Kondisi Pasar Atas Bukittinggi Sekarang

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”6763″
data-slug=””>

5
/
5
(
2

votes

)

Lokasi: Jl. Minangkabau, Benteng Ps. Atas, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat 26136

Maps: Klik Disini

HTM: Gratis

Buka Tutup: 08.00 – 18.00 WIB

Telepon:

Provinsi Sumatra Barat atau Sumbar bukan hanya Padang saja. Ada banyak kota yg mampu dinikmati saat menginjakkan kaki ke bab barat dari pulau Sumatra ini. Salah satunya yaitu kota Bukittinggi.

Kota ini merupakan salah satu kota wisata di tempat Sumatera Barat dimana ada banyak daerah wisata mulai dari wisata alam, keluarga, kuliner hingga tempat-daerah menarik untuk menghabiskan waktu di kota ini.

foto by instagram.com/westsumatra_ssci

Bukittinggi memang memiliki aspek sebagai kawasan atau destinasi wisata di Indonesia. Ikon wisata Bukittinggi yang cukup populer yakni Jam Gadang dan juga pasar yang letaknya berada sempurna di sebelah dari Jam Gadang tersebut.

Kawasan wisata Pasar Atas ini memang menjadi salah satu tempat untuk mendapatkan barang-barang serta suvenir menarik di sekitar kota tersebut. Sayangnya pasar ini terbakar dan menjadi kebakaran kesekian kalinya dimana terakhir pada bulan November.

foto by instagram.com/westsumatra_ssci

Mengenal Pasar Atas

Kawasan nirwana belanja Pasar Atas ini memang sudah sejak ada dari tempo dulu pada abad penjajahan Belanda. Sejarah dari tempat ini memang sangat kental dengan usaha serta membantu masyarakat Bukittinggi dan Sumatra Barat.

Kawasan ini bukan hanya satu-satunya kawasan pasar di Bukittinggi. Ada juga area pasar bawah dimana memiliki banyak aneka barang dagangan yg siap memanjakan para turis dan masyarakat sekitar.

Area ini mirip yg sudah disebutkan adalah merupakan peninggalan jaman kolonial Belanda. Oleh karena itu ada beberapa titik atau spot yang mempunyai bentuk mirip benteng pada masa penjajahan dahulu.

foto by instagram.com/newyapyek

Ternyata bukan hanya kali ini saja Pasar Atas terbakar. Pada bulan Agustus daerah Pasar Atas ini kembali terkena pengaruh kebakaran. Akan tetapi hanya sebagian kecil saja. Sementara pada simpulan tahun 2017 ini kebakaran melanda kawasan tersebut.

Dan mengakibatkan kerugian sekitar 600 – 800 kios terbakar. Kabarnya ada rumor yg menyebutkan bahwa pasar ini sengaja dibakar untuk dilakukan revitalisasi serta renovasi biar pasar ini terlihat lebih modern.

Pasar Atas ini mempunyai nama lain yakni Pasar Ateh. Nama ini diberikan oleh masyarakat setempat dengan pengertian sebagai roda ekonomi bagi masyarakat Bukittinggi dan sekitar. Letaknya sendiri memang berada di dekat Jam Gadang dan terpisah jalan raya.

foto by instagram.com/westsumatra_ssci

Di sini para turis mampu menemukan banyak aksesoris mulai dari kaos, gantungan kunci, hiasan rambut, bordir kerancang dan juga kacamata sampai pernak-pernik lucu untuk suvenir para turis kala berlibur mengunjungi daerah ini.

Selain itu di sini juga sudah ada area kuliner dimana nasi kapaunya menggoda. Dan tentu saja ada pula area administratif dengan disediakan kantor-kantor hingga bank mirip BRI. Pastinya menjadi daerah shopping yg pas untuk para wisatawan.

Untuk harga sendiri di Pasar Atas sangat terjangkau bahkan cenderung murah. Di sini para turis mampu menemukan miniatur Jam Gadang dengan harga Rp 40.000 – Rp 100.000. Lalu ada pula aneka masakan atau cemilan khas Sumatera Barat yg lezat mirip keripik sanjai, kerupuk kulit hingga ikan bilis.

foto by instagram.com/westsumatra_ssci

Sementara di area Los Lambuang ini yakni daerah para penjual nasi kapau. Sudah dipastikan para pengunjung tidak akan mampu menghilangkan godaan untuk mencoba nasi kapau yang sangat terkenal dari Bukittinggi tersebut.

Selain tempat ini ada pula Pasar Bawah dan juga Pasar Lereng. Ketiga area ini memang ditujukan kepada posisi pasar. Ada sekitar 40 anak tangga yg menghubungkan antara ketiga area ini. Sudah tentu para wisatawan akan semakin puas berada di sini.

Di area bawah ini para pengunjung bisa menemukan penjual sembako, daging dan juga sayur hingga bumbu dapur. Sementara di Pasar Lereng ini letaknya berada di lereng antara bab atas dan bawah. Di sini ada banyak baju-baju bekas import yg berkualitas.

foto by instagram.com/westsumatra_ssci

Pasca terbakarnya Pasar Atas Bukittinggi ini memang menciptakan pemerintah berencana untuk membuat dan merenovasi untuk membangun pasar modern. Bahkan sudah banyak gambar, video sampai rencana di wikipedia sampai youtube untuk membangun pasar modern.

Situasi terkini bahkan sudah ada beberapa info mengenai lowongan kerja yang dibuka lagi pada pagi ini untuk membangun pasar ini menjadi salah satu tempat wisata.

foto by instagram.com/westsumatra_ssci

Kawasan wisata di dekat Pasar Atas

Pasar Atas yg beralamat di dekat Jam Gadang ini memang menjadi salah satu destinasi wisata yg cukup menarik bagi para turis. Tidak heran jika tempat ini selalu dilirik oleh para wisatawan baik lokal maupun aneh guna menerima ciri khas dari Bukittinggi.

Meski kini sedang dalam proses pembangunan kembali, ada banyak sekali macam daerah wisata yg tidak kalah menarik di akrab area tersebut. Mulai dari hotel sampai destinasi wisata bisa di kunjungi.

Salah satunya ialah Benteng Fort de Kock. Obyek wisata ini merupakan benteng peninggalan Belanda. Pada jaman dulu digunakan oleh tentara Belanda guna mempertahankan wilayah mereka masa melawan para tentara dari Minangkabau.

Apalagi usai Perang Paderi dimana terjadi pada tahun 1821 – 1837. Letaknya di jalan Benteng, Bukittinggi. Bentuk dari benteng ini sendiri masih asli dengan tinggi sekitar 20 meter dan dihiasi oleh meriam di sudut-sudutnya.

Bangunan benteng ini mempunyai warna putih dan juga hijau. Di sekitar area benteng ini sendiri sudah ada halaman luas dengan adanya beberapa gazebo di sekitar halaman tersebut. Bagi para turis yg tertarik mengunjunginya, bisa membayar tiket sebesar 15 ribu saja.

foto by instagram.com/xx.mou__

Dengan tiket ini juga mampu mengunjungi tempat Kebun Binatang Bukittinggi dengan melalui jalur Jembatan Limpapeh.

Selain benteng peninggalan Belanda, para turis bisa mengunjungi Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan. Dikenal dengan Kebun Binatang Bukittinggi. Dan area ini yakni kebun binatang paling renta di Indonesia.

Apalagi dengan harga tiket jalan masuk di benteng tersebut, para turis bisa menikmati berbagai macam koleksi dari aneka satwa yang sangat lengkap di tempat Sumatra Barat.

Jangan lupa pula di sini sudah ada Museum Zoologi dan juga akuarium dengan tampilan dan bentuk mirip ikan. Para turis mampu menerima sisi edukasi di sini mengenai dunia satwa dan juga ikan.

Selain itu ada pula Museum Rumah Adat Baanjuang dimana terdapat sebuah taman menarik di dalamnya. Di area ini para pengunjung bisa melihat kehidupan masyarakat orisinil dari Minangkabau tersebut.

foto by instagram.com/westsumatra_ssci

Kawasan wisata lainnya yg sayang untuk dilewatkan yakni The Great Wall Koto Gadang. Jika di China ada The Great Wall, maka di Bukittinggi ada Tembok China-nya Koto Gadang. Dan lokasi serta letaknya sendiri tidak jauh dari Jam Gadang.

Hanya sekitar 2 km saja dari pusat kota Bukittinggi. Di sini para turis mampu melihat kemegahan tembok besar. Dan bisa juga berolahraga di sekitar area ini.

Di sini temboknya memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer. Dan sudah ada pemandangan ngarai dengan dominasi warna hijau nan indah. Selain itu para turis mampu melihat pribadi kampung para pengrajin perak.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni