Pantai Oeseli, Sorga Selatan Yang Dikawal Para Pahlawan Marinir

Pantai Oeseli  menunjukkan pemandangan alam yang sangat memesona dan menakjubkan. Dengan pasir putih pantainya yang bersih, air bahari yanng jernih serta dihiasi dengan batu cadas disekitar pantainya. Seolah-olah sebagai gerbang pintu masuk raksasa ke Rote Ndao.

Pantai Oeseli
Pantai Oeseli. Image via: sportourism.id

Pantai Oeseli merupakan pantai paling selatan yang berpenghuni di Wilayan RI. Di sebelah selatannya lagi hanya ada pulau Ndana. Pulau ini bisa dikatakan tidak dihuni penduduk, Pulau Ndana hanya didiami oleh  pangkalan militer dari kesatuan Marinir Tentara Nasional Indonesia AL.

Pantai ini masih sangat alami. bersih dan belum terkontaminasi. Sehingga pengunjung akan merasa nyaman mirip berada di pantai pribadi berlibur ke Pantai Oeseli. Karena belum banyak wisatawan baik mancanegara maupun nusantara yang tiba berlibur ke pantai ini.

Pantai Oeseli hanya ramai dikunjungi oleh anak muda dari Desa Oeseli pada dikala libur. Di pantai ini pengunjung bisa bersantai dengan damai sambil duduk menikmati pemandangan maritim sambil menyaksikan para peselancar beraksi atau berjemur matahari diatas hamparan pasir putih pantai yang sangat higienis dan berkilau.

Selain memiliki pemandangan yang indah dan memesona, Pantai Oeseli juga sering menyelenggarakan banyak sekali event surfing atau berselancar kelas dunia. Kaprikornus untuk pengunjung yang penggemar olahraga berselancar, Pantai Oeseli dengan ombaknya yang cukup menantang wajib untuk di coba.

foto unik di pantai Oeseli
Foto unik. Image via: @nano_felle

Simak juga: Ragam Wisata Pulau Rote

Lokasi Pantai Oeseli

Terletak di Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, di Kabupaten Rote Ndao, Pulau Rote, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Lokais ini kalau dihitung dari Bandara Nembrala ke Pantai Oeseli, dengan memakai mobil, memerlukan jarak tempuh sekitar 20 kilometer atau sekitar 2 jam perjalanan.

Rute Menuju Pantai Oeseli

Akses perjalanan menuju Pulau Rote dari Kota Kupang dapat ditempuh melalui jalur udara dan bahari.

Jika memilih Jalur udara, pengunjung mampu memakai pesawat dari Bandara El Tari Kupang ke Bandara Lekunik Rote. Sedangkan pengunjung yang menentukan jalur laut, terdapat 2 pilihan alternatif kapal ialah memakai kapal lambat (ferry) dan kapal cepat (speed boat).

Apabila pengunjung menentukan memakai kapal ferry, waktu pemberangkatannya yaitu pukul 08.00 WITA dari Pelabuhan Bolok, Kupang dan lalu berlabuh di Pelabuhan Pantai Baru, Rote. Waktu penyeberangan memakan waktu tempuh hinga 3-4jam.

di pantai oeseli ada karang unik yang berbentuk seperti ekor ikan paus menyembul di permukaan laut
Karang unik Oeseli. Image via: @ervan_dimu

Bagi yang memilih alternatif kapal cepat berangkatnya yaitu dari Pelabuhan Tenau, Kupang dengan waktu keberangkatan pukul 08.00. Perjalanan dengan kapal cepat memakan waktu sekitar 1.5-2 jam lamanya tergantung kondisi angin dan gelombang di bahari.

Setibanya di Pelabuhan Pantai Baru Rote Ndao, pengunjung dapat melanjutkan perjalanannya menuju ke Kota Ba’a, sebuah kota kecil yang cukup ramai dan mampu dikatakan sebagai pusat kotanya Pulau Rote.

Jarak tempuh dari Pelabuhan Pantai Baru menuju Kota Ba’a yaitu sekitar 45 Menit, dengan kondisi jalanan beraspal halus. Untuk menjangkau Pantai Oeseli, pengunjung dapat memakai jasa travel atau juga bisa menyewa ojek dengan biaya berkisar dari 100.000-150.000 rupiah.

Ombak pantai Oeseliyang tenang amabuat pengunjung dapat menimatinya dengan main kano
Menikmati tenangnya ombak Oeseli. Image via: republika.co.id

Simak juga: Pantai Mbawana, Batu Bolongnya NTT

Jam Buka Pantai Oeseli

Pantai Oeseli secara teknis terbuka 24 jam sepanjang pekan untuk dikunjungi. Dengan demikian pengunjung mampu leluasa mengatur waktunya sesuai dengan kesempatan yang dimiliki.

Namun demikian tidak disarankan untuk berkunjung di ketika hari sudah gelap. Selain faktor hambatan untuk menikmati keindahan panorama, juga alasannya kurangnya penerangan di lokasi maupun di jalur menuju lokasi.

Tiket Pantai Oeseli

Untuk saat ini, pengunjung pantai Oeseli belum dikenakan tiket masuk.

Fasilitas Pantai Oeseli

Di sekitar pantai Oeseli, belum terdapat akomodasi penunjang apapun di sekitar daerah pantai. Hanya terdapat beberapa warung kecil di desa yang menjual minuman dan makanan ringan.

Untuk penginapan juga tak tersedia di Oeseli. Bagi pengunjung yang hendak bermalam mampu menuju Nembrala alasannya adalah di sana lebih banyak pilihan penginapan dengan harga yang bervariatif.

Daya Tarik Pantai Oeseli

  1. Pantai Yang Indah

Pasir pantai Oeseli yang putih bersih membentang.
Pasir pantai Oeseli. Image via: reyginawisataindonesia

Pantai berpasir putih tersebut dilindungi bukit karang besar sehingga tidak terkena ombak besar. Karenanya lokasi ini menjadi favorit para peselancar yang berkunjung ke Rote. Pantai Oeseli juga memiliki gelombang yang damai dengan air yang sangat bening.

Saking jernihnya perairan pantai ini, bayangan kapal atau sampan yang berlabuh atau berlayar pun terlihat di dasar maritim.

Bagi mereka yang hobi snorkeling atau berenang, tentu saja Oeseli mampu jadi pilihan sempurna bagi siapapun yang mengujungi Rote. Bahkan, saat maritim sedang surut, pengunjung akan disuguhkan oleh pemandangan ratusan bintang maritim yang bagus.

Bintang laut yang berukuran cukup besar itu memiliki dua warna yakni merah dan coklat terperinci. Namun, demi kelestarian mereka dibutuhkan pengunjung untuk tidak mengambil bintang maritim tersebut.

  1. Senja di Pantai Oeseli

Suasana langit Senja di pantai Oeseli merupakans alah satu sunset terindah, karena menghadap ke samudera lepas
Senja di Oeseli. Image via: kompasiana.com

Simak juga: Kibar Sangsaka di Pantai Tiang Bendera

Mengunjungi Oeseli, sayang rasanya jikalau hanya sebentar. Sebab, pantai elok tersebut tidak hanya menyuguhkan putihnya pasir dan jernihnya air laut nan damai. Karena saat senja, bisa menyaksikan matahari terbenam yang cukup eksotis.

Apalagi, banyak binatang -hewan ternak mirip sapi, kambing dan babi yang membuat suasana begitu tradisional.

Saat senja, ketika matahari akan kembali ke peraduan akan tampak beberapa penduduk desa Oeseli sibuk mengemasi barang-barangnya ke atas sampan. Ember-ember plastik berisi ikan diangkut ke atas sampan sementara sampan yang lain sudah didayung menuju  Perahu kecil yang sudah menunggu.

Mereka tak lagi mempedulikan gelap malam yang akan segera datang dan besarnya besar ombak Samudra Hindia yang akan dilewati. Terus mendayung dan mendayung untuk mendekati bahtera yang sedang menunggu.

Di bibir bahari yang hening belum dewasa Oeseli asyik mandi air laut. Sementara orang tuanya yang menghabiskan senja dengan duduk-duduk di tembok batu karang yang disusun rapi ini nampak tersenyum menyaksikan tingkah polah belum dewasa mereka. Sebagian anak duduk menyaksikan sobat-temannya berenang bermain-main air maritim dikala Sunset.

  1. Laguna Nirwana

Laguna Nirwana salah satu objek alam unik di pantai oeseli.
Laguna Nirwana. Image via: topberita.org

Keindahan Oeseli tidak hanya hingga disitu. Ada tempat tersembunyi bernama Nirwana. Belum banyak orang mengenal laguna yang ditutup bukit tersebut. Nirwana juga menjadi tempat ideal bagi mereka yang menyukai kesunyian.

Sumber air Nirwana berasal dari lautan samudera yang membentang di sisi Baratnya, yang mengalir melalui lubang batu cadas selebar lebih kurang 100 meter. Airnya jernih berwarna biru kehijauan (toska). Tampak satu dua pohon mangrove (bakau) tumbuh hijau di dalam airnya, disamping rumpun mangrove yang menghijaukan sebagian area pinggir keliling Nirwana.

Apabila sedang surut, pasir putih akan mengelilingi tempat laguna dan membentuk nya seperti danau. Dengan air yang jernih, ikan -ikan yang terjebak pun mampu kita lihat dengan terang. Hanya saja, untuk mencapai lokasi tersebut, pengunjung bisa menyewa sampan untuk menyeberangi pantai Oeseli.

Sampan bisa disewa dari penduduk setempat seharga Rp 100 ribu dengan kapasitas 4 orang. Pengunjung bisa mengunjungi Nirwana saat sore dikala surut, atau ketika pasang pukul 09.00. Namun kalau sedang pasang, pengunjung tidak bisa menikmati pasir putihnya.

Perairanpantai oeseli yang dangkal bening dan bersih menyeabkan habitat bindang laut tumbuh dengan subur.
Bintang Laut Oeseli. Image via: @eva_yuliana

Simak juga: Memandang Samudera Selatan di Bukit Mandoo

Tips Mengunjungi Pantai Oeseli

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Rote yaitu saat musim kemarau ialah pada bulan Juni-Oktober. Karena pada bulan tersebut cucanya sangat cerah dengan gulungan ombak di Nembrala dan Bo’a yang juga sedang manis-bagusnya sehingga cocok untuk olahraga selancar

Objek Wisata Dekat Pantai Oeseli

Pantai idah lain di Rote ialah Pantai Nembrela. Pantai ini disebut-sebut sebagai Pantai Kuta dari Pulau Rote. Dengan hamparan pasir putih yang dipadukan dengan biru air maritim. Ombak yang cukup menantang, membuat para penggemar olahraga selancar ingin menaklukkan Ombak pantai ini.

Karena keindahan pantai ini, pada tahun 2016, Pantai Nemberala dinobatkan sebagai pemenang pada Anugerah Pesona Indonesia 2016 dalam kategori Tempat Berselancar Terpopuler 2016.

pantai-nemberala
Panta Nemberala. Image via: nativeindonesia.com

Ada juga mitra wisata yang bahwasanya indah, namun belum terekspos maksimal. Yakni Kawasan Batu Termanu. Suasana padang savana sangat kental mampu kita rasakan di lokasi ini. Pepohonan yang jarang-jarang ada, serat satwa khas savana juga mampu kita temukan. Batu Termanu bisa dikatakan sebagai salah satu destinasi wisata lokal yang sangat lengkap.

Itu tadi beberapa ha soal keindahan yang mampu diperoleh saat mengunjungi Pantai Oeseli. Keindahan alam yang tidak kalah dengan destinasi wisata di tempat lain. Namun, jangan lupa untuk tetap menjaga kelestarian alam sekitar tempat wisata.

Semoga informasi tadi bermanfaat.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni