Sawah Sukorame, Berfoto Ria Di Lumbung Berasnya Jogjakarta

Sawah Sukorame menjadi unik sebab adanya Jembatan. Jembatan tersebut membentang di atas persawagan, terbuat dari bambu renta yang kokoh dan panjangnya mencapai ratusan meter. Di titik tertentu, akan ada sebuah pondok kecil yang mampu ditempati sebagai daerah berfoto.

Sawah Sukorame menjadi unik karena adanya Jembatan. Jembatan tersebut membentang di atas persawagan, terbuat dari bambu tua yang kokoh dan panjangnya mencapai ratusan meter. Di titik tertentu, akan ada sebuah pondok kecil yang bisa ditempati sebagai tempat berfoto.
Sawah Sukorame. Image via: @dhian_hardjodisastro

Awal terbentuknya wisata ini memang diprakarsai oleh mahasiswa KKN. Namun karena tidak ada dana yang memadai, Sawah Sukorame sempat tidak dikelola. Namun dengan campur tangan warga setempat, karenanya Spot wisata ini mampu beroperasi.

Sawah di sana terbilang sangat rapi dan enak dipandang mata dan terawat oleh pengelola wisata dan petani di sana.

Banyak orang yang menimbulkan daerah wisata ini untuk menghabiskan waktu alasannya di sana memiliki udara yang segar dan sejuk. Apalagi bila padi di sana masih muda hijau. Hutan yang memanjang melingkar juga sangat lebat sehingga membuat udara semakin segar.

Tidak hanya hamparan sawah yang memikat, tetapi dari kejauhan memang mempunyai pemandangan yang indah. Tempat terbuka seperti wilayah persawahan lain membuat pemandangan langit biru menjadi lebih memukau.

Selain itu, lokasi sawah ini juga dikelilingi hutan hijau yang membuat pemandangan semakin elok. Karena itulah, ratusan bahkan ribuan wisatawan pergi ke sana untuk menerima gambar diri mereka dengan latar pemandangan yang indah.

Sawah di sana terbilang sangat rapi dan enak dipandang mata dan terawat oleh pengelola wisata dan petani di sana.
Tepat untuk berfoto. Image via: @alexa_jogja

Simak juga: 66 Pilihan Wisata di Jogja

Lokasi Sawah Sukorame

Sawah Sukorame  Lokasinya berada di Dusun Sukorame, Mangunan, Dlingo, Bantul, Jogja.

Jembatan Sawah Sukorame berada di sebelah timur destinasi Kebun Buah Mangunan, persis di sisi selatan Jalan Raya Sukorame. Kalau dari Kota Yogyakarta, posisi Desa Mangunan berada di sebelah selatan.

Rute Menuju Sawah Sukorame

Rute untuk menuju ke Sawah Sukorame terbilang sangat mudah baik untuk motor maupun kendaraan beroda empat. Agar bisa ke sini, Pengunjung bisa menentukan rut eke Jalan Imogiri Timur lalu menelusuri Jalan sampai alhasil ke Makam Raja Imogiri Bantul. Bertanya pada orang-orang setempat.

Alternatif lain. Pengunjung juga bisa mengikuti rute lain. Yakni dari Jogja, eksklusif arahkan kendaraan ke Mangunan, Dlingo melalui Terminal Giwangan. Lurus terus sampai Jalan Imogiri Timur sampai ke pertigaan Pasar Imogiri.

Ambil arah ke kiri terus ke arah Kebun Buah Mangunan. Jalan terus sampai ke Dusun Sukorame. Di sana, silahkan tanya salah satu warga alasannya semua warga niscaya tahu lokasinya.

Menimati berbagai pose penuh kegembiaraan dapat dilakukan di sawah Sukorame ini
Hari gembira. Image via: explorewisata.com

Jam Buka Sawah Sukorame

Tempat wisata alam ini buka mulai pukul 07.00 – 18.30 WIB (hari Senin – Jum’at) dan pukul 06.00 – 18.30 (hari Sabtu – Minggu).

Tiket Sawah Sukorame

Harga tiket untuk ketika ini tidak diperlukan sebab untuk bisa masuk ke kawasan Sawah Sukorame cukup dengan modal tiba alias gratis. Tapi untuk kedepannya, mengingat banyaknya wisatawan yang terus tiba, kemungkinan akan dikenakan biaya masuk.

Fasilitas Sawah Sukorame

Fasilitas di sana cukup standar namun tidak terlalu lengkap mengingat destinasi wisata ini bukan tipe tempat wisata yang dikunjungi terlalu usang. Sebagai lokasi wisata yang dikunjungi 1-2 jam saja fasilitasnya sudah memadai, mirip parkir dan toilet.

Daya Tarik Sawah Sukorame

  1. Sawah Luas Menghijau

Daya tarik utama di sini adalah hamparan Sawah Sukorame yang sangat luas. Sawah ini juga dikenal sebagai Jelajah Sawah Pertanian Bowongan atau disingkat JSPB
Hijau terhampar. Image via: phinemo.com

Simak juga: Wisata Alam Sikembang, di tengah hutan Pinus

Daya tarik utama di sini ialah hamparan Sawah Sukorame yang sangat luas. Sawah ini juga dikenal sebagai Jelajah Sawah Pertanian Bowongan atau disingkat JSPB. Wisata sawah ini mulai resmi dibuka sehabis diresmikan oleh Dinas Pariwisata Jogja yang dihadiri oleh beberapa pegawapemerintah daerah setempat.

Hamparan sawah luas tersebut sangat indah, apalagi bila sawahnya tidak terganggu dengan hama apapun dan masih padi-padinya masih muda sebab berwarna hijau. Bagusnya lagi, nampaknya pengelola wisata dan petani di sana sangat menjaga keasrian dan kesehatan Sawah Sukorame.

Lokasi persawahan ini juga dikelilingi hutan hijau yang menciptakan pemandangan semakin anggun. Karena itulah, ratusan bahkan ribuan wisatawan pergi ke sana untuk menerima gambar diri mereka dengan latar pemandangan yang indah.

Lokasi persawahan ini juga dikelilingi hutan hijau yang membuat pemandangan semakin bagus. Karena itulah, ratusan bahkan ribuan wisatawan pergi ke sana untuk mendapatkan gambar diri mereka dengan latar pemandangan yang indah.
Berpagar Hutan. Image via: beritagar.id

Banyak orang yang mengakibatkan kawasan wisata ini untuk menghabiskan waktu alasannya adalah di sana mempunyai udara yang segar dan sejuk. Apalagi jika padi di sana masih muda hijau. Hutan yang memanjang melingkar juga sangat lebat sehingga menciptakan udara semakin segar.

  1. Jembatan Unik

Jembatan Sawah Sukorame menawarkan pemandangan wisata yang persis sesuai dengan namanya. Di sini, pengunjung bisa meniti jembatan bambu yang mengular di atas persawahan warga Sukorame. Uniknya, tema wisata ini tercetus dari mahasiswa KKN yang di tugaskan di Desa Mangunan.

Kemudian proyek itu dilanjutkan oleh warga setempat sampai mirip kini. Perlahan dan terus menerus, jembatan yang terbuat dari bambu dibangun di atas lahan sawah yang terhampar luas.

Menciptakan momen bersama sahabat di Jembatan Sawah Sukorame akan menjadi kenangan yang layak dikenang
Persahabatan. Image via: iqbalkautsar.com

Simak juga: Masuk 2 km ke Lepas Pantai, Pantai Ngurtafur

Pada satu titik di jembatan yang mengular ini, terdapat semacam pos atau gardu. Hingga kesannya, ujung jembatan bambu ini terhubung kembali pada titik awalnya. Keseluruhan jembatan ini tidak berbentuk melingkar sempurna, tapi memberi cukup ruang bagi pengunjung untuk melihat hingga ke bab tengah persawahan.

Waktu paling pas untuk dolan ke Jembatan Sawah Sukorame yaitu pada kurun pertengahan tanam, ketika padi masih hijau. Saat mendekati panen juga mampu, sehingga Pengunjung akan mendapati hamparan persawahan yang menguning keemasan.

Bila memungkinkan, sebaiknya Pengunjung datang di lokasi sepagi mungkin. Paling cantik saat bisa menerima bias keemasan matahari pagi. Tak hanya foto, Pengunjung akan bersyukur sebab sempat melihat pemandangan sawah pagi mirip ini.

Lagipula, pengunjung belum terlalu banyak dipagi hari. Jadi Pengunjung mampu selfie dengan pose apapun di spot manapun sesuka hati.

Pada satu titik di jembatan yang mengular ini, terdapat semacam pos atau gardu. Hingga akhirnya, ujung jembatan bambu ini terhubung kembali pada titik awalnya.
Persinggahan. Image via: iqbalkautsar.com

Tips Mengunjungi Sawah Sukorame

  • Jaga Kesehatan

Pastikan kesehatan Anda benar-benar prima saat hendak berkunjung ke kawasan ini biar tidak mengganggu kesehatan dan liburan Anda lebih baik.

  • Kamera

Jangan lupa untuk membawa kamera untuk berfoto dan berselfie karena pemandangan di sana sangat elok.

  • Drone

Jika Anda ingin mengambil gambar yang elok, Anda bisa mencoba foto memakai drone alasannya lokasi yang luas dan lebih bagus dipandang mata.

  • Kebersihan Lingkungan

Jangan coba-coba untuk membuang sampah di sini, area sawah di sana sangat tidak boleh membuang sampah plastik mengingat sangat sulit untuk membersihkan sampah di persawahan.

Titik awal penjelajahan jembatan dan juga titik akhir dari jembatan sawah sukorame
Persimpangan. Image via: 4.bp.blogspot.com

Simak juga: Telaga Bidadari di Pulau Batam

Objek Wisata Dekat Sawah Sukorame

Walau hanya bestats sebuah Desa, ternyata Mangunan BAntul ini memyimpan banyak lokasi wisata indah. Atau mungkin memang Bumi Yogya semuanya adalah soal keindahan? Mulai dari alam, insan, sejarah, budaya, sampai sistem sosial-nya. Entahlah!!!!

Berada di ketinggian kurang lebih 200 mdpl, di Manguna terdapat Kebun Buah Mangunan. Tempat ini dijuluki sebagai negeri diatas awan. Dengan pemandangan kabut yang terbentuk sempurna di depan mata, keindahannya memang luar biasa. Bisa dikatakan tempat wisata ini satu tipe dengan Kalibiru.

Ada juga Jurang Tembelan. Di sini pengunjung mampu menyaksikan deretan Pegunungan Sewu dengan anutan Sungai Oyo yang tempak membelah daratan. LOkasi wisata ini memiliki pemandangan alam yang mempesona yang begitu alami dan sangat menyegarkan segala pikiran.

Jika Anda tipe orang yang suka dengan wisata alam yang unik dan jarang ditemukan, tampaknya wisata sawah ini menjadi pilihan. Karena jarang ditemukan kombinasi antara sawah dan objek foto instagramable.

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni