Misteri Curug Tonjong

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”10106″
data-slug=””>

5
/
5
(
2

votes

)

Lokasi: Teja, Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat 45472

Map: Klik Disini

HTM: Rp.15.000

Buka Tutup: 07.00 – 17.00

Telepon:

Kabupaten Majalengka merupakan sebuah kabupaten dalam wilayah Provinsi Jawa Barat dengan ibukota di Majalengka. Kabupaten Majalengka memiliki batas wilayah eksklusif dengan Kabupaten Indramayu, Cirebon, Kabupaten Sumedang.

Kuningan tepatnya Desa Selajambe, Ciamis, Tasikmalaya tepatnya Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari dan Brebes tepatnya di Desa Pamedaran Kecamatan Ketanggungan.

Berbicara pariwisata di Majalengka mungkin masih gila terdengar disuara kita. Namun siapa sangka bahwa di Majalengka terdapat spot-spot indah dan menarik dimana nantinya akan diproyeksikan sebagai wisata periode depan dengan menawarkan pesona alam di dalamnya. Dengan tren dikala ini dimana wisatawan cenderung tertarik dengan keindahan alam.

Salah satunya ialah Curug Tonjong. Curug Tojong adalah salah satu kawasan wisata di desa Teja, Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Indonesia. Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat ialah kawasan wisata yang selalu ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan.

Hal itu tidak lepas dari kecantkan curug tersebut, dengan memberikan suguhan alam indah, air jernih, keindahan gunung ciremai, dan hiasan patung-patung indah yang menciptakan kita betah untuk tetap berada disana.

foto by instagram.com/catur_iriani

Curug Tonjong sempat ditutup untuk wisata alasannya adalah kawasan ini rawan longsor. Namun objek wisata dan salah satu pesona wisata majalengka ini ‘terlahir’ kembali sesudah sekian lama pesonanya sulit dinikmati oleh wisatawan. Walaupun demikian, daerah ini mulai dibuka kembali untuk umum pada tahun 2015 silam, tepatnya tanggal 1 Januari.

Air terjun indah ini berada di daerah Taman Nasiona Gunung Ciremai. Keindahan alam pegunanan nan indah yakni ciri khas tempat ini. Di sini terdapat jembatan. Dulunya terbuat dari bambu, namun kini telah diubah dengan kayu dan tampak lebih kokoh untuk memudahkan pengunjung saat menikmati keindahan kawasan ini.

foto by instagram.com/rosyid_im

Bebatuan menjadi penghias eksotis dari curug indah ini. Suasana khas pegunungan sangat kental terasa di sini. Semuanya terlihat menyatu dan saling melengkapi satu sama lain. Suhu dingin menciptakan suasana di sini cukup sejuk. Indra peraba sangat gatal untuk menyentuh dinginnya air di sini.

Sungai Cikadondong yakni sumber air dari gerojokan dengan ketinggian sekitar +- 4 meter ini. Arusnya tidak terlalu deras. Arus ini masih stabil ketika trend kemarau dan akan lebih deras lagi dikala trend penghujan. Letaknya sendiri berada di celah bebatuan dan ditutupi dengan pepohonan seakan menjadi benteng dan dam. Berikut foto/photo atau gambarnya.

foto by instagram.com/thidayatcbn68

Anda bisa menikmati curug ini cukup dari kejauhan atau dari atas/hulu Curug tersebut.

Untuk anda yang ini menikmati curug dari ketinggian disediakan tangga menuju bagian hulu curug ini, harap berhati-hati ya karena jembatan terbuat dari bamboo akan tetapi dikala ini jembatan sudah diganti dengan jembatan besi sehingga lebih kondusif lagi meski itu harus tetap berhati hati untuk menjaga keselamatan.

Wisata Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat memiliki pesona keindahan sangat menarik untuk dikunjungi. Oleh alasannya adalah itu, wajib hukumnya untuk mengunjungi tempat indah di sana jika sedang berada di kota ini.

Wisata Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat merupakan tempat wisata recommended untuk di kunjungi, alasannya keindahan alamnya sangat mempesona.

Tidak hanya itu penduduk lokal daerah teja juga sangat ramah tamah terhadap para wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan gila, yang membuat betah para wisatawan.

Sejarah Misteri

Kata tonjong sendiri dimbil dari kata totolonjong (pontang-panting). Awal mula penamaan tonjong itu sendiri berasal dari suatu cerita dimana pada dahulu era terdapat seorang raja, raja ini mempunyai seorang putri dengan paras manis jelita. Pada suatu hari sang putri raja dilamar oleh ksatria dari kawasan sebrang.

Tetapi lamaran dari ksatria tersebut ditolak oleh raja secara halus, sehingga membuat sang ksatria murka, mengetahui ksatria tersebut marah raja pribadi mengutus prajuritnya untuk mengatasi perlawanan ksatria tersebut, dalam pertempuran yang sengit antara prajurit raja dan ksatria, alhasil dimenangkan oleh sang prajurit dan ksatria pun lari kedalam hutan.

foto by instagram.com/thidayatcbn68

Setelah insiden itu terjadi raja ingin mengadakan sayembara dimana sayembaranya yakni barang siapa yang mampu mengalahkan prajurit andalan raja, maka ia berhak untuk menikahi putri raja dengan paras menawan itu.

Singkat kisah dengan diadakannya sayembara tersebut terdengarlah kabar oleh seorang pangeran dari kerajaan lain. Pangeran tersebut juga suka dengan putri raja tersebut.

Sehingga sang pangeran pun ingin mengikuti sayembara itu, lalu pangeran itu meminta izin pada ayahandanya dan gurunya untuk mengikuti sayembara, dan kemudian diberikan oleh gurunya sebuah pedang sakti mandraguna.

Selanjutnya pangeran pun mengikuti sayembara tersebut dan memenangi pertempuan dengan prajurit andalan raja. Dan sebagai hadiahnya sang pangeran berhak untuk menikahi putri raja tersebut.

Mendengar akad nikah antara pangeran dengan putri raja, sang ksatria yang dulunya juga ingin menikahi putri tersebut murka dan lalu menghampiri pangeran tersebut dan terjadilah pertarungan sengit antara keduanya.

foto by instagram.com/hasandraf2020

Dan pada jadinya perarungan tersebut dimenangkan oleh sang pangeran, mengetahui pangeran memenangi pertarungan karenanya sang ksatria pun lari tunggang langgang “ totolonjong” (terpontang-panting). Inilah yang melatar belakangi penamaan curug tonjong.

Uniknya kata tonjong sendiri tidak hanya dipakai di Majalengka sebagai nama curug, akan tetapi juga dipakai sebagai nama sebuah kecamatan di Kabupaten Brebes dan juga sebuah Kampung di Kota Bogor. Dengan kesamaan nama tersebut mungkin pada saat itu, ada insiden yang saling terkait diantara tempat-tempat itu.

foto by instagram.com/sofyan01002

Mengenai misteri sendiri Curug Tonjong cukup banyak kisah-kisah yang beredar dimasyarakat. Akan tetapi yang paling sering didengar adalah mengenai perakampungan makhluk halus dan gadis gentayangan di curug tonjong.

Menurut kisah gadis gentayangan ditempat ini berasal dari korban yang jatuh di jurannya. Tidak hanya cerita mistis di sini juga terdapat makam yang sangat dilindungi dan dikeramatkan oleh warga setempat.

Fasilitas Yang Ada

Untuk memanjakan para wisatawan pengurus Obyek Wisata Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat menyediakan aneka macam akomodasi dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

foto by instagram.com/noerkuys

Area parkir, Mushola, Kamar mandi , penginapan dan jangan khawatir bagi para wisatwan yang tidak membawa bekal untuk dimakan disekitar objek wisata juga sudah banyak terdapat aneka macam wisata masakan khas majalengka dari yang dijajakan mulai dari warung-warung kecil, saung-saung dan masih banyak lagi. Dan masih banyak lagi kemudahan yang ditawarkan.

Akses dan Transportasi

Akses untuk menuju ke tempat wisata air terjun Majalengka ini cukup gampang dan ini didukung dengan kondisi Jalan Rajagaluh-Teja cukup baik. Patokan termudah dari lokasi penderasan ini yakni sebuah tanjakan. Warga sekitar menyebutnya dengan Tanjakan Pokek.

Sesampainya di tanjakan itu ambil jalan ke arah kiri. Dari sini akan terlihat spanduk yang mengarahkan ke lokasi. Belok ke arah spanduk tersebut. Jalan dari sini menuju ke gerojokan tersebut berada cukup sempit serta berlubang. Oleh alasannya itu harus sangat berhati-hati, terutama yang memakai kendaraan beroda empat.

foto by instagram.com/onetransport.majalengka

Selain itu, jikalau menggunakan kendaraan beroda empat atau kendaraan roda empat lainnya, maka tidak dapat hingga ke lokasi, melainkan hanya hingga pemukiman warga. Dari sini perjalanan menuju ke lokasi dilakukan dengan berjalan kaki.

Namun bila memakai sepeda motor maka mampu hingga kawasan parkir. Dari sini jarak ke lokasi tidak begitu jauh bahkan bisa eksklusif melihat dan mendengar gemuruh bunyi air jatuh dari ketinggian.

Transportasi yang mampu dipakai untuk menuju ke tempat ini mampu memakai kendaraan langsung mirip : Mobil atau motor pribadi dan juga mampu menggunakan kendaraan umum mirip bis umum atau angkutan dan nanti akan berhenti di terminal bus kota atau desa tujuan.

Setelah itu mampu melanjutkan dengan memakai ojek untuk menuju lokasi Obyek Wisata Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat tersebut.

Harga Tiket Masuk

Untuk bisa memasuki Objek Wisata Curug Tonjong kita hanya perlu membayar 15.000 untuk menikmati semua wisata di sini.

Tempat indah ini buka mulai dari jam 07.00 pagi sampai tutup pada jam 17.00 sore.

Alamat tempat menawan ini terletak di Desa Teja, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Para pengunjung di sini bisa saja berasal dari lain daerah mirip Surabaya, Bandung, Jakarta, Ciomas, Lalay, Cariu, Cihurip, Carut, Jonggol , Karawang maupun kawasan lainnya.

Saran dan Tips

foto by instagram.com/irhafizuaf

Saran dan tips sebelum menuju ke kawasan indah di Teja Majalengka Jawa barat ini antara lain :

1. Sebelum berangkat lebih baik melihat kondisi cuaca, sehingga dikala menikmati keindahan kawasan ini tidak terganggu oleh keadaan cuaca dan bisa menghindarkan hal jelek yang mungkin terjadi jika cuaca tidak mendukung untuk berwisata.

2. Persiapkan keperluan yang diharapkan, mirip kamera untuk mengabadikan momen.

3. Persiapkan perlengkapan kesehatan untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan pada dikala bertamasya.

4. Bersikaplah sopan dan hati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni