Lokasi Waduk Bajulmati

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”6408″
data-slug=””>

4.2
/
5
(
4

votes

)

Lokasi: Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo dan Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur

Map: Klik Disini

HTM: Motor Rp.5.000, Mobil Rp.10.000

Buka Tutup: 07.00 – 17.00

Ukuran Mini

Keindahan Kepulauan Wayag yang ada di Raja Ampat tentu sudah abnormal lagi di kalangan traveller. Hanya saja, tidak semuanya mempunyai kesempatan untuk berkunjung ke kepulauan yang eksotis tersebut, sebab untuk menuju ke Papua Barat, tidak hanya butuh waktu yang lama tapi juga biaya yang tidak sedikit.

Bagi Anda yang ingin merasakan pesona Raja Ampat dengan biaya yang jauh lebih murah, mampu berkunjung ke ujung Timur Pulau Jawa, tepatnya di Waduk Bajulmati yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Di sini lanskap Kepulauan Wayag tersaji dalam ukuran mini plus banyak sekali macam aktifitas yang menarik.

foto by instagram.com/guidekece

Begitu indahnya pesona alam yang disuguhkan Waduk Bajulmati, menciptakan objek wisata ini ramai dikunjungi wisatawan meskipun masih belum begitu lama dijadikan sebagai objek pariwisata.

Tidak hanya itu, wisatawan juga dapat menikmati pesona alam Afrika yang disuguhkan Taman Nasional Baluran yang lokasinya bersebelahan dengan lokasi bendungan, serta sejumlah destinasi wisata menarik lainnya yang ada di Banyuwangi, mirip Pulau Tabuhan, Kawah Ijen, Desa Wisata Osing Kemiren, Taman Nasional Meru Betiri, Pantai Plengkung dan sejumlah tempat wisata eksotis lainnya.

Deskripsi Singkat

foto by instagram.com/guidekece

Berdasarkan sumber dari wikipedia, asal ajakan nama Waduk Bajulmati, karena bendungan seluas 91,93 hektar ini membendung Sungai Bajul Mati dengan luas DTA (Daerah Tangkapan Air) 98,43 km2 dan luas genangan 91,93 hektar yang mempunyai kapasitas dalam menampung air sebanyak 100 juta meter3.

Proses pembangunan mulai dari survey lokasi, study kelayakan, amdal, dampak sosial dan ekonomi, proses pembebasan lahan sampai dengan pengerjaan awal dilakukan sepanjang kala waktu 1980 – 2006.

Selanjutnya pembangunan proyek ini dilakukan melalui 2 tahap dan rampung pada simpulan tahun 2015. Namun demikian pelantikan sekaligus pemanfaatan waduk sebagai objek pariwisata gres dilakukan pada awal tahun 2017.

Bendungan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp.422 Milyar ini mempunyai multifungsi, yakni untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), irigasi, penyedia air baku, konservasi air, perikanan keramba, serta objek pariwisata.

foto by instagram.com/helandaoktivani

Sebagai objek pariwisata, bendungan terbesar di tempat eks Karesidenan Besuki ini langsung menyedot perhatian masyarakat yang tinggal di wilayah Tapak Kuda (Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi) sebab menyuguhkan pemandangan unik dan memukau.

Pemandangan unik sekaligus memukau tersebut terhampar pada daerah perairan di tengah waduk yang dihiasi pulau-pulau kecil dengan bentuk layaknya miniatur Kepulauan Wayag yang ada di Raja Ampat.

foto by instagram.com/guidekece

Untuk mampu menikmati indahnya panorama di daerah bendungan, pengunjung dapat datang antara pukul 07.00 – 17.00 dengan tanpa membayar tiket masuk, namun hanya membayar ongkos parkir sebesar Rp.5.000 untuk motor dan Rp.10.000 untuk mobil.

Rute Menuju Lokasi

Meski secara geografis bendungan ini terhampar di dua desa yang berada di dua kabupaten yang berbeda.

Yaitu Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo dan Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, namun secara administratif alamat dari Waduk Bajulmati ada di bwi, begitu juga dengan pintu masuk menuju lokasi.

foto by instagram.com/rvfoodtravellers

Untuk berkunjung ke Waduk Bajulmati, wisatawan yang datang dari arah Timur, seperti dari Bali, begitu menyeberang di Pelabuhan Ketapang dapat pribadi meneruskan perjalanan dengan menyusuri jalan poros yang menghubungkan Banyuwangi dengan Situbondo.

Ikuti terus jalur yang menuju ke Taman Nasional Baluran dengan melewati Watu Dodol dan Pasar Bajul Mati, hingga datang di Baluran. Letak bendungan ini berada tepat di sebelah Baluran atau sekitar 10 menit kalau ditempuh dengan kendaraan bermotor.

foto by instagram.com/rvfoodtravellers

Bagi wisatawan yang datang dari arah Barat dan Utara, seperti dari Surabaya dan Malang mampu pribadi menuju ke Situbondo dan menyusuri jalur Pantura yang menghubungkan Situbondo – Banyuwangi.

Sedang untuk yang menggunakan transportasi umum, dapat naik bus dari Terminal Bungurasi di Surabaya atau Terminal Arjosari di Malang.

Terdapat dua trayek bus yang dapat dipilih, pertama Surabaya – Banyuwangi via Situbondo dan berhenti tepat di gerbang masuk Waduk Bajulmati. Kedua Jurusan Surabaya – Banyuwangi via Jember yang harus turun di Terminal Probolinggo dan berganti bus jurusan Situbondo atau jurusan Banyuwangi via Situbondo.

foto by instagram.com/rvfoodtravellers

Sebagai pemikiran untuk menuju ke lokasi wisata, pada dikala mendekati daerah yang dituju, cari Patung Sepasang Penari Gandrung setinggi 5 meter yang ada di tepi jalan. Di depan patung itulah gerbang masuk menuju Waduk Bajulmati.

Pesona Lokasi

Jika Baluran National Park mendapat julukan Little Africa van Java, maka julukan yang menempel pada Waduk Bajulmati adalah Miniatur Raja Ampat. Julukan tersebut disematkan sebab di tengah daerah perairan bendungan terdapat pulau-pulau kecil yang bentuknya mirip dengan Kepulauan Wayag yang ada di Raja Ampat.

foto by instagram.com/rvfoodtravellers

Pulau-pulau kecil eksotis itulah yang menjadi daya tarik utama Waduk Bajulmati, baik untuk memanjakan mata maupun dijadikan latar belakang foto.

Spot foto lainnya yang juga tidak kalah menarik adalah jalan yang membentang di kawasan waduk dengan panjang sekitar 100 meter. Jalan yang dibatasi oleh pagar ini, ketika diabadikan ke dalam bahasa gambar akan menyerupai sebuah lorong tidak berbatas.

Keindahan panorama di daerah waduk menjadi semakin memikat dengan lanskap pepohonan serta Gunung Baluran dan Gunung Ijen yang tampak di kejauhan dikala cuaca sedang dalam keadaan cerah.

Tentu saja bukan hanya berfoto ria, aktifitas menarik yang mampu dilakukan di Waduk Bajulmati. Sebagai daerah wisata, bendungan yang dikelola BBWS Brantas Surabaya ini juga menyediakan sejumlah fasilitas untuk menambah kenyamanan wisatawan, mirip area outbond dan permainan ATV.

Pengunjung yang ingin menelusuri daerah perairan dan singgah di pulau-pulau kecil yang ada di tengah bendungan juga dapat menyewa speedboat dengan harga yang terjangkau. Sedang bagi pengunjung yang hobby memancing, terdapat cukup banyak spot pemancingan yang ada di lokasi.

foto by instagram.com/rvfoodtravellers

Wisata Kuliner

Tidak perlu cemas untuk urusan mengisi perut sebab sejak melewati pintu gerbang sudah dapat ditemui sejumlah cafe, warung dan restoran yang menghidangkan aneka macam macam menu.

Salah satu hidangan yang patut dicoba ialah menu khas Banyuwangi yakni: Sego Cawuk, Nasi Tempong dan menu yang merupakan perpaduan dari dua jenis kuliner yakni Rujak – Soto, dan Pecel – Rawon.

Bagi wisatawan yang ingin bermalam di sekitar daerah bendungan, terdapat sejumlah cottage dengan konsep back to nature yang memakai materi kayu sebagai material utama bangunan. Dapat pula melaksanakan camping dengan menyewa tenda pada pihak pengelola.

Fasilitas lainnya yang tersedia bagi para pengunjung yakni area parkir yang luas, kamar mandi dan toilet, serta rest area yang rindang oleh pepohonan seluas 4.000 meter2, lengkap dengan outlet-outlet yang menjual banyak sekali macam produk unggulan dari UMKM yang ada di wilayah Banyuwangi dan Situbondo.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni