Pantai Batu Parunu, Pantai Yang Menciptakan Pengunjung Menunduk Hormat

Pengunjung Pantai Watu Parunu, akan disambut hamparan pasir pantai, tebing batu dan desir ombak. Tebing batu putih yang berada di ujung timur pantai ini menjadi salah satu ciri khas Pantai ini. Tebing batu putih yang tinggi di Pantai ini menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berfoto.

Pengunjung Pantai Watu Parunu, akan disambut hamparan pasir pantai, tebing batu dan desir ombak. Tebing batu putih yang berada di ujung timur pantai ini menjadi salah satu ciri khas Pantai ini.
Pantai Parunu. Image via: tripadvisor.co.id

Pantai Watu Parunu garis pantainya  sangat panjang. Pantai ini sudah termasuk pantai Selatan, yang berafiliasi langsung dengan Samudra Indonesia, jadi ombaknya lumayan besar. Tapi pantai ini landai, jadi aman untuk berenang sampai ke tengah.

Nama Watu Parunu sendiri berkaitan dengan fenomena alam watu berlubang yang menjadi kekhasan dari pantai ini. Setiap orang yang melewati watu berlubang akan berjalan melintasi batu tersebut dengan menunduk. Watu dalam bahasa setempat berarti batu dan Parunu yang mempunyai arti harfiah berjalan menunduk mirip cara hormat dalam serial Drama Korea.

Ketika air pantai sedang surut, tebing watu ini dapat dicapai dengan melewati watu berlubang yang berukuran cukup besar. Sedikitnya ada lima lubang, dua di antaranya berukuran besar. Tebing yang berkolaborasi dengan keindahan Pantai Watu Parunu, menjadi daya tarik utama untuk mengunjungi pantai yang mempesona ini.

Berfoto di di lubang karang pantai watu Parunu emmebrikan hasil yang luar biasa
Di lubang Karang. Image via: phinemo.com

Simak Juga: 11 lokasi wisata di Sumba

Lokasi Pantai Watu Parunu

Pantai Watu Parunu berada di wilayah Desa Lain Janji, Kecamatan Wulla Waijelu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Untuk mencapai pantai ini, para pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 135 kilometer dari sentra Kota Waingapu.

Rute Menuju Pantai Watu Parunu

Pantai Watu parunu terletak sekitar 2,5 sampai 3 jam berkendara dari Waingapu, Sumba Timur. Memang sedikit agak jauh, tapi anda tidak usah khawatir karena  akses ke tempat wisata ini  tidak sulit.

Walaupun sebagian jalannya  sudah diaspal bagus, tetapi masih ada juga yang kurang anggun, oleh sebab  itu disarankan untuk menggunakan kendaraan yang agak tinggi dan bukan sedan.Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam, pengunjungakan eksklusif disambut hamparan pantai yang luas.

cukup banyak warga yangberwisatas ekaligus berolahraga ke kawasan Pantai Watu Parunu.
Sepeda di Watu Parunu. Image via: tripadvisor.co.id

Jam Buka Pantai Watu Parunu

Pantai Watu Parunu terbuka 24 jam sepanjang pekan untuk dikunjungi. Dengan demikian pengunjung bisa leluasa mengatur waktunya sesuai dengan kesempatan yang dimiliki.

Namun demikian tidak disarankan untuk berkunjung di saat hari sudah gelap. Selain faktor kendala untuk menikmati keindahan panorama, juga alasannya adalah kurangnya penerangan di lokasi maupun di jalur menuju lokasi.

Tiket Pantai Watu Parunu

Mengenai tiket masuk ke wilayah pantai batu Parunu, Saat weekday, harga tiket masuk Pantai Watuparunu adalah Rp15,000.00. Sementara ketika weekend, harga tiket masuk Pantai Watuparunu juga sama sebesar Rp15,000.00.

Fasilitas Pantai Watu Parunu

Mungkin lagi-lagi duduk perkara jarak yang cukup jauh dari pusat kota Waingapu yang menimbulkan pantai ini belum dikelola.

Minimal hal ini tampak pada persoalan tidak adanya warung makan ataupun penjual kuliner. Makara mutlak bila melaksanakan perjalanan ke daerah-daerah mirip ini siapkan bekal sendiri yang mencukupi. Kelaparan di kawasan wisata tentu bukan pengalaman yang ingin kita kenang.

Daya Tarik Pantai Watu Parunu

  1. Tebing Batu Bolong

keberadaan tebing batu berlubang di pantai watu parunu sungguh menjadi daya tarik pantai ini
Selfie di tebing bolong. Image via: @yukianggia

Simak juga: Melihat Bekantan di Hutan Mangrove Tarakan

Di pantai Watu Parunu ini, menu yang akan membuat mata pengunjung eksklusif terpana ialah tebing watu. Tebing watu putih yang tinggi di Pantai Watu Parunu menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berfoto.

Tebing batu putih yang berada di ujung timur pantai ini menjadi salah satu ciri khas Pantai Watu Parunu. Tebing ini terbentuk dari susunan beberapa jenis bebatuan. Bentuk tebing yang meliuk-liuk terbentuk karena proses alam, menyerupai sebuah lukisan Tuhan yang terukir indah di bagian ujung pantai.

Ketika air pantai sedang surut, tebing watu ini mampu dicapai dengan melewati batu berlubang yang berukuran cukup besar. Sedikitnya ada lima lubang, dua di antaranya berukuran besar.

Tebing yang berkolaborasi dengan keindahan Pantai Watu Parunu ini seakan mendorong hati untuk mengunjungi kembali pantai yang mempesona ini. Tak heran, lokasi wisata di Sumba Timur ini jadi salah satu set film garapan Mira Lesmana yakni Pendekar Tongkat Emas.

  1. Bukit Pantai

Bukit pantai watu parunu berdiri gagah di hadapan pantai
Bukit di pantai Watu Parunu. Image via: @novemlawalata

Hamparan pasir putih di sepanjang bibir pantai serta agresi dari ombak yang beriak kencang akan menciptakan anda tak letih untuk sekedar bermain pasir ataupun bercanda dengan riak riak ombaknya yang lembut.

Apabila sudah bosan bermain main dengan pasir dan ombak, pengunjung mampu mendaki tebing watu putih yang membentang pada ujung timur pantai.

Guratan tebing dengan tekstur unik yang meliuk-liuk, dipadukan rona merah senja akan membius anda untuk beberapa saat. Dari puncak bukit ini pengunjung mampu menyaksikan hamparan bahari yang begitu mempesona.

Memandang lurus ke arah lepas pantai dengan bangun di atas bukit mampu menjadi pilihan cara memperoleh persfektif lain untuk menikmati pantai ini pada sudut berbeda. Ombak yang terhempas di tebing utama, akan menjadi pemandangan khas dari atas bukit ini.

  1. Berkemah

dengan ebrkemah di pantai watu parunu, pengunjung bisa menikmati malam indah dibawah lautan bintang
Malam di pantai Watu Parunu. Image via: @agem_s

Simak juga: Desa Adat Ratenggaro, NTT

Di sekitar pantai ini pengunjung juga mampu berkemah.  Karena  di sekitar pantai tidak ada warung yang menjual makanan dan minuman, maka dikala kemah harus membawa perbekalan yang cukup.

Memasak kuliner dan menikmati kopi di malam hari, sambil memandang langit yang penuh dengan bintang-bintang, niscaya akan menimbulkan kesan yang sungguh tidak mudah untuk dilupakan.

Di saat bangun pagi hari, dari dalam tenda pengunjung akan mendapatkan pemandangan yang luar biasa elok pada waktu matahari terbit. Oleh karena itu kemah bermalam di pantai ini, tidak akan merasa rugi dan sia-sia.

Menghilangkan kepenatan tentu yaitu imbas pribadi dari kemping di pantai. Pikiran mampu lebih refresh dengan tidur di alam bebas. Esok harinya, pengunjung  bisa bermain dan berlarian di pantai, berenang, surfing serta melaksanakan aneka macam kegiatan menyenangkan lainnya.

Hilangkan sejenak pikiran mengenai dilema, dan menjauh dari rutinitas membosankan. Dan yang terpenting, dengan camping tidak harus mengeluarkan uang yang banyak hanya untuk menginap semalam atau dua malam di pinggir pantai.

Kala Senja di Watu Parunu memancarkan keindahan yang unik
Kala Senja di Watu Parunu. Image via: @watu-parunu-sumba

Objek Wisata Dekat Pantai Watu Parunu

 Selain pantai Watu Parunu yang indah, sumba timur juga terkenal dengan perbukitan indahnya. Salah satu yag plaing terkenal ialah Bukit Warinding. Selain alasannya adalah lanskap perbukitannya yang paling megah di antara bukit yang lain, aksesnya mudah dan sangat dekat dari Waingapu.

Semilir angin perbukitan yang sesekali menyapa semakin membuat pengunjung betah berlama-usang di perbukitan luas ini.

Mengenai pantai indah, Sumba timur juga memiliki Walakiri. Pantai ini telah menjadi tujuan favorit banyak wisatawan. Tanaman bakau yang tumbuh di area pantai memiliki bentuk unik yang mirip orang sedang menari. Waktu senja ialah waktu terbaik untuk menikmati pantai ini.

Selain pantai, ada juga Air terjun. Salah satunya Air Terjun Hirumanu . Dengan ketinggian air terjun mencapai 70 meter, Air Terjun Hirumanu termasuk jajaran riam yang megah di Pulau Sumba. Lokasinya berada di erat jajaran pantai timur Sumba tepatnya di Desa Kananggar.

Air Terjun Hirumanu yang masiha da dalam 1 kawasan kabupatend negan pantai watu parunu
Air terjun Hirumanu. Image via: @yukalatif

Simak juga: Pantai Tanjung Kasuari, Papua

Selain menikmati kesegaran air terjunnya, pengunjungjuga bisa berfoto ria di atas bukit riam yang menyajikan pemandangan alam Sumba yang luas.

Demikianlah sedikit pemaparan mengenai wisata di Danau Rembebai, yang masih diliputi kealamian. Sudah barang tentu ini hanya sebagian kecil dari keseluruhan keindahan yanga kan bisa anda nikmati jika datang eksklusif ke Pantai ini.

Selamat Berlibur!!

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni