tradisional alasannya adalah menggunakan ulekan untuk menghaluskannya kemudian dibungkus dengan daun jati.

Untuk menikmatinya, Sahabat JejakPiknik bisa tiba ke lapak Bu Slamet di Dr.Wahidin No.09, Rembang. Warung ini buka mulai pukul 06.30-10.00. Dan disini, harga hidangan tersebut hanya 10 ribuan saja per porsinya.

5. Soto Rembang

Foto By resepmedia.com

Sekilas dari gambar ataupun menurut resep, kuliner berikutnya ini hampir tak jauh beda dengan soto pada umumnya. Hanya saja, kuahnya khas Rembang sangat kental jadi rasanya pun lebih gurih.

Selain gurih alasannya adalah santan, soto khas Rembang ini juga sangat nikmat sebab diracik dengan bumbu khusus serta dilengkapi beraneka macam bahan lainnya seperti tauge, daging serta bawang goreng.

Nah, tak tabah kan ingin mencicipinya? Sahabat JejakPiknik mampu menikmatinya di sejumlah warung-warung penyedia soto di Rembang. Untuk harganya biasanya berkisar Rp.7.500-Rp.10.000/porsinya.

6. Urap Latoh

Foto By dasun.desa.id

Urap adalah istilah sambal yang dipadukan dengan parutan kelapa, sementara latoh merupakan sejenis rumput laut berwarna hijau dan berbentuk bulatan kecil setiap ujungnya.

Urap latoh ini biasanya paling enak disantap saat siang hari ditemani nasi liwet dan tempe goreng serta minuman segar.

Tanaman latoh sendiri banyak ditemukan disekitar pesisir pantai kota Rembang dan merupakan hasil laut tersendiri bagi nelayan khususnya di tempat Sarang.

Bagi yang ingin mencicipinya, warung Apung Dasun di Lasem yakni tempatnya. Di lapak tersebut harga urap latoh dibanderol sangat murah, dengan kisaran Rp.7.000-Rp.10.000/porsinya.

7. Legen&Siwalan

Foto By topikunik.com

Nah, jikalau puas dengan hidangan makanan, sekarang saatnya untuk menikmati minuman Legen Siwalan khas dari kota Rembang.

Legen ialah air dari bunga siwalan, salah satu pohon seperti dengan kelapa. Sementara siwalan sendiri yakni buahnya yang bentuknya lebih kecil mirip semoga-semoga atau nata.

Kuliner tersebut banyak dijajakan di pinggir jalan Rembang-Blora, Kec.Sulang dan untuk harganya masing-masing ialah Siwalan Rp.10.000/bungkus sementara legen Rp.5.000/botolnya.

8. Sirup Kawis

Foto By idntimes.com

Nah, untuk berikutnya ini merupakan salah satu jenis kuliner yang sangat cocok buat dijadikan sebagai buah tangan dimana minuman tersebut materi dasarnya terbuat dari olahan buah kawis.

Meskipun buah kawis memiliki aroma menyengat, akan tetapi dikala disajikan sebagai minuman, rasanya begitu menyegarkan di tenggorokan.

Untuk menerima sirup ini, Sahabat JejakPiknik langsung saja tiba ke toko oleh-oleh di sekitar Rembang. Mengenai harga biasanya dibanderol sekitar Rp.25.000-Rp.51.000 per botolnya.

9. Dumbeg

Foto By inibaru.id

Dumbeg merupakan salah satu makanan tradisional berbahan dasar tepung ketan yang dimasukkan kedalam daun lontar atau kelapat berbentuk kerucut.

Penganan tersebut teksturnya sangat kenyal jadi cocok untuk dinikmati seluruh kalangan umur. Di kota lain, camilan satu ini biasanya disebut dengan celorot.

Dan dumbeg sendiri banyak dijual di tempat pasar-pasar tradisional Rembang dengan harga cukup terjangkau sekitar Rp.500/bijinya.

10. Kaoya Dudul

Foto By perpus.jatengprov.go.id

Kue anggun ini materi dasarnya terbuat dari beras ketan, gula, aren, garam serta kacang hijau. Dan penganan tersebut biasanya disajikan dalam bentuk pecahan kecil sehingga terlihat sangat imut.

Selain cocok untuk dijadikan teman minum teh, kudapan kaoya juga mantap buat dibawa pulang sebagai buah tangan.

Sayangnya, kudapan manis ini sangat langka hanya mampu didapat dengan cara dipesan terlebih dahulu. Dan soal harganya biasanya dibanderol sekitar Rp.650-Rp.750 per kuenya.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni