Situ Cicerem Telaga Biru Kuningan

class=”kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left “
data-id=”6468″
data-slug=””>

4.2
/
5
(
6

votes

)

Lokasi: Jalan Kaduela, Desa Kaduela, Kec. Pasawahan, Kab. Kuningan, Jawa Barat 45559

Map: Klik Disini

HTM: Rp.5.000

Buka Tutup: 08.00-17.00

Telepon:

Harga Tiket Masuk

Mulai tahun lalu, harga tiket masuk objek wisata Situ Cicerem tidak dihitung per orang, melainkan per kendaraan. Bagi yang membawa motor akan ditarik Rp.5.000, sementara untuk mobil Rp.10.000.

Tapi, pengunjung masih dikenai biaya parkir, yakni Rp.3.000 per motor dan Rp.5.000 per kendaraan beroda empat. Walaupun begitu, retribusi yang dikeluarkan tergolong murah untuk menikmati surga dengan sejuta pesona di sudut Kuningan ini.

foto by teenteenten.blogspot.co.id

Kuningan yakni salah satu kota kecil di Provinsi Jawa Barat. Jaraknya cukup jauh dari Bandung, adalah sekitar 247,7 km, sedangkan dari Jakarta 252,2 km. Tapi, para wisatawan mengaku tidak problem dengan hal tersebut selama mereka menerima liburan yang seru dan menyenangkan.

Berbicara soal berlibur, kota tersebut bisa menjadi destinasi yang menarik. Ada berbagai obyek wisata yang ditawarkan, salah satunya pemandian air cuek Cibulan.

Wahana yang diresmikan sejak tahun 1939 itu memberi pengalaman bagi para pengunjung untuk berenang bersama puluhan ikan yang kuasa atau kancra bodas. Konon katanya, ikan-ikan tersebut ialah prajurit-prajurit yang dikutuk alasannya adalah membangkang pada Prabu Siliwangi.

Menurut dongeng yang beredar, dari dulu sampai sekarang jumlah ikan di bak Cibulan tidak bertambah maupun berkurang. Tak ada yang berani mengambilnya karena takut apabila kemalangan menimpa mereka.

foto by thekampring.blogspot.co.id

Tempat pelesir lain yang belakangan ini mulai tersebar foto dan videonya di sosial media adalah Telaga Biru Kuningan alias Situ Cicerem.

Tujuan wisata yang mempunyai nama serupa dengan Embung Geyongan di Cirebon ini mendadak terkenal di Instagram sebab menyuguhkan panorama yang tidak biasa. Air danau jernih dan berwarna biru, serta ikan beraneka warna yang hilir pulang kampung akan memanjakan pengunjung di sini.

Panorama Indah

Situ Cicerem berada di kaki Gunung Ceremai yang populer dengan mitos dan misteri Nini Peletnya. Danau tersebut mulai booming sehabis dibentuk senderan pada salurannya di tahun 2010 oleh Aang Hamid Suganda yang kala itu menjabat sebagai Bupati Kuningan.

Telaga yang kedalamannya mencapai 5 meter ini, memiliki kontur berbatu dan ditumbuhi tumbuhan air berwarna hijau.

foto by srikhanella.blogspot.co.id

Tidak mirip danau pada umumnya yang cenderung berwarna cokelat dan keruh, Situ Cicerem ini cukup unik. Airnya bernuansa biru jernih seperti Telaga Nilem, sehingga Anda bisa melihat dasar danau dengan jelas.

Beraneka jenis ikan menjadi penghuni tetap di sini. Meskipun jumlahnya mencapai ribuan, tapi anehnya tidak menciptakan air telaga berbau amis dan keruh.

Selain itu, masyarakat sekitar dan pengunjung juga tak melakukan aktifitas memancing di Telaga Biru Kuningan alasannya adalah memang tidak diperbolehkan. Mereka justru menikmati momen berkumpulnya kawanan ikan dan mengabadikannya dalam sebuah gambar atau foto.

Biasanya, para pengunjung akan duduk di bebatuan besar sambil menunggu ikan-ikan berkumpul untuk menyerbu kuliner yang mereka sebarkan. Pemandangan tersebut sangat menyegarkan.

foto by tempatwisataseru.com

Tidak jarang dari mereka yang bahkan ikut berenang atau sekedar berendam di pinggir telaga alasannya adalah termakan oleh jernihnya air dan permintaan para ikan. Atau bisa juga memakai pelampung yang bentuknya seperti kasur untuk mencicipi sensasi tidur di atas air sembari merasakan sejuknya hawa telaga.

Bagi yang tidak ingin berenang mampu menikmati suasana damai nan hening sambil duduk di tepi danau. Dijamin, kepenatan selama satu minggu menjalankan aktifitas akan hilang seketika.

Jangan khawatir, sebab pepohonan di sekitarnya sangat rindang, sehingga siang hari pun terasa mirip sore. Ketika senja datang, bunyi tonggeret dan jangkrik akan mulai bersahutan seolah mengingatkan pengunjung untuk segera pulang.

foto by travelingyuk.com

Tempat yang berada di ketinggian 280-315 mdpl ini mempunyai suhu rata-rata 19-28 OC. Temperatur paling tinggi di Situ Cicerem biasanya sangat terasa pada bulan Juni hingga September. Makara, jikalau berkunjung pada bulan tersebut, pastikan untuk mengenakan pakaian yang tebal dan hangat.

Sejarah Singkat

Telaga Biru Kuningan berkaitan bersahabat dengan sejarah asal mula terbentuknya Desa Kaduela. Dulu, ada seorang pemuka agama yang berasal dari Kasepuhan Cirebon. Beliau berniat untuk membuatkan Agama Islam di desa tersebut.

Dalam melaksanakan tugasnya, dia melaksanakan pertemuan dengan para warga di danau. Saat itu, Situ Cicerem masih berupa mata air kecil. Tapi, beberapa waktu lalu, sesepuh desa memutuskan untuk memperluasnya sebagai sumber mata air.

foto by wisataa.com

Sekarang, warga menggunakan danau untuk memenuhi berbagai kebutuhan, seperti mencuci dan mandi. Jika ingin mengetahui asal ajakan lengkapnya, Anda mampu bertanya pada warga desa setempat.

Rute Menuju Lokasi

Alamat Situ Cicerem ada di Jalan Kaduela, Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jabar. Menurut peta, jarak objek wisata ini dengan pusat kota ialah 2,4 km. Untuk menuju ke sana, pengunjung bisa memakai rute berikut:

Dari Kota Kuningan atau Cirebon, Anda dapat melewati Jalan H.Juanda. Setelah itu, belok kiri ke Jalan Nanggeleng-Cirahayu atau Jalan RE Martadinata di Cijoho. Ikuti jalan hingga bertemu bunderan di erat Taman Kunci Bersama. Belok kanan menuju Jalan Siliwangi, lurus sampai masuk ke Jalan Raya Jalaksana. Pacu kendaraan hingga Jalan Raya Cilimus dengan melalui Alun-alun Cilimus. Pastikan Anda melihat bunderan Tugu Mandiracan.

Dari situ, belok ke arah Jalan Mandirancan dan ikuti jalur sampai ke Cirea. Belok kiri ke arah Jalan Cirea-Pasawahan, lalu terus saja sampai bertemu Tugu Macan Mandirancan. Belok kiri lagi, maka akan datang di sebuah pertigaan.

Belok kanan dan ikuti jalan, nanti Anda akan melewati Paniis Singkup dan Situ Pariuk. Setelah menemukan perempatan, silakan belok kanan untuk menuju ke Jalan Pasawahan. Jika hingga di Polsek Pasawahan, belok kiri ke Jalan Bina Lestari.

Terus saja hingga menjumpai Tugu Desa Manunggal, kemudian belok kiri dan gas kendaraan ke Jalan Kaduela. Tinggal sedikit lagi hingga Anda datang di lokasi Telaga Biru Kuningan.

Akses ke kawasan tersebut cukup gampang. Selama perjalanan, hamparan sawah yang hijau dan indah di Gunung Ceremai akan menemani Anda. Jika takut tersesat, silakan membawa bagan atau bertanya pada masyarakat setempat dimana letak Situ Cicerem.

 

foto by teluklove.com

Fasilitas

Perlu diketahui, Telaga Biru Kuningan belum memiliki fasilitas yang lengkap seperti wahana wisata lainnya. Hal itu dikarenakan danau tersebut hanya dikelola oleh masyarakat sekitar yang tergabung dalam Karang Taruna Warga.

Mungkin kalau pemerintah ikut mengembangkannya, kemudahan yang ada akan lebih memadai. Sebab, saat ini cuma ada dua buah warung dan toilet saja.

foto by pictame.com

Rasanya masih kurang, mengingat telaga di Kecamatan Pasawahan itu sekarang semakin dibanjiri wisatawan yang ingin tau akan pesonanya. Terutama para anak muda yang ingin memenuhi hasrat memotret mereka.

Situ Cicerem wajib masuk dalam list destinasi liburan Anda tahun depan. Pemandangannya indah, tarif masuknya pun murah. Ditambah pengunjung bisa menerima pengalaman seru dengan berdansa bersama ribuan ikan.

foto by travellink-indonesia.com

Malik Pratama

Menulis Adalah Seni