Pulau Noko Gresik

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”11533″
data-slug=””>

5
/
5
(
1

vote

)

Lokasi: Dusun Pamona, Desa Sidogedungbatu, Kec. Sangkapura, Kab. Gresik, Jawa Timur 61181

Map: Klik Disini

Buka: 24 Jam

Bahasa Bawean

foto by instagram.com/gilinoko.id

Bawean yaitu nama sebuah pulau yang berada sekitar 120 km di sebelah utara Gresik, kota kedudukan Sunan Giri. Pulau ini dihuni oleh kurang lebih 70.000 penduduk dan bahasa yang digunakan yakni Bahasa Bawean, yang mana hampir mirip dengan Bahasa Madura.

Walaupun belum seterkenal Bali atau Lombok, tapi beliau menyimpan beragam pesona yang tidak kalah memukau. Apalagi, dia dikelilingi oleh pulau-pulau kecil, baik yang berpenghuni maupun tidak, nan menawarkan daya tarik masing-masing.

foto by instagram.com/gilinoko.id

Pasir Lembut

Pulau Gili, contohnya. Pulau dengan jumlah penduduk terbanyak setelah Bawean ini memiliki pantai dengan pasir putih yang lembut. Air lautnya berwarna biru bening, cukup kontras dengan persawahan yang mendominasi wilayah tersebut.

Tidak cuma itu, pemandangan sunrise dan sunset yang disuguhkan pun sangat menawan. Pengunjung mampu menikmatinya sambil menyantap ikan bakar segar serta hasil tangkapan nelayan lainnya.

Lalu, ada Pulau Noko Selayar yang menghadirkan lansekap perbukitan hijau dari kejauhan, serupa dengan pantai-pantai di Lombok Island.

foto by instagram.com/pulaubawean.id

Tapi, bukan itu yang membuatnya istimewa, melainkan keberadaan laguna atau lagoon nan unik. Arus bahari di pulau tersebut juga cukup damai, sehingga cocok untuk melaksanakan aktifitas snorkeling.

Ada pula Pulau Noko yang bersebelahan dengan Gili Island. Tidak jauh berbeda dengan kedua pulau sebelumnya, ia juga menunjukkan panorama yang memikat. Penasaran, seperti apa?

Keindahan Lokasi

foto by instagram.com/gilinoko.id

Noko Island. Sebuah pulau tak berpenghuni di Bawean yang mempunyai luas area 1 km2. Akhir-selesai ini, beliau menjadi incaran para pelancong.

Meski tidak selapang Gili Island, tapi beliau menampilkan lanskap yang bakal membuat pengunjung tertawan hatinya.

Seluruh daratan di objek wisata tersebut merupakan pasir putih. Jadi, mirip hamparan white sand tanpa batas. Tapi, masih ada beberapa pepohonan yang tumbuh.

Mirip dengan Pulau Gersik atau Kesik di Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung. Bedanya, di sana terdapat aktifitas warga, mirip nelayan yang menangkap ikan dan lain-lain.

foto by instagram.com/pulaubawean.id

Menjaga Ekosistem

Penduduk sekitar sangat menjaga kondisi ekosistem terumbu karang di pulau yang berada di Provinsi Bangka Belitung itu. Tidak heran bila sumber daya hayati tersebut sangat terawat dan hanya sedikit yang rusak.

Pantai di Pulau Noko sendiri terbilang dangkal, menciptakan pasir putih di bagian dasarnya terlihat jelas. Apalagi air lautnya berwarna biru jernih. Arusnya juga tampak damai, sehingga Anda mampu bermain-main di pesisir tanpa takut terseret arus.

Supaya wisata semakin berkesan, tak cuma memandangi keelokan pantai beserta latar belakangnya, cobalah mengelilingi Noko sembari menikmati pemandangan laut dan sekitarnya dengan perahu kecil atau disebut jukung. Dari atas perahu, air maritim akan tampak memiliki dua warna, yaitu biru dan hijau.

foto by instagram.com/pulaubawean.id

Bila ingin menikmati nirwana di bawah lautnya, Anda mampu melakukan snorkeling. Cukup membayar Rp75.000,- dengan rincian Rp50.000 untuk naik perahu dan Rp25.000,- untuk sewa peralatan.

Kapan lagi mampu mengagumi kecantikan dan mengambil gambar dengan biota bahari, aneka macam jenis ikan serta terumbu karang tanpa harus membayar mahal?

Atau kalau belum berani melaksanakan olahraga tersebut, Anda dapat mengakibatkan permukaan laut yang airnya bening sebagai spot pengambilan gambar. Dijamin hasil jepretannya bakal sangat epic.

Akses Menuju Lokasi

foto by instagram.com/ubay_krisna

Letak Pulau Noko ada di Dusun Pamona, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Menurut peta, jaraknya dari kota Semen sekitar 129 km.

Cara menuju ke lokasi hanya dengan melalui jalur maritim. Kaprikornus, kalau berangkat dari Gresik, pengunjung mampu menumpang kapal penyeberangan. Tarifnya lumayan menguras isi dompet, ialah sekitar Rp150.000,- untuk yang tercepat. Dengan kapal itu, Anda akan sampai di Bawean dalam waktu kurang dari 4 jam.

Dari sana, lanjutkan perjalanan selama 15 menit dengan menyewa kapal nelayan yang bersandar di Jembatan Apung. Harganya juga terbilang mahal, sekitar Rp.300.000.

Pulau noko bawean selayar gili gresik cara ke gambar letak lokasi pantai peta giri dan di gersik madura wisata
foto by instagram.com/fajar_rohman2312

Karena belum ada campur tangan manusia dalam perawatannya, Pulau Noko terlihat higienis, anggun dan mengagumkan. Layak dikunjungi oleh wisatawan yang ingin mencari ketenangan setelah berhari-hari disibukkan oleh pekerjaan.

Sayangnya, zona wisata tersebut masih minim akomodasi. Jika kawasan pelesir pada umumnya menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, seperti toilet, mushola dan sebagainya, di Noko Island Anda tidak akan menjumpai satu pun dari mereka.

foto by instagram.com/wildan.ac86

Penginapan juga belum ada. Kaprikornus, kalau ingin bermalam, Anda dapat mendirikan tenda. Begitu pula dengan warung kuliner. Sehingga, disarankan untuk membawa bekal sebelum menyeberang. Hanya terdapat satu gazebo kecil. Itu pun harus berebutan dengan pengunjung lain.

Bila hujan turun, mereka terpaksa berteduh di bawah pohon yang bantu-membantu tidak bisa dipakai secara maksimal untuk melindungi diri dari air hujan. Tapi, kita memang harus berkorban untuk menerima sesuatu yang berharga, bukan?

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni