Pulau Bawean Gresik

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”11667″
data-slug=””>

4.7
/
5
(
4

votes

)

Lokasi: Laut Jawa, Gresik, Jawa Timur 61181

Map: Klik Disini

Buka: Setiap hari 24 jam

Pulau bawean. Apa yang terlintas di benak anda dikala mambaca dua kata di atas ?

Pasti … Saya yakin. Pasti ada yang hanya melongo, lalu mengalihkan pandangan ke atas langit-langit kamar sembari berusaha mengingat kapan terakhirnya membaca atau mendengar wacana pulau bawean.

Ya kan ?

Sudahlah. Jangan paksakan ingatan jikalau memori di kepala memang belum pernah ditulisi dua kata tersebut. Sebaiknya siapkan teh hangat atau kopi, dan lanjutkan membaca goresan pena ini.

Tidak banyak yang mengenalnya sebagai lokasi wisata, apalagi orang luar jawa timur. Karena memang, pemerintah kota gresik belumlah terlalu usang menobatkan bawean sebagai lokasi wisata.

Promosi pun terbilang belumlah gencar. Beruntung ketika ini banyak media online mulai menulis perihal pulau ini sehingga secara tidak langsung turut serta dalam proses mempromosikannya.

Akhirnya meskipun tidak berdampak cepat, peningkatan jumlah penunjung semakin menunjukkan kenaikan. Lambat laun, beliau pasti akan menjadi destinasi wisata terkenal seperti lokasi-lokasi wisata lain di Indonesia.

Mengenal Lebih Dekat

foto by instagram.com/wisatagresik

Sebelum lebih jauh membahas objek wisata di pulau ini. Saya ingin terlebih dahulu mengajak anda untuk mengenalnya lebih dalam. Di mana lokasi tepatnya, bagaimana keadaan wilayahnya serta mirip apakah penduduknya.

Mari kita mulai.

Pulau ini adalah sebuah daratan di tengah laut jawa. Luas wilayah daratan ini kurang lebih sekitar 196,3 kilometer persegi dengan kontur tanah agak berbukit.

Jika mencari letak tepatnya dari kota gresik, maka beliau terletak di sebelah utaranya gresik. Dan bila diukur, maka jaraknya dari pelabuhan gresik ialah sekita 120 kilometer.

Secara administratif, pulau yang memiliki dua kecamatan ialah kecamatan sangkapura dan kecamatan tambak ini, termasuk ke dalam wilayah kabupaten gresik. Di atasnya, hidup sekitar 107.000 jiwa dengan suku bawen sebagai suku aslinya.

foto by instagram.com/wisatagresik

Selain suku bawean, ada juga penduduk yang merupakan perpaduan suku lain mirip suku jawa, sumatera, kalimantan, madura serta sulawesi yang menjadi komplemen suku orisinil.

Dari segi iman, penduduk mayoritasnya adalah umat muslim. Untuk menyambung hidup, para lelaki orisinil biasanya akan bekerja sebagai petani dan nelayan.

Selain itu, demi mencari kesejahteraan hidup lebih baik. Orang-orang orisinil juga banyak yang menentukan untuk merantau ke negara lain sebagai tenaga kerja. Negara yang saat ini menjadi langganan mereka adalah Malaysia dan Singapura.

Karena banyaknya lelaki asli menentukan merantau, akibatnya saat ini penduduk pulau bawean pun sebagian besarnya ialah wanita.

Sejarah Singkat

foto by instagram.com/idasihara

Sebagian dari anda pastinya menyimpan rasa penasaran yang besar terhadap asal muasal kata bawean. Wajar, dulu aku juga mencicipi hal yang sama saat pertama kali membaca tentangnya.

Begini ceritanya. Kata bawean diambil dari bahasa sangsekerta. Jika diartikan, maka ia bermakna “muculnya sinar matahari”.

Konon, sekitar tahun 1350 silam. Serombongan pelaut dari majapahit terjebak angin ribut besar di tengah laut jawa. Kejadian yang berlangsung saat malam hari itu pun menjadi ketika-ketika menegangkan bagi para pelaut tersebut.

Namun berkat derma Allah, mereka diombang-bambingkan angin puting-beliung menuju sebuah daratan. Dan tepat ketika matahari terbit, para pelaut itupun berhasil menginjakkan kaki mereka di pinggir pulau yang kini bernama bawean.

Selain kisah pelaut majapahit diatas. Ada juga satu kisah lain yang diyakini pernah terjadi dan mengiringi eksistensinya.

Kisah ini jualah yang membuatnya tidak hanya dikenal dengan nama bawean. Jika anda pernah membaca ulasan dari media lain, anda mungkin akan menemukan berita bahwa dia juga dikenal dengan nama pulau putri.

Bagaimana Ceritanya

foto by instagram.com/crazybarbar__

Kisahnya berawal dari pelayaran satu keluarga dari kerajaan Campa. Saat itu mereka berlayar dari kerajaan dengan tujuan ke jawa. Namun di tengah perjalanan, putri raja datang-tiba terserang penyakit. Sang raja akhirnya memilih untuk singgah sejenak di pulau bawean.

Singkat dongeng, putri raja tersebut risikonya meninggal di sana. Makam sang putri pun, hingga sekarang masih bisa ditemukan di desa kumalasa. Makam tersebut ketika ini dikenal dengan sebutan makam jujuk Campa.

Untuk menghormati putri raja yang meninggal itulah. Maka balasannya pulau ini juga dinamai dengan pulau putri.

Makara, jika anda mendengar orang menyebutkan pulau putri, maka pasti yang ia maksud ialah pulau bawean.

Yang Menarik

Semua orang yang pergi berlibur pastinya menginginkan suasana nyaman dan kawasan indah. Karena dengan suasana tersebutlah, mereka akan mendapatkan ketengan batin dan jiwa yang risikonya berimbas pada segarnya fikiran dan kembalinya semangat untuk menjalani kehidupan.

Semua yang anda butuhkan untuk mendapatkan kenyamanan dan kepuasan tersebut ada di pulau ini. Disamping keramahtamahan penduduknya, objek-objek wisata di sana juga sangat lengkap.

Anda bisa menikmati hampir semua jenis objek wisata seperti wisata maritim, wisata alam dan wisata fauna. Selain menyatu dengan bawean, objek-objek wisata tersebut juga ada yang terpisah, namun mampu dinikmati di lokasi yang tidak terlalu jauh..

foto by instagram.com/mampirgresik

Dari pada ingin tau. Mari simak ulasan singkat mengenai objek-objek wisata di bawean dan sekitarnya.

  1. Penangkaran rusa bawean

Objek wisata fauna ini mampu dibilang sebagai ciri pembeda antara bawean dengan wisata lainnya di Indonesia. Di sini, anda bisa menikmati dan menyaksikan eksklusif keseharian rusa di penangkaran.

Jangan kaget, jenis rusa ini tidak akan anda temukan di daerah lain. Karena rusa-rusa ini merupakan binatang endemik yang hanya ada di bawean.

  1. Tanjung gaang

Di kawasan ini anda akan disuguhkan pemandangan alam berupa barisan terumbu karang yang menyembul di atas permukaan air bahari. Rerumputan hijau di atas batu ditambah jernihnya air maritim, menambah kesan manis dan menawan.

Anda bisa menikmati keindahan tanjung gaang dengan cara berkeliling menggunakan perahu nelayan yang mampu disewa dengan ongkos beberapa ribu saja.

foto by instagram.com/fajar_ramadhan.98

  1. Pulau gili

Gili merupakan pulau terbesar yang ada di sekitar bawean. dia juga merupakan pulau berpenghuni dengan jumlah penduduk sekitar 700 KK.

Di sini anda bisa menghabiskan waktu dengan bermain pasir sambil menikmati hempasan ombak. Saat pagi atau sore hari, anda mampu menyaksikan keindahan sunset dan sunrise dari pesisirnya.

  1. Pulau noko

Sama mirip pulau gili, anda juga mampu melaksanakan hal sama di pulau noko. Daratan dengan luas 1 kilometer persegi ini, mempunyai hamparan pasir putih bersih dan ombak pantai yang tidak terlalu besar. Sangat nyaman untuk bermain pasir dan air.

Selain itu, di sini anda juga bisa melakukan snorkeling menikmati suguhan panorama ikan hias dan terumbu karang bawah maritim.

  1. Danau kastoba

Danau ini tepat berada di tengah-tengah pulau bawean. Kawasannya masih sangat alami dengan air jernih dan segar. Anda mampu menikmati kawasan ini dengan memancing, mandi ataupun duduk santai menikmati panorama danau dari pinggir.

Selain ke 5 objek wisata diatas. Masih ada banyak lagi objek-objek wisata lain mirip noko selayar, pantai mayangkara, pantai ria, pantai kuburan panjang dan penderasan laccar.

Fasilitas dan Akomodasi

foto by instagram.com/ainul_chinemo

Disamping mempunyai banyak pilihan objek wisata. Bawean juga telah dilengkapi dengan sejumlah akomodasi pendukung untuk memudahkan dan memberi kenyamanan pada setiap pengunjung.

Fasilitas tersebut diantaranya penginapan dalam bentuk hotel ataupun homestay yang disediakan bagi para pelancong. Tersedia juga aneka macam macam akomodasi umum lainnya dengan kanal gampang.

Rute Menuju Lokasi

foto by instagram.com/krisna.daffa.5

Untuk hingga ke pulau bawean, anda bisa memilih jalur bahari dan jalur udara. Jika menentukan jalur bahari, anda bisa mengaksesnya dari pelabuhan gresik menggunakan kapal pengangkut pelancong yang memang sudah biasa dipakai.

Sedangkan kalau memilih jalur udara. Anda mampu mengaksesnya dari Surabaya dengan tujuan penerbangan pulau bawean.

Harga Tiket Masuk

Untuk mampu menikmati segala pesona alam di bawean, anda hanya harus mengeluarkan biaya pembelian tiket kapal dikala melakukan penyeberangan. Selebihnya ketika telah sampai di bibir pantai, anda tidak dipunguti biaya masuk. Semuanya gratis.

Hanya saja saat berkunjung ke objek-objek wisata di bawean dan sekitarnyalah, anda kemungkinan akan dikenakan biaya pembelian tiket masuk.

foto by instagram.com/mampirgresik

Demikianlah info singkat mengenai pulau bawean. Semoga bisa menginspirasi anda semua untuk segera berkunjung ke sana dan menikmati segala keindahannya. Selamat berlibur.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni