Ketambe Aceh, Pusaka Tanah Aceh Di Gunung Leuser

Ketambe Aceh berbatasan pribadi dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Hutannya alami. Berbagai satwa hidup tenang di sini mirip burung, bajing, dan orangutan yang bergelantungan di pohon. Juga terdapat Sungai Alas, yang sangat cocok untuk arung penderasan.

Ketambe Aceh berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Hutannya alami. Berbagai satwa hidup damai di sini seperti burung, bajing, dan orangutan yang bergelantungan di pohon. Juga terdapat Sungai Alas, yang sangat cocok untuk arung jeram.
Ketambe Aceh. Image via: @anakcane

Ketambe Aceh adalah cadangan biologis yang dikelilingi oleh vegetasi besar di dalam binatang tropis. Beberapa binatang yang dilindungi di dunia. Tempat ini juga banyak dijadikan sebagai materi penelitian khususnya di bidang flora dan fauna oleh beberapa forum penelitian nasional maupun internasional.

Sebuah pegunungan yang curam di sekitar Ketambe jAceh uga menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang hobbies pegunungan. Belum lagi sumber alam melimpah dan berlimpah alam yang telah menjadi salah satu sasaran penelitian para ilmuwan sebagai bahan penelitian.

Udara yang segar yang berhembus dari hutan dan lereng pegunungan melegakan pernapasan. Suasana di pagi hari dengan suara kicauan burung-burung hutan juga menambah kenyamanan. Sangat cocok bagi wisatawan yang ingin melepas kepengatannya dari suasana kota yang bising dan berpolusi.

Jika menginap di tempat ini, selain ditemani oleh bunyi air sungai Alas, pengunjung juga mampu menikmati suasana malam yang tenang diantara pegunungan Leuser yang membentang.

Jika menginap di kawasan ini, selain ditemani oleh suara air sungai Alas, pengunjung juga dapat menikmati suasana malam yang tenang diantara pegunungan Leuser yang membentang.
Menyusuri Sungai Alas. Image via: @yandari_kk

Simak juga: 11 Wisata di Bumi Serambi Mekah Aceh

Lokasi Ketambe Aceh

Ketambe Aceh adalah salah satu nama kecamatan dari 15 Kecamatan yang terdapat didaerah Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Kecamatan ini berbatasan pribadi  dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Rute Menuju Ketambe Aceh

Ketambe Aceh merupakan objek wisata yang terletak di kaki Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Untuk hingga ke lokasi ini membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 30 menit dari pusat kota Kutacane, Aceh Tenggara.

Di sepanjang jalan, pengunjung bisa meresapi hawa sejuk beserta oksigen yang dihasilkan oleh hijaunya dedaunan. Bila ditempuh dari Kota Medan, Sumatera Utara, setidaknya butuh waktu 6-7 jam perjalanan melalui dataran tinggi Kabupaten Karo.

Suasana di pagi hari dengan suara kicauan burung-burung hutan juga menambah kenyamanan. Sangat cocok bagi wisatawan yang ingin melepas kepengatannya dari suasana kota yang bising dan berpolusi.
Elang di Ketembe. Image via: @exploring.the.wild.together

Selama perjalanan menuju Ketambe Aceh, pengunjung akan dimanjakan oleh pemandangan perbukitan dan hamparan lahan pertanian yang dapat membuat mata terhipnotis akan kebesaran Tuhan. Keindahan alam yang lebih mampu ditemukan begitu tiba di Ketambe.

Dengan semua Keindahan sepanjang perjalanan ini, tidak heran ika daerah ini pun kemudian telah menjadi destinasi wisata bagi para pecinta ekosistem.

Pengunjung Ketembe Aceh dapat menyaksikan orangutan Sumatera. Pengunjung tidak perlu jauh menelusuri hutan. Orangutan ini mampu ditemui di pinggir jalan yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tenggara dengan Gayo Lues.

Jam Buka Ketambe Aceh

Lokasi wisata alam nan mempesona ini terbuka untuk dikunjungi 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam sepekan. Bahkan dengan adanya kemudahan penginapan, pengunjung mampu berkunjung berlama-lama di lokasi ini

Fasilitas wisata Ketambe Aceh
Fasilitas wisata. Image via: @anakcane

Simak juga:

 

Tiket Ketambe Aceh

Unutk memasuki tempat wisata Ketembe Aceh, tidak da pungutan khusus, Gratis. Namun karena ini wisata lam, sebaiknya memakai Guide lokal. Tarif nya berbeda beda sesuai dengan paket yang diambil.

Fasilitas Ketambe Aceh

Fasilitas dan sarana pariwisata yang tersedia di Ketembe Aceh meliputi gapura, gedung pertemuan, mushalla, kanal pembuangan, dan panggung pertunjukan.

Bagi pengunjung yang ingin menginap di Ketambe Aceh, di kawasan ini tersedia  banyak akomodasi penginapan eco lodge. Letaknya  di pinggir jalan, para pemilik pondok juga memberikan paket wisata adventure. Menginap di pemondokan yang tersedia akan terasa nyaman.

Paket itu dimulai dari trekking ke Taman Nasional Gunung Leuser, Rafting di sungai bantalan, bird watching, trekking di Rain Forest, bahkan sampai night trekking. bagi pencinta alam liar, mencoba rafting di sungai Alas mampu menjadi pilihan.

Daya Tarik Ketambe Aceh

  1. Rafting

Start Arung Jeram di sungai Alas Ketambe Aceh.
Start Arung Jeram. Image via: @aulizastr

Bagi pengunjung yang penggemar Rafting, Hiking dan Tekking Sungai Alas kawasan yang cocok dan siap menyambut dan memuaskan anda para pecinta olah raga Exstrem ini. Rute yang akan mereka lalui Jaraknya sekitar 50 kilometer atau jarak tempuh selama 3 jam membelah sungai.

Untuk penggemar arung gerojokan, mampu uji nyali di Sungai Alas atau masyarakat lokal menyebutnya Lawe Alas. Sungai terpanjang di Aceh ini, selain membelah TNGL, juga melintasi beberapa kabupaten di Aceh dan Sumatera Utara.

Sungai yang namanya berasal dari Suku Alas yang mendiami Kabupaten Aceh Tenggara tersebut, selain arusnya deras, kelokannya juga tajam sehingga memacu adrenalin. Obyek wisata arung jeram/rafting di Sungai Alas sangat menarik, jeramnya yang menantang gelombangnya mencapai  grade tiga atau empat.

Arus dihasilkan sungai bantalan ini setara dengan arung penderasan manca negara dan disini dia berharap semoga Objek wisata Sungai Alas bertaraf International.

  1. Orang Utan

Orang Utan Ketambe bergelantungan dan jinak pada pengunjung.
Orang Utan Ketambe. Image via: @orangutanssos

Simak juga: Memandang Selat Bali dari Bukit Sewu Sambang Banyuwangi

Pengunjung Ketembe Aceh, mampu berinteraksi dnegan Orang uta, Mereka ralatif ramah kepada pengunjung. Beberapa ekor orangutan, termasuk yang masih bayi nampak bergelantungan pada batang-batang pohon mangga hutan yang berketinggian sekitar 40 meter.

Padahal, jarak pohon itu dengan vila wisata yang ada di tempat tersebut hanya 20 meter. Lokasinya tepat berada di tepi Sungai Alas yang sering digunakan untuk arung jeram. Menurut warga para orangutan itu berada di Ketambe Aceh setiap kali demam isu buah tiba.

Setelah itu mereka berpindah ke daerah lain. Karena tidak ada orang yang menganggu, jadi orangutannya tidak merasa terusik. Mereka juga biasa bergelantungan dari satu dahan ke dahan lain tanpa takut dengan manusia.

Selain orangutan, satwa lain yang sering nampak di sekitar sini adalah simpanse dan rusa, serta kadang kala harimau sumatera saat malam.

Orang utan anggun dan berwibawa
Anggun Di alam Ketambe. Image via: @sancholafuente

  1. Pemandian Air Panas

Setelah puas berkeliling melihat orangutan di alam aslinya, pengunjung mampu mencoba untuk merasakan mandi air panas yang terletak ditengah hutan dan di antara anutan air sungai. Letaknya unik. Sudah di tengah hutan, ditambah dengan di tengah anutan sungai.

Uap air panas memenuhi hampir seluruh permukaan air sungai yang mengalir cukup deras. Bau sulfur menyeruak menembus hidung. Ketika mandi di lokasi ini harus hati hati memilih lokasi. Karena mata air panas tidak hanya 1, tapi tersebar di beberapa titik di seluruh badan sungai. Sehingga sungai ini sebagian ada yang masbodoh, hangat, dan sangat panas.

Cara yang paling gampang membedakan aliran air panas dengan air sungai yaitu dengan melihat warna batu. Bila warnanya merah bata, maka itu ada air panas dibawahnya. Dan bila batunya berwarna bebatuan pada umumnya berarti tidak ada sumber air panas di dekatnya.

jelajah hutan merupakans alah satu kegitan menyenangkan selama di Ketambe Aceh
Jelajah Hutan. Image via: bukitlawangguide.com

Simak Juaga: Kolam Alami Wana Wisata Wendit

Objek Wisata Dekat Ketambe Aceh

Bagi pengunjung yang memiliki hobi camping, bermalam  di alam terbuka, Aceh tenggara punya lokasi yang tepat untuk itu. Banyak di antara para pecinta alam yang memilih camping di Lawe Gurah. Alasannya sederhana, keindahan alamlah yang jadi magnet mereka berkunjung. Selain itu, di sini juga ada kawasan pemandian air panas yang bisa menyegarkan tubuh.

Bagi yang tertarik dengan wisata religi, mampu mencoba sholat di Masjid At-Taqwa dipusat Kuta Cane, iu kota Aceh tenggara. Masjid ini memiliki keindahan pada kubahnya sebab menggunakan bahan berwarna emas. Terlebih lagi ada lebih dari satu kubah di masjid ini. Masjid seluas 2 500 meter persegi ini bisa menampung sekitar 6000 jamaah Sholat.

Demikian sangat sedikit gambaran dari begitu banyaknya daya tarik yang dimiliki oleh Objek wisata internasional ini. Kaprikornus, siapkan semua perlengkapan. Begitu wabah mereka, segera puaskan hasrat akan petualangan alam terbuka di Ketembe Aceh.

 

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni