Riam Sidoharjo, Jeram Tertinggi Di Seantero Bumi Jogja

Air terjun Sidoharjo, juga kerap disebut Air Terjun Perawan Sidoharjo. Penamaan “Perawan” diberikan alasannya adalah jeram ini belum dijamah orang atau wisatawan, baik lokal maupun gila. Sehingga air terjun ini masih alami.

Air terjun Sidoharjo, juga kerap disebut Air Terjun Perawan Sidoharjo. Penamaan “Perawan” diberikan karena air terjun ini belum dijamah orang atau wisatawan, baik lokal maupun asing. Sehingga air terjun ini masih alami.
Air terjun Sidoharjo. Image via: jadwaltravel.com

Di dasar penderasan ini terdapat habitat tumbuhan yang menambah keindahan di dalam air. Panorama alam yang tersaji juga akan menyegarkan mata, karena hamparan hutan khas pegunungan yang dipadu dengan sejuknya udara akan melepas penat yang ada di pikiran.

Pada bagian bawah air terjun terdapat sebuah bak yang dimanfaatkan untuk bermain dan menenggelamkan tubuh di dalam kesejukan air. Di sebelah bak terdapat banyak rumputan hijau, subur dengan selingan beberapa jenis bunga yang sangat cantik.

Setelah puas memandangi keindahan alamnya, para pengunjung dapat mengikuti paket wisata petualangan. Di sini ada panjat tebing, rafting, meluncur (flying fox). Namun  untuk aktivitas ini, pengunjung harus membawa peralatan sendiri.

Yang tidak mungkin ditinggalkan, adalah pengunjung juga dapat berfoto dengan latar belakang penderasan yang indah.

pengunjung air terjun Sidoharjo dapat mengikuti paket wisata petualangan. Di sini ada panjat tebing, rafting, meluncur (flying fox).
Panjat air Terjun. Image via: eksotisjogja.com

Simak juga: berbagai alternatif wisata di Jogja

Lokasi Air Terjun Sidoharjo

Air terjun Perawan berada di Dusun Gonolangu, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Daerah spesial Yogyakarta. Lokasinya berada di area perbukitan menoreh sehingga ketika hampir menuju lokasi, banyak tanjakan yang akan dilewati.

Air Terjun Sidoharjo memang sejatinya masih menjadi bagian dari Pegunungan Menoreh. Karenanya, untuk menuju Air Terjun Sidoharjo, Dolaners bisa mengambil rute searah dengan Puncak Bukit Suroloyo.

Rute Menuju Air Terjun Sidoharjo

Dari Jogja adalah titik nol km Jogja, menuju ke arah barat melewati Jl. K.H. Ahmad Dahlan menuju Jalan Wates. Kemudian terus ke barat hingga masuk ke Jalan Godean. Ketika bertemu dengan perempatan, menuju ke arah utara Jalan Gedongan-Tempel. Kemudian bertemu pertigaan ke arah barat melewati Jalan Daratan 3.

di bawah air terjun sidoharjo
Di bawah teladas. Image via: dolandolen.com

Perjalanan terus berlanjut sampai menuju ke perempatan Nanggulan. Dari perempatan Nanggunlan menuju ke arah utara sampai bertemu perempatan Dekso. Kemudian menuju ke arah Samigaluh hingga bertemu dengan MTs Sidoharjo. Di sekitar inilah obyek wisata alam ini berada.

Kondisi jalan menuju lokasi sudah memadai. Jarak yang ditempuh dari Jogja sekitar 31 km dengan waktu tempuh berkisar 1 jam. Lebih gampang apabila memakai kendaraan bermotor roda dua. Namun meskipun begitu, tetap mampu diakses menggunakan mobil dengan perhatian dan kewaspadaan yang tinggi.

Jam Buka Air Terjun Sidoharjo

Air terjun Sidoharjo terbuka 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Namun tidak disarankan untuk berkunjung dikala hari sudah gelap. Selain faktor kesulitan menikmati pemandangan, juga faktor keselamatan alasannya adalah ketiadaan penerangan.

Air terjun Sidoharjo terbuka 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Bersama Kawan. Image via: alodiatour.com

Simak juga: Gereja Blenduk di Kota lama Semarang

Tiket Air Terjun Sidoharjo

Untuk memasuki kawasan wisata Air Terjun Sidoharjo ini para pengunjung tidak dikenakan biaya alias gratis.

Pungutan hanya dikenakan kepada pengunjung yang memebawa kendaraan. Untuk parkir di Air Terjun Perawan Sidoharjo pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 2.000 untuk Sepeda Motor dan Rp 5.000 untuk Mobil.

Fasilitas Air Terjun Sidoharjo

Karena kondisi yang masih “perawan”, maka pararel dengan tingkat kunjungan yang belum tinggi, masuk akal jika Fasilitas yang ada di Air Terjun Perawan Sidoharjo ini masih minim. Makara pengunjung harus menyediakan sendiri apa yang ingin dibawa, begitu juga bekal yang akan dimakan pada saat berada disana.

Daya Tarik Air Terjun Sidoharjo

  1. Lingkungan yang asri

Lingkungan Perawan di sekitar air terjun sidoharjo
Lingkungan yang “Perawan”. Image via: @sipejalandotcom

Terlepas dari uniknya nama tengah air terjun ini,m yang disebut “Perawan”, obyek wisata yang satu ini memang mempunyai pemandangan yang luar biasa. Selain itu, memang belum ada begitu banyak sarana-sarana buatan sehingga kondisinya masih begitu alami dan apa adanya. Tetapi jangan khawatir, obyek wisata ini masih tetap mampu dinikmati.

Pada ketika sampai di lokasi, para pengunjung disuguhi pemandangan tebing yang sangat tinggi dibandingkan tinggi orang remaja pada umumnya. Dari tebing tinggi ini mengalir penderasan yang menyegarkan. Dibawahnya terdapat tampungan ajaran arus air yang biasa dimanfaatkan untuk berendam.

Hutan yang menjadi lokasi gerojokan berada begitu sejuk dan asri pada pagi hari. Disekitar lokasi ini juga terdapat bunga-bunga liar yang menghiasi keindahan pemandangan. Di sini juga berkeliaran monyet berekor panjang yang menjadi penghuni hutan.

  1. Air Terjun Tertinggi di Jogja

Air Terjun Sidoharjo mengalir di sebuah tebing tinggi, deras mengucurkan airnya membentuk sebuah kolam bening di bawahnya.
Tertinggi di Jogja. Image via: @dwisusanti2

SImak juga: Pantai Tanjung bastian

Air Terjun Sidoharjo mengalir di sebuah tebing tinggi, deras mengucurkan airnya membentuk sebuah kolam bening di bawahnya. Air yang mengalir deras di tebing ini memiliki ketinggian tak kurang dari 75 meter dan kemiringan 90 derajat.

Ketinggian ini menciptakan pengunjung akan merasa begitu kecil ketika tertimpa percikan air di bawahnya. Memang, tinggi jeram ini cukup istimewa, ialah paling tinggi di Yogyakarta, hingga sulit dicari tandingannya.

Apalagi ketika ekspresi dominan penghujan, Air terjun Sidoharjo tak hanya memukau dengan ketinggiannya, tapi juga terasa menggetarkan dengan curahan debit airnya yang besar. Air ini kemudian mengalir kembali menyusuri sungainya yang penuh dengan cekungan dan bebatuan pasir.

Begitu alaminya lingkungan di sekitar Air Terjun Sidoharjo, sampai seakan area ini belum tersentuh manusia.

  1. Traking menyenangkan

Jembatan jalur Treking menuju air terjun sidoharjo.
Jembatan jalur Treking. Image via: @milla_khs

Bagi pengunjung yang tertarik untuk berkunjung ke kawasan penderasan ini, terlebih dahulu mesti memarkir kendaraan Di tempatat yang agak jauh. Karena saluran menuju jeram tidak mampu menggunakan kendaraan, maka pengunjung pun harus perjalanan kaki selama hampir 30 menit.

Dari parkiran, pengunjung mulai perjalanan ke penderasan dengan masuk ke hutan, sampai sampai nanti kalian juga akan menemui jembatan sederhana. Hingga di akhir perjuangan kalian akan bertemu dengan curuug / gerojokan sidoharjo.

Namun, pada ketika melaksanakan perjalanan ini, pengunjung tidak perlu merasa khawatir sebab kecapean. Sebab, sepanjang jalan yang pengunjung susuri akan ada berbagai pemandangan yang indah dan menakjubkan. Terdapat hamparan sawah di pedesaan, kicauan burung, serta hamparan bukit hijau yang luas membentang.

erfoto di bawah air terjun sidoharjo bis amenghasilkan foto yang instagramable
Berfoto di bawah penderasan. Image via: @elvahertika

Simak juga: Hutan Bonsai Eksotis di NTT

Alih-alih capek, pengunjung malah menikmati perjalanan tersebut, hingga terlupa bahwa sudah hingga di lokasi tujuan. Air terjun ini masih menjadi bagian dari Pegunungan Menoreh, adalah pegunungan yang membentang di bab barat Kabupaten Kulon Progo dan sebagian wilayah Kabupaten Magelang.

Tips Mengunjungi Air Terjun Sidoharjo

Air Terjun Sidoharjo berjarak sekitar 5 kilometer dari Pasar Dekso. Jika berkendara sendiri, sebaiknya menggunakan kendaraan yang besar lengan berkuasa naik di tanjakan medan pegunungan. Dan tetaplah berhati-hati sepanjang perjalanan, alasannya akan menemui banyak tikungan dan tanjakan.

Lokasi Air Terjun Sidoharjo masih belum terjangkau sinyal seluler, sehingga GPS tidak akan berfungsi. Karena itu sebaiknya mengandalkan warga setempat untuk menerima petunjuk arah.

Berenang di kolam air tejun air terjun sidoharjo.
Berenang di bak air tejun. Image via: tempatwisataseru.com

Objek Wisata Dekat Air Terjun Sidoharjo

Kabupaten Kulonprogo memang banyak memilki wisata dataran tinggi. Hal ini tidak terlepas dari geografisnya yang berada di pegunungan menoreh. Objek wisata populer di Kulonprogo salah satunya ialah Kalibiru.

Salah satu tujuan wisata bagi generasi kiwari tentu saja mengumpulkan foto sebanyak-banyaknya untuk diunggah di laman media sosial. Karena itu kawasan yang instagramable menjadi salah satu syarat untuk berwisata.

Objek wisata dataran tinggi lain, ada Ayunan Langit di Pule Payung. Pengunjung mampu duduk di sebuah ayunan yang berada di bibir tebing kemudian akan diayunkan beberapa kali. Ayunan didesain aman dengan perhiasan tali pengaman dan sabuk pengaman. Selain ayunan langit, di Pule Payung juga ada wahana lain seperti sepeda langit, flying fox, jembatan nirwana, dan masih banyak lainnya.

Demikianlah keindahan wisata Kulonprogo ini. Sebuah wisata istimewa, sebab merupakan gerojokan paling tinggi di Yogyakarta.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni