Pantai Sanglen, Pantai Berpasir Putih Dan Rindang

Bagi pengunjung yang menginginkan pantai yang Sepi asri dan alami. Namun tidak terlalu jauh dari peradaban, Pantai Sanglen yakni pilihan sempurna. Pantai berpasir putih dab berpohon rindang ini memenuhi syarat sebagai pantai asri yang indah nan alami.

Pantai Sanglen adalah pilihan sempurna. Pantai berpasir putih dab berpohon rindang ini memenuhi syarat sebagai pantai asri yang indah nan alami.
Pantai Sanglen. Image via: kemana-lagi.com

Buat pengunjung yang suka jalan kaki di alam bebas, mengunjungi pantai ini akan jadi kesenangan tersendiri. Akses untuk hingga ke pantai ini harus ditempuh dengan jalan kaki, alasannya adalah aksesnya yang tak memungkinkan untuk kendaraan.

Untuk berjalan lewat karang-karang di pinggir pantai, pilihannya yakni pada saat keadaan bahari tenang bahkan surut. Letak karang yang tak beraturan tentu cukup berbahaya jika harus dilewati ketika air pasang naik.

Sementara untuk berjalan lewat akses sawah dan flora liar, pengunjung akan mengitari bukit dengan pemandangan yang alami selama sekitar 15 menit.

Pantai Sanglen yang damai ini punya ciri khas adanya gubuk renta di tengah hamparan pasir putihnya. Gubuk itu yaitu menyimpan alat pancing penduduk setiap simpulan memancing. Selain itu, di sisi kiri pantai ini kau akan menyaksikan batu karang besar yang menambah kealamian pantai ini.

Ombak di pantai ini ternyata cukup besar. Bahkan lebih besar jikalau dibandingkan dengan ombak di pantai lain di sekitar Gunungkidul. Pantainya juga cukup curam sehingga sangat dianjurkan untuk hati-hati jika masih tetap ingin bermain di bibir pantai.

Beach Gate pantai Sanglen hasil kreatifitas warga lokal
Beach Gate. Image via: catatannobi.com

Simak juga: 47 wisata populer di Jogja

Lokasi Pantai Sanglen

Lokasi Pantai Sanglen berada di wilayah administratif Dusun Kelor, Desa Kemadang, Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pantai wisata indah ini terletak kurang lebih 70 km dari sentra kota Yogyakarta. Untuk mencapai Pantai Sanglen, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 sampai 2,5 jam dari Yogyakarta kota.

Rute Menuju Pantai Sanglen

Untuk menempuh ke pantai sanglen, kondisi jalan sudah sangat baik. Jalanannya sudah beraspal hingga masuk ke  area Dusun Kelor ini. Namun dikala mulai memasuki tempat Pantai Sanglen ini perlu berhati-hati alasannya jalanan masih berupa corblok.

Jika pengunjung tidak yakin dengan kemampuan kendaraan, solusinya bisa menitipkan di kawasan parkir yang tersedia dan berjalan kaki selama 15 hingga 20 menit untuk ke pantai. Sewaktu mulai berjalan juga perlu berhati-hati alasannya jalanan cukup curam dan sedikit sempit.

Sendiri di pantai Sanglen coock untuk menyepi dari kebisingan kota
Pantai yang Sepi. Image via: @berandajogja

Apabila berangkat dari Yogyakarta, dapat menggunakan rute perjalanan melalui Jalan Wonosari adalah dari Piyungan-Patuk-GCD-Pasar Sambipitu-Hutan Bunder-Gading-Siono-Lapangan Pemda-Wonosari kota-Pasar Hargosari.

Sebelum polres Belok ke arah kanan-Jalan Baron-Karangrejek ambil ke arah lurus-pertigaan Mulo ambil yang ke kiri-Bintaos-Tepus ambil ke kanan ke arah Pantai.

Jam Buka Pantai Sanglen

Pantai sanglen buka sepanjang pekan. Mulai senin sampai sabtu. Pantai terbuka 24 jam penuh untuk menerima kunjungan para penikmat panorama alam.

Tiket Pantai Sanglen

Akses masuk ke Pantai Sanglen ini dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 10.000. Dengan tiket ini pengunjung juga bisa mengunjungi pantai lainnya seperti Pantai Watukodok, Indrayanti, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk biaya parkir, dikenakan Rp 5.000,- untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000,- untuk kendaraan roda empat.

Senja di Pantai Sanglen, indah meronanya warna langit.
Senja di Pantai Sanglen. Image via: @_ferdhy2602

Simak juga: Pantai Karangsong

Fasilitas Pantai Sanglen

Di luar kelebihan yang dimiliki Pantai Sanglen ini, sayangnya di sana belum mempunyai banyak akomodasi seperti pantai. Belum tersedia toilet yang belum memadai, warung makan yang sangat minim, sampai perjalanan menempuh ke area pantai yang masih belum memadai.

Namun apabila menginginkan definisi liburan yang sesungguhnya dan ingin menerima ketenangan, pantai ini sangat tepat dijadikan salah satu destinasi wisata alasannya masih sepi dan asri.

Aktivitas Menarik di Pantai Sanglen

  1. Pantai yang Jarang dijamah

pantai Sanglen yang Sepi cocok untuk menyepi
Hanya kamu dan Aku. Image via: @luluirfanii

Pantai bernama Sanglen di dekat pantai Gunungkidul ini, belum usang ini masih ditutupi semak-semak alasannya adalah belum banyak orang mendatanginya. Bahkan seakan-akan tak terurus dan tersembunyi dari masyarakat luas.

Baru-gres ini, pantai Sanglen menjadi buah bibir bagi masyarakat Indonesia karena pemandangan tersimpan di dalamnya. Pemandangan pantai yang sangat cantik dan masih kental dengan kesan alaminya alasannya adalah memang belum terjamah banyak orang.

Sebagian besar orang menentukan untuk berkunjung ke pantai Drini, Watukodok dan Sepanjang yang memiliki akomodasi lebih lengkap. Ttidak heran kalau kemudian pantai Sanglen cenderung sepi dibanding pantai lainnya.

Ditambah lokasi parkir yang tidak begitu akrab dengan pantai, sehingga kita masih harus berjalan kaki untuk hingga ke pantai sekitar 20 menit perjalanan. Walau bekerjsama jarak ini tidak begitu jauh. Justru mampu jadi semacam perjalnan hiking yang menyenangkan.

Pantai ini tidak besar dan diapit oleh dua bukit di dua sisinya dengan garis pantai yang cukup panjang dengan pasir putih yang bersih. Ombak di pantai ini sama mirip ombak-ombak di pantai lain Gunungkidul. Tapi masih mampu dipakai kalau pengunjung ingin bermain air.

  1. Tumbuhan Pantai

pantai sanglen berwarna hijau berhiasakan aneka tumbuhan pantai
Pantai yang Hijau. Image via: @catatanflashpacker

Simak juga: Curug Putri Kencana

Pantai Sanglen tidak jauh beda dengan pantai Gunungkidul lainnya. Pantai diapit dua bukit. Bukit sebelah barat memisahkannya dengan Pantai Sepanjang, Bukit sebelah timur dengan pantai Watukodok.

Namun ada dua hal yang unik di pantai sanglen ini ialah eksistensi pohon-pohon cemara bahari (cemara udang) yang cukup rapat memberi ruang teduh dan dijadikan tempat favorit pengunjung pantai dan juga para peladang sekitar pantai ini untuk berteduh dari teriknya matahari.

Sejak bertahun-tahun lalu pun pohon-pohon cemara ini sudah ada, dan menjadi tempat berteduh juga. Keunikan lainnya ialah pada biota bahari terutama suket (rumput lautnya) berbentuk mirip rambut gimbal, menggulung gulung ikal.

Jumlah rumputnya bisa dibilang banyak jumlahnya terutama di sebelah barat. Rumput ini hanya mampu dilihat ketika laut dalam keadaan surut. Rumputnya cukup panjang membentang kearah pantai karena mengikuti arah ombak yang menuju ke pantai.

  1. Camping

camping di pantai Snaglen menjadi pilihan utnuk mengistirahatkan jiwa
Tenda pantai. Image via: @eunikeaanastasia

Keindahan pemandangan, ombak dan pasir menciptakan orang-orang betah untuk tinggal di pantai tersebut. Tidak heran bila banyak orang yang menentukan untuk mendirikan tenda di tepi pantai untuk camping.

Bagi beberapa orang yang belum pernah mendirikan tenda di pantai ini, mungkin akan tergiur untuk mendirikannya di tepi yang ditutupi dengan rindangnya pohon. Pantai ini sudah menyediakan camping ground, tempat tersendiri bagi pengunjung yang ingin mendirikan tenda.

Tanah yang datar di dampingi jejeran pepohonan teduh menciptakan tenda akan semakin terasa nyaman. Namun, sebelum menempati titik tertentu di camping ground, lebih baik tanyakan pada petugas jaga alasannya adalah mampu jadi tempat yang ingin kamu gunakan sudah di booking sebelumnya.

Jika perlu, minta tolonglah kepada petugas untuk mencarikan kawasan yang memang belum di booking dan memiliki kenyamanan sama.

Pantai SNaglen tampak Luas dan Sepi
Luas dan Sepi. Image via: @ericvirgiawan

Simak juga: Kebun Raya Purwodadi

Beberapa orang tidak hanya mendirikan tenda, melainkan juga memasang hammock. Hammock adalah cara yang sempurna untuk kita menikmati indahnya pemandangan pantai sambil bersantai dan tiduran.

Untuk problem konsumsi, pengunjung harus lebih mempersiapkannya sendiri karena di pantai ini jarang dijumpai warung.  Untuk itu, bawa sendiri bekal dari rumah yang mudah dan gampang di makan saat berpergian.

Namun membawa kompor dan panci maka memasak mie ialah pilihan sempurna. Dengan angin pantai, suasana sunyi, suara ombak dipadukan dengan nikmatnya rasa mie hangat maka sempurnalah hari liburan di pantai Sanglen.

Hammock, cara unik menikmati kesegaran Pantai sanglen
Hammock pantai sanglen. Image via: sianakmalas

Tips Mengunjungi Pantai Sanglen

Hati-hati terhadap bulu babi kalau memutuskan untuk bermain air di tempat pantai.

Di sini tersedia penyewaan alat camping ground, tapi alangkah baiknya kamu bawa semua keperluan untuk camping, termasuk kuliner dan minuman secukupnya.

Membawa hammock untuk bersantai di pantai yang tenang pastinya sangat menyenangkan. Pengunjung bisa merilekskan diri di sekitar tenda sambil baca buku dan menikmati suara alam dari debur ombak dan burung pantai.

Ada masanya ramai di pantai sanglen.
Ada masanya ramai. Image via: @hudhudtour

Simak juga: Air Terjun Kedung Kayang

Objek Wisata Dekat Pantai Sanglen

5 km ke arah timur dari pantai Sanglen, pengunjung dapat menemukan pantai Krakal. Berjemur dan berenang adalah aktivitas yang dihentikan dilewatkan. Bibir pantai daerah Krakal mencapai 4 km luasnya. Sehingga, anda mampu melakukan apa pun. termasuk olahraga voli atau juga sepak bola.

Sedikit lebih jauh ke arah timur, dalam jarak 6 km, terdapat Sadranan snorkeling. Di Sadranan kegiatan snorkleing tidak perlu dilakukan di laut lepas, tetapi cukup di erat bibir pantai. Di pantai ini juga tersedia penyewaan alat snorkling.

Terdapat beberapa lokasi snorkeling yang menjadi spot favorit, di antaranya spot Watu pecah dan Kali Senggoro. Di dua spot ini pengunjung akan di suguhi dengan pemandangan biota laut yang masih alami. Terumbu karang yang memesona dan spesies ikan yang elok, mirip ikan Kepe-Kepe, Areng-Areng, Morish Idol, Botana Kuning (Yellow Tang), Botana Achilles, Ikan Lepu (Scorpion Fish).

Demikian pemaparan kami mengenai pantai Sanglen yang masih asri dan jarang dikunjungi ini. Semoga mampu jadi acuan untuk liburan ke depan.

Selamat Berlibur!

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni